00:00Anda kembali di Kompas Siang, Saudara Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan menilai polemik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis
00:09terjadi akibat tak ada perencanaan matang.
00:13Namun, Luhut optimistis pelaksanaan MBG akan lebih baik ke depan.
00:19Luhut mengungkapkan Dewan Ekonomi Nasional baru saja menggelar rapat bersama tim BGN untuk memberikan masukan terkait pelaksanakan program MBG.
00:30Menurutnya, sejumlah kendala yang muncul saat ini seharusnya dapat diantisipasi apabila perencanaan dan kajian dilakukan lebih matang sejak awal, terutama
00:40untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.
00:44Luhut juga menilai pelaksanaan MBG terus menunjukkan perbaikan.
00:48Ia optimistis dalam satu tahun ke depan program ini akan berjalan lebih baik seiring berbagai penyempurnaan yang dilakukan.
01:00Jadi kita habis waktu bertengkar sesama kita, yang sebenarnya tidak perlu terjadi kalau dari awal perencanaannya, studinya dilakukan dengan proper.
01:09Jadi masalah kita adalah ide-ide besar Presiden, tidak kita siapkan perencanaannya yang matang.
01:16Itu salah kita semualah.
01:18Tadi tim dari DEN juga tadi malam diskusi sampai jam berapa itu dengan MBG, dengan Ibu Sari CS, dengan Trenggono.
01:27Kita berikan masukan-masukan.
01:29Karena ini sudah kejadian, tidak bisa dipotong begitu saja.
01:33Karena tadi apa?
01:34Karena 3T yang dibilang itu ternyata banyak yang tidak benar.
01:38Padahal sudah keluar uangnya.
01:39Jadi bagaimana ini?
01:40Ya kalau mau diributin kan repot.
01:43Jadi kita harus selalu berpikir cari solusi yang terbaik.
01:47Sementara itu Saudara Kejaksaan Agung memastikan ribuan motor listrik milik Badan Gizi Nasional atau BGN yang telah disegel dalam penyidikan
01:55dugaan korupsi program makan bergizi gratis tetap dapat didistribusikan.
02:00Meski berstatus disegel, motor listrik tersebut tidak disita dan tetap dapat dimanfaatkan untuk mendukung operasional program BGN.
02:08Hal ini disampaikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung Syarif Sulaiman Nahdi selasa kemarin.
02:16Syarif bilang penyegelan dilakukan di dua lokasi penyimpanan dengan total sekitar 17.600 unit motor listrik.
02:28Sekarang sepeda motor ini tidak kami lakukan penyintaan sebagai barang bukti.
02:33Kami hanya melakukan penyegelan untuk mengawasi pergerakan dari sepeda motor itu karena sepeda motor itu sudah dibayar runas oleh negara.
02:42Nanti penggunaannya kami serahkan kepada BGN dan kami akan berkoordinasi dengan BGN.
02:48Penggunaannya untuk apa, pengeluarannya dari gudang nanti akan kami fasilitasi.
02:57Wakil Ketua Komisi 9 DPR RI Charles Honorius menyambut baik wacana terkait motor listrik untuk MBG yang akan dihibahkan ke
03:07guru honorer.
03:08Namun Charles meminta proses hukum di Kejaksaan Agung terkait BGN diselesaikan lebih dulu sebelum motor listrik yang terbengkalai dihibahkan agar
03:17tidak ada permasalahan di kemudian hari.
03:19Hibah dari pengadaan motor listrik yang dikaitkan dalam kasus korupsi MBG ini dinilai DPR mampu meredam sentimen negatif.
03:44Tentunya proses hukumnya harus selesai dulu ya.
03:47Karena sepengetahuan saya saat ini motor listrik yang ada atau yang pernah diadakan oleh BGN yang bermasalah itu ya masih
03:56menjadi barang bukti di Kejaksaan Agung.
03:58Saya berharap kalau kasusnya sudah selesai tentu harus bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang positif.
04:03Memberikan kepada guru-guru honorer ya mungkin sebagai salah satu opsi yang baik ya.
04:07Karena memang kita ketahui teman-teman guru hari ini tidak mendapatkan pendapatan atau penghasilan sesuai dengan yang seharusnya termasuk khususnya
04:17guru-guru honorer.
04:18Kita kan tahu ya hari ini program MBG ini dikritik salah satunya karena dianggap mengambil anggaran pendidikan ya.
04:24Dan kalau ada gesture dari pemerintah untuk menghibahkan berapa itu totalnya?
04:3010 ribuan ya motor listrik yang sudah diadakan untuk kepentingan guru-guru honorer saya rasa ini bisa menjadi sesuatu yang
04:36cukup baik.
Komentar