00:00Selamat menunaikan ibadah sholat maghrib bagi Anda yang menjalankan khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
00:06Sapa Indonesia malam masih kembali dengan perkembangan terkini dari penangkapan penganiaya korban di Bandung, Jawa Barat.
00:16Setelah ini kita akan fokus bagaimana pemulihan terhadap korban lalu langkah apa yang akan dilakukan oleh pihak korban selanjutnya usai
00:22penangkapan tersangka.
00:23Untuk mendalami hal ini kita sudah terhubung dengan Yanuar Solehuddin selaku pengacara korban.
00:28Selamat malam Pak Yanuar.
00:31Selamat malam Mbak Friska.
00:35Terima kasih sudah hadir di Sapa Indonesia malam.
00:38Pertama-tama saya ingin tahu dulu kondisi korban saat ini seperti apa Pak Yanuar perkembangannya.
00:44Baik, Alhamdulillah untuk kondisi korban saat ini sudah beranjak baik.
00:50Semenjak dari tanggal 10 ketika peristiwa itu terjadi pertama kali.
00:57Alhamdulillah dari pihak rumah sakit sudah melakukan pengobatan intensif.
01:02Dan sampai saat ini juga Alhamdulillah sangat membaik.
01:06Alhamdulillah.
01:07Ada perkembangan kesehatan.
01:09Tolong sampaikan dari kami salam dan juga semangat untuk korban untuk segera pulih.
01:15Tentunya ini kondisi yang sangat berat sekali untuk korban.
01:20Selanjutnya dalam perkembangan kesehatan ini apa saja yang dipantau Pak Yanuar?
01:25Karena kan pasti berat.
01:26Ada pemulihan kondisi kesehatan satu.
01:28Berikutnya adalah pemulihan kondisi psikis korban juga tentu ini berat.
01:31Betul.
01:33Untuk saat ini keduanya juga sudah dilakukan ya.
01:37Tapi untuk terkait dengan medis ini apakah tahapannya.
01:43Tapi yang pasti yang jelas secara fisik dulu.
01:46Nanti secara psikis.
01:47Karena saya juga agak kurang paham kalau masuk pada wilayah kesehatan mungkin ya Pak.
01:52Tapi fisik terlebih dahulu ya.
01:55Support dari keluarga seperti apa?
01:56Dukungan dari keluarga ayah, ibu dari korban itu mendampingi ya sejak korban dibawa ke rumah sakit Pak Yanuar?
02:02Betul.
02:03Sejak pertama kali ayah korban dan ibu korban itu selalu mendampingi di rumah sakit.
02:10Sampai saat ini.
02:12Dan hanya mereka yang berdua yang bisa mendampingi.
02:15Begitu.
02:16Oke.
02:17Tapi korban makan sudah mau?
02:20Makan Alhamdulillah sudah mau.
02:22Alhamdulillah.
02:23Jadi untuk proses saat ini pemulihannya tetap dilakukan di RSHS Bandung ya Pak Yanuar?
02:29Ya, betul.
02:31Korban kan sudah tahu juga bahwa pelaku ini sudah ditangkap oleh polisi.
02:36Apa tanggapan dari korban saat mengetahui kabar ini Pak Yanuar?
02:41Korban menyatakan syukur Alhamdulillah bahwa pelaku sudah tertangkap.
02:45Dan korban berharap pelaku diberikan hukuman yang setimpal.
02:51Dan dia ingin, apa, korban ingin merasakan bahwa pelaku juga ingin, apa, supaya pelaku bisa merasakan apa yang korban merasakan.
03:01Begitu.
03:02Iya.
03:02Dan yang berat di dalam kasus ini adalah yang tentu saksi utamanya adalah korban sendiri.
03:07Sementara untuk proses penyidikan bertanya soal masa sebelumnya pada saat tiga tahun terakhir ini pasti berat untuk korban.
03:14Nah, pendampingannya seperti apa?
03:15Pak Yanuar dari kuasa hukum, baik itu dari polisi, lalu juga secara sikis korban agar penyidikan berjalan,
03:22tapi juga korban tidak terbuka terus traumanya.
03:26Baik, Mbak Priska, sebetulnya saya puasa hukum pelapor dalam sikis korban ini ya.
