Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAWA TENGAH, KOMPAS.TV - Imbas melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, harga bahan bangunan di Sragen, Jawa Tengah mengalami kenaikan sekitar 30 persen.
Kondisi ini turut berdampak pada penurunan omzet penjualan toko material.

Sejak beberapa hari terakhir, harga berbagai bahan bangunan di Desa Bener, Sragen, Jawa Tengah, mulai mengalami kenaikan.

Kenaikan tertinggi terjadi pada harga cat tembok yang naik sekitar Rp40.000 hingga Rp50.000 per galon. Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp140.000 kini menjadi Rp190.000 per galon.

Tak hanya cat tembok, kenaikan harga juga terjadi pada pipa paralon hingga thinner. Sementara itu, harga semen dan besi turut mengalami kenaikan sekitar Rp4.000.

Pengusaha toko material mengaku omzet penjualan mereka menurun signifikan hingga sekitar 40 persen. Menurut mereka, banyak konsumen memilih menunda pembelian bahan bangunan saat nilai dolar meningkat dan menunggu hingga harga kembali stabil.

#jawatengah #sragen #amerika

Baca Juga Drone Militer Israel Hantam Mobil di Gaza, Tiga Orang Tewas | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/internasional/675978/drone-militer-israel-hantam-mobil-di-gaza-tiga-orang-tewas-sapa-pagi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/675981/rupiah-melemah-harga-bahan-bangunan-di-sragen-naik-hingga-30-persen-jurnal-nusantara
Transkrip
00:00Imbas melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, harga bahan bangunan di Seragen, Jawa Tengah naik sekitar 30 persen.
00:08Pengusaha Toko Material juga mengaku omset penjualan mereka menurun drastis hingga 40 persen.
00:18Sejak beberapa hari terakhir saudara, imbas harga rupiah yang sempat melemah harga bahan bangunan di Desa Benar, Seragen, Jawa Tengah
00:26terkena imbasnya.
00:27Kenaikan tertinggi terjadi pada harga cat tembok naik Rp40.000 hingga Rp50.000.
00:33Yang sebelumnya dari harga Rp140.000 kini menjadi Rp190.000 per galonnya.
00:41Tak hanya itu, kenaikan serupa juga terjadi pada pipa pralon hingga tinar.
00:46Sedangkan untuk harga semen dan besi naik sekitar Rp4.000.
00:50Pengusaha Toko mengaku omset penjualan menurun signifikat sekitar 40 persen karena konsumen enggan membeli bahan bangunan saat dolar naik dan
01:02menunggu hingga harga jual kembali stabil.
01:08Untuk saat ini semua item dari bahan plastik atau besi, semua kenaikan ya cukup-cukup signifikan ya.
01:19Dan perkiraan sekitar 30 persen adalah beli saat ini hampir turun sekitar 40 persen lah.
01:31Kemungkinan ya karena ekonomi lagi agak sulit.
01:35Ya sejak ini aja ketidakpastian dengan lo ini mas, Rp1 mulai turun, anjlok dan sebagainya.
01:44Terus akhirnya agar-agar material juga ikut, ikut wajah tinggi.
01:48Ini bikin dapur ya.
01:51Jadi lumayan menambah pengeluaran juga mas ya.
01:54Wah banyak mas.
01:55Banyak ya.
01:56Leput mas, tadinya anggaran segini jadi segini mas.
02:00Minta tolonglah rakyat yang di bawah ini mau bikin kayak gini aja, kerasa banget mas.
Komentar

Dianjurkan