Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 10 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo melakukan safari politik keliling Indonesia. Sementara, Wakil Presiden Gibran Rakabuming mulai unjuk diri menerima perwakilan mahasiswa yang tengah berunjuk rasa menyoal program pemerintah, seperti MBG dan Koperasi Desa Merah Putih. Bahkan, Gibran mengajak mahasiswa ikut kunjungan kerjanya.

Di sisi lain, putra Presiden Prabowo, Didit, juga menemui Jokowi di Solo, di tengah isu kerenggangan hubungan Jokowi-Prabowo.

Apakah rangkaian peristiwa ini bagian dari fenomena politik menuju 2029? Apakah safari Jokowi dan aktifnya manuver Wapres Gibran, pertanda bersimpang jalan di Pilpres mendatang?

Simak pembahasannya dalam BOLA LIAR, episode "JOKOWI SAFARI & GIBRAN MANUVER, CURI START 2029?".

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/677363/full-pdip-golkar-adi-prayitno-relawan-soal-safari-politik-jokowi-untuk-2029
Transkrip
00:00:00Lagi Anda menyaksikan Volalia
00:00:03Didukung oleh
00:00:24Safari mantan Presiden Joko Widodo ke beberapa daerah di Indonesia
00:00:29Jadi sorotan masyarakat
00:00:32Partai Solidaritas Indonesia membantah
00:00:35Jokowi turun gunung bertujuan untuk safari politik
00:00:38Melainkan untuk memenuhi undangan masyarakat
00:00:41Ini bukan safari politik sebetulnya
00:00:43Ini lebih ke arah bagaimana seperti yang sudah disampaikan
00:00:46Pak Jokowi itu memenuhi undangan-undangan dari masyarakat
00:00:49Termasuk juga kalau ada kegiatan-kegiatan di Partai Solidaritas Indonesia
00:00:56Selain Jokowi, Wakil Presiden Gibran Rakabuming juga jadi sorotan
00:01:00Di tengah aksi demonstrasi mahasiswa
00:01:03Gibran menerima kedatangan mahasiswa di kantornya
00:01:06Usai pertemuan, koordinator aksi menyebut
00:01:09Gibran mencatat aspirasi yang mereka sampaikan
00:01:12Kawan-kawan mahasiswa pun mengampaikan aspirasi
00:01:16Pun respon dari pihak-pihak tentunya Bapak Wakil Presiden
00:01:21Sangat baik, dia akan catat hasil dari tuntutan-tuntutan kami
00:01:25Dengan buku kecil yang amat tadi
00:01:29Tak hanya itu, Wakil Presiden Gibran juga melakukan kunjungan kerja
00:01:33Ke Nusa Tenggara Timur, Korontalo, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan
00:01:38Gibran mengikut sertakan lima mahasiswa
00:01:41Untuk mengikuti kunjungan kerjanya
00:01:43Hari ini kami ditemani beberapa perwakilan mahasiswa
00:01:49Kita akan berangkat ke Nd, Korontalo, dan juga Papua
00:02:00Pada hari yang sama, Putra Presiden Prabowo, Didit Prabowo
00:02:03Berkunjung ke kediaman mantan Presiden Jokowi di Solo
00:02:06Pertemuan keduanya berlangsung sekitar 40 menit
00:02:10Dan berlangsung tertutup
00:02:11Pengamat politik Adi Prayitno membaca kunjungan Didit ke Solo
00:02:15Serta safari Jokowi dan Gibran
00:02:18Tak lepas dari upaya kalkulasi politik 2029
00:02:21Sebab tidak ada jaminan Prabowo-Gibran akan berpasangan untuk periode kedua
00:02:27Dan tentu Pak Jokowi punya kalkulasi politik yang sudah diukur
00:02:31Ya soal kemungkinan apakah di 2029 tidak lagi bersama dengan Pak Prabowo Subianto
00:02:36Partai-partai politik pengusung hari ini yang bergabung dengan Pak Prabowo Subianto
00:02:41Ada kecenderungan hanya ingin Pak Prabowo dua periode
00:02:45Tapi kalau soal calon wakil presiden kata mereka nanti dulu
00:02:49Ini kan menjadi pesan betapa persoalan calon wakil presiden
00:02:52Bagi Pak Prabowo Subianto untuk yang kedua kalinya
00:02:55Tak ada jaminan dan tak ada garansi
00:02:57Bahwa Gibran yang kemudian akan terpilih
00:02:59Dalam konteks itulah sepertinya Pak Jokowi menghitung soal kemungkinan-kemungkinan lain
00:03:04Ya publik juga berharap bahwa Pak Jokowi tidak mungkin terus-terusan bergantung kepada Pak Prabowo Subianto
00:03:12Ketua umum rampai Nusantara Semar Mardiansyah meyakini
00:03:16Kunjungan Didit menemui Jokowi
00:03:18Sekadar silaturahmi untuk menjaga komunikasi dengan Presiden Prabowo
00:03:22Wajar sebatas meminta saran
00:03:25Kan begini Presiden Prabowo kita tahu bahwa tidak hanya terhadap Pak Jokowi
00:03:31Terhadap Pak SBY, Ibu Mega selalu meminta masukan, meminta nasihat
00:03:38Karena mereka-mereka beliau-beliau ini yang pernah memimpin bangsa ini
00:03:43Nah terhadap Pak Jokowi pun demikian
00:03:45Ketika memang komunikasi dibangun oleh Mas Judit misalnya
00:03:48Atau menyampaikan pesan dari ayah handanya
00:03:51Nah itu kan juga dipandang bahwa suatu niatan baik
00:03:55Untuk mengatasi berbagai hal yang dirasa masih kurang dan belum mencapai kesempurnaan
00:04:02Safari Jokowi ke sejumlah daerah mengundang spekulasi
00:04:06Presiden ketujuh itu masih akan terjun ke politik meski telah pensiun
00:04:11Belakangan juga muncul isu Jokowi akan bergabung ke PSI
00:04:15Di mana sang putra Kaisang Pangarep duduk sebagai ketua umum
00:04:24Halo selamat malam saudara, boleh lihat kembali menggelinding kehadapan Anda
00:04:28Presiden ketujuh Republik Indonesia Jokowi Safari politik keliling Indonesia
00:04:33Sementara Wapres Gibran Rakebumin mulai unjuk diri
00:04:36Menerima perwakilan mahasiswa yang tengah berunjuk rasa
00:04:39Menyoal program pemerintah seperti MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
00:04:44Bahkan Gibran mengajak mahasiswa ikut kunjungan kerjanya
00:04:48Di sisi lain, Putra Presiden Prabowo Didit juga menemui Jokowi di Solo
00:04:54Di tengah isu kerenggangan hubungan Jokowi-Prabowo
00:04:58Apakah rangkaian peristiwa ini bagian dari fenomena politik menuju 2029?
00:05:03Apakah Safari politik dan aktifnya Maneuver Wapres Gibran
00:05:06Pertanda persimpangan jalan di Tupes mendatang?
00:05:10Saudara, inilah bola liar bersama saya, Mas Ister, Tarikan
00:05:17Kita bahas topik kita malam ini dengan sejumlah narasumber yang sudah ada di studio
00:05:21Saya menyapa, Mardia Esa Semar, Ketua Umum Rampai Nusantara
00:05:24Halo Kang, selamat malam
00:05:25Halo, selamat malam
00:05:26Halo, selamat malam
00:05:27Rally Regan, Ketua Umum Brigade Rakyat Nusantara, selamat malam
00:05:32Selamat malam
00:05:32Ali Mokhtar Ngabalin, Ketua DPP Partai Golkar, selamat malam
00:05:47Selamat malam
00:05:48Ansilema, Juru Bicara PD Perjuangan, halo Bang Ansik
00:05:51Selamat malam
00:05:52Yang saya menyapa di floor, Adi Preyatner, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia
00:05:56Halo, Mas Adi
00:05:57Selamat malam
00:05:59Lely Aryani, Guru Besar Komunikasi Politik SPR Institut
00:06:02Selamat malam, Bu Lely
00:06:04Saya langsung ke Mas Adi
00:06:06Mas Adi, Jokowi melakukan Safari keliling Indonesia
00:06:09Bagaimana Anda membaca langkah seorang Jokowi ini?
00:06:13Saya kira dua hal ya
00:06:15Pertama memang hobi Jokowi itu jalan-jalan dan relatif down to earth
00:06:19Suka bertemu dengan masyarakat dan belusukan
00:06:21Jadi tagline yang dibuat oleh kawan-kawan PDP seperti Bang Ansilema kepada Jokowi kan dulu adalah
00:06:26Jokowi adalah kita
00:06:28Itu kan mengidentifikasi betapa Jokowi itu memang adalah sosok yang memang cukup
00:06:32Kesehariannya dekat dengan rakyat di bawah
00:06:34Tapi kan dalam konteks itu publik per hari ini membaca yang kedua
00:06:38Karena Pak Jokowi bukan lagi sebagai presiden
00:06:40Maka untuk apa belusukan itu?
00:06:42Maka wajar kalau Komunikasi ini dianggap sebagai amplifikasi untuk mengonsolidasi kekuatan-kekuatan politik Pak Jokowi
00:06:50Jejaring, networking sebagai upaya
00:06:53Salah satunya adalah memperkuat kekuatan politik PSI menghadapi pertarungan di 2029
00:06:58Saya kira argumen ini diperkuat oleh statement Jokowi beberapa waktu yang lalu di berbagai kesempatan PSI bahwa Jokowi akan all
00:07:05out, akan total dan akan gaspol untuk turun ke masyarakat memenangkan PSI
00:07:11Dan pada saat yang bersamaan banyak juga yang mengatakan ini adalah sebagai upaya efek dari memutar bagaimana pengaruh-pengaruh Pak
00:07:19Jokowi nantinya akan berdampak kepada
00:07:21Gibran Raka Buming Raka yang saat ini sebagai wakil presiden Republik Indonesia supaya terus menjadi spotlight di 2029
00:07:29Apalagi dalam sejarahnya belum pernah di negara kita ini UAPRES itu bisa maju untuk yang kedua kalinya
00:07:35Jadi itulah yang saya sebut betapa Jokowi punya kepentingan dalam konteks bagaimana PSI dan kemudian Gibran dalam hal ini adalah
00:07:43tetap signifikan dalam pertarungan-pertarungan politik menghadapi di 2029
00:07:47Jadi bagi saya ini bukan hanya soal pertemuan biasa bukan hanya sebatas statement-statement normatif tapi ada insentif politik yang
00:07:56sengaja untuk dipersiapkan
00:07:57Bagi saya ini bagi saya positif dan bahkan kalau perlu semua kontestan partai politik lakukan hal yang serupa
00:08:04Ya kalau pun ini ujung-ujungnya untuk kepentingan politik, elektoral dan itu yang diharapkan oleh publik supaya pemilu itu tidak
00:08:11setiap 5 tahun sekali
00:08:12Karena ada kencenderungan kan partai elit itu mendekati publik kan setiap 5 tahun sekali
00:08:17Coba saya ke Bu Leli Anda punya pemaman yang sama dengan Mas Andi tadi mengatakan bahwa ini merupakan langkah Jokowi
00:08:24Gaspol menuju 2029
00:08:25Ya pertama kita haram hukumnya memisahkan Jokowi sama Gibran itu satu
00:08:31Ada fenomena bahwa wakil yang tidak mau naik pangkat misalnya wakil rakyat gak mau jadi rakyat gak mau naik pangkat
00:08:40Tapi wakil presiden pasti ingin jadi presiden itu dua ya
00:08:44Nah fenomena Jokowi kemarin ada ribut Jokowi turun gunung katanya istilah turun gunung pun gak tepat sebenarnya
00:08:50Karena istilah turun gunung itu adalah melekat pada seseorang yang sudah selesai dengan segala hidupnya
00:08:57Dan dia kembali kepada masyarakat untuk mengamalkannya dan dia ke semua golongan
00:09:01Bukan pada satu kelompok tertentu
00:09:03Nah jika manuvernya adalah untuk PSI kita sudah membaca di 2024
00:09:08Bahwa PSI punya tagline apa
00:09:12PSI partainya Jokowi tapi tetap kalah tidak bisa tembus parlemensial threshold
00:09:18PDIP dengan segala manuver partai-partai politik yang lain tetap menang kata Bang Ansinlema
00:09:23Dan itu memang realitas politik juga yang tidak bisa dibanta
00:09:27Jadi kalau hari ini Jokowi bersapari
00:09:29Seperti sapari Ramadan gitu ya
00:09:32Biasanya hanya Ramadan sapari itu
00:09:34Tapi ini sapari politik bisa dilakukan kapan saja
00:09:36Dan ingat kerja politik itu bukan hanya menjelang pemilu setahun sebelumnya
00:09:41Tapi kerja politik itu terjadi hanya setahun setelah pemilu
00:09:45Setelah itu mereka menuper kembali terjadi untuk pemilu selanjutnya
00:09:48Jadi kalau dibaca fenomena yang terjadi hari ini
00:09:52Kita bisa membaca ini adalah giat-giat politik yang dilakukan oleh Pak Jokowi
00:09:57Tentu berkaitan dengan Gibran
00:09:58Tentu berkaitan dengan partai politik tertentu
00:10:01Bukan untuk kepada semua masyarakat
00:10:03Apakah itu dilarang? Tidak
00:10:05Jadi dia punya kepentingan politik
00:10:08Dalam politik kan yang lebih dominan adalah kepentingan
00:10:10Dan kepentingan itu harus dibangun
00:10:12Politik itu adalah by design
00:10:14Bukan by accident
00:10:16Jadi nge-bypass Pak Prabowo gak kira-kira?
00:10:19Lagi nge-bypass Pak Prabowo gak?
00:10:21Bisa saja
00:10:22Bisa saja itu terjadi
00:10:24Karena kan ada asumsi
00:10:25Memang ada fenomena bahwa wakil presiden tidak pernah dua kali di Indonesia
00:10:29Tapi desas-desusnya
00:10:31PDIP juga mulai dilirik oleh Pak Prabowo
00:10:35Misalnya Ahaya juga mulai dilirik oleh Pak Prabowo
00:10:38Berarti Gibran akan kemana?
00:10:40Kalau Gibran tidak bisa maju sendirian tentu fenomenanya akan berbeda
00:10:43Jadi semua kepentingan politik bermain dalam manuver ini
00:10:46Bermain dalam safari ini
00:10:48Dan itu sah-sah saja
00:10:49Kita bisa merangkai semuanya menjadi satu lilitan dalam komunikasi politik
00:10:55Oh iya, Bang Nansi
00:10:56Jadi safari politik Jokowi ini
00:10:58Lagi mau curi kandang banteng jadi kandang gajah gak kira-kira?
00:11:03Banyak yang ngomong gitu soalnya Bang
00:11:04Ya Ilona
00:11:05Pertanyaan itu mestinya lebih tepat diajukan kepada teman-teman partai Gerindra
00:11:12Atau partai politik yang ada di koalisi pemerintahan hari ini
00:11:17Kenapa?
00:11:18Karena apa sih relevansinya
00:11:21Ya, rencana safari politik yang bersangkutan
00:11:25Dengan posisi PDI Perjuangan
00:11:27Kan begitu?
00:11:29Dan sebenarnya
00:11:31Yang lebih relevan untuk menjawab pertanyaan ini
00:11:34Itu adalah
00:11:34Partai Gerindra
00:11:37Pemerintah ini
00:11:38Dan partai-partai yang ada dalam koalisi ini
00:11:43Kenapa?