03:31Meskipun pelapor ini adalah kakak dari korban.
03:35Oh, kakak dari korban itu ya.
03:37Ataupun keluarga korban.
03:40Nah, dalam hal ini kami juga sedang mengawal proses penyidikan.
03:46Ya, dari awal sampai nanti, sampai keputusan pengadilan yang berkuatan hukum data.
03:53Nah, ya tentu ini jadi atensi dari pihak keluarga apalagi ya Pak Yanuar.
03:59Tapi selain korban juga bagaimana saat ini kondisi keluarga korban tentu tidak mudah untuk melihat korban dalam kondisi ini.
04:08Tapi juga di sisi lain kan kasus ini harus terus berjalan.
04:11Bagaimana yang dilakukan kakak ataupun juga ayah dan ibu untuk saling menguatkan di keluarga?
04:17Nah, justru itu. Makanya korban bersama korban ataupun keluarga korban lebih fokus kepada pengobatan.
04:31Pemulihan korban.
04:34Pemulihan korban ya. Sejauh ini pihak-pihak yang sudah membantu, dari mana saja Pak Yanuar?
04:41Bagaimana Pak Priska?
04:43Bisa mendengar suara saya?
04:53Pak Yanuar, kita perbaiki dulu ya komunikasi dengan kuasa hukum dari korban.
04:59Tadi disampaikan bahwa saat ini yang jadi fokus adalah pemulihan kondisi korban yang masih dirawat di Bandung, Jawa Barat.
05:07Yang memang berat adalah selain pemulihan secara fisik, juga pemulihan secara psikis.
05:13Pak Yanuar, sudah bergabung lagi?
05:16Siap?
05:17Terima kasih sudah bergabung lagi. Tadi ada kendala komunikasi.
05:20Nah, langkah hukum yang saat ini dilakukan apa?
05:23Untuk mendukung penyidik juga, menerapkan.
05:25Tentu diharapkannya pasal berlapis ya untuk pelaku ini.
05:30Betul. Nah, betul. Tetapi dari berkas ataupun SPUHP yang kami terima, pasal yang diterapkan itu adalah pasal 446, 466, dan
05:40451 UHP baru ya.
05:43Undang-undang nomor 1 tahun 2023.
05:46Untuk penganyaihan berat ya?
05:48Ya, betul.
05:49Nah, dengan ancaman hukumannya sejauh ini yang disangkakan maksimal berapa?
05:54Maksimal 12 orang.
05:55Nah, dalam sejauh ini, apa saja bukti-bukti yang coba dikumpulkan oleh keluarga?
06:02Apakah juga termasuk hasil visu, perekam medis berkala dari korban, ini salah satu bukti penting juga untuk proses pembuktian dan
06:10penyidikan lebih lanjut?
06:13Betul. Kalau selama ini ya, itu saya tidak bisa menyampaikan ya, karena itu sudah masuk pada ranah penyidikan.
06:19Saya juga tidak mau menjadi opini nanti dan bisa menghalangi ranah penyidikan.
06:23Tapi yang jelas, saat ini bukti-bukti terus dikumpulkan oleh pihak pengacara korban ya, dari Pak Yanuar dan tim?
06:30Betul.
06:31Betul.
06:32Bukti-bukti sudah terkumpul, bukti-bukti sudah dikumpulkan, bahkan pada malam ketika pelaku ditangkap.
06:41Kita juga di Kepulauan Jawa Barat, dan itu ada PAP tambahan atau pemberian keterangan tambahan.
06:48Oh, oke. Termasuk pemberian keterangan.
06:50Dari pelaku orang.
06:51Oh, oke. Jadi ini juga bisa jadi jalan untuk memperberat pidana untuk pelaku itu yang diharapkan ya, Pak Yanuar proses
06:58ini ya?
06:59Betul. Harapan kami dan keluarga itu terbuka fakta-fakta yang lebar sehingga secara terang beneran.
07:07Dan bisa, mudah-mudahan bisa menerapkan fakta-fakta yang sangat terlepan, dan bisa memberatkan pelaku gitu.
07:18Dan tentunya keluarga juga mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Polda Jawa Barat, membuka poskop pengaduan untuk kira-kira melihat apakah
07:27ada korban lainnya.
