Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pengacara korban penyekapan di bandung Yanuar Solehudin mengungkap sejumlah langkah hukum yang akan ditempuh setelah penangkapan tersangka dalam kasus yang tengah berjalan.

Selain itu, tim hukum juga menyiapkan strategi untuk memastikan proses hukum di kepolisian berjalan optimal sekaligus mendampingi pemulihan psikologis korban secara berkelanjutan.

#penyekapan #penganiayaan #bandung

Baca Juga Prof Hibnu Soroti soal Dokter Tifa & Roy Suryo Ambil Jalur Hukum Berbeda Dalam Kasus Ijazah Jokowi di https://www.kompas.tv/nasional/677268/prof-hibnu-soroti-soal-dokter-tifa-roy-suryo-ambil-jalur-hukum-berbeda-dalam-kasus-ijazah-jokowi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/677269/full-pengacara-ungkap-kondisi-korban-penyekapan-dan-langkah-lanjutan-usai-tersangka-ditangkap
Transkrip
00:00Selamat menunaikan ibadah sholat maghrib bagi Anda yang menjalankan khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
00:06Sapa Indonesia malam masih kembali dengan perkembangan terkini dari penangkapan penganiaya korban di Bandung, Jawa Barat.
00:16Setelah ini kita akan fokus bagaimana pemulihan terhadap korban lalu langkah apa yang akan dilakukan oleh pihak korban selanjutnya usai
00:22penangkapan tersangka.
00:23Untuk mendalami hal ini kita sudah terhubung dengan Yanuar Solehuddin selaku pengacara korban.
00:28Selamat malam Pak Yanuar.
00:31Selamat malam Mbak Friska.
00:35Terima kasih sudah hadir di Sapa Indonesia malam.
00:38Pertama-tama saya ingin tahu dulu kondisi korban saat ini seperti apa Pak Yanuar perkembangannya.
00:44Baik, Alhamdulillah untuk kondisi korban saat ini sudah beranjak baik.
00:50Semenjak dari tanggal 10 ketika peristiwa itu terjadi pertama kali.
00:57Alhamdulillah dari pihak rumah sakit sudah melakukan pengobatan intensif.
01:02Dan sampai saat ini juga Alhamdulillah sangat membaik.
01:06Alhamdulillah.
01:07Ada perkembangan kesehatan.
01:09Tolong sampaikan dari kami salam dan juga semangat untuk korban untuk segera pulih.
01:15Tentunya ini kondisi yang sangat berat sekali untuk korban.
01:20Selanjutnya dalam perkembangan kesehatan ini apa saja yang dipantau Pak Yanuar?
01:25Karena kan pasti berat.
01:26Ada pemulihan kondisi kesehatan satu.
01:28Berikutnya adalah pemulihan kondisi psikis korban juga tentu ini berat.
01:31Betul.
01:33Untuk saat ini keduanya juga sudah dilakukan ya.
01:37Tapi untuk terkait dengan medis ini apakah tahapannya.
01:43Tapi yang pasti yang jelas secara fisik dulu.
01:46Nanti secara psikis.
01:47Karena saya juga agak kurang paham kalau masuk pada wilayah kesehatan mungkin ya Pak.
01:52Tapi fisik terlebih dahulu ya.
01:55Support dari keluarga seperti apa?
01:56Dukungan dari keluarga ayah, ibu dari korban itu mendampingi ya sejak korban dibawa ke rumah sakit Pak Yanuar?
02:02Betul.
02:03Sejak pertama kali ayah korban dan ibu korban itu selalu mendampingi di rumah sakit.
02:10Sampai saat ini.
02:12Dan hanya mereka yang berdua yang bisa mendampingi.
02:15Begitu.
02:16Oke.
02:17Tapi korban makan sudah mau?
02:20Makan Alhamdulillah sudah mau.
02:22Alhamdulillah.
02:23Jadi untuk proses saat ini pemulihannya tetap dilakukan di RSHS Bandung ya Pak Yanuar?
02:29Ya, betul.
02:31Korban kan sudah tahu juga bahwa pelaku ini sudah ditangkap oleh polisi.
02:36Apa tanggapan dari korban saat mengetahui kabar ini Pak Yanuar?
02:41Korban menyatakan syukur Alhamdulillah bahwa pelaku sudah tertangkap.
02:45Dan korban berharap pelaku diberikan hukuman yang setimpal.
02:51Dan dia ingin, apa, korban ingin merasakan bahwa pelaku juga ingin, apa, supaya pelaku bisa merasakan apa yang korban merasakan.