00:11:44Hari ini kan kita tahu bahwa persoalan bangsa kita
00:11:47Itu tidak sederhana
00:11:49Ekonomi kita
00:11:50Sedang sulit
00:11:52Maka
00:11:53Rakyat
00:11:54Itu punya tuntutan dan ekspektasi yang sangat tinggi
00:11:58Terhadap Presiden Prabowo dan pemerintah ini
00:12:01Maka pertanyaannya adalah
00:12:04Apakah
00:12:05Rencana yang bersangkutan
00:12:08Untuk berkeliling Indonesia melakukan safari politik
00:12:12Ini memberi kontribusi atau nilai tambah
00:12:16Bagi soliditas
00:12:18Bagi soliditas kerja pemerintahan kabinet ini
00:12:22Ataukah justru sebaliknya
00:12:24Mempertajam
00:12:26Rivalitas internal
00:12:29Pemerintahan ini
00:12:30Dan
00:12:31Sebenarnya lebih dominan tampaknya itu adalah
00:12:34Berorientasi pada politik kekuasaan
00:12:37Hari ini saya bisa tanya kepada adik-adik mahasiswa
00:12:39Hari ini itu lebih penting
00:12:42Kita bicara
00:12:43Bagaimana
00:12:46Mengatasi pelemahan rupiah
00:12:49Menghadapi
00:12:50Harga cabai yang tinggi
00:12:52Dan ancaman PHK
00:12:53Atau hari ini kita bicara tentang agenda
00:12:56Kontestasi pada fase
00:12:582029
00:12:59Mana yang lebih urgent hari ini
00:13:02Nah republik ini kan harus punya sense of crisis
00:13:05Sense of urgency
00:13:07Kalau ditanya kepada PDI Perjuangan
00:13:11PDI Perjuangan sudah tidak punya urusan apa-apa
00:13:15Tapi kalau kada daerah terganggu akira-kira bang
00:13:17Kan belakangan juga ada isu pembajakan
00:13:19Itu sudah masa lalu
00:13:20Kami sudah tutup buku
00:13:22Dan
00:13:23PDI Perjuangan
00:13:25Itu respek saja terhadap seluruh partai politik
00:13:29Dan tokoh-tokoh politik
00:13:30Untuk melakukan manuver politik dan strategi politik
00:13:33Oke tapi pertanyaannya saya
00:13:35Apakah kada daerah ada yang merasa terganggu enggak?
00:13:38Karena kan ini disampaikan bahwa
00:13:39Ada isu-isu pembajakan
00:13:41Ini lebih rame loh
00:13:41Ilona
00:13:42PDI Perjuangan ini bukan partai kemarin sore
00:13:47Partai yang selama 30-an tahun
00:13:49Itu direpresi oleh
00:13:50Rezim Totaliter Orde Baru
00:13:52Dan secara historis
00:13:55Kader yang dipecat
00:13:57Atau yang keluar
00:13:59Masuk
00:14:00Come and go itu bagi PDI Perjuangan
00:14:02Itu hal yang biasa
00:14:04Dan PDI Perjuangan
00:14:06Hatrik 3 kali menang
00:14:07Survive
00:14:08Itu hal yang biasa
00:14:10Maka kalau Ilona dan
00:14:11Masyarakat Indonesia tanya
00:14:13Apa konsentrasi PDI Perjuangan hari ini?
00:14:17Ya disini ada Adi Prayitno
00:14:19Dosen UIN
00:14:20Ada senior saya nih
00:14:22Kak Leli
00:14:22Ini dosen komunikasi
00:14:24Secara sederhana ada adik mahasiswa
00:14:26Politik itu hanya menyangkut 2 hal
00:14:29How to get power
00:14:31Dan how to use power
00:14:32How to get power itu fase kontestasi
00:14:35Berebut kekuasaan dalam eleksi
00:14:38Untuk mendapatkan mandat
00:14:40Setelah itu how to use power bekerja
00:14:42Nah menurut PDI Perjuangan
00:14:43Hari ini fasenya itu adalah fase kerja
00:14:47Kami belum bicara tentang
00:14:492029
00:14:50Karena masih terlalu dini
00:14:52Dan terlalu jauh
00:14:53Oke baik
00:14:54Saya ke Bang Rali
00:14:55Bang Rali
00:14:55PDP-PD
00:14:56Sehingga akhirnya Jokowi
00:14:58Harus safari
00:14:59Ya itu sah-sah saja bagi kita ya
00:15:02Kalau PDI menganggap
00:15:03DPD
00:15:04Apa yang disampaikan tadi
00:15:06Bahwa PDI
00:15:07Sudah 30 tahun lebih
00:15:09Mengalami
00:15:09Pasang surut ya
00:15:11Tapi bagi kami sendiri
00:15:12Sebagai relaunya Pak Jokowi
00:15:14Selama ini
00:15:15Saya sendiri pun sebagai
00:15:16Ketua Mumber
00:15:17Saya konsultasi dengan Pak Jokowi itu
00:15:20Tiga kali untuk mengundang beliau
00:15:22Atas undangan masyarakat di Lampung
00:15:24Bahwa ada masyarakat
00:15:27Baik dari budayawan
00:15:29Dari pondok pesantren
00:15:30Ataupun kelompok-kelompok petani
00:15:33Ini berharap Bapak
00:15:35Kembali ke Lampung
00:15:37Diundang
00:15:38Karena mereka rindu
00:15:39Nah
00:15:39Atas kerinduan itulah
00:15:41Sebahaya sebagai ketua
00:15:42Umum BRN
00:15:43Menghadap beliau
00:15:44Dan saya konsultasi Pak
00:15:46Bagaimana kita
00:15:472029 menghadapi
00:15:50Konsultasi politik
00:15:52Untuk PSI
00:15:53Bicaranya
00:15:54Pure masalah PSI
00:15:55Karena yang mengundang
00:15:56Saya langsung
00:15:57Mengundang Pak Jokowi
00:15:58Tiga kali
00:15:59Saya datang ke Solo
00:16:00Kediaman Bapak
00:16:00Saya sampaikan
00:16:02Bahwa
00:16:03Kita harus
00:16:04Melakukan persiapan
00:16:05Untuk di grassroots
00:16:06Untuk pemenangan PSI
00:16:08Jadi benar ya
00:16:09Untuk 2029
00:16:10Tapi PSI
00:16:11Pure untuk pemenangan PSI
00:16:13Kita lakukan
00:16:13Ada pun tokoh-tokoh
00:16:15Yang kita dorong
00:16:16Dari BRN
00:16:17Adalah mantan kepala daerah
00:16:18Mantan DPDRI
00:16:20Mantan gubernur
00:16:22Mantan bupati
00:16:23Yang kita sorong
00:16:23Melalui ormas kita
00:16:24Di seluruh Indonesia
00:16:26Ini lampung
00:16:27Pellet proyek kita aja
00:16:28Untuk melakukan
00:16:29Sapari politik
00:16:30Mengundang Pak Jokowi
00:16:31Di seluruh Nusantara
00:16:33Hanya untuk PSI aja
00:16:34Atau untuk Gibran juga
00:16:35Hanya untuk PSI
00:16:36Selesai
00:16:37Tidak ada lain
00:16:39Tapi atas perintah Jokowi
00:16:40Tidak ada
00:16:41Saya langsung
00:16:42Sebagai ketua umum
00:16:43Saya meminta beliau
00:16:44Atas undangan masyarakat
00:16:45Saya utarakan
00:16:47Niat dari masyarakat
00:16:48Niat berbagai dari tokoh
00:16:50Untuk disampaikan
00:16:52Kepada Bapak Jokowi
00:16:53Bapak Jokowi juga setuju
00:16:54Kenapa harus pertama
00:16:56Di Lampung
00:16:56Lampung adalah
00:16:58Simbol dan
00:16:59Lambang
00:17:00Dari PSI
00:17:01Yaitu Gajah
00:17:01Dan ada namanya
00:17:03Kota Gajah
00:17:04Disitulah akan dilakukan
00:17:06Letakan pertama
00:17:07Launching
00:17:08Keseluruh Indonesia
00:17:09Yaitu di Kota Gajah
00:17:11Kabupaten Lampung Tengah
00:17:12Provinsi Lampung
00:17:13Dan yang akan
00:17:14Mimpinya adalah
00:17:15Coba saya ke Bang Kurniawan
00:17:16Apakah kira-kira
00:17:17Ini relawan dari Prabowo
00:17:19Terganggu
00:17:19Mengganggu
00:17:21Begitu bagaimana
00:17:21Dengan langkah safari
00:17:22Digeru oleh Jokowi
00:17:25Secara
00:17:25Saya sebagai ketua
00:17:27Om Gerakan Cita Prabowo
00:17:28Dengan yang dikatakan
00:17:30Tadi manuvernya Jokowi
00:17:31Bagi kami sih
00:17:31Gak ada urusan ya
00:17:32Gak ada urusan
00:17:33Pak Jokowi mau kemanapun
00:17:34Itu hak berogatif dia
00:17:35Meski katanya tadi
00:17:36Untuk memenangkan PSI
00:17:37Ya itu silahkan aja
00:17:38PSI punya langkah
00:17:39Untuk membesarkan partainya
00:17:41Cuma
00:17:42Memang timingnya
00:17:43Gak tepat
00:17:44Timingnya gak tepat
00:17:45Kenapa
00:17:45Timingnya gak tepat
00:17:46Kenapa
00:17:46Saat ini Indonesia
00:17:48Ini masih banyak masalah
00:17:49Ya
00:17:49Banyak yang lebih penting
00:17:52Daripada harus
00:17:54Keluyuran kemana-mana
00:17:55Itu boleh-boleh saja
00:17:56Haknya seorang Jokowi
00:17:57Yang menikmati
00:17:59Masa tua
00:18:00Pensiun
00:18:01Jalan-jalan ke
00:18:02Bekas-bekas
00:18:03Apa namanya
00:18:03Wilayah yang sudah
00:18:05Biasa dikuasai
00:18:06Itu wajar
00:18:06Gak ada masalah ya
00:18:07Bagi kami
00:18:092029
00:18:10Nanti Pak Prabowo
00:18:11Bergandingan
00:18:12Dengan siapapun
00:18:13Kami akan support
00:18:14Kami akan dukung
00:18:15Jadi umur ada
00:18:15Masih terlalu cepat
00:18:16Meskipun
00:18:162029 tinggal 2 tahun lagi
00:18:18Masih prematur lah
00:18:20Masih bulan berapa inilah
00:18:212026 lah
00:18:22Nanti 2027
00:18:232028
00:18:24Urgenitasnya ya
00:18:25Menurut Anda
00:18:26Harusnya jangan sekarang
00:18:27Kita harus prioritas
00:18:28Mana yang lebih penting ya
00:18:29Kalaupun masalah
00:18:31Pak Jokowi mau ke Lampung
00:18:32Mau kemana
00:18:33Itu hak prioritasnya
00:18:34Pak Jokowi
00:18:35Silahkan aja
00:18:36Tapi tidak terganggu
00:18:37Oke Kang Semar
00:18:38Timingnya gak pas
00:18:39Katanya kecepatan
00:18:40Masih banyak masalah nasional
00:18:41Ngapain sahabat politik
00:18:43Pertama
00:18:44Sampai titik ini
00:18:45Pak Jokowi
00:18:46Selalu
00:18:47Pesan kepada
00:18:48Kita-kita ya
00:18:49Kepada teman-teman
00:18:50Yang memang sejak
00:18:52Belasan tahun lalu
00:18:53Membersamai Pak Jokowi
00:18:55Untuk selalu mendukung
00:18:57Loyal terhadap
00:18:58Presiden Prabowo
00:18:59Sampai
00:19:002029
00:19:01Bahkan
00:19:02Sampai
00:19:022034
00:19:04Itu clear
00:19:05Bahwa Pak Jokowi
00:19:06Safari
00:19:07Gak ada salahnya juga
00:19:08Beliau sudah tidak
00:19:10Menjabat lagi
00:19:11Sebagai pejabat publik
00:19:12Apapun
00:19:12Yang secara
00:19:13Formal institusi
00:19:14Dia tidak punya tanggung jawab
00:19:17Secara penuh
00:19:18Untuk mengatasi persoalan bangsa ini
00:19:19Bahwa sebagai mantan presiden
00:19:22Dua periode
00:19:22Beliau seringkali juga
00:19:24Dimintanya aset
00:19:25Dan itu dilakukan
00:19:26Nah ketika Pak Jokowi
00:19:28Melakukan safari
00:19:29Jadi saya pernah
00:19:30Berapa kali memang
00:19:31Berdiskusi
00:19:32Sama Pak Jokowi
00:19:33Beberapa bulan lalu
00:19:34Sesungguhnya
00:19:35Memang awalnya
00:19:36Bukan juga soal
00:19:37PSI
00:19:38Atau ormas
00:19:38Dan lain sebagainya
00:19:40Bahwa Pak Jokowi
00:19:41Merasa
00:19:41Selama ini
00:19:42Banyak sekali
00:19:44Masyarakat yang hadir
00:19:45Ke rumahnya
00:19:46Ke kediamannya
00:19:47Beliau datang
00:19:48Di momen-momen tertentu
00:19:50Itu denyutnya
00:19:51Masih sangat hidup
00:19:52Orang yang mencintai Pak Jokowi
00:19:54Dan Pak Jokowi
00:19:55Merasa bahwa
00:19:56Dia harus juga
00:19:57Menemui masyarakat itu
00:19:58Yang sekaligus
00:19:59Menata kembali
00:20:01Kekuatan rakit
00:20:02Yang dimiliki
00:20:02Tapi tadi kata
00:20:03Mas Adi
00:20:04Sebenarnya Jokowi
00:20:05Sedang memiliki
00:20:07Kalkulasi politik
00:20:08Karena ada kemungkinan
00:20:09Saya sampaikan begini
00:20:10Kita tidak bisa
00:20:12Pungkiri bahwa
00:20:12Pak Jokowi
00:20:13Menjadi simbol
00:20:14Kekuatan rakyat
00:20:15Karena memang
00:20:16Satu-satunya presiden
00:20:17Yang lahir dari
00:20:18Rahim rakyat
00:20:19Itu ya Pak Jokowi
00:20:21Satu-satunya presiden
00:20:22Di republik ini
00:20:23Kita bisa melihat
00:20:25Bagaimana presiden
00:20:26Soekarno terakhir
00:20:26Menjadi presiden
00:20:27Pak Soeharto
00:20:28Selain jenderal
00:20:29Juga istrinya
00:20:31Priai dan lain sebagainya
00:20:32B.J. Habibi
00:20:32Gus Dur
00:20:33Cucu pendiri NU
00:20:35Dan lain sebagainya
00:20:36Sampai Ibu Mega
00:20:36Putri Polkamatur
00:20:37Jadi
00:20:37Satu-satunya
00:20:39Yang dari rahim rakyat itu
00:20:40Yang selalu disampaikan
00:20:41Orang si Adian
00:20:42Api Tupulu
00:20:42Dari PDIP
00:20:43Kalau Pak Jokowi
00:20:44Bisa menjadi presiden
00:20:45Berarti anak kita
00:20:46Juga punya peluang
00:20:48Untuk menjadi presiden
00:20:48Berarti memang
00:20:50Dia menjadi simbol
00:20:51Kekuatan rakyat
00:20:52Itu sendiri
00:20:53Nah ketika disampaikan
00:20:55Bahwa PSI
00:20:57Tidak bisa mencapai
00:20:59Titik elektoral
00:21:00Itu ketika Pak Jokowi
00:21:02Disematkan pada PSI
00:21:04Karena Pak Jokowi
00:21:05Sampai titik ini saja
00:21:06Secara struktur
00:21:07Dia belum menjadi PSI
00:21:09Tapi dia
00:21:10Lalu
00:21:11Masih menjadi kader PDIP
00:21:13Sebelum dipecat
00:21:14Dan PDIP menang
00:21:15Karena Pak Jokowi
00:21:16Dan itu faktanya
00:21:18Jadi kalau misalnya
00:21:19Pak Jokowi
00:21:19Dimenapikan tidak ada
00:21:21Kontribusinya terhadap
00:21:22Kemenangan Pak PDIP
00:21:23Nah itu salah kapra
00:21:24Kalau menurut saya
00:21:24Dan jangan juga
00:21:26Gitu ya
00:21:26Jangan juga
00:21:28Kecintaan Pak Jokowi
00:21:29Di masa lalu
00:21:30Yang sudah memenangkan
00:21:31Pilpres menjadi kebanggaan PDIP
00:21:33Memenangkan Pilek
00:21:35Menjadi kebanggaan PDIP
00:21:36Seakan sekarang ini
00:21:38Seolah-olah
00:21:39Ingin menegasikan
00:21:40Apa yang sudah dilakukan
00:21:41Pak Jokowi
00:21:42Terhadap ansi
00:21:43Dan kawan-kawan di PDIP
00:21:44Itu tidak boleh
00:21:45Tapi tadi kan dikatakan
00:21:46Lupa kacang kulit
00:21:47Tadi dikatakan kan
00:21:48Bahwa undangannya tadi
00:21:49Atas nama PSI loh
00:21:50Tapi melibatkan masyarakat
00:21:52Mungkin yang masih rindu
00:21:53Ini undangan ini banyak nih Bu
00:21:55Dari Ormak
00:21:56Kemarin kita juga
00:21:57Bahas di sebuah
00:21:58Ada Jokomania
00:21:59Dan sebagainya
00:21:59Itu hadir semuanya
00:22:00Mengklarifikasi
00:22:01Kelampung itu
00:22:03Atas undangan dari
00:22:04PSI
00:22:05Kadar-kadar PSI
00:22:06Yang mengundang itu saya
00:22:08Nah
00:22:09PSI kan
00:22:10Bukan saya
00:22:11Itu umum BRN
00:22:12Brigade Rakyat Nusantara
00:22:13Mengundang Bapak Jokowi
00:22:15Atas undangan banyak
00:22:17Dari masyarakat
00:22:18Dan dari
00:22:18Relawannya Jokowi kan
00:22:20Iya relawannya
00:22:21Relawannya kata kunci
00:22:22Jadi begini Bu
00:22:23Sebentar
00:22:23Apa yang disampaikan sebentar
00:22:26Atas nama masyarakat
00:22:27Secara keseluruhan
00:22:28Itu bedanya loh
00:22:30Bapak menitipkan
00:22:32Regen
00:22:33Saya titip acara ini
00:22:35Nanti ada kirab
00:22:36Untuk PSI
00:22:37Saya titip satu kegiatan
00:22:39Kirab untuk
00:22:40Waktu kita melakukan di Tegal
00:22:42Siapa saya laksanakan
00:22:44Nah
00:22:44PSI kan
00:22:45Enggak
00:22:46Ini BRN yang mengundang
00:22:48BRN mengundang
00:22:49Dan Pak Jokowi
00:22:50Disitu menyelipkan
00:22:51Ada kegiatan
00:22:52Dari PSI
00:22:53Nah
00:22:54Kecuali Jawa Barat
00:22:56Jawa Barat itu
00:22:57Yang mengundang
00:22:58Ketua PSI Jawa Barat
00:22:59Tapi kalau Lampung
00:23:01Itu yang mengundang
00:23:01Itu relawan
00:23:02Jadi
00:23:03Jangan dibalik-balik
00:23:04Baik
00:23:05Yang pertanyaannya
00:23:06Sebenarnya siapa sih
00:23:07Yang mengundang Jokowi
00:23:08Nanti jawab saudara
00:23:08Tetap bersama kami
00:23:09Di Bola Lear
00:23:19Ya Bang Hansi
00:23:20Katakan semua tadi
00:23:21PDIP kurang mengapresiasi
00:23:23Jasa Jokowi
00:23:24Di PDIP
00:23:24Ya PDI Perjuangan
00:23:27Pada 2009
00:23:28Itu perolehan suara
00:23:30Paling kecil
00:23:3014,9%
00:23:33Itu paling kecil ya
00:23:35Dalam sejarah PDI Perjuangan
00:23:36Lalu 2014
00:23:38Pertama kali yang bersangkutan
00:23:41Itu menjadi presiden
00:23:42Itu PDI mencapai
00:23:4318%
00:23:44Jadi kalau dari 14%
00:23:46Ke 18%
00:23:47Hanya sekitar 4%
00:23:49Bukan 10%
00:23:50Atau 15% ya
00:23:52Dan 2019
00:23:53Itu PDI naik sedikit
00:23:5519%
00:23:57Hampir 20%
00:23:59Pada saat saya
00:24:00Waktu itu juga jadi DPR
00:24:01Dan 2024 kemarin
00:24:03Ya
00:24:04Saya juga
00:24:05Menjadi DPR RI
00:24:07Untuk periode kedua
00:24:08Itu
00:24:09Yang bersangkutan
00:24:10Sudah tidak bersama
00:24:11PDI Perjuangan
00:24:12Masih juara satu
00:24:13PDI
00:24:14Juara satu
00:24:15Hat-trick
00:24:16Tiga kali berturut-turut
00:24:17Jadi
00:24:18PDI Perjuangan ini
00:24:19Memang partai
00:24:20Yang memang teruji
00:24:21Memang partai
00:24:23Yang mengakar
00:24:24Nah
00:24:25Kalau dibilang
00:24:26Bahwa PDI Perjuangan
00:24:27Bergantung pada
00:24:28Satu orang
00:24:29Satu dua orang
00:24:30Tentu tidak
00:24:30PDI Perjuangan ini
00:24:32Partai yang
00:24:32Mengandalkan
00:24:33Mesin politik partai
00:24:35Turun sampai
00:24:37Ke basis
00:24:38Paling bawah
00:24:39Untuk bonding
00:24:40Dengan akar rumput
00:24:41Dan kami tahu
00:24:42Betul bahwa
00:24:42Kerja-kerja
00:24:43Kepartaian
00:24:44Itu harus
00:24:45Basicnya adalah
00:24:46Apa?
