Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menilai polemik dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi karena perencanaan yang belum dilakukan secara matang sejak awal. Meski demikian, ia optimistis pelaksanaan program tersebut akan semakin baik ke depan.

Luhut mengungkapkan, Dewan Ekonomi Nasional baru saja menggelar rapat bersama Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memberikan berbagai masukan terkait pelaksanaan program MBG. Menurutnya, evaluasi tersebut diperlukan agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Ia menilai sejumlah kendala yang muncul selama implementasi seharusnya dapat diantisipasi apabila perencanaan dan kajian dilakukan lebih matang, terutama dalam pelaksanaan program di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Meski masih menghadapi berbagai tantangan, Luhut menyebut pelaksanaan program MBG terus menunjukkan perbaikan. Ia optimistis dalam satu tahun ke depan program tersebut akan berjalan lebih baik seiring penyempurnaan yang terus dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan masukan dari berbagai pihak.

#LuhutBinsarPandjaitan #DewanEkonomiNasional

Baca Juga Kejagung Tak Sita Motor Listrik, Agar Tetap Dapat Dimanfaatkan untuk Dukung Operasional MBG di https://www.kompas.tv/nasional/677166/kejagung-tak-sita-motor-listrik-agar-tetap-dapat-dimanfaatkan-untuk-dukung-operasional-mbg

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/677249/luhut-sebut-polemik-mbg-terjadi-karena-program-tidak-diawali-perencanaan-matang-kompas-siang
Transkrip
00:00Anda kembali di Kompas Siang, Saudara Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan menilai polemik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis
00:09terjadi akibat tak ada perencanaan matang.
00:13Namun, Luhut optimistis pelaksanaan MBG akan lebih baik ke depan.
00:19Luhut mengungkapkan Dewan Ekonomi Nasional baru saja menggelar rapat bersama tim BGN untuk memberikan masukan terkait pelaksanakan program MBG.
00:30Menurutnya, sejumlah kendala yang muncul saat ini seharusnya dapat diantisipasi apabila perencanaan dan kajian dilakukan lebih matang sejak awal, terutama
00:40untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.
00:44Luhut juga menilai pelaksanaan MBG terus menunjukkan perbaikan.
00:48Ia optimistis dalam satu tahun ke depan program ini akan berjalan lebih baik seiring berbagai penyempurnaan yang dilakukan.
01:00Jadi kita habis waktu bertengkar sesama kita, yang sebenarnya tidak perlu terjadi kalau dari awal perencanaannya, studinya dilakukan dengan proper.
01:09Jadi masalah kita adalah ide-ide besar Presiden, tidak kita siapkan perencanaannya yang matang.
01:16Itu salah kita semualah.
01:18Tadi tim dari DEN juga tadi malam diskusi sampai jam berapa itu dengan MBG, dengan Ibu Sari CS, dengan Trenggono.
01:27Kita berikan masukan-masukan.
01:29Karena ini sudah kejadian, tidak bisa dipotong begitu saja.
01:33Karena tadi apa?
01:34Karena 3T yang dibilang itu ternyata banyak yang tidak benar.
01:38Padahal sudah keluar uangnya.
01:39Jadi bagaimana ini?
01:40Ya kalau mau diributin kan repot.
01:43Jadi kita harus selalu berpikir cari solusi yang terbaik.
01:47Sementara itu Saudara Kejaksaan Agung memastikan ribuan motor listrik milik Badan Gizi Nasional atau BGN yang telah disegel dalam penyidikan
01:55dugaan korupsi program makan bergizi gratis tetap dapat didistribusikan.
02:00Meski berstatus disegel, motor listrik tersebut tidak disita dan tetap dapat dimanfaatkan untuk mendukung operasional program BGN.
02:08Hal ini disampaikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung Syarif Sulaiman Nahdi selasa kemarin.
02:16Syarif bilang penyegelan dilakukan di dua lokasi penyimpanan dengan total sekitar 17.600 unit motor listrik.
02:28Sekarang sepeda motor ini tidak kami lakukan penyintaan sebagai barang bukti.
02:33Kami hanya melakukan penyegelan untuk mengawasi pergerakan dari sepeda motor itu karena sepeda motor itu sudah dibayar runas oleh negara.
02:42Nanti penggunaannya kami serahkan kepada BGN dan kami akan berkoordinasi dengan BGN.
02:48Penggunaannya untuk apa, pengeluarannya dari gudang nanti akan kami fasilitasi.
02:57Wakil Ketua Komisi 9 DPR RI Charles Honorius menyambut baik wacana terkait motor listrik untuk MBG yang akan dihibahkan ke
03:07guru honorer.
03:08Namun Charles meminta proses hukum di Kejaksaan Agung terkait BGN diselesaikan lebih dulu sebelum motor listrik yang terbengkalai dihibahkan agar
03:17tidak ada permasalahan di kemudian hari.
03:19Hibah dari pengadaan motor listrik yang dikaitkan dalam kasus korupsi MBG ini dinilai DPR mampu meredam sentimen negatif.
03:44Tentunya proses hukumnya harus selesai dulu ya.
03:47Karena sepengetahuan saya saat ini motor listrik yang ada atau yang pernah diadakan oleh BGN yang bermasalah itu ya masih
03:56menjadi barang bukti di Kejaksaan Agung.
03:58Saya berharap kalau kasusnya sudah selesai tentu harus bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang positif.
04:03Memberikan kepada guru-guru honorer ya mungkin sebagai salah satu opsi yang baik ya.
04:07Karena memang kita ketahui teman-teman guru hari ini tidak mendapatkan pendapatan atau penghasilan sesuai dengan yang seharusnya termasuk khususnya
04:17guru-guru honorer.
04:18Kita kan tahu ya hari ini program MBG ini dikritik salah satunya karena dianggap mengambil anggaran pendidikan ya.
04:24Dan kalau ada gesture dari pemerintah untuk menghibahkan berapa itu totalnya?
04:3010 ribuan ya motor listrik yang sudah diadakan untuk kepentingan guru-guru honorer saya rasa ini bisa menjadi sesuatu yang
04:36cukup baik.
Komentar

Dianjurkan