03:01Begitu.
03:02Iya.
03:02Dan yang berat di dalam kasus ini adalah yang tentu saksi utamanya adalah korban sendiri.
03:07Sementara untuk proses penyidikan bertanya soal masa sebelumnya pada saat tiga tahun terakhir ini pasti berat untuk korban.
03:14Nah, pendampingannya seperti apa?
03:15Pak Yanuar dari kuasa hukum, baik itu dari polisi, lalu juga secara sikis korban agar penyidikan berjalan,
03:22tapi juga korban tidak terbuka terus traumanya.
03:26Baik, Mbak Priska, sebetulnya saya puasa hukum pelapor dalam sikis korban ini ya.
03:31Meskipun pelapor ini adalah kakak dari korban.
03:35Oh, kakak dari korban itu ya.
03:37Ataupun keluarga korban.
03:40Nah, dalam hal ini kami juga sedang mengawal proses penyidikan.
03:46Ya, dari awal sampai nanti, sampai keputusan pengadilan yang berkuatan hukum data.
03:53Nah, ya tentu ini jadi atensi dari pihak keluarga apalagi ya Pak Yanuar.
03:59Tapi selain korban juga bagaimana saat ini kondisi keluarga korban tentu tidak mudah untuk melihat korban dalam kondisi ini.
04:08Tapi juga di sisi lain kan kasus ini harus terus berjalan.
04:11Bagaimana yang dilakukan kakak ataupun juga ayah dan ibu untuk saling menguatkan di keluarga?
04:17Nah, justru itu. Makanya korban bersama korban ataupun keluarga korban lebih fokus kepada pengobatan.
04:31Pemulihan korban.
04:34Pemulihan korban ya. Sejauh ini pihak-pihak yang sudah membantu, dari mana saja Pak Yanuar?
04:41Bagaimana Pak Priska?
04:43Bisa mendengar suara saya?
04:53Pak Yanuar, kita perbaiki dulu ya komunikasi dengan kuasa hukum dari korban.
04:59Tadi disampaikan bahwa saat ini yang jadi fokus adalah pemulihan kondisi korban yang masih dirawat di Bandung, Jawa Barat.
05:07Yang memang berat adalah selain pemulihan secara fisik, juga pemulihan secara psikis.
05:13Pak Yanuar, sudah bergabung lagi?
05:16Siap?
05:17Terima kasih sudah bergabung lagi. Tadi ada kendala komunikasi.
05:20Nah, langkah hukum yang saat ini dilakukan apa?
05:23Untuk mendukung penyidik juga, menerapkan.
05:25Tentu diharapkannya pasal berlapis ya untuk pelaku ini.
05:30Betul. Nah, betul. Tetapi dari berkas ataupun SPUHP yang kami terima, pasal yang diterapkan itu adalah pasal 446, 466, dan
05:40451 UHP baru ya.
05:43Undang-undang nomor 1 tahun 2023.
05:46Untuk penganyaihan berat ya?
05:48Ya, betul.
05:49Nah, dengan ancaman hukumannya sejauh ini yang disangkakan maksimal berapa?
05:54Maksimal 12 orang.
05:55Nah, dalam sejauh ini, apa saja bukti-bukti yang coba dikumpulkan oleh keluarga?
06:02Apakah juga termasuk hasil visu, perekam medis berkala dari korban, ini salah satu bukti penting juga untuk proses pembuktian dan
06:10penyidikan lebih lanjut?
06:13Betul. Kalau selama ini ya, itu saya tidak bisa menyampaikan ya, karena itu sudah masuk pada ranah penyidikan.
06:19Saya juga tidak mau menjadi opini nanti dan bisa menghalangi ranah penyidikan.
06:23Tapi yang jelas, saat ini bukti-bukti terus dikumpulkan oleh pihak pengacara korban ya, dari Pak Yanuar dan tim?
06:30Betul.
06:31Betul.
06:32Bukti-bukti sudah terkumpul, bukti-bukti sudah dikumpulkan, bahkan pada malam ketika pelaku ditangkap.
06:41Kita juga di Kepulauan Jawa Barat, dan itu ada PAP tambahan atau pemberian keterangan tambahan.
06:48Oh, oke. Termasuk pemberian keterangan.
06:50Dari pelaku orang.
06:51Oh, oke. Jadi ini juga bisa jadi jalan untuk memperberat pidana untuk pelaku itu yang diharapkan ya, Pak Yanuar proses
06:58ini ya?
06:59Betul. Harapan kami dan keluarga itu terbuka fakta-fakta yang lebar sehingga secara terang beneran.