00:24:47Institusionalisasi
00:24:48Partai
00:24:48Ilona
00:24:49Kalau kita bicara
00:24:50Hari ini
00:24:502029
00:24:52Terus terang
00:24:54Ya
00:24:54Presiden Prabowo
00:24:56Hari ini
00:24:57Sebagai presiden
00:24:58Itu pikul beban
00:24:59Berat sekali
00:24:59Kami PDI Perjuangan ini
00:25:01Di luar
00:25:02Kekuasaan
00:25:03Di luar pemerintahan
00:25:04Dan PDI Perjuangan
00:25:06Ingin mengajak
00:25:06Semua komponen bangsa
00:25:08Terutama elit politik
00:25:09Bantu
00:25:10Pemerintah ini
00:25:11Bantu Presiden Prabowo ini
00:25:13Maka soliditas
00:25:16Loyalitas
00:25:17Ini perlu
00:25:18Kenapa?
00:25:19Karena hari ini
00:25:20Kita hadapi
00:25:21Persoalan yang
00:25:21Tidak sederhana
00:25:22Ya
00:25:23Korupsi
00:25:24Ya
00:25:25Prenseeking
00:25:26Ini menjadi tantangan
00:25:28Buat kita
00:25:28Jadi turunnya
00:25:29Turun gunungnya
00:25:30Seorang Jokowi
00:25:31Anda tidak khawatir
00:25:32Bahwa akan merenggut suara
00:25:33Atau lumbung suara
00:25:34Di PDIP
00:25:34PDI Perjuangan ini
00:25:36Itu tadi saya katakan
00:25:38Orang masuk dan keluar
00:25:40Come and go
00:25:40Itu biasa saja
00:25:42Oke
00:25:42Oke
00:25:43Don't worry be happy
00:25:44Don't worry be happy
00:25:45Ada fakta lain yang gak disebut sama Ansi
00:25:47Ada fakta lain yang gak disebut sama Ansi
00:25:49Apa?
00:25:50Tahun 99
00:25:51PDIP itu jawara
00:25:52Pemilu
00:25:54Menang
00:25:54Menjadi presiden
00:25:55Tidak
00:25:56Dan itu karena faktor oleh
00:25:57Kalah
00:25:58Faktor politik
00:26:00Itu faktanya
00:26:002004
00:26:01Ibu Mega masih menjabat presiden
00:26:04Menang dalam kontestasi Pilpres
00:26:05Kalah
00:26:072019
00:26:08Mencalonkan dengan Pak Paro
00:26:09Kalah juga
00:26:10Gitu loh
00:26:12Tapi baru 2014
00:26:13Mencalonkan Pak Jokowi
00:26:152019
00:26:15Mencalonkan Pak Jokowi
00:26:17PDIP memenangkan Pilpres
00:26:18Itu fakta yang gak diungkap sama Ansi
00:26:21Kan gitu loh
00:26:21Jadi bahwa kemarin
00:26:232024
00:26:24Suara PDIP masih tinggi
00:26:25Karena masih menyemat
00:26:26Nama Pak Jokowi
00:26:27Karena masih di ujung
00:26:29Itu dia
00:26:29Hentinya gitu loh
00:26:31Nah itu fakta politik sih
00:26:33Gitu loh
00:26:33Apa yang mau dijawab coba
00:26:35Ketika dia menang Pemilu pun
00:26:37Gak berhasil juga
00:26:37Gak memenangkan Pilpres
00:26:38Kan gitu loh
00:26:40Mohon maaf
00:26:40Ketika jadi presiden pun
00:26:42Ibu Mega kan juga
00:26:42Gak memenangkan juga gitu
00:26:43PDI perjuangan ini
00:26:45Ada di angka berapa
00:26:46PSI ada di angka berapa
00:26:48Nah kita bicara soal Pilpres
00:26:49Kalau bicara soal bagaimana
00:26:51Bagaimana
00:26:52Ini serius
00:26:52Kita bicara
00:26:53Rasa punya kekuatan sendiri
00:26:54Tanpa faktor Pak Jokowi
00:26:55Itu kan faktanya begitu
00:26:56Semar
00:26:57Nah tolong kau bantah
00:26:58Soal itu gitu loh
00:26:59Semar
00:26:59Bagaimana Ibu Mega
00:27:0099 kalah
00:27:012004 kalah
00:27:022009 kalah
00:27:042014 baru Pak Jokowi
00:27:06Hadir menang
00:27:06Konsen hari ini
00:27:07Dan itu berdampak juga
00:27:08Pada suara PDP
00:27:09Secara kepartaian
00:27:10Sampai
00:27:112024
00:27:12Yang bersangkutan
00:27:15Dan keluarganya
00:27:15Sudah tidak bersama PDI
00:27:16Tapi masih disematkan
00:27:18Rakyat masih
00:27:18Terstigmatkan
00:27:19Bahwa Pak Jokowi
00:27:20Masih ada di PDP
00:27:21Sudah tidak bersama dengan PDI
00:27:22Dan kita tahu
00:27:22Masih tersematkan nama itu
00:27:23Dan pada tanggal
00:27:2414 Desember
00:27:262024
00:27:27Kemarin
00:27:28Itu PDI
00:27:29Sudah mengeluarkan
00:27:30SK
00:27:30Pemecatan terhadap beliau
00:27:32Dan satu Indonesia tahu
00:27:33Iya yang kau bantah
00:27:34Soal bagaimana
00:27:35Kalahnya Pilpres
00:27:36Tanpa Pak Jokowi
00:27:37Itu bagaimana coba
00:27:38Makanya
00:27:38Perlu saudara ketahui
00:27:41Makanya
00:27:41Pak Jokowi jadi presiden
00:27:43Penipat kekuasaan
00:27:44Itu adalah PDP
00:27:45Kami heran
00:27:46Itu juga heran
00:27:47Tidak bisa dibantah
00:27:48Soal bahwa
00:27:49Apa relevansinya
00:27:50Tanpa Pak Jokowi
00:27:51Tidak bisa memenangkan
00:27:53Pilpres
00:27:53Apa relevansinya
00:27:56Bicara yang bersangkutan
00:27:58Mau jalan-jalan
00:27:59Keliling Indonesia
00:28:00Terus PDI Perjuangan
00:28:02Yang ditanya
00:28:02Apa urusannya
00:28:03Sama PDI Perjuangan
00:28:04Tadi kan kau sampaikan
00:28:05Bahwa PDIP punya kekuatan sendiri
00:28:07Tanpa bantuan
00:28:08Dari Pak Jokowi
00:28:09Itu tersirat kau sampaikan
00:28:10Nah kita mau sampaikan juga
00:28:11PDIP tanpa Pak Jokowi
00:28:13Tidak pernah memenangkan Pilpres
00:28:14Walaupun Ibu Mega
00:28:16Menjawab Presiden 2004
00:28:17Memenangkan Pemilu 99
00:28:18Tidak pernah menang sih
00:28:20Baru menang ketika Pak Jokowi hadir
00:28:22Jadi begini ya
00:28:22Dan kemarin 2004
00:28:23Mencalonkan Ganjar
00:28:24Kalah juga
00:28:25Kan gitu loh
00:28:26Bagaimana gitu loh
00:28:27Nah itu fakta politik
00:28:28Yang semua orang tahu
00:28:29Sebenarnya ya
00:28:30Fenomennya bisa dibalik juga loh
00:28:32Bagaimana bisa dibalik juga
00:28:33Pak Jokowi menang
00:28:35Gitu kan
00:28:36Karena dicalonkan oleh PDIP
00:28:37Itu soal
00:28:39Bawa kekuatan rakyat
00:28:41Yang memenangkan
00:28:42Iya loh
00:28:43Karena suaranya kan suara rakyat
00:28:45Jadi bukan suara kepartaya lagi
00:28:47Saya tidak ingin
00:28:48Terus terang ya
00:28:48Saya tidak ingin menurut
00:28:50Menurunkan ya
00:28:52Bonafiditas
00:28:53Dan eleganya diskusi kita
00:28:55Pada malam hari ini
00:28:56Dengan debat-debat kusir
00:28:57Seperti ini
00:28:58Enggak kusir kusir
00:28:59Sebentar
00:28:59Itu bicara fakta politik
00:29:00Sebentar
00:29:01Itu bicara fakta politik
00:29:03Kemenangan satu
00:29:04Satu partai politik
00:29:05Tentu
00:29:06Ini merupakan interaksi
00:29:08Dan
00:29:08Partisipasi dari banyak pihak
00:29:10Begitu
00:29:10Ya dulu enggak
00:29:11Enggak partisipasi
00:29:12Jangan sampai kemudian
00:29:13Ini kita terlalu jumawa
00:29:14Dan sangat arogan
00:29:16Demi sehatnya demokrasi
00:29:18Kita buktikan saja
00:29:19Nanti pada 2029
00:29:21Pada titik itu akhirnya
00:29:22Pada titik itu
00:29:23PDI ada di urutan keberapa
00:29:25Oke
00:29:26Ya
00:29:26Partai-partai lain
00:29:27Ada di urutan keberapa
00:29:28Kan seperti itu
00:29:29Oke baik
00:29:29Coba saya ke Bang Abalin
00:29:31Bang Abalin
00:29:32Jadi sebenarnya
00:29:33Pak Joko ini safari politik
00:29:34Untuk PSI
00:29:35Sekaligus dengan Gibran juga enggak kira-kira
00:29:36Pasang badan
00:29:38Nah
00:29:40Tahun 1758
00:29:41Di Romawi itu
00:29:43Ada satu toko
00:29:44Yang disebut dengan
00:29:45Klesien Plof namanya
00:29:47Dia adalah toko yang
00:29:49Sungguh sangat fenomenal
00:29:51Karena orang-orang
00:29:52Romawi
00:29:53Mengangkat dia
00:29:54Sebagai sumber
00:29:55Dari segala sumber
00:29:56Kehidupan sosial
00:29:57Masyarakat
00:29:58Tapi pada waktu
00:29:59Dia berhenti
00:30:00Dalam kekuasaan
00:30:01Kekaisaran
00:30:02Dia cukup lama
00:30:03Berdiam diri
00:30:04Tetapi yang paling hebat
00:30:06Itu setiap
00:30:07Persoalan
00:30:08Setelah 25 tahun
00:30:10Semua persoalan-persoalan
00:30:11Di Romawi
00:30:12Pada waktu itu
00:30:13Mereka datang
00:30:13Kembali bertanya
00:30:14Kepada dia
00:30:15Saya menggabarkan
00:30:16Ditulis oleh
00:30:18Luther Crave
00:30:19Itu dari
00:30:19Denver University
00:30:21Dia menjelaskan bahwa
00:30:22Kalau ada
00:30:23Toko-toko
00:30:24Fenomenal
00:30:25Seperti ini
00:30:26Maka
00:30:28Berkhawatirlah
00:30:29Kepadanya
00:30:29Karena dia
00:30:30Sedang menyimpan
00:30:31Kekuatan energi
00:30:32Bagi sebuah bangsa
00:30:33Bukan sebaliknya
00:30:34Bahwa Safari
00:30:35Pak Jokowi
00:30:36Sebenarnya
00:30:36Karena kurang pede
00:30:37Jadi dia harus turun gunung
00:30:38Itulah yang saya mau bilang
00:30:39Bahwa hati-hati
00:30:40Kepada sosok
00:30:41Yang sedang
00:30:42Dibicarakan
00:30:43Dialah Jokowi Dodo
00:30:44Jadi kalau
00:30:46Semua orang
00:30:47Merasa khawatir
00:30:48Safari itu
00:30:50Dalam bahasa Arab
00:30:51Namanya
00:30:51Safari
00:30:52Yusafir
00:30:52Oke
00:30:54Dia sedang
00:30:55Berkeliling
00:30:56Dia sedang
00:30:56Menjelaskan
00:30:57Dan melihat
00:30:58Itu yang saya sebut
00:30:59Tadi dengan
00:31:00Toko Romawi itu
00:31:01Jadi kalau
00:31:02Dalam posisi
00:31:03Sebuah
00:31:05Budaya
00:31:05Demokrasi
00:31:06Seperti hari ini
00:31:07Apa yang kita
00:31:08Khawatirkan
00:31:08Dari seorang
00:31:09Jokowi
00:31:09Betul
00:31:10Kenapa
00:31:11Begitu
00:31:12Gibran
00:31:12Berjumpa
00:31:14Dengan
00:31:14Mahasiswa
00:31:15Kemudian kita harus
00:31:16Memberikan title
00:31:17Sebagai dia
00:31:18Bermanufar
00:31:18Padahal Undang-Undang Dasar
00:31:201945
00:31:20Menyebutkan bahwa
00:31:22Wakil Presiden
00:31:23Itu adalah
00:31:23Pembantu utama
00:31:24Presiden
00:31:25Apa yang
00:31:25Mau dikhawatirkan
00:31:26Abang mau bilang
00:31:26Siapa yang lagi takut
00:31:27Saya mau bilang bahwa
00:31:29Karena ada
00:31:30Mahasiswa semua
00:31:31Mari kita simpan
00:31:32Ini pesan-pesan
00:31:33Agar mereka bisa
00:31:34Tercerahkan dengan baik
00:31:35Ini kan sebuah
00:31:37Cerita penting
00:31:38Bagi demokrasi
00:31:39Jadi
00:31:39Saya mau bilang juga
00:31:41Kami-kami
00:31:42Partai-partai besar
00:31:44Kita ini kan
00:31:44Partai besar
00:31:45Golkar sama
00:31:47PDIP itu
00:31:47Partai besar
00:31:48Biarlah ini
00:31:49PSI dengan
00:31:50Gemuruhnya
00:31:51Gajah ini
00:31:52Tumbuh dan
00:31:53Berkembang
00:31:53Biar anak-anak muda
00:31:54Ini bisa
00:31:55Kau gabung lah
00:31:55Ke PSI itu
00:31:56Supaya kuat itu
00:31:57Partai dan
00:31:58Menimbulkan demokrasi
00:31:59Yang hebat di republik ini
00:32:00Kenapa tidak
00:32:01Oke
