00:00Mahasiswa berhak untuk menyatakan itu, karena memang tidak ada perubahan.
00:05Tapi kalau saya sendiri memang sudah tahu tidak akan ada perubahan.
00:09Pak Mahut, salah satu tuntutan demonstran itu kan tolak Undang-Undang Polri.
00:16Tanggapan Pak Mahut berjalan apa?
00:18Ya, mahasiswa berhak.
00:20Mahasiswa berhak untuk menyatakan itu, karena memang tidak ada perubahan.
00:25Tapi kalau saya sendiri memang sudah tahu tidak akan ada perubahan.
00:30Karena kalau tidak ada perubahan, Pak Mahut mau ikut ke tim.
00:34Ya kalau saya tidak mau, nanti dituduh macam-macam kan.
00:37Dituduh, Pak Mahut tutup. Cuma omong saja, disuruh masuk.
00:40Tidak mau, ya saya masuk saja lalu.
00:42Saya gali semua ke setiap kota, setiap kota.
00:45Bicara, polisi itu seperti apa.
00:47Kan bicara semua kan saya yang mandi semua ke daerah-daerah.
00:50Ayo bicara, polisi itu dileknya di mana, bagusnya di mana kan gitu.
00:54Terungkap semua kan.
00:56Jadi saya tidak omong-omong sendiri.
00:57Dan itu terekam di dalam tiga, di dua halaman yang sebagian desainnya itu verbatim.
01:05Pernyataan langsung dari masyarakat dengan kalimatnya siapa yang ngomong di mana,
01:10tanda berapa dan seterusnya itu verbatim.
01:14Jadi terserah saja pemerintah mau perbaiki atau enggak.
01:17Itu kan kita tidak, saya tidak berwenang.
01:20Saya hanya berwenang mengasolasi lalu mengusulkan.
01:23Kalau pemerintah tidak berani, oh apa kita nih.
01:26Kan tidak punya energi juga untuk menabrak.
01:31Gitu ya. Cukup ya.
01:32Terima kasih.
01:34Terima kasih.
01:45Terima kasih.
01:54Terima kasih.
01:59Terima kasih.
02:02Terima kasih.
02:03Terima kasih.
02:07Terima kasih.
02:08Terima kasih.