07:07Dan bisa, mudah-mudahan bisa menerapkan fakta-fakta yang sangat terlepan, dan bisa memberatkan pelaku gitu.
07:18Dan tentunya keluarga juga mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Polda Jawa Barat, membuka poskop pengaduan untuk kira-kira melihat apakah
07:27ada korban lainnya.
07:28Jika ada korban lain, artinya kan bisa memperberat juga hukuman dari pelaku ya, Pak Yanuar?
07:33Betul. Tapi itu bukan tanah kami. Tanah kami hanya mendampingi pelapor mungkin begitu.
07:39Tapi yang jelas, dari sisi pelapor pun apa yang dialami pelapor, hukumannya harus setimpal, harus maksimal begitu ya?
07:45Betul.
07:47Nah, lalu juga untuk menjamin keamanan fisik dari korban, juga kenyamanan korban selama proses yang berat ini, apakah sudah kerjasama
07:56juga dengan LPSK?
07:57Misalnya sudah ada pihak-pihak yang membantu sejauh ini, Pak Yanuar?
07:59Betul. Alhamdulillah, hari ini saya sudah berkoordinasi dengan wakil pimpinan LPSK, Ibu Sri.
08:08Tadi juga sore kita sudah komunikasi dengan PPA ya, UPTD PPA Jawa Barat.
08:18Kita juga sudah komunikasi, sudah koordinasi bahkan dengan wakil LPSK, wakil ketua SPLK.
08:25Terus kemudian ke rumah sakit juga hari ini, Ibu Sri tadi juga kita ngobrol berdampingan, terus kemudian hal-hal apa
08:34saja terkait dengan apa yang dibutuhkan oleh baik pelapor ataupun yang terkhusus korban ataupun saksi.
08:44Kita juga sudah mulai masuk pada LPSK.
08:50Sejauh ini perlindungan yang dibutuhkan seperti apa boleh diceritakan Pak Yanuar soal ini?
08:55Yang paling utama itu adalah pemulihan korban.
08:58Pemulihan korban itu yang paling utama.
09:00Bagaimana korban ini bisa dilindungi hak-haknya, terus kemudian anggar cepat pulih karena korban juga yang akan nanti bisa katakanlah
09:10ini adalah saksi kunci kan begitu.
09:12Terus kemudian terkait dengan perlindungan selain pemulihan ataupun kesehatannya itu bagaimana itu LPSK juga sudah oke, sudah siap termasuk untuk
09:27perlindungan pelapor dan saksi.
09:29Tinggal kita dengan kolaborasi dengan pihak-pihak yang lain seperti dengan UPTDPPA Jawa Barat terbesar pemerintahan Provinsi Jawa Barat.
09:38Mungkin begitu, Mbak Frisga.
09:40Tanpa mendahului penyidikan, tapi yang jelas sejauh ini yang jadi pelaku adalah Taufik Hidayat, tidak ada pihak lain yang diduga
09:48membantu.
09:48Begitu Pak Yanuar.
09:51Saya tidak mau masuk ke ranah penyidikan ya, tetapi ya mungkin saja bisa ada pihak lain ataupun tidak, tetapi dengan
10:01alat bukti yang sah mungkin.
10:04Jadi tetap dibuka untuk perkembangan penyidikan, ini ranahnya penyidikan.
10:08Tapi yang jelas, apa yang ditekankan kembali Pak Yanuar di tahap ini, apa yang jadi fokus oleh pengacara korban maupun
10:16keluarga?
10:17Karena prosesnya pasti akan panjang, tapi yang jelas nanti pidananya itu yang diharapkan semaksimal mungkin.
10:23Bagaimana proses yang saat ini berjalan Pak Yanuar?
10:26Ya, proses yang akan kami lakukan adalah salah satunya adalah untuk mengawal proses penyidikan.
10:31Ini penyidikan, terus kemudian bagaimana pemberkasan nanti ke pejaksaan sampai nanti pada pelaksanaan persidangan.
10:39Itu yang krusialnya penyidikan, pemberkasan, tapi yang paling penting adalah pemulihan bagi korban.
10:47Itu ya, pemulihan.
10:49Kami doakan dari sini tentunya untuk korban segera pulih dan juga kasusnya bisa terang-benderang dan segera diusut sampai tuntas.
10:57Terima kasih Pak Yanuar atas waktu ini sampai Indonesia malam.
10:59Terima kasih Pak Yanuar.
11:01Terima kasih Pak Yanuar.
Komentar

Dianjurkan