00:32:02Itu cerita saya
00:32:05Yang kedua
00:32:05Yang kedua
00:32:06Dona tunggu
00:32:06Hari ini
00:32:08Saya mau bilang
00:32:10Kepada seluruh
00:32:10Rakyat Indonesia
00:32:11Bahwa
00:32:12Narasi
00:32:13Prabowo
00:32:14Gibran
00:32:15Itu harus dijaga
00:32:16Untuk kepentingan
00:32:18Pemerintah
00:32:18Dan masa depan negara
00:32:19Kenapa
00:32:20Karena Jokowi bilang
00:32:22Jokowi bilang nih
00:32:24Dan Golkar juga bilang
00:32:25Prabowo
00:32:27Gibran
00:32:27Dua periode
00:32:28Selesai
00:32:30Mas Alim
00:32:31Katanya Pak Jokowi
00:32:32Merupakan tokoh
00:32:33Yang besar
00:32:34Begitu
00:32:35Lalu kemudian
00:32:35Yang melakukan
00:32:36Safari
00:32:37Jadi Anda melihat
00:32:38Ini bagaimana
00:32:38Sampai
00:32:39Sampai kalau kita lihat
00:32:40Sekarang
00:32:41Sikap dari Pak Prabowo
00:32:42Mengirim
00:32:43Mas Didit
00:32:44Nah ini bentuknya
00:32:45Menurut Anda kenapa
00:32:45Baik
00:32:46Terima kasih
00:32:47Saya baru pertama
00:32:48Hadir di Bola Liar
00:32:49Dan semoga
00:32:49Pertemuan ini
00:32:51Tidak mengurangi
00:32:51Rasa hormat saya
00:32:52Kepada senior
00:32:53Yang ada di sini
00:32:54Pertama
00:32:55Saya ingin bilang
00:32:55Kayak gini
00:32:56Saya agak miris
00:32:57Sebenarnya
00:32:57Dengan
00:32:58Apa namanya
00:32:59Dengan pembicaraan
00:33:01Para elit politik
00:33:02Kita hari ini
00:33:02Di tengah
00:33:03Kita kehadiran
00:33:05Mahasiswa-mahasiswa
00:33:06Di luar sana
00:33:06Ada banyak
00:33:07Mahasiswa-mahasiswa
00:33:08Yang juga sedang
00:33:10Berjuang
00:33:10Memperjuangkan
00:33:11Rakyat
00:33:12Memperjuangkan
00:33:13Berbagai hal
00:33:14Harga-harga
00:33:15Memperjuangkan
00:33:16MBG
00:33:17Memperjuangkan
00:33:18Harga gabah
00:33:21Pertanian
00:33:21Pupuk
00:33:22Dan lain sebagainya
00:33:23Tapi elit-elit kita
00:33:24Justru terlalu fokus
00:33:25Pada hal-hal
00:33:26Yang sebenarnya
00:33:27Itu masih jauh
00:33:28Dari mata rantai
00:33:29Pemilu
00:33:29Karena
00:33:31Kalau kita bicara
00:33:32Pemilu
00:33:33Itu masih 3 tahun
00:33:34Betul mungkin
00:33:35Semua akan punya alasan
00:33:36Ini kan persiapan
00:33:37Dan lain sebagainya
00:33:38Tapi kalau kita lihat
00:33:39Pak Jokowi
00:33:39Mau keliling kemana saja
00:33:41Itu menurut saya
00:33:42Sasa saja
00:33:42Karena
00:33:43Siapapun
00:33:44Yang pernah menjadi
00:33:45Presiden
00:33:45Di Republik ini
00:33:46Baik itu
00:33:47Bu Megawati
00:33:48Pak SBY
00:33:48Termasuk juga
00:33:49Pak Jokowi sekarang
00:33:50Sama-sama juga
00:33:51Pernah melakukan
00:33:52Hal yang sama
00:33:53Ketika dulu
00:33:54SBY selesai
00:33:55Dengan misalnya
00:33:55Jabatannya
00:33:56Sebagai presiden
00:33:57Beliau juga
00:33:58Safari
00:33:58Walaupun
00:33:59Safari-nya hanya
00:34:00Sekedar melukis
00:34:00Di pinggir pantai
00:34:01Gitu kan
00:34:02Dan apa yang dilakukan
00:34:04Gibran juga kemarin
00:34:05Sebenarnya
00:34:05Enggak bisa dianggap
00:34:07Sebagai
00:34:08Sebuah manuver
00:34:09Karena
00:34:11Mas Gibran itu
00:34:12Berusaha untuk
00:34:13Menjawab
00:34:14Apa yang sedang
00:34:15Dituntut oleh
00:34:16Banyak mahasiswa hari ini
00:34:18Mahasiswa hari ini
00:34:19Mengharapkan
00:34:2019 juta lapangan
00:34:21Pekerjaan yang
00:34:21Dijanjikan oleh
00:34:22Prabowo Gibran
00:34:23Itu bisa tercapai
00:34:24Maka itu
00:34:25Yang dijawab oleh
00:34:26Gibran
00:34:26Atau misalnya
00:34:27Kemarin di UGM
00:34:28Teman-teman
00:34:29Meminta agar
00:34:30Nusron Wahid
00:34:31Menjawab
00:34:32Kenapa orang-orang
00:34:32Di Papua itu
00:34:33Digusur
00:34:34Akhirnya
00:34:34Gibran jawab itu
00:34:35Dengan cara apa
00:34:36Dengan cara ngajak
00:34:37Mahasiswa-mahasiswa ini
00:34:38Untuk lihat langsung
00:34:39Kesana
00:34:40Jadi
00:34:40Kalau dianggap
00:34:42Sebagai manuver politik
00:34:43Juga enggak tepat
00:34:43Menurut saya
00:34:44Dan
00:34:45Kenapa misalnya
00:34:46Pak Prabowo
00:34:48Tadi misalnya
00:34:48Disampaikan
00:34:49Oh nanti
00:34:50Belum pasti nih
00:34:51Apakah Gibran
00:34:52Apakah ini
00:34:52Ini kan
00:34:52Proses yang masih
00:34:54Terlalu panjang
00:34:54Menurut Anda
00:34:55Sampai politik Jokowi
00:34:57Enggak tepat
00:34:57Timingnya apa
00:34:58Bukan soal tepat
00:35:00Atau enggak tepat
00:35:00Bebas-bebas saja
00:35:01Tadi katanya
00:35:03Terlalu kecepatan
00:35:04Kan dorobor
00:35:05Iya
00:35:05Makanya itu
00:35:06Saya bilang
00:35:06Elit politik kita itu
00:35:07Terlalu fokus
00:35:08Padahal yang sebenarnya
00:35:09Masih terlalu jauh
00:35:10Sedangkan hari ini
00:35:11Kita harusnya fokus
00:35:13Pada gimana
00:35:13Cara menjawab
00:35:14Apakah 19 juta
00:35:15Lapangan pekerjaan itu
00:35:16Berhasil dituntaskan oleh
00:35:18Pak Prabowo
00:35:19Atau kan misalnya
00:35:20Tadi
00:35:20MPG
00:35:21Tepat enggak
00:35:22Ketika ada
00:35:23Korupsi itu
00:35:24Diselesaikan atau enggak
00:35:25Atau masalah pertanian
00:35:26Pariwisata
00:35:27Dan lain sebagainya
00:35:27Itu yang harusnya
00:35:28Kita bicarakan
00:35:29Ilona
00:35:30Saya sambung sedikit
00:35:30Sebenarnya
00:35:31Mau disampaikan
00:35:32Oleh beliau ini
00:35:33Sebenarnya
00:35:34Inilah fase kerja
00:35:36Inilah fase
00:35:37Buat legasi
00:35:38Inilah fase
00:35:39Ukir prestasi
00:35:40Karena memang hari ini
00:35:42Tantangannya itu
00:35:42Tidak kecil
00:35:43Kalau kita bicara
00:35:45Dari 2024
00:35:45Ini belum 2 tahun
00:35:47Belum 2 tahun
00:35:48Kurang dari 2 tahun
00:35:502024
00:35:51Hari ini kita udah
00:35:52Bicara
00:35:522029
00:35:53Ya Kaleli
00:35:54Ini kita dari fase
00:35:56Kontestasi eleksi
00:35:57Loncat ke fase
00:35:58Kontestasi eleksi
00:36:00Lalu fase
00:36:01Eksekusi
00:36:02Aksi dalam bekerja
00:36:04Itu kapan
00:36:04Kan begitu
00:36:05Nah ini yang ditunggu
00:36:07Oleh rakyat Indonesia
00:36:08Jadi
00:36:08Sebentar
00:36:10Jadi begini
00:36:11Jadi
00:36:11Ya
00:36:12Dan hari ini
00:36:13Sebentar
00:36:13Sebentar
00:36:14Jadi seperti ini
00:36:15Kan
00:36:15Saudara lupa juga
00:36:16PSI ini kan
00:36:18Partai tidak ada
00:36:19Di
00:36:19Senayang
00:36:20Ah bagus sekali
00:36:212027
00:36:22Itu aturan
00:36:23Di KPU
00:36:24Bawaslu itu
00:36:25Mensyaratkan
00:36:27Partai yang tidak lolos
00:36:28Parlementary Resort
00:36:29Dia harus diperifikasi
00:36:30Ulang
00:36:31Jadi kenapa
00:36:32Saudara-saudara
00:36:33Khawatir
00:36:33Karena infrastruktur
00:36:35PSI itu
00:36:36Dari
00:36:37Tingkat kecamatan
00:36:38Sampai desa
00:36:40Sampai RT itu
00:36:41Harus dikelirkan
00:36:42Untuk verifikasi
00:36:43KPU
00:36:44Itulah kenapa
00:36:46Pak Jokowi
00:36:46Ini PSI ya
00:36:46Ini PSI
00:36:48Kalau bicara
00:36:48PSI
00:36:49Kenapa PSI
00:36:50Itu harus
00:36:50Bersiapkan diri
00:36:52Dia akan melakukan
00:36:53Verifikasi
00:36:54Itu
00:36:54Baik
00:36:55Silahkan
00:36:55Lanjutkan
00:36:56Tadi dipotong
00:36:57Silahkan
00:36:57Emang PDIP
00:36:59Khawatir
00:36:59Khawatir gak sih
00:37:00Dari tadi
00:37:00Enggak sih
00:37:01Biasa aja
00:37:02Makanya kan tadi saya tanya
00:37:03Apa sih relevansi
00:37:04PDI Perjuangan itu
00:37:05Diundang terus-menerus
00:37:06Untuk bicara tema ini
00:37:07Itu maksudnya
00:37:08Ya apa relevansinya
00:37:11Gitu loh
00:37:11Karena fokus dan prioritas kami
00:37:13Memang tidak disitu
00:37:14Kan begitu
00:37:15Tetapi kami bicara
00:37:16Dalam konteks
00:37:17Bangsa ini
00:37:18Dalam konteks
00:37:19Bagaimana Presiden Prabowo
00:37:20Membangun soliditas tim
00:37:22Sehingga kemudian
00:37:23Bisa bersinergi
00:37:24Untuk bekerja
00:37:24Saya hanya membayangkan
00:37:26Kalau seandainya
00:37:27Misalnya ada
00:37:28Sepuluh partai politik
00:37:30Di dalam
00:37:30Pemerintahan Presiden Prabowo ini
00:37:32Oke
00:37:33Kalau masing-masing
00:37:34Partai hari ini
00:37:35Ya
00:37:36Itu memainkan
00:37:37Agenda politiknya
00:37:38Sendiri-sendiri
00:37:39Itu bagaimana
00:37:41Kira-kira
00:37:41Nah
00:37:42Hari ini
00:37:43Presiden Prabowo itu
00:37:44Itu ibarat
00:37:45Dirijen Tunggal
00:37:46Kondukter Tunggal
00:37:48Yang memimpin
00:37:48Sebuah orkestrasi
00:37:50Nah kita berharap
00:37:51Semuanya itu
00:37:52Pay attention
00:37:53Memberikan fokus
00:37:54Menjalankan
00:37:55Visi Presiden
00:37:56Kan begitu
00:37:56Kira-kira
00:37:57Ya
00:37:57Seluruh partai
00:37:58Yang ada di dalam
00:37:59Pemerintahan ini
00:37:59Supaya apa
00:38:01Jangan sampai
00:38:02Ada
00:38:03Permainan
00:38:04Aransemen musik
00:38:05Sendiri-sendiri
00:38:06Nanti akhirnya
00:38:07Ada yang mau ke utara
00:38:08Ada yang mau ke selatan
00:38:09Kami di luar
00:38:10Yang memainkan peran
00:38:12Sebagai partai penyeimbang
00:38:13Oke
00:38:13Kalau Presiden
00:38:14Dan kabinetnya
00:38:15Berjalan baik
00:38:15Tentu kami
00:38:16Apesiasi
00:38:17Saya Ilona
00:38:17Saya dulu
00:38:20Anda ya
00:38:21Anda kan kelihatan
00:38:22Mirip-mirip PSI
00:38:23Sudah bicaranya
00:38:24Tinggal kapan
00:38:25Pakai jaket PSI
00:38:26Ini
00:38:26Tidak
00:38:28Begini-begini
00:38:29Supaya
00:38:29Jangan sampai terlupakan
00:38:31Saya mau bilang
00:38:32Sama Ansi
00:38:33Bahwa
00:38:33Semua partai
00:38:35Koalisi
00:38:35Pemerintah ini
00:38:36Satu komando
00:38:37Satu komando
00:38:38Bahwa
00:38:39Kalau hari ini
00:38:39PSI
00:38:40Dengan
00:38:40Sosok
00:38:41Bapak
00:38:42Jokowi Dodo
00:38:44Saya kira
00:38:45Beliau adalah seorang tokoh
00:38:46Itu harapan kita semua
00:38:47Pak
00:38:48Tapi
00:38:48Saya mau bilang begini
00:38:50Saya mau koreksi Bang Ngabalin
00:38:51Saya mau koreksi Bang Ngabalin
00:38:53Dalam hal urusan kekuasaan negara
00:38:55Ada yang mengurus
00:38:56Namanya pemerintah
00:38:57Tugas kita sekarang adalah
00:39:00Menjaga
00:39:01Mendorong
00:39:01Agar persatuan ini
00:39:02Tetap terpelihara
