00:00Tapi kita masih fokus soal ketika Iran, ada cerita itu, ada dampak, terus kemudian ada faktor Amerika, Profik melihatnya seperti
00:10apa?
00:10Bisa gak sih semudah itu atau memang-memang bagaimanapun selama Indonesia masih dalam kebutuhan politik internasionalnya dengan Amerika masih dominan,
00:19ya mau elaborasi dengan Iran pasti susah.
00:22Gini, saya ini kan latar belakang saya hukum nih, jadi kalau orang hukum itu bicara katanya kalau gak punya evidence
00:31-nya buktinya agak repot gitu ya.
00:33Jadi waktu ada kesepakatan MOU antara Amerika Serikat dengan Iran, saya coba google di internet, apa sih kesepakatan itu?
00:43Dan saya dapatkan itu isinya 14 poin, tapi saya harus disclaimer ya, mungkin aja ini bukan yang ditanda tangani.
00:51Oke, bukan yang otentik, tapi yang hasil temuan riset mandiri dari Profik.
00:55Riset mandiri yang sudah dipublish di sebuah koran, korannya dari Israel lagi.
01:01Nah, di dalam poin 10 dikatakan disitu bahwa the United States undertakes,
01:09the United States undertakes that immediately after the signing of this MOU,
01:13and until the date of the lifting of sanctions, the United States Treasury Department will issue wavers for export of
01:22Iranian crude oil,
01:24petrochemical dan seterusnya.
01:26Jadi itu kata-katanya immediately, jadi itu harus segera.
01:30Memang kemarin itu ada perkembangan, ada kapal Iran yang keluar,
01:35dan itu tidak diapak-apakan oleh blokade yang Amerika Serikat.
01:41Artinya, kalau misalnya dilihat dari MOU itu, memang ada yang immediately, segera,
01:48ada yang sifatnya memang on progress dari 60 hari ini dinegosiasikan.
01:56Memang kalau di pasal satunya, soal pokoknya kita sudah tidak saling serang ya,
02:02dan juga termasuk di Lebanon, itu kan, itu harusnya sudah selesai.
02:06Tapi memang yang jadi permasalahan ini sekarang, Israel masih menyerang Lebanon.
02:12Nah, kemarin ini setelah ada penanda tanganan secara elektronik gitu ya.
02:16Dan Benjamin Netanyahu masih meresponnya tidak serius.
02:20Ya, tidak serius dan mengatakan bahwa,
02:22Amerika.
02:22Iya, mengatakan bahwa, oke kalau misalnya tidak ada serangan,
02:27tapi kita di Lebanon Selatan sudah kuasa ini, sudah milik kita.
02:31Nah, sebenarnya Iran maunya tidak ada serangan, terutama ke Hezbollah,
02:35dan Israel harus keluar dari Lebanon Selatan.
02:39Nah, ini kan apa namanya, yang tadi yang saya katakan,
02:43ada yang immediately tapi kok tidak sesuai,
02:46dengan yang immediately yang memang...
02:48Dan ada satu lagi, Israel tegas menyampaikan bahwa,
02:52kami tidak ikut dalam kesepakatan damai.
02:54Betul, itu yang tadi saya katakan di awal bahwa,
02:57dia kan punya kedaulatan.
02:58Yes.
02:59Amerika Serikat, mau dia ngomong apa,
03:02Netanyahu sekarang dalam posisi, oke,
03:05sekarang kita punya perbedaan pandangan nih,
03:08terkait dengan Iran.
03:09Kalau kemarin kita sama,
03:11tapi kalau sekarang, tidak.
03:13Di situ,
03:14kalau saya hitung mungkin ada dua, tiga kali.
03:17Trump itu marah sama Israel.
03:19Bahkan yang terakhir,
03:20beliau mengatakan bahwa,
03:21tanpa kami,
03:23sebenarnya Israel sudah tidak ada lagi.
03:25Meskipun agak sulit dipercaya,
03:28Amerika bisa marah serius gitu sama Israel gitu.
03:31Melihat artinya,
03:32itu kan agak sulit.
03:33Khawatirnya ini gimmick dan sebagainya.
03:35Tapi itulah, itu wilayahnya Amerika.
03:36Yang ingin kita tegaskan di sini adalah,
03:39karena kita bicara ini angin segar,
03:41apakah ini bisa,
03:42khususnya hubungan diplomatik dengan Iran,
03:44apakah bisa diperbaiki,
03:45dan kemudian bisa berdampak,
03:48paling tidak ada alternatif sumber.
03:51Yang pasti satu Mas Yogi,
03:52sekarang ini pemerintah,
03:54tidak bisa lagi,
03:56menyalahkan perekonomian sedang lesu itu,
03:58karena masalah geopolitik.
04:00Oke, itu salah satunya.
04:01Tidak ada lagi alasan itu.
04:02Dan yang diharapkan oleh masyarakat,
04:04kemarin yang naik,
04:06itu harus segera turun.
04:07Memang ada waktu ya,
04:09penyesuaian dan lain sebagainya,
04:10tapi harus turun.
04:11Dan yang ketiga adalah,
04:13yang tadinya investor,
04:14keluar mungkin dia mau wait and see,
04:17ya harusnya sekarang,
04:18kita kalau katakanlah fundamental ekonomi sudah bagus,
04:22harusnya bisa masuk dong.
04:24Tapi kan isunya adalah,
04:26apakah masalah fundamental ekonomi Indonesia yang bagus,
04:28atau kepercayaan,
04:30trust dari para investor ini.
04:33Jangan-jangan lebih ke masalah kepercayaan investor,
04:36bukan masalah fundamental ekonomi.
04:38Karena kalau dalam pemahaman saya,
04:41fundamental ekonomi bagus,
04:42geopolitik sudah meredah.
04:44Sudah membaiklah paling tidak.
04:45Harusnya,
04:46ya BBM akan turun,
04:48segala sesuatu akan...
04:49Bung Abrah masih yakin,
04:50harga BBM,
04:51atau punya rekomendasi bahwa,
04:53kalau kesepakatan damai ini berjalan dengan baik,
04:55ya otomatis harus segera turun,
04:56karena harga minyaknya pasti akan turun,
04:59mendekati asumsi APBN.
05:00Terima kasih telah menonton!
Komentar