07:28Jika ada korban lain, artinya kan bisa memperberat juga hukuman dari pelaku ya, Pak Yanuar?
07:33Betul. Tapi itu bukan tanah kami. Tanah kami hanya mendampingi pelapor mungkin begitu.
07:39Tapi yang jelas, dari sisi pelapor pun apa yang dialami pelapor, hukumannya harus setimpal, harus maksimal begitu ya?
07:45Betul.
07:47Nah, lalu juga untuk menjamin keamanan fisik dari korban, juga kenyamanan korban selama proses yang berat ini, apakah sudah kerjasama
07:56juga dengan LPSK?
07:57Misalnya sudah ada pihak-pihak yang membantu sejauh ini, Pak Yanuar?
07:59Betul. Alhamdulillah, hari ini saya sudah berkoordinasi dengan wakil pimpinan LPSK, Ibu Sri.
08:08Tadi juga sore kita sudah komunikasi dengan PPA ya, UPTD PPA Jawa Barat.
08:18Kita juga sudah komunikasi, sudah koordinasi bahkan dengan wakil LPSK, wakil ketua SPLK.
08:25Terus kemudian ke rumah sakit juga hari ini, Ibu Sri tadi juga kita ngobrol berdampingan, terus kemudian hal-hal apa
08:34saja terkait dengan apa yang dibutuhkan oleh baik pelapor ataupun yang terkhusus korban ataupun saksi.
08:44Kita juga sudah mulai masuk pada LPSK.
08:50Sejauh ini perlindungan yang dibutuhkan seperti apa boleh diceritakan Pak Yanuar soal ini?
08:55Yang paling utama itu adalah pemulihan korban.
08:58Pemulihan korban itu yang paling utama.
09:00Bagaimana korban ini bisa dilindungi hak-haknya, terus kemudian anggar cepat pulih karena korban juga yang akan nanti bisa katakanlah
09:10ini adalah saksi kunci kan begitu.
09:12Terus kemudian terkait dengan perlindungan selain pemulihan ataupun kesehatannya itu bagaimana itu LPSK juga sudah oke, sudah siap termasuk untuk
09:27perlindungan pelapor dan saksi.
09:29Tinggal kita dengan kolaborasi dengan pihak-pihak yang lain seperti dengan UPTDPPA Jawa Barat terbesar pemerintahan Provinsi Jawa Barat.
09:38Mungkin begitu, Mbak Frisga.
09:40Tanpa mendahului penyidikan, tapi yang jelas sejauh ini yang jadi pelaku adalah Taufik Hidayat, tidak ada pihak lain yang diduga
09:48membantu.
09:48Begitu Pak Yanuar.
09:51Saya tidak mau masuk ke ranah penyidikan ya, tetapi ya mungkin saja bisa ada pihak lain ataupun tidak, tetapi dengan
10:01alat bukti yang sah mungkin.
10:04Jadi tetap dibuka untuk perkembangan penyidikan, ini ranahnya penyidikan.
10:08Tapi yang jelas, apa yang ditekankan kembali Pak Yanuar di tahap ini, apa yang jadi fokus oleh pengacara korban maupun
10:16keluarga?
10:17Karena prosesnya pasti akan panjang, tapi yang jelas nanti pidananya itu yang diharapkan semaksimal mungkin.
10:23Bagaimana proses yang saat ini berjalan Pak Yanuar?
10:26Ya, proses yang akan kami lakukan adalah salah satunya adalah untuk mengawal proses penyidikan.
10:31Ini penyidikan, terus kemudian bagaimana pemberkasan nanti ke pejaksaan sampai nanti pada pelaksanaan persidangan.
10:39Itu yang krusialnya penyidikan, pemberkasan, tapi yang paling penting adalah pemulihan bagi korban.
10:47Itu ya, pemulihan.
10:49Kami doakan dari sini tentunya untuk korban segera pulih dan juga kasusnya bisa terang-benderang dan segera diusut sampai tuntas.
10:57Terima kasih Pak Yanuar atas waktu ini sampai Indonesia malam.
10:59Terima kasih Pak Yanuar.
11:01Terima kasih Pak Yanuar.
Komentar