00:39:03Itu saja
00:39:04Lain dari situ tidak ada
00:39:05Ya gini-gini
00:39:06Bagi saya begini dua hal
00:39:08Tadi Bang Ngabalin ini
00:39:09Profesor kita bilang
00:39:10Bahwa semua
00:39:11Partai koalisi di pemerintahan
00:39:12Kali ini satu komando
00:39:13Dan solid bersama dengan Prabowo
00:39:15Tapi harus saya katakan
00:39:16Secara terbuka
00:39:17Pak Prabowo
00:39:18Belakangan ini banyak sekali
00:39:19Dikritik dan dibuli
00:39:20Dengan kebijakan-kebijakannya
00:39:21Tapi harus saya katakan
00:39:23Secara terbuka
00:39:23Nyaris tidak ada
00:39:24Partai politik pun
00:39:25Yang pesan badan
00:39:26Untuk memberikan
00:39:27Pembelan kepada
00:39:28Pak Prabowo
00:39:29Ketika MBG
00:39:30Dikritik kanan kiri
00:39:32Koperasi Desa Merah Putih
00:39:33Dikritik
00:39:34Persoalan ekonomi
00:39:35Kanan kiri
00:39:35Compang Ceping
00:39:36Dikritik
00:39:37Semua dialamatkan
00:39:38Kepada Presiden
00:39:39Tak ada satu pun
00:39:40Partai-partai politik
00:39:40Yang memberikan pembelan itu
00:39:42Itu yang sepertinya
00:39:43Membuat kenapa
00:39:44Relawan Pak Prabowo
00:39:45Ini bilang
00:39:46Ini timingnya
00:39:47Gak pas nih
00:39:48Kalau keliling-keliling
00:39:49Nah sebagai feedback
00:39:50Betapa safari politik
00:39:52Itu menjadi penting
00:39:52Boleh juga
00:39:53Bicara politik
00:39:54Di 2029
00:39:55Tapi pada setting bersamaan
00:39:57Materi politiknya itu
00:39:58Adalah mengamplifikasi
00:40:00Success story
00:40:00Dan perjuangan politik
00:40:01Yang dilakukan oleh Pak Prabowo
00:40:03Bahwa apapun yang dilakukan
00:40:05Oleh pemerintah itu
00:40:05Serius untuk kepentingan
00:40:06Bangsa dan negara
00:40:07Bukan melulu
00:40:08Bahwa partai ini
00:40:09Supaya lolos di 2029
00:40:11Mengorkestrasi kekuatan politik
00:40:13Kan itu yang sepertinya
00:40:14Ingin dihindari
00:40:15Di tengah gonjang-ganjing
00:40:17Situasi per hari ini
00:40:18Yang tentu saja
00:40:19Jadi Anda tidak yakin
00:40:20Dengan penyataan Bang Ambalin
00:40:21Tadi bahwa
00:40:22Kalau partai Golkar
00:40:24Setiap hari
00:40:24Tidak ada hari
00:40:25Tanpa ada pada
00:40:26Garda terdepan
00:40:27Apa yang tidak dikomentari oleh
00:40:29Partai Golkar
00:40:30Belum ada satupun
00:40:31Partai politik yang
00:40:32Semua
00:40:32Semua perkara di Republik ini
00:40:34Selalu partai Golkar
00:40:36Pada Garda terdepan
00:40:37Pokoknya
00:40:37Saya setuju dengan
00:40:38Kekanda dalam konteks itu
00:40:40Tapi yang ingin saya katakan
00:40:41Adalah soal
00:40:42Prabowo
00:40:42Gibran
00:40:42Dua periode
00:40:43Per hari ini
00:40:44Belum ada satupun
00:40:45Partai politik
00:40:46Yang secara
00:40:47Oficial
00:40:48Setuju
00:40:48Bahwa Prabowo
00:40:50Sudah dua kali
00:40:51Maju di 2019
00:40:52Oke
00:40:52Tapi kalau bicara
00:40:54Tentang siapa wakilnya
00:40:55Belum kelihatan
00:40:57Kanda Bahlil pun
00:40:58Belum cakap
00:40:59Kanda
00:40:59Sudah
00:41:00Saya yang ngomong
00:41:01Nanti saya bertanggung jawab
00:41:02Dengan partai Golkar
00:41:03Kanda mewakili
00:41:04Pak Ketuk
00:41:05Saya mewakili
00:41:05Partai Golkar
00:41:06Dua periode
00:41:07Prabowo Gibran
00:41:08Clear
00:41:09Oke
00:41:09Saya nambahkan dikit
00:41:11Saya nambahkan dikit
00:41:13Oke
00:41:13Saya sepakat
00:41:14Saya sepakat
00:41:15Dengan beliau
00:41:16Ini kan
00:41:18Ini sekarang ini
00:41:20Pelihara narasi
00:41:21Prabowo Gibran
00:41:23Sampai selesai
00:41:24Ini bola-bola
00:41:252034
00:41:26Sampai
00:41:272029 dulu
00:41:282034
00:41:442029 dulu
00:41:45Saya sebagai ketua umum
00:41:47Relawan
00:41:48Gerakan Cinta Prabowo
00:41:49Gerakan Cinta Prabowo
00:41:51Dan sekaligus
00:41:52Saya sebagai ketua presidium
00:41:55Kebangsaan 08
00:41:56Selama ini yang belain Prabowo
00:41:58Ketika dihujat
00:41:59Cuma saya aja
00:42:00Partai politik yang tergabung
00:42:02Darimkim
00:42:02Termasuk Golkar
00:42:04Termasuk Golkar
00:42:05Sariawan
00:42:05Golkar
00:42:07Golkar
00:42:08Sariawan
00:42:08Tidak ada
00:42:09Memang
00:42:11Tidak ada hari
00:42:12Sebenarnya
00:42:13Bang Abal ini
00:42:13Semangat
00:42:14Dicarapai
00:42:15Bang Abal ini
00:42:19Mengawal
00:42:20Diplomasi luar negeri
00:42:22Pemerintahan
00:42:22Tanggal 23
00:42:24Saya mengakili
00:42:25Pemerintahan
00:42:25Oke
00:42:26Serangannya di dalam
00:42:27Jadi ini
00:42:28Di urusan negara ini
00:42:30Partai pendukung
00:42:31Pemerintah
00:42:32Yang namanya
00:42:33Golongan karya
00:42:34Ada pada garda terdepan
00:42:35Di pemerintahan
00:42:36Mudah-mudahan besok
00:42:37Garda ke depan ya
00:42:38Terdepan ya
00:42:40Tapi kemarin-kemarin
00:42:41Gak ada satupun
00:42:42Yang belain Prabowo
00:42:43Itu yang saya sayangkan
00:42:44Salah paca itu
00:42:45Memang
00:42:46Memang begini
00:42:47Soal klaim-klaim ini
00:42:48Partai politik
00:42:49Paling jago
00:42:50Bukan
00:42:51Partai politik
00:42:52Paling jago
00:42:52Begini
00:42:53Saya ingin bicara begini
00:42:54Saya itu dimaki-maki
00:42:55Dihina-hina
00:42:56Setiap hari
00:42:57Di mana
00:42:57Di sosial media
00:42:59Dan lain sebagainya
00:43:00Bahkan kemarin aja
00:43:01Saya habis tempat
00:43:01Di salah satu stasiun televisi
00:43:03Itu dihina dimaki-maki
00:43:05Ada gak
00:43:05Gara-gara apa
00:43:06Gara-gara setiap hari
00:43:07Saya bicara soal
00:43:08Bagaimana program pemerintah itu
00:43:10Bisa dijalankan dengan benar
00:43:12Dan datanya itu
00:43:13Dibaca dengan benar
00:43:13Tapi pernah gak
00:43:14Misalnya Bang Ngabalin
00:43:15Bicara soal itu
00:43:16Gak pernah Bang
00:43:17Iya kan
00:43:18Atau misalnya nih
00:43:19Politik
00:43:20Teman-teman di partai politik
00:43:21Atau relawan-relawan
00:43:22Di kalangan elit ini
00:43:23Terlalu fokus pada
00:43:24Hal-hal yang
00:43:25Masih terlalu jauh
00:43:26Harusnya yang dijawab hari ini
00:43:28Itu bagaimana teman-teman ini
00:43:30Bisa bakal jadi baik
00:43:31Begitu mereka besok lolo
00:43:32Oke coba saya ke Mas Kurniawan dulu deh
00:43:34Mas Kurniawan
00:43:34Di Grace Road sendiri
00:43:35Yakin tidak bahwa Prabowo Gibran
00:43:37Bakal dua
00:43:37Pak Ngabalin yakin soalnya
00:43:39Sampai 2029
00:43:40Masih duit bareng
00:43:40Kami tidak pernah melangkai
00:43:44Kami tidak akan membicarakan Prabowo Gibran
00:43:482029
00:43:49Grace Road pun sama
00:43:50Yang dipilih Prabowo
00:43:52Itu yang kita dukung
00:43:53Ya
00:43:54Bagus
00:43:55Yang dipilih Prabowo
00:43:56Itu yang kita dukung
00:43:56Sama nih
00:43:57Siapapun itu
00:43:58Siapapun itu
00:43:59Siapapun itu
00:44:00Kalau Gibran
00:44:01Pendampingnya Gibran lagi
00:44:02Kalau Prabowo memastikan Gibran
00:44:04Wakil ya
00:44:04Ya kita akan dukung
00:44:05Yes
00:44:08Ya bukan
00:44:10Ini tergantung Pak Prabonya
00:44:14Saya konsulta di
00:44:16Padahal
00:44:16Jadi termasuk misalnya Prabowo Puan
00:44:18Saya pun dukung
00:44:20Oh gitu
00:44:21Apa gak jalan ini saya
00:44:22Mas Adi
00:44:23Mas Adi
00:44:23Mas Adi gimana
00:44:24Apakah masih yakin
00:44:25Bawa Prabowo Gibran
00:44:26Masih akan duit
00:44:27Sampai duit
00:44:27Saya
00:44:28Saya
00:44:29Bukannya
00:44:30Bapati 50-50
00:44:32Karena memang
00:44:33Dalam politik kita kan
00:44:34Tidak bisa hampir
00:44:35Bisa dipastikan
00:44:3650% itu
00:44:37Harus 100%
00:44:39Di 2029
00:44:40Jadi soal probability
00:44:41Akan duit
00:44:42Masih ada
00:44:42Tapi pada saat yang bersamaan
00:44:44Karena kita
00:44:44Punya korespondensi
00:44:46Historis
00:44:46Tidak ada wapres yang
00:44:47Bisa dua periode
00:44:48Untuk berduit
00:44:50Disitulah
00:44:50Kemudian kita membaca
00:44:51Bagaimana relevansi
00:44:52Dari safari politik
00:44:54Yang dilakukan oleh
00:44:55Pak Cukowi
00:44:55Dalam konteks itu
00:44:56Tapi yang jelas bagi saya
00:44:57Kalau kawan-kawan PSI
00:44:59Termasuk juga
00:45:00Para pendukung
00:45:01Mas Gibran
00:45:02Selalu bergantung
00:45:03Kepada Pak Prabowo
00:45:04Rasanya agak sulit
00:45:05Karena posisi soal
00:45:06Calon wakil presiden
00:45:07Di 2029
00:45:08Itu menu
00:45:09Jangankan Mas Gibran
00:45:11Saya kira ketomong-ketomong
00:45:12Partai politik yang lain
00:45:13Pun juga minat
00:45:14Bahkan kalau mau jujur
00:45:15Bang Muhtar
00:45:16Ngabalin pun juga minat
00:45:17Karena di 2029
00:45:20Pak Prabowo Subianto
00:45:21Berpasangan dengan siapapun
00:45:22Dengan santai-santai saja
00:45:24Itu relatif akan mudah
00:45:26Untuk memenangkan
00:45:27Pertarungan politik
00:45:28Justru bagi saya
00:45:29Pertarungannya adalah
00:45:30Soal siapa yang menjadi
00:45:31Cowapresnya nanti
00:45:32Karenanya bagi saya
00:45:33Apapun yang terjadi
00:45:34Dinamika menjelang
00:45:352029
00:45:36Adalah soal siapa
00:45:37Yang dinilai pantas
00:45:38Untuk bisa
00:45:39Menjadi calon wakil
00:45:40Pak Prabowo
00:45:41Jangan-jangan
00:45:42Di kemudian hari
00:45:42Ada nama seperti
00:45:44Kawan-kawan dari PDIP
00:45:45Atau jangan-jangan
00:45:46Bersama dengan Anies Waswed
00:45:47Kita tidak pernah tahu
00:45:48Ilona dalam politik kita itu
00:45:50Secara elektoral
00:45:51Buleli
00:45:53Prabowo butuh Gibran gak?
00:45:54Atau mungkin Gibran
00:45:55Yang butuh Prabowo?
00:45:57Kalau dalam hal ini
00:45:58Gibran yang butuh Prabowo
00:46:00Secara itu
00:46:00Hitungan elektoral?
00:46:01Iya secara elektoral
00:46:03Karena posisional
00:46:04Sekarang kan Pak Prabowo
00:46:05Yang presiden
00:46:05Gibran itu
00:46:07Kita dengan sejarah
00:46:09Masa lalunya
00:46:10Kan bisa mencari tahu juga
00:46:12Semua masyarakat
00:46:13Bagaimana proses
00:46:14Cara masuknya
00:46:16Dan sebagainya
00:46:17Sudah selesai itu
00:46:18Coba lihat
00:46:19Coba lihat
00:46:20Bang Ali mutarkan
00:46:20Orang komunikasi nih
00:46:21Coba lihat gambar itu
00:46:23Apa itu?
