Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Sebanyak 500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti kegiatan MA Goes to Campus.

Program yang telah berjalan sejak 2021 ini bertujuan memberikan akses seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk mengenal lebih dekat lembaga peradilan, memahami fungsi dan kewenangannya, serta mengetahui berbagai tantangan dalam penegakan hukum di Indonesia.

Dalam kegiatan ini, Mahkamah Agung juga memperkenalkan berbagai inovasi digital yang telah dikembangkan. Di antaranya, aplikasi e-Court yang memudahkan pendaftaran perkara, pembayaran, pemanggilan, dan persidangan secara daring, e-Berpadu untuk integrasi berkas pidana secara elektronik; hingga Smart Majelis yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memilih majelis hakim secara otomatis berdasarkan kompetensi dan beban kerja.

Selain itu, Mahkamah Agung juga menghadirkan fitur Court Live Streaming yang memungkinkan masyarakat menyaksikan pembacaan amar putusan kasasi dan peninjauan kembali secara langsung melalui siaran langsung.

#manews #mahasiswa #yogyakarta

Baca Juga Puncak HUT DKI Jakarta 2026, Naik MRT, LRT, dan Transjakarta Rp1 di https://www.kompas.tv/info-publik/677379/puncak-hut-dki-jakarta-2026-naik-mrt-lrt-dan-transjakarta-rp1

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/677383/ma-goes-to-campus-di-yogyakarta-500-mahasiswa-kenali-sistem-peradilan-digital-ma-news
Transkrip
00:05Intro
00:12Sebanyak 500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di daerah istimewa Yogyakarta
00:17mengikuti kegiatan M.A.Gosto Kampus.
00:20Program yang berjalan sejak tahun 2021 ini
00:23bertujuan memberikan akses luas-luasnya bagi mahasiswa
00:27untuk mengenal lebih dekat lembaga peradilan.
00:30Memahami fungsi dan kewenangannya
00:32serta mengetahui berbagai tantangan dalam penegakan hukum di Indonesia.
00:37Dalam acara ini Mahkamah Agung juga memperkenalkan
00:40berbagai inovasi digital yang telah dikembangkan.
00:42Di antaranya aplikasi e-court yang memudahkan pendaftaran perkara,
00:46pembayaran, pemanggilan dan persidangan secara daring.
00:49E-perpadu untuk integrasi berkas pidana secara elektronik
00:53hingga smart majelis yang memanfaatkan kecerdasan buatan
00:57untuk memilih majelis hakim secara otomatis
00:59berdasarkan kompetensi dan beban kerja.
01:03Selain itu, Mahkamah Agung juga menghadirkan fitur court live streaming
01:07yang memungkinkan masyarakat menyaksikan pembacaan amar putusan kasasi
01:11dan peninjauan kembali secara langsung melalui live streaming.
01:15M. Agustu Kampus ini pertama kali digagas di tahun 2021
01:20dan Alhamdulillah sampai sekarang ini masih berlanjut setiap tahunnya.
01:24M. Agustu Kampus ini pada intinya ingin memperkenalkan
01:29Mahkamah Agung kepada halayak khususnya adik-adik kita
01:33yang ada di perguruan tinggi.
01:35Dan pada hari ini, mempertempatan di tanggal 25 Juni 2026,
01:41kegiatan M. Agustu Kampus diadakan di Kampus Universitas Islam Negeri
01:46Sunan Kalijaga, Yogyakarta.
01:50Kegiatan M. Agustu Kampus pertama dilaksanakan pada tahun 2021.
01:55Dari setiap kegiatan-kegiatannya, kalau kita lihat,
01:59antusias dari mahasiswa itu sangat tinggi.
02:04Seperti setiap sesi, banyak pertanyaan-pertanyaan
02:08dan terlihat sangat tertarik dengan materi-materi yang ditampilkan oleh narasumber-narasumber.
02:15Dan kami juga dalam setiap kegiatannya selalu memikirkan tema-tema apa
02:21yang sedang menarik dan diminati atau viral di kalangan dunia akademisi hukum.
02:29Dan Alhamdulillah, di dalam setiap kegiatannya,
02:33M. Agustu Kampus pesertanya selalu lebih banyak.
02:39Dalam kegiatan ini juga digelar talk show interaktif.
02:42Mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai kompetensi dan kewenangan pengadilan tinggi
02:47pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP.
02:52Selain itu, mahasiswa juga diberikan materi tentang restoratif justice di Indonesia.
02:59Melalui kegiatan M. Agustu Kampus 2026,
03:02Mahkamah Agung berharap dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang lembaga peradilan,
03:07memperkuat literasi hukum,
03:09serta membangun kedekatan antara Mahkamah Agung dan dunia akademik
03:13demi terwujudnya peradilan yang modern, terbuka, dan dipercaya masyarakat.
03:18Ahmadi, Kompas TV, Yogyakarta.
Komentar

Dianjurkan