Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Pemerintah terus berupaya mengentaskan kemiskinan melalui sektor pendidikan dengan menghadirkan Program Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia. Program yang dikelola Kementerian Sosial ini diharapkan mampu membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin sekaligus menjadi langkah memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Pelaksanaan Sekolah Rakyat mengacu pada amanat Pasal 31 UUD 1945 serta Peraturan Presiden Nomor 120 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Program ini mengusung konsep pendidikan berasrama yang berfokus pada pembentukan karakter, penguatan kecakapan hidup, dan seluruh biaya pendidikan ditanggung pemerintah.

Peserta dipilih berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota. Saat ini program tersebut menjangkau sekitar 15 ribu siswa, sementara pemerintah menargetkan kapasitasnya meningkat hingga 400 ribu siswa dalam beberapa tahun mendatang.

Sejumlah pemerhati pendidikan dan sosial menyambut positif tujuan program tersebut, namun mengingatkan pentingnya kesiapan kurikulum, pola pembelajaran, serta penyesuaian konsep pendidikan berasrama dengan kebutuhan dan kondisi psikologis peserta didik. Di sisi lain, Ketua Formatur Sekolah Rakyat, Mohammad Nuh, menegaskan bahwa sistem berasrama dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif sekaligus membangun karakter siswa.

Pemerintah juga menyebut pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua telah mencapai progres 71,13 persen di 93 lokasi. Meski demikian, sejumlah pengamat dan DPR menilai keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga kualitas kurikulum, tenaga pendidik, serta kesiapan ekosistem pembelajaran agar tujuan memutus rantai kemiskinan benar-benar dapat tercapai.

#SekolahRakyat #Prabowo #Kemensos #Pendidikan

Baca Juga Jadwal Baru PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dirilis, Simak Tahapan Seleksi Terbaru dari Kemensos di https://www.kompas.tv/info-publik/676978/jadwal-baru-pppk-sekolah-rakyat-2026-resmi-dirilis-simak-tahapan-seleksi-terbaru-dari-kemensos

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/677274/sekolah-rakyat-resmi-berjalan-pemerintah-targetkan-program-jangkau-400-ribu-siswa-sapa-siang
Transkrip
00:00Saudara pemerintah berupaya mengentaskan kemiskinan melalui pemenuhan pendidikan dengan program sekolah rakyat di seluruh Indonesia.
00:09Lalu mampukah sekolah rakyat memutus rantai kemiskinan atau hanya menjadi program pendidikan baru?
00:19Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan sebagaimana diamanatkan Pasal 31 Undang-Undang Dasar 1945.
00:26Berbekal amanat konstitusi ini, pemerintah meluncurkan program sekolah rakyat melalui kementerian sosial dengan harapan pendidikan dapat menjadi jalan pemutus rantai
00:37kemiskinan.
00:39Hal ini didukung oleh Peraturan Presiden No. 120 Tahun 2025 tentang penyelenggaran sekolah rakyat menunjuk kementerian sosial sebagai pelaksana demi
00:48mengedepankan pembentukan karakter dan kecakapan hidup dengan biaya sepenuhnya ditanggung pemerintah.
00:54Peserta sekolah rakyat dipilih berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN.
01:02Presiden Prabowo pun telah meresmikan 166 sekolah rakyat yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten kota di Indonesia.
01:14Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin ekstrim yang mencapai 2,38 juta orang, penerima manfaat sekolah rakyat baru sekitar 15
01:22ribu siswa.
01:23Pemerintah pun menargetkan kapasitas meningkat hingga 400 ribu siswa.
01:28Terkait hal ini, Indra Karismiaji, pemerhati pendidikan menilai upaya pemerintah cukup baik, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
01:37Gagasan pendidikan sekolah rakyat memiliki tujuannya yang baik.
01:41Bicara tentang sekolah rakyat tidak boleh hanya berhenti pada pertanyaan apakah ini akan membantu anak miskin.
01:48Pertanyaan yang lebih mendasar adalah apakah sekolah rakyat memperkuat sistem pendidikan nasional atau justru menambah fragmentasi baru.
01:59Pandangan serupa juga disampaikan Dewan Pakar Federasi Serikat Guru Indonesia, Retno Listerati.
02:05Menurutnya, konsep pendidikan berasrama perlu disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan kondisi psikologis anak.
02:12Tapi mereka sekolah juga nggak apa-apa, tapi mereka mau cari uang.
02:15Nah ini kan harusnya memang ada bentuk-bentuk ya, kayak misalnya kalau di itu PKBM aja gitu, pendidikan berbasis masyarakat
02:23itu gitu ya.
02:23Ketua Formatur Sekolah Rakyat Muhammad Nu menilai konsep sekolah berasrama justru dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif sekaligus
02:33membangun karakter peserta didik.
02:35Berasrama itu salah satu tujuannya adalah mengisolasi dari kegiatan-kegiatan negatif sekaligus juga membentuk karakter baru
02:48yang selama ini mereka bisa jadi lingkungannya tidak mendukung untuk itu.
02:57Pembangunan sekolah rakyat tahap 2 telah mencapai 71,13 persen di 93 lokasi
03:03dan 12 lokasi telah menembus progres di atas 80 persen dan masuk kategori zona hijau percepatan.
03:11Meski pembangunan fisik terus berjalan, masih terdapat sejumlah pertanyaan mengenai kesiapan kurikulum hingga pola pembelajaran.
03:19Kementerian Sosial menerangkan bahwa pelibatan berbagai lembaga dalam program sekolah rakyat bertujuan membangun karakter siswa.
03:26Nanti setelah ada skema ya antara Mabes TNI dengan Kemensos dibawah Kemenhan, itu nanti rencananya di setiap sekolah rakyat akan
03:34ada 5 taruna.
03:355 taruna yang akan membimbing baik siswa maupun guru-gurunya dalam masalah kerapian.
03:41Sementara itu pengamat sosial Universitas Indonesia, Risalwan Lubis menilai tantangan sekolah rakyat bukan hanya membangun fasilitas,
03:48tapi juga memastikan kurikulum mampu menjawab kebutuhan siswa dari keluarga prasejahtera.
03:53Jadi saya kira ini yang harus jadi perhatian ya, jadi dalam jangka panjang pendidikan memang dibutuhkan,
04:01tapi jangan sampai kemudian di dalam jangka pendek kebutuhan keluarga, kebutuhan siswa sendiri untuk melihat realitas sosial itu ditutupin.
04:10Catatan serupa juga menjadi perhatian DPR.
04:14Komisi 8 yang membidangi urusan sosial menilai pemerintah masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah sebelum program ini diperluas.
04:21Jadi kami dari Komisi 8 pernah mengunjungi sekolah rakyat dari Sabang sampai dengan Merauke,
04:29yang ternyata treatmentnya berbeda-beda.
04:33Yang menurut hemat kami harus ada terapi-terapi perbaikan dari sisi kenyamanan dari setiap suatu sekolah rakyat yang memang diinginkan.
04:45Siapa yang tak ingin bersekolah, menggapai mimpi dengan penuh harapan,
04:49bila pendidikan jadi penentu arah, semoga kemiskinan tak lagi diwariskan.
04:53Glenni Soktania, Kompas TV, Jakarta.
Komentar

Dianjurkan