00:46:24Itu kan simbolik mekanisme tuh
00:46:25Coba lihat tuh
00:46:26Gambar yang di belakang abang
00:46:27Oh lari
00:46:28Itu ada Pak Jokowi
00:46:30Sama Gibran
00:46:30Ini kan masih tentang
00:46:32Bayang-bayang Pak Jokowi
00:46:33Yang mengantarkan Gibran
00:46:34Lama juga anaknya
00:46:35Jadi bukan bergantung pada Pak Prabowo
00:46:37Saya juga kalau anak saya
00:46:38Mereka yang berada di belakang Pak Prabowo
00:46:40Gak bisa terima itu
00:46:41Bahwa semuanya diserahkan
00:46:42Pada Pak Jokowi
00:46:43Bagaimanapun hari ini
00:46:45Yang menjadi presiden
00:46:46Adalah Pak Prabowo
00:46:47Gitu ya
00:46:47Teman-teman yang kemudian
00:46:49Berada di belakang Pak Jokowi
00:46:51Masih berharap
00:46:52Tadi semuanya
00:46:52Mengatakan
00:46:54Kehadiran Pak Jokowi
00:46:55Dalam sapari-sapari ini
00:46:57Adalah atas undangan relawan loh
00:46:59PSI loh
00:47:01Bukan masyarakat
00:47:02Secara keseluruhan
00:47:04Nah menurut saya
00:47:05Jika Pak Jokowi
00:47:07Ingin berkontribusi
00:47:08Pada hari ini ya
00:47:09Bukan menjelang
00:47:10Tentang 2029
00:47:12Pak Jokowi bisa saja
00:47:13Hari ini memberikan saran
00:47:15Mengapa rupiah turun
00:47:16Misalnya ya
00:47:17Bagaimana penamena
00:47:19Kepi yang tidak diterima oleh masyarakat
00:47:21Kedudukan Pak Jokowi
00:47:22Kan tidak bisa disamakan
00:47:23Dengan mantan
00:47:24Tapi kalau hari ini
00:47:25Judulkan pasif
00:47:27Oke pertanyaan berikutnya
00:47:29Langsung kalau bisa
00:47:30Peran Jokowi
00:47:30Sebagai king nagar
00:47:31Di Pupes 2000
00:47:3229 Kamis
00:47:34Saya kembali saudara
00:47:34Tetap di Bola Liar
00:47:44Mas Adi
00:47:46Anda sendiri bagaimana
00:47:47Melihat Prabowo dapat menjaga
00:47:48Keseimbangan hubungan
00:47:50Dengan Jokowi
00:47:50Dan juga Megawati
00:47:52Ya saya kira sejauh ini
00:47:54Pak Prabowo cukup kondusif ya
00:47:56Menjaga balances
00:47:57Di antara semua
00:47:59Kekuatan-kekuatan politik
00:48:00Di Indonesia
00:48:00Tapi kan memang
00:48:01Spekulasi-spekulasi itu
00:48:03Selalu bermunculan
00:48:04Ketika Prabowo Subianto
00:48:05Kelihatan mesra
00:48:06Dengan Ibu Megawati
00:48:07Sukarno Putri
00:48:08Pada setting bersamaan
00:48:10Amplifikasi di media sosial
00:48:11Ini mengindikasikan bahwa
00:48:13Prabowo Subianto
00:48:14Tidak baik-baik saja
00:48:15Dengan Solo
00:48:15Maka ketika ada Mas Didi
00:48:17Datang ke sekolah
00:48:18Ini kan dianggap
00:48:18Sebagai upaya untuk melakukan
00:48:20Islah secara politik
00:48:22Antara Solo
00:48:22Dengan Kertanegara
00:48:23Begitupun sebaliknya
00:48:25Ketika ada Mas Didi
00:48:26Datang ke Solo
00:48:27Juga mengindikasikan hubungan
00:48:28Pak Jokowi dengan
00:48:29Pak Prabowo
00:48:30Baik-baik saja
00:48:30Maka muncul
00:48:32Satu istilah yang menyebutkan
00:48:33Sepertinya hubungan politik
00:48:34Dengan PDP
00:48:35Sedang tidak baik-baik saja
00:48:37Apalagi kan pada setting bersamaan
00:48:38Ada mention
00:48:39Misalnya ada
00:48:40Kader PDP
00:48:41Ikutan demo lah
00:48:42Yang kemarin
00:48:42Soal tolak-menolak
00:48:44Terkait dengan
00:48:44MBG, Kobdes
00:48:45Dan seterusnya
00:48:46Tapi bagi saya
00:48:47Secara prinsip
00:48:48Pak Prabowo Subianto
00:48:49Itu memang
00:48:50Ingin menciptakan
00:48:51Suasana politik
00:48:52Yang sangat kondusif
00:48:53Dan bahkan
00:48:54Mantan-mantan
00:48:55Presiden terdahulu
00:48:56Itu dianggap
00:48:56Sebagai kekuatan politik
00:48:57Yang memang harus
00:48:58Diajak berdiskusi
00:48:59Dan berpikir
00:49:00Secara komprehensif
00:49:01Terkait dengan bangsa ini
00:49:02Cuman kan memang
00:49:03Problemnya Ilona
00:49:04Tapi kan kita
00:49:05Membayangkan
00:49:06Sumakubu itu
00:49:07Untuk saling akur
00:49:08Sulit
00:49:08Tapi bagi Pak Prabowo
00:49:10Sepertinya
00:49:11Pak Prabowo
00:49:11Tidak punya barrier
00:49:12Apapun dengan
00:49:13Mantan-mantan
00:49:13Presiden terdahulu
00:49:15Itulah yang kemudian
00:49:16Menjadi penting
00:49:17Kenapa pembicaraan
00:49:18Tentang Jokowi
00:49:19Manover politiknya
00:49:20Gibran ke NTT
00:49:21Dan Papua
00:49:22Dan bagaimana
00:49:22Respon PDIP
00:49:23Ini kan dianggap
00:49:24Sebagai persaingan-persaingan
00:49:26Politik
00:49:26Antara
00:49:27Kekuatan-kekuatan
00:49:28Politik
00:49:28Di luar Prabowo Subianto
00:49:29Tujuannya adalah
00:49:30Sebagai bergen
00:49:31Dan tujuannya adalah
00:49:33Sebagai persiapan
00:49:33Menuju di 2029
00:49:35Dan per hari ini
00:49:36Saya kira
00:49:37Tidak ada satupun
00:49:37Partai politik
00:49:38Bahkan PDIP segalipun
00:49:40Yang ingin bikin jarak
00:49:41Dengan Prabowo Subianto
00:49:42Berulang kali
00:49:44Megawati
00:49:44Menyebutkan bahwa
00:49:46Hubungan politiknya itu
00:49:47Melampaui urusan
00:49:48Politik elektoral
00:49:49Dengan Pak Prabowo Subianto
00:49:50Meski
00:49:51Beberapa waktu yang lalu
00:49:52Kan kita juga mendengarkan
00:49:53PKB meminta
00:49:54PDIP
00:49:54Jangan abu-abu
00:49:55Katanya
00:49:56Itu sikap politiknya
00:49:57Supaya jelas
00:49:58Mau oposisi
00:49:59Atau menjadi bagian dari
00:50:00Perkawanan dengan
00:50:01Pak Prabowo
00:50:30Itu yang kemudian
00:51:00Politik kita
00:51:02Itu adalah demonstrasi
00:51:03Itu Bang Adi
00:51:03Soalnya mau mengempat
00:51:04Ke Bang Ansi
00:51:05Soalnya Bang Ansi
00:51:05Termasuk PDP
00:51:06Gak berani keras
00:51:07Kepada pemerintah
00:51:08Profesor Adi Prayito
00:51:09Ini gak jujurnya
00:51:10Begini
00:51:11Dia menceritakan
00:51:13Tentang mentah
00:51:13Mantan presiden
00:51:14Anak-anak presiden
00:51:16Bisa duduk
00:51:16Asik-asik
00:51:17Semuanya
00:51:18Tapi dia tidak lanjut
00:51:19Kenapa
00:51:20Mantan-mantan presiden
00:51:21Ini gak bisa duduk
00:51:22Bareng
00:51:22Itu
00:51:22Tidak jujurnya
00:51:23Itu
00:51:24Ingat
00:51:26Saya tidak ditanyakan
00:51:28Soal itu
00:51:29Kalau mantan-mantan presiden
00:51:32Itu duduk
00:51:34Sama-sama
00:51:34Ansi punya
00:51:35Mantan presiden
00:51:36Ini presiden
00:51:38Semua duduk
00:51:38Bangga ini republik
00:51:40Contohi Amerika
00:51:41Costa Rica
00:51:42Afrika Utara
00:51:43Filipina
00:51:44Vietnam
00:51:45Mereka semua duduk
00:51:47Asik untuk memikirkan
00:51:48Bangsanya
00:51:49Di tengah-tengah krisis
00:51:50Seperti hari ini
00:51:51Kenapa Adi tidak ngomong itu
00:51:52Politik di Indonesia itu
00:51:54Tidak bisa dijelaskan
00:51:55Pak
00:51:55Teori-teori yang
00:51:56Abang jelaskan
00:51:57Tapi kan begini
00:51:58Jalan ceritanya
00:52:00Berarti tidak perlu
00:52:02Khawatir dong
00:52:02Dengan Jokowi
00:52:03Ada usaha
00:52:04Kenapa khawatir
00:52:04Dengan Jokowi
00:52:05Betul
00:52:05Kalau pun toh
00:52:06Semua tokoh-tokoh itu
00:52:07Tidak saling bertemu
00:52:08Satu sama yang lain
00:52:09Mantan-mantan presiden
00:52:10Terdahulu
00:52:11Negara kita baik-baik saja
00:52:12Kok
00:52:12Kalau pun toh
00:52:13Saling bertemu sama yang lain
00:52:14Apakah semua persoalan selesai
00:52:16Enggak juga
00:52:16Enggak ada persoalan apapun
00:52:18Jangan dipaksa
00:52:19Untuk ketemu juga
00:52:20Kita harus melawan lupa
00:52:22Bisa gak
00:52:23Kira-kira dulu
00:52:23Oh gak dulu
00:52:24Sementara dulu Abang
00:52:24Silahkan
00:52:25Politik Presiden
00:52:28Prabowo Subianto itu
00:52:29Politik persatuan
00:52:30Oke
00:52:30Dan kami
00:52:32PDI Perjuangan
00:52:33Mengapresiasi hal itu
00:52:34Beliau membangun komunikasi
00:52:37Yang baik
00:52:37Dengan semua pihak
00:52:40Paradigma dominan beliau itu
00:52:41Adalah kebersamaan
00:52:42Dan kegotong royongan
00:52:43Oke
00:52:44Dan saya kira hari ini
00:52:46Memang
00:52:46Itu yang harus dilakukan
00:52:48Terutama oleh
00:52:49Partai-partai politik
00:52:51Dan pendukung
00:52:51Yang berada
00:52:52Dalam koalisi
00:52:53Pemerintahan ini
00:52:54Tapi dikatakan
00:52:55Sampai kan tadi
00:52:55Mas Adi
00:52:56PDP pun tidak berani
00:52:57Mengkritik pemerintah
00:52:59Dalam demokrasi
00:53:00Dalam demokrasi itu
00:53:02Itu kan
00:53:03Boleh dong
00:53:04Kita berada pada posisi
00:53:06Tidak harus seragam
00:53:07Ya kan
00:53:08Tetapi
00:53:09Bisa beragam
00:53:10Kan begitu
00:53:10Ya
00:53:11Senang
00:53:14Santal Muffe
00:53:15Ini seorang
00:53:16Filsuf politik
00:53:16Dia katakan apa
00:53:17Demokrasi yang sehat
00:53:18Itu bukan demokrasi
00:53:20Yang memaksakan
00:53:21Satu pihak
00:53:22Atau beberapa pihak
00:53:23Untuk seragam
00:53:24Dengan yang lain
00:53:25Ya tetapi
00:53:26Demokrasi yang memberi ruang
00:53:27Untuk bisa beragam
00:53:28Dan pluralitas
00:53:29Pluralisme itu
00:53:30Itu diapresiasi
00:53:32Kalau bicara
00:53:32PDI Perjuangan
00:53:33Di DPR RI
00:53:34Saya sebut
00:53:35Nama-nama nih
00:53:36Ya
00:53:36Charles Honoris
00:53:38Ya
00:53:39Dolfi
00:53:40Ya
00:53:41Terus teman-teman
00:53:43Di komisi 6
00:53:44Ya
00:53:44Di komisi 3
00:53:46Itu selalu kritis
00:53:47Kok bicara soal
00:53:48Kebijakan pemerintahan
00:53:49Prabowo Subianto
00:53:50Dalam hal misalnya
00:53:51Tata kelola
00:53:52Makan bergisi gratis
00:53:54Dalam hal misalnya
00:53:55KDMP
00:53:56Ya
00:53:57Dalam hal misalnya
00:53:59Pelemahan rupiah hari ini
00:54:00PDI selalu berbicara
00:54:02Tetapi
00:54:03Karena
00:54:04Keputusan tertinggi
00:54:06Di kongres kami
00:54:07Itu membuat PDI
00:54:09Memilih
00:54:09Sebagai partai
00:54:10Penyeimbang
00:54:11Maksudnya
00:54:12Berada di luar kekuasaan
00:54:14Yang memainkan
00:54:14Dua peran sekaligus
00:54:15Kalau menurut kami
00:54:17Kebijakan Presiden
00:54:18Prabowo Subianto
00:54:19Dan pemerintahnya
00:54:20Baik
00:54:21Benar
00:54:22Bermanfaat bagi rakyat
00:54:24Ya tentu harus kita dukung
00:54:25Kita apresiasi
00:54:26Sederhana aja
00:54:27Tetapi
00:54:28Kalau ada hal yang perlu
00:54:29Kita kritisi
00:54:30Kita kritisi
00:54:31Secara tajam
00:54:33Itulah
00:54:34Proporsionalitas
00:54:35Dalam berdemokrasi
00:54:36Jadi bukan
00:54:37Bukan oposisi
00:54:39Biner
00:54:40Fis apis
00:54:41Yang saling menegasikan
00:54:42Atau yang saling meniadakan
00:54:44PDI Perjuangan
00:54:45Tidak ada dalam posisi itu
00:54:46Kami di luar
00:54:47Kok konsisten
00:54:48Ya
00:54:49Bukan tidak pernah
00:54:50Diajak juga ke dalam
00:54:51Tetapi ketika
00:54:52Ibu Mega dan PDI
00:54:54Melihat bahwa
00:54:54Ini semua partai politik
00:54:56Sudah berkumpul
00:54:57Dalam
00:54:58Kekuasaan
00:54:59Lalu demi
00:55:00Checks and
00:55:01Balances
00:55:01Perlu ada
00:55:03Kanal-kanal
00:55:04Formal
00:55:05Demokrasi
00:55:06Yang bisa
00:55:08Menyambungkan
00:55:09Apa yang menjadi
00:55:10Aspirasi publik
00:55:11Dan kebijakan
00:55:12Publik ini
00:55:12Dan PDI Perjuangan
00:55:14Kami happy kok
00:55:15Berada di luar
00:55:16Kekuasaan ini
00:55:17Untuk memainkan
00:55:19Peran sebagai
00:55:19Part mitra
00:55:20Kritis
00:55:21Dan mitra strategis
00:55:22Melakukan
00:55:23Checks and
00:55:23Balances
00:55:24Adik-adik
00:55:25Malam hari ini
00:55:27Ya Ilona
00:55:28Ya Kaledi
00:55:29Dan juga
00:55:29Bung Adi
00:55:31Malam hari ini
00:55:32Kita bicara
00:55:33Elektoral
00:55:34Kita bicara
00:55:35Orientasi kepada
00:55:36Politik kekuasaan
00:55:38Itu di luar sana
00:55:40Kalau di televisi
00:55:40Kita lihat
00:55:41Masyarakat Indonesia
00:55:43Lagi susah
00:55:43Mahasiswa
00:55:45Lagi demonstrasi
00:55:46Ya
00:55:47Kapan kita
00:55:48Fase menghadirkan
00:55:49Solusi
00:55:50Konkret
00:55:51Buat rakyat ini
00:55:52Ya
00:55:53Adik-adik ini
00:55:54Mohon maaf
00:55:54Adik-adik ini
00:55:55Pak Jokowi dan Pak SBA
00:55:58Selesai
00:55:58Adik-adik ini
00:56:00Berhak
00:56:01Melihat bahwa
00:56:03Ada jalan
00:56:03Kalau mau mengimbau
00:56:04Untuk mengatasi
00:56:05Persoalan yang diprotes itu
00:56:07Masa depan Indonesia
00:56:08Yang baik
00:56:08Masih suatu
00:56:09Ketemu Pak Prabowo
00:56:10Pak SBA
00:56:11Dan Pak Jokowi
00:56:12Hadirkan dong
00:56:13Hadirkan
00:56:15Baru selesai
00:56:15Selesai persoalan bangsa ini
00:56:16Karena memang betul
00:56:18Kata Bang Abalin
00:56:19Bahwa kita agak miris
00:56:20Ketika memang
00:56:21Ada Pak
00:56:22Ada Ibu Mega
00:56:23Tapi Pak SBA
00:56:24Dan Pak Jokowi
00:56:25Tidak hadir
00:56:26Tapi sebelumnya
00:56:27Pernah digagas ya
00:56:29Ibu Mega
00:56:30Tidak hadir
00:56:30Pernah gak
00:56:31Pernah digagas
00:56:32Residensial
00:56:33Kalau kita bicara
00:56:34Soal bagaimana
00:56:34Bang Abalin
00:56:35Masih ada di sana
00:56:36Ingat gak
00:56:36Egonya saling
00:56:37Diturunkan
00:56:38Untuk bisa ketemulah
00:56:39Para pemimpin bangsa ini
00:56:40Duduk satu meja
00:56:41Bicara nasibangsa ke depan
00:56:43Dalam
00:56:43Solusi-solusi
00:56:44Yang sekarang ini
00:56:45Kita butuhkan sekali
00:56:46Betul Pak
00:56:47Jangan juga
00:56:48Bermain kata-kata
00:56:49Saat Bang Abalin
00:56:50Masih ada di sana
00:56:51Ada gagasan
00:56:53Presidensial
00:56:54Klub
00:56:55Waktu itu ya
00:56:56Artinya presiden
00:56:57Yang sedang berkuasa
00:56:58Akan mengumpulkan
00:57:00Mantan-mantan
00:57:01Presiden lainnya
00:57:02Untuk bisa duduk bersama
00:57:03Tapi sampai kemudian
00:57:06Sampai kemudian
00:57:07Bang Abalin keluar
00:57:08Berganti presiden
00:57:10Itu belum pernah terlaksana
00:57:11Jadi saya beruntung ya
00:57:13Bang Abalin
00:57:14Saya menjadi narasumber
00:57:16Di Kompas TV ini
00:57:17Sejak zaman Pak Jokowi
00:57:18Baru mau mencalonkan diri
00:57:19Dari gubernur
00:57:20Semua proses Pak Jokowi
00:57:22Jadi presiden
00:57:23Saya ada di sini
00:57:23Bang Ansilema
00:57:24Waktu itu
00:57:25Menjadi presenter
00:57:26Di Tiveri
00:57:27Saya yang sering
00:57:28Jadi narsumnya
00:57:29Karena kalau menurut saya
00:57:30Kenapa tadi
00:57:31Kita sampaikan soal
00:57:32Kenapa partai politik
00:57:35Tidak bisa bersuara
00:57:36Misalnya
00:57:36Waktu itu
00:57:38Di 2014
00:57:38Hanya ada dua koalisi
00:57:40Koalisi Merah Putih
00:57:41Dan Koalisi Indonesia Hebat
00:57:42Koalisi Merah Putih
00:57:43Koalisi Merah Putih
00:57:45Dan Indonesia Hebat
00:57:46Waktu itu
00:57:47Yang memenangkan pertarungan
00:57:49Adalah PDIP
00:57:50Ingat
00:57:51Dalam satu malam
00:57:52Undang-undang
00:57:54Tentang susduk DPR
00:57:55Diubah
00:57:56Taruhnya PDIP
00:57:57Yang menjadi ketua DPR
00:57:58Tapi kemudian
00:57:59Karena perubahan itu
00:58:00Golkar yang menjadi ketua DPR
00:58:02Jadi pertanyaan berikutnya adalah
00:58:03Bagaimana
00:58:04Tiga Kingmaker
00:58:05Prabowo Megawati
00:58:06Dan Jokowi
00:58:06Mengusung
00:58:07Pasangan Capres
00:58:08Dan Kemaraman Saudara
00:58:09Boleh lihat
00:58:10Segitu kembali
00:58:19Mas Adi
00:58:20Ada tiga Kingmaker
00:58:21Prabowo
00:58:22Jokowi
00:58:23Megawati
00:58:24Apakah memungkinkan
00:58:25Masing-masing
00:58:26Dari mereka
00:58:27Mengusulkan
00:58:28Capres
00:58:28Cowopress sendiri
00:58:29Atau akan ada
00:58:30Yang beraliansi
00:58:32Satu yang ditinggal
00:58:33Siapa yang tersingkir
00:58:34Kira-kira
00:58:35Saya kira ada
00:58:36Empat Kingmaker
00:58:37Ada SBI
00:58:38Apapun judulnya
00:58:40SBI itu adalah
00:58:41Mantan
00:58:42Presiden Republik Indonesia
00:58:43Yang saat ini juga cukup kuat
00:58:45Posisinya di Partai Demokrat
00:58:46Kalau saya boleh berharap
00:58:48Ilona
00:58:48Dari lubuk hati
00:58:49Yang paling dalam
00:58:50Maka
00:58:51Empat Kingmaker ini
00:58:52Harus bisa memajukan
00:58:53Jalan Presiden
00:58:54Di 2029
00:58:55Mengingat
00:58:56Ambang batas Presiden
00:58:5820%
00:58:59Sudah dihilangkan
00:59:00Jangan pernah takut
00:59:02Kalah kok
00:59:02Yang kalah
00:59:03Pasti dirangkul
00:59:04Oleh yang menang
00:59:05Jadi dalam sistem
00:59:06Presidensialisme
00:59:07Multipartai
00:59:08Di Indonesia
00:59:09Di negara kita ini
00:59:10Jangan pernah takut
00:59:11Untuk kalah bertanding
00:59:13Karena
00:59:13Kan itu yang terjadi
00:59:14Yang kalah
00:59:15Bisa jadi Menko
00:59:16Yang kalah
00:59:17Bisa jadi Menteri
00:59:18Yang kalah
00:59:19Bisa jadi Komisaris
00:59:20Dan bagi-bagi
00:59:21Kekuatan
00:59:22Itulah yang
00:59:23Saya berharap
00:59:24Di 2029
00:59:25Empat Kingmaker ini
00:59:27Punya jagoan
00:59:28Masing-masing
00:59:28Jadi para relawan
00:59:30Pak Jokowi
00:59:31Kawan-kawan PSI
00:59:32Kalau pun toh
00:59:33Tidak jadi duet
00:59:34Prabowo dan Gibran
00:59:34Dua periode
00:59:35Masih ada cahaya
00:59:37Di ujung terowongan
00:59:38Bisa maju
00:59:39Mas Gibran
00:59:40Sebagai calon Presiden
00:59:41Kalah saya kira
00:59:42Kalau pun toh kalah
00:59:43Saya kira
00:59:43Ada kemungkinan
00:59:45Masih bisa rekonsiliasi
00:59:46Dengan Pak Probus Bianto
00:59:47SBY punya
00:59:48AHI
00:59:48Majukan
00:59:49Sebagai calon Presiden
00:59:51Partai
00:59:52PDIP
00:59:53Punya Mbak Puan
00:59:54Majukan
00:59:54Atau calon yang lain
00:59:56Bang Ansi
00:59:56Atau calon-calon yang lain
00:59:58Bukankah dari dulu
00:59:59Semua partai politik
01:00:00Itu teriak
01:00:01Ambang batas Presiden
01:00:0220%
01:00:03Itu adalah
01:00:04Dolim dan jahat
01:00:05Membatasi
01:00:06Seseorang
01:00:07Seseorang
01:00:07Untuk bisa maju
01:00:07Dalam Pilpres
01:00:08MK sudah kembali
01:00:10Ke jalan yang benar
01:00:11Ih
01:00:11Dinas Sirotol Mustakim
01:00:13Menghilangkan
01:00:14Ambang batas 20%
01:00:15Apalagi yang kemudian
01:00:16Ditakutkan oleh
01:00:17Partai-partai ini
01:00:18Dan seperti
01:00:19Pak Anies Baswedan
01:00:20Punya partai gerakan rakyat
01:00:22Semoga lolos
01:00:22Verifikasi faktual
01:00:23Bisa ikut pemilu
01:00:25Dan bisa tanding
01:00:25Silona
01:00:26Inilah yang saya harapkan
01:00:28Bukan berebut
01:00:29Siapa yang menjadi
01:00:30Calon wakilnya Pak Prabowo
01:00:35Bisa mengusulkan
01:00:36Gibran sendiri
01:00:37Katanya
01:00:39Sekali lagi
01:00:40Saya sampaikan tadi
01:00:41Kami ini kan
01:00:45Siapapun yang dipilih
01:00:46Oleh Bapak Prabowo
01:00:47Sebagai wakil
01:00:48Pasti kita support
01:00:49Dan saat ini
01:00:51Pak Prabowo
01:00:51Masih
01:00:52Tengah fokus
01:00:53Menyelesaikan
01:00:54Masalah-masalah
01:00:55Yang lebih urgent
01:00:56Jadi kami
01:00:57Tidak mau
01:00:58Membicarakan
01:00:58Siapa wakilnya
01:01:00Pak Jokowi
01:01:01Wakilnya ada sekarang
01:01:02Wakilnya sekarang
01:01:03Jokowi
01:01:03Belum mau pemilu
01:01:062029 baru pemilu
01:01:08Nanti
01:01:08Nanti 2029
01:01:10Kalau mau ribut
01:01:12Pasalah politik
01:01:12Nanti 2027
01:01:142028
01:01:15Kalau sekarang ini
01:01:17Masih prematur
01:01:19Ini masalah bangsa
01:01:21Ini masalah banyak
01:01:22Yang lebih penting
01:01:22Yang harus diselesaikan
01:01:23Masalah bangsa
01:01:25Saat ini
01:01:25Masih banyak
01:01:26Yang harus diselesaikan
01:01:27Dan itu urgent
01:01:28Jadi ayo
01:01:30Kita ini
01:01:30Sebagai anak bangsa
01:01:32Kita support
01:01:33Kita dukung Pak Prabowo
01:01:34Dan Mas Gibran
01:01:35Tentunya
01:01:35Itu ngomongnya
01:01:37Supaya bisa
01:01:38Melaksanakan tugas
01:01:39Tentang jawabnya
01:01:40Dengan maksimal
01:01:41Jangan diganggu
01:01:42Dengan isu-isu
01:01:43Yang tidak penting
01:01:45Nah
01:01:45Salah saya itu ya
01:01:46Jadi
01:01:46Kami sebagai relawan
01:01:48Tengah lurus
01:01:48Prabowo
01:01:49Siapapun nanti
01:01:51Yang diusung oleh Pak Prabowo
01:01:52Sebagai wakil
01:01:53Pasti kita dukung
01:01:54Dulu
01:01:55Dulu Mbak
01:01:56Saya cerita lagi nih
01:01:56Saya dulu
01:01:58Itu sangat bermusuhan
01:01:58Dengan Jokowi
01:01:59Bahkan saya
01:02:00Di penjara satu tahun
01:02:01Di jamannya Pak Jokowi
01:02:03Tapi ketika Pak Prabowo
01:02:05Dengan Pak Jokowi
01:02:06Bergandengan tangan
01:02:08Ya kita siap komandan
01:02:09Sama kita
01:02:10Sama kita
01:02:11Sama kita
01:02:12Sama kita
01:02:12Sama kita
01:02:13Sama kita
01:02:14Sama saya ke Bang Relly
01:02:17Apakah Pak Jokowi
01:02:20Itu
01:02:20Jadi dia bisa
01:02:23Mengusulkan satu nama
01:02:24Misalnya Gibran
01:02:25Enggak
01:02:26Pak Jokowi
01:02:27Berpesan
01:02:28Regen
01:02:29Tetap ya
01:02:30Prabowo Gibran
01:02:31Tetap Prabowo Gibran
01:02:32Kan bisa sendiri sebenarnya
01:02:34Enggak
01:02:34Dari tahun lalu
01:02:35Dari tahun lalu
01:02:36Sampai terakhir kemarin
01:02:38Hari Senin
01:02:38Saya ngaduh Bapak
01:02:39Regen Prabowo Gibran
01:02:40Siap
01:02:42Kenapa
01:02:43Kenapa harus
01:02:44Bersama dengan Prabowo lagi
01:02:45Karena kita melanjutkan
01:02:47Melanjutkan
01:02:48Pembangunan
01:02:49Dari Pak Jokowi
01:02:51Sampai dengan kabinet
01:02:53Pak Prabowo Gibran
01:02:54Ini terus akan
01:02:55Kita lanjutkan
01:02:56Sebagaimana nanti
01:02:57Pak Prabowo itu
01:02:58Akan melanjutkan lagi
01:02:59Jalan tol
01:03:00Bendungan
01:03:01Hilirisasi
01:03:02Ini gak cukup
01:03:03Waktu satu periode
01:03:04Harus dua periode
01:03:06Oke baik
01:03:06Coba saya ke Bu Lely
01:03:08Jadi kenapa
01:03:08Kira-kira Gibran
01:03:09Harus nempel
01:03:09Terus sama Prabowo
01:03:10Tadi terjawab
01:03:11Dari jawaban Regen
01:03:13Jadi Pak Jokowi
01:03:14Sudah kasih pesan
01:03:15Sudah dijawabnya sendiri
01:03:16Tapi kenapa
01:03:17Kenapa Pak Jokowi
01:03:19Harus memaksakan
01:03:20Skenario tersebut
01:03:21Nah itu tanya
01:03:22Tanya sama Pak Jokowi
01:03:23Jadi kita memang
01:03:24Harus menyadari
01:03:25Bahwa
01:03:27Makanya dalam teori
01:03:28Berperan itu
01:03:28Dikatakan
01:03:29Mengapa ia diributkan
01:03:30Tapi Pak Jokowi
01:03:32Bilang ke saya
01:03:32Yang diperbutkan itu
01:03:34Adalah
01:03:34Sebentar
01:03:34Jadi mau atau tidak
01:03:37Mau berarti ya
01:03:38Kalau sekarang ini
01:03:39Manuvernya
01:03:40Saparinya Pak Jokowi
01:03:41Itu adalah
01:03:42Untuk PSI dan Gibran
01:03:44Dikonotasikan
01:03:45Seperti itu
01:03:46Wajar
01:03:47Kalau sudah ada
01:03:48Pernyataan
01:03:48Yang dinyatakan
01:03:49Seperti itu tadi
01:03:50Jadi takutkah dia
01:03:52Untuk menjadi calon presiden
01:03:54Takut nampaknya
01:03:55Jawabannya
01:03:56Takut
01:03:57Takut
01:03:58Oke baik
01:03:58Bangan sih
01:03:59Kalau menurut Bangan saya sendiri
01:04:00Kenapa kira-kira
01:04:01Pak Jokowi
01:04:02Ingin sekali
01:04:03Tetap bersama
01:04:04Dengan Prabowo Gibran
01:04:05Kalau kata Bu Leli
01:04:07Ini ada rasa takut
01:04:08Katanya
01:04:08PDI Perjuangan
01:04:10Membatasi diri
01:04:11Dan sangat tidak
01:04:12Berkepentingan
01:04:13Untuk bicara
01:04:132029
01:04:14Malam hari ini
01:04:15Karena menurut kami
01:04:17Belum
01:04:18Belum
01:04:18Belum pada fasenya
01:04:19Belum pada fasenya
01:04:22Ya
01:04:22PDI Perjuangan
01:04:24Mendapatkan mandat
01:04:25Ya
01:04:25Menjadi partai pemenang
01:04:27Pemilu
01:04:27Legislatif
01:04:28Ya kami sekarang
01:04:30Berusaha untuk menjawab
01:04:31Apa
01:04:32Mandat yang sudah diberikan
01:04:34Kepada kami
01:04:34Dan kami berharap
01:04:35Juga teman-teman
01:04:37Partai politik
01:04:38Yang menjadi pendukung
01:04:39Kabinet Presiden Prabowo Subianto
01:04:42Ini solid membantu
01:04:43Presiden Prabowo Subianto
01:04:44Oke
01:04:45Itu
01:04:46Dan saya kira itu juga
01:04:47Harapan dari
01:04:48Barang Iwan
01:04:49Dan juga teman-teman
01:04:49Yang menjadi pendukung
01:04:51Pak Prabowo Subianto
01:04:52Kan begitu
01:04:52Hari ini nih
01:04:54Yang kita butuhkan itu adalah
01:04:57Kontekstualitas
01:04:58Dalam
01:04:59Menjalankan
01:05:01Politik
01:05:01Pemerintahan kita ini
01:05:03Oke
01:05:03Jadi
01:05:04Sense of
01:05:05Crisis
01:05:05Itu harus betul-betul
01:05:07Tercermin dalam
01:05:07Para pemimpin kita
01:05:09Sense of
01:05:10Urgensi
01:05:11Skala prioritas
01:05:12Apa yang harus dilakukan
01:05:13Itu harus betul-betul
01:05:14Tampak
01:05:15Lewat pemerintahan ini
01:05:16Kan begitu
01:05:17Jangan sampai hari ini
01:05:19Presiden Prabowo
01:05:20Itu lagi dikritisi oleh
01:05:22Para mahasiswa
01:05:23Tetapi
01:05:25Koalisi sendiri
01:05:26Itu memainkan agenda
01:05:28Masing-masing
01:05:28Kan Presiden ini
01:05:30Ini kan membutuhkan soliditas
01:05:32Membutuhkan loyalitas
01:05:34Membutuhkan sinergitas
01:05:36Sehingga kemudian apa
01:05:37Supaya urusan-urusan
01:05:39Tadi hal-hal
01:05:40Harga-harga barang yang naik
01:05:42BBM non-subsidi yang naik
01:05:44Stabilitas mata uang
01:05:47Ini juga semakin baik
01:05:48Jangan dikecilkan loh
01:05:50Ini masalah real bang
01:05:51Koalisi
01:05:52Sedikit lagi
01:05:55Sedikit lagi
01:05:56Karena ini ada adik mahasiswa
01:05:57Ada adik mahasiswa
01:05:58Begini ya
01:05:59Ini ada adik juga dosen
01:06:01Saya selalu bilang
01:06:03Politik itu bukan hanya
01:06:05Sekedar who gets what
01:06:06When and how
01:06:07Seperti kata Harold
01:06:08Delaswell
01:06:09Sekedar siapa mendapatkan apa
01:06:11Bagaimana dan
01:06:12Apa caranya
01:06:14Itu
01:06:15Bukan politisi negarawan
01:06:17Baik
01:06:18Polikisi itu
01:06:19Juga berpikir tentang
01:06:21Bagaimana kerja menjawab
01:06:22Persoalan rakyat
01:06:23Itu yang hari ini kami lihat
01:06:25Itu yang belum terlalu nampak
01:06:28Cukup kuat
01:06:29Oke baik
01:06:29Saya tangkap silahkan
01:06:31Kenapa politisi
01:06:31Teman-teman semua tahu
01:06:32Teman-teman semua tahu
01:06:34Bahwa
01:06:35Seorang menteri
01:06:38ESDM
01:06:38Menghadap
01:06:39Presiden Prabowo
01:06:41Subianto itu
01:06:42Lebih dahsyat
01:06:43Daripada orang minum
01:06:44Obat
01:06:45Pagi satu
01:06:46Siang
01:06:46Satu sore
01:06:47Satu malam
01:06:47Satu
01:06:48Hampir setiap jam
01:06:49Dipanggil oleh
01:06:50Presiden Prabowo
01:06:51Ketua umum
01:06:53DPP Partai Golkar
01:06:54Bahlila Hadalia
01:06:56Soal apa
01:06:57Soal konflik
01:06:59Di kawasan
01:07:00Alhamdulillah
01:07:01Allah mentakdirkan
01:07:03Prabowo
01:07:03Dengan begitu jernih
01:07:04Mengangkat
01:07:05Dan menetapkan
01:07:06Bahlil
01:07:07Menjadi menteri
01:07:08ESDM
01:07:08Kau bisa bayangkan
01:07:10Bagaimana
01:07:11Dalam situasi
01:07:12Kawasan seluruh dunia
01:07:14Minyak mentah
01:07:15Itu naik
01:07:16Di seluruh dunia
01:07:17Akibat perang Iran
01:07:18Akibat perang Iran
01:07:20Alhamdulillah kemarin
01:07:21Sudah kelar nih
01:07:21Insya Allah ya
01:07:22Tapi BBM
01:07:24Subsidi
01:07:25Tidak bergerak
01:07:26Kenapa
01:07:27Pemerintah
01:07:28Berpihak kepada
01:07:29Kepentingan rakyat
01:07:30Saya juga mau bilang
01:07:31Coba senter di kamera
01:07:33Di sini
01:07:33Tanggal 3 Maret
01:07:3525
01:07:36Kemarin
01:07:37Jokowi bilang
01:07:39Bang
01:07:39Dia panggil saya
01:07:40Bang
01:07:40Bukan Bang
01:07:41Pang
01:07:42P-A-N-G
01:07:43Pang
01:07:43Prabowo-Gibran
01:07:45Sampai selesai
01:07:46Saya bilang
01:07:47Dua periode Bapak
01:07:48Bagus
01:07:49Bagus
01:07:50Jadi jangan khawatir
01:07:51Itu barang ya
01:07:52Oke
01:07:52Baik
01:07:53Kita lanjut lagi
01:07:54Nanti bersama kami
01:07:55Di Bola Liar
01:08:06Bu Lali singkat saja
01:08:08Supaya gak jadi Bola Liar
01:08:09Jadi Safari Politik Jokowi
01:08:11Dan Manu Pergibran
01:08:12Bagian dari
01:08:12Konsolidasi Politik
01:08:142029
01:08:14Bukan menurut Anda
01:08:15Itu bagian yang
01:08:17Tidak bisa
01:08:18Kita bantah
01:08:20Itu bagian ya
01:08:21Karena tadi dari
01:08:21Pernyataan teman-teman
01:08:23Relawan juga
01:08:23Sudah menyatakan itu kan
01:08:25Oke
01:08:25Sudah jelas
01:08:26PSI
01:08:27Supaya bisa
01:08:28Bisa booming ya mas ya
01:08:30Supaya apa
01:08:30Karena kan mereka
01:08:31Belum menembus
01:08:32Parlemensial threshold hari ini
01:08:34Dan itu upaya yang
01:08:36Memang politik itu kan
01:08:37By design saya bilang
01:08:38Harus terus struktur dibangun
01:08:40Manuvernya harus dibangun
01:08:41Safari-nya juga harus dibangun
01:08:43Dan kita menyambut baik
01:08:45Ya siapapun yang akan
01:08:46Menjadi calon presiden
01:08:47Atau calon wakil presiden
01:08:48Kedepan
01:08:49Bila perlu yang ada
01:08:50Di ruangan ini
01:08:51Nanti mereka berenam nih
01:08:52Barang tahun
01:08:53Barang tahun
01:08:55Kami tetap
01:08:56Artinya semua
01:08:57Anak bangsa
01:08:58Harus diberi
01:08:59Kesempatan yang sama
01:09:00Jangan
01:09:01Tadi dinyatakan oleh
01:09:02Bang Iwan ya
01:09:03Katanya
01:09:04Pak Jokowi itu
01:09:05Membangun
01:09:06Imajinasi kita
01:09:07Dari bukan siapa-siapa
01:09:08Bisa jadi presiden
01:09:09Meskipun
01:09:10Di ujung jabatannya
01:09:11Dibangun juga
01:09:12Imajinasi yang lain
01:09:13Untuk jadi wakil presiden
01:09:15Harus jadi anak presiden
01:09:16Misalnya
01:09:17Jadi hal ini
01:09:19Tidak boleh terjadi
01:09:20Karena sebuah
01:09:21Semua anak bangsa itu
01:09:22Punya kesempatan yang sama
01:09:23Ini dengan presiden
01:09:26Tresol yang sudah
01:09:28Tidak lagi dikentukan
01:09:29Kita berharap
01:09:30Semuanya bisa
01:09:30Sudah ditanggap poinnya
01:09:32Sekarang saya ke Mas Alim
01:09:33Pertanyaannya yang sama
01:09:33Jadi ini merupakan
01:09:35Konsulasi politik
01:09:352029
01:09:36Yang dilakukan
01:09:38Jokowi
01:09:39Siap
01:09:39Siapapun yang nanti
01:09:41Akan berkontestasi
01:09:42Baik itu
01:09:42Pak Prabowo
01:09:43Mas Gibran
01:09:44Ataupun misalnya
01:09:46Nanti ada Mas Ahye
01:09:47Terus kemudian
01:09:48Ada KDM
01:09:48Misalnya ada Anies Baswedan
01:09:50Mbak Puan
01:09:51Dan sebagainya
01:09:51Silahkan mempersiapkan diri
01:09:53Itu
01:09:53Hak untuk setiap partai
01:09:55Menyiapkan calonnya
01:09:56Tapi bagi saya
01:09:58Sebagai
01:09:58Waketum R.PGM
01:10:00Ataupun founder
01:10:01Mari kita bahas
01:10:02Saya kira
01:10:03Hari-hari ini
01:10:04Kita
01:10:04Masih ingin menjawab
01:10:06Semua persoalan yang ada
01:10:08Yang hadir
01:10:09Dan terus disuarakan oleh
01:10:10Masyarakat
01:10:11Oleh teman-teman mahasiswa
01:10:13Bahkan oleh netizen
01:10:13Di luar sana
01:10:14Dan
01:10:15Saya kira
01:10:16Hari ini
01:10:17Pak Prabowo
01:10:17Masih terus menuntaskan
01:10:18Semua janji-janji politiknya
01:10:20MBG harus terus diperbaiki
01:10:22Dikembangkan
01:10:22Bahkan terus berkelanjutan
01:10:24Terus kemudian
01:10:25Ada KDMP
01:10:26Bagaimana kita membangun
01:10:27Desa-desa di Indonesia
01:10:29Dengan ekonomi kerakyatan
01:10:30Terus kemudian
01:10:31Ada juga KNMP
01:10:32Atau Kampung Nelayan Merah Putih
01:10:35Dimana
01:10:35Pak Presiden itu
01:10:36Ingin membangun
01:10:38Dari pesisir
01:10:38Agar
01:10:39Anak-anak pesisir
01:10:41Masyarakat pesisir
01:10:42Itu juga
01:10:43Mempunyai ekonomi yang sama
01:10:44Terus juga
01:10:45Kita juga
01:10:45Pariwisata
01:10:46Juga mendukung
01:10:47Dan terus
01:10:48Apa namanya
01:10:50Devisa kita
01:10:51Terus juga
01:10:52Jangan lupa
01:10:53Bahwa
01:10:54Sampai hari ini
01:10:55Devisit
01:10:56Anggaran kita
01:10:57Masih dijaga oleh Presiden
01:10:59Di bawah 3%
01:11:00Dan juga
01:11:01BBM kita
01:11:02Yang kemarin
01:11:02Misalnya bicara soal
01:11:03Kenaikan harga pertama
01:11:04Tapi jangan lupa
01:11:05Bahwa dua bulan kemarin
01:11:07Pertamax itu ditahan
01:11:08Pertalet
01:11:09Sampai hari ini
01:11:09Itu menteri
01:11:11Jangan lupa
01:11:13Bahwa
01:11:13Kita
01:11:14Harus fokus
01:11:15Dengan semua
01:11:16Persoalan yang terjadi
01:11:17Hari ini
01:11:17Bukan cuma
01:11:18Apa yang ingin
01:11:19Dicapai nanti
01:11:20Di 2020
01:11:20Saya ke Kang Semar
01:11:22Kalau begitu
01:11:22Dengan kepastian
01:11:23Dua periode
01:11:23Prabowo Gibran
01:11:24Apakah ini juga
01:11:25Menjawab
01:11:26Bola liar
01:11:27Bahwa
01:11:28Menjawab bola liar
01:11:29Adanya kerenggangan
01:11:30Antara Prabowo
01:11:31Dengan Jokowi
01:11:32Oh itu
01:11:32Sederhana sekali
01:11:34Datangnya Mas Didit
01:11:34Sudah terjawab
01:11:35Mas Didit kemarin
01:11:37Datang
01:11:38Sudah terjawab
01:11:39Bahwa tidak ada kerenggangan
01:11:40Tidak ada kerenggangan
01:11:41Ini besti
01:11:41Ini besti nih
01:11:43Nah kalau misalnya
01:11:43Saya kasih tau Ilona
01:11:44Berarti menjawab asapnya dong
01:11:45Sejak 2024
01:11:46Ketika
01:11:48Gibran dilantik sebagai
01:11:50Wakil Presiden
01:11:50Sejak itu
01:11:51Dia tidak
01:11:52Ada setiap langkahnya
01:11:53Tidak koordinasi dengan Pak Prabowo
01:11:54Setiap langkah
01:11:56Wakil Presiden
01:11:57Selalu diketahui oleh
01:11:58Presiden Prabowo
01:11:59Jadi kalau
01:12:00Kemarin itu dianggap
01:12:02Manuver
01:12:02Itu salah kapra
01:12:03Nah saya mau menyampaikan begini
01:12:04Memang Pak Jokowi ini
01:12:05Besar sekali dia
01:12:06Jadi setiap gerakannya
01:12:08Selalu dicermati
01:12:09Dan selalu menciptakan
01:12:10Sejarah baru
01:12:11Kalau misalnya dia
01:12:12Menciptakan sejarah
01:12:13Dari tukang kayu
01:12:14Rakyat biasa menjadi Presiden
01:12:15Akhirnya tercipta
01:12:16Sejarah juga
01:12:17Ternyata anak Presiden
01:12:19Bisa juga menjadi
01:12:20Wak Pres
01:12:20Oke
01:12:21Yang sebelumnya juga
01:12:22Banyak juga
01:12:22Mantan-mantan Presiden
01:12:23Yang berupaya Bang
01:12:24Tapi gak berhasil-berhasil
01:12:25Nah mungkin dia akan
01:12:26Ciptakan juga nanti
01:12:27Bahwa ada Wak Pres
01:12:28Yang bisa mencalonkan
01:12:30Dua kali
01:12:30Terpilih
01:12:31Itulah Prabowo
01:12:33Gibran
01:12:33Saya kemas Kurniawan
01:12:35Jadi kalau
01:12:35Kalau memang tidak ada
01:12:37Kerenggangan
01:12:38Wah buktinya
01:12:39Melakukan sabar di politik
01:12:42Gibran
01:12:42Wan
01:12:44Wakil Presiden
01:12:45Dengan Pak Jokowi
01:12:48Sampai saat ini kan
01:12:49Gibran ini kan
01:12:49Belum punya partai
01:12:50Ya Allah
01:12:51Pak Gibran ini
01:12:53Partainya apa
01:12:54Kita belum tahu nih
01:12:56Jadi kalaupun Pak Jokowi
01:12:58Yang penting gak
01:12:59Sen kini berok kanan
01:13:01Gak ada masalah
01:13:03Silahkan saja Pak Jokowi
01:13:04Mau jalan kemana saja
01:13:06Silahkan
01:13:07Yang penting
01:13:08Pak Prabowo
01:13:09Saat ini
01:13:09Tengah fokus
01:13:11Membenahi
01:13:11Kerusakan-kerusakan
01:13:12Negeri ini
01:13:13Jadi bagi kami
01:13:15Sebagai relawan Prabowo
01:13:16Siapa yang bikin rusak Bang
01:13:17Siapa yang bikin rusak
01:13:18Siapa yang bikin rusak
01:13:20Koruptor
01:13:21Mafia
01:13:22Itu yang untuk kita
01:13:23Disini gue senang
01:13:25Jadi pusat kan
01:13:27Yang diakibatkan oleh perut
01:13:28Dan mafia itu
01:13:30Itu yang jadi musuh
01:13:31Pak Prabowo
01:13:32Jadi gak ada
01:13:33Misalnya dengan Pak Jokowi
01:13:34Simpulannya dari Mas Sadi
01:13:35Beneran gak ada kerenggangan
01:13:36Karena buktinya
01:13:37Ada safari politik
01:13:39Lalu kemudian
01:13:39Dini juga dikirim ke Solo
01:13:41Saya kira Pak Prabowo Subianto
01:13:43Tidak akan pernah terganggu
01:13:44Dengan safari
01:13:46Dan manumpur politik
01:13:46Siapa
01:13:47Karena
01:13:47Karena saya kira
01:13:49Sebagai petahana
01:13:50Pak Prabowo Subianto
01:13:51Sudah mengkalkulasi
01:13:52Rasa-rasanya
01:13:53Kalau Pilpres di
01:13:542029
01:13:55Dengan santai-santai saja
01:13:56Pak Prabowo akan memenangkan
01:13:57Pertarungan politik
01:13:58Nah yang kedua begini
01:14:00Soal safari politik
01:14:02Pak Jokowi itu
01:14:02Saya kira
01:14:03Ini adalah semacam
01:14:06Pertaruhan politik
01:14:07Bagi Pak Jokowi
01:14:08Apakah setelah
01:14:08Tak lagi jadi presiden
01:14:10Pak Jokowi itu akan
01:14:11Tetap sakti mandraguna
01:14:13Atau justru sebaliknya
01:14:14Pertaruhan politik itu
01:14:16Akan diuji
01:14:16Pertama kepada PSI
01:14:17Yang kedua adalah
01:14:18Kepada
01:14:19Gibran
01:14:19Bang Semar dan Regan
01:14:21Belum menjawab
01:14:22Sebenarnya
01:14:23Termasuk Prof
01:14:24Muhtar Kabalin
01:14:25Belum menjawab
01:14:26Andai
01:14:27Pak Prabowo
01:14:27Tidak dengan
01:14:28Mas Gibran
01:14:29Di 2029
01:14:30Kira-kira
01:14:31Pak Jokowi
01:14:32Dan Mas Gibran
01:14:33Itu apa sikap politik
01:14:41Terima kasih
01:14:42Pada sumber-sumber
01:14:43Sudah di studio
01:14:44Saya masih tarikan pamit
01:14:45Sampai jumpa minggu depan
01:15:00Terima kasih
01:15:01Anda telah menyaksikan
01:15:02Bola Liar
Komentar

Dianjurkan