Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Kuasa hukum Roy Suryo dan dr. Tifauzia Tyassuma (dr. Tifa), Refly Harun, menduga ada pihak-pihak tertentu yang ingin melihat Roy Suryo dan dr. Tifa tampil sebagai tahanan di hadapan publik.

"Kami menengarai mereka dikeluarkan sengaja untuk dipamerkan, seperti dalam tanda kutip ada pesanan pihak-pihak tertentu yang belum puas kalau belum melihat mereka berdua mengenakan rompi oranye," kata Refly.

Ia menjelaskan, Roy Suryo akhirnya keluar menuju kendaraan tahanan sambil membawa rompi oranye tanpa mengenakannya.

Sementara dr. Tifa memilih memakai rompi tersebut sebagai bentuk protes atas perlakuan yang menurutnya tidak adil.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/675953/refly-blak-blakan-soal-kondisi-roy-tifa-serta-alasan-tak-kenakan-rompi-tahanan
Transkrip
00:00pesanan pihak-pihak tertentu
00:01belum puas kalau seandainya belum melihat
00:04mereka berdua mengenakan rompi orange
00:06karena itulah yang sering diglorifikasi oleh
00:08para termur
00:11Assalamualaikum Wr. Wb
00:14saya Refli Harun
00:16kuasa hukum atau penasihat hukum
00:19dalam konteks ini dari
00:20Roy Suryo dan Dr. Tifa
00:25ingin mengupdate
00:27kondisi kedua beliau
00:29baik Dr. Tifa maupun
00:32Roy Suryo saat ini
00:34sedang dirawat
00:36inap di rumah sakit
00:38Polri Kramatjati
00:39ini bukan permintaan dari
00:42yang bersangkutan tetapi
00:44ini adalah rekomendasi dari dokter
00:46yang saya langsung dengar
00:48sendiri
00:49pada awalnya
00:51baik Mas Roy
00:54maupun Dr. Tifa
00:55menolak untuk diperiksa
00:58di rumah sakit
00:59Polri Kramatjati
01:00karena menganggap mereka berada
01:03dalam kondisi yang sehat
01:05tetapi rupanya ada
01:07dalam tanda putih
01:09pemaksaan oleh penyidik
01:11agar kemudian
01:12diperiksa di rumah sakit
01:14Polri
01:15nah sebagai
01:16lawyer
01:18sebagai penasihat hukum
01:20saya dan teman-teman
01:21kemudian memprotes
01:22masuk ke
01:24depan ruang tahanan
01:25kemudian kita
01:27bernegosiasi
01:28nah hasil negosiasi itu
01:29adalah
01:30mereka
01:31tetap
01:32diperiksa di
01:35rumah sakit
01:36Polri Kramatjati
01:38tetapi
01:38boleh tidak
01:40mengenakan
01:40rompi orange
01:41karena apa
01:43karena kami menengarai
01:44bahwa
01:45mereka dikeluarkan
01:46sengaja
01:47untuk dipamerkan
01:48seperti dalam
01:50tanda kutip
01:50ada pesanan
01:51pihak-pihak tertentu
01:52belum puas
01:53kalau seandainya
01:54belum melihat
01:55mereka berdua
01:56mengenakan rompi orange
01:57karena itulah yang
01:58sering diglorifikasi
01:59oleh
02:00para termur
02:01dan
02:02kemudian
02:03Mas Roy
02:04keluar
02:05hanya menenteng
02:06baju
02:07orangenya
02:08tidak dipakai
02:09dan kemudian
02:10masuk ke
02:11mobil tahanan
02:12setelah itu
02:14dokter Tifa
02:15yang melakukan
02:16hal yang sama
02:17tetapi dokter Tifa
02:18secara sengaja
02:19mengenakan rompi
02:20orange-nya
02:21untuk mengatakan
02:22kepada
02:22halayak dunia
02:24bahwa
02:25ya inilah
02:26penzaliman yang
02:27terjadi terhadap dirinya
02:28pada hari
02:29ketika dia
02:30sedang menghadapi
02:31ujian
02:32seminar hasil
02:33disertasinya
02:34di Fakultas Kedokteran
02:35Unitas Indonesia
02:36jadi dokter Tifa
02:37ditangkap
02:38pukul
02:387 pagi
02:40padahal
02:40pukul
02:408 paginya
02:41dia harus
02:43presentasi
02:44untuk seminar
02:45hasil
02:45dari penelitiannya
02:47untuk gelar
02:48dokter
02:49di Unitas Indonesia
02:50di Fakultas Kedokteran
02:51sehingga
02:52hal tersebut
02:54memincu
02:54GERD
02:57ya
02:57semacam
02:57itulah
02:58sehingga
02:59ketika kemudian
03:00diperiksa
03:01di rumah sakit
03:03keramat jati
03:03direkomendasikan
03:05pula
03:05untuk
03:06dirawat
03:07inapkan
03:08bahkan
03:09kondisi
03:09dokter Tifa
03:10jauh lebih
03:10parah
03:11dibandingkan
03:12dengan
03:12Mas Roy
03:14karena Mas Roy
03:14juga punya
03:16penyakit
03:16yang
03:17yang sudah ada
03:19sebelumnya
03:19dan
03:20dokter menyarankan
03:21tidak boleh
03:22dia kemudian
03:23dikembalikan
03:24ke
03:25ruang tahanan
03:26di Polda
03:26Vitrujaya
03:27karena ini
03:28berbahaya
03:28jadi penyakit
03:30yang
03:30ya banyak
03:31dirita oleh
03:31orang Indonesia
03:32saya tidak menyebutkan
03:33secara spesifik
03:34dan angkanya
03:34sudah
03:34sudah sangat tinggi
03:36saya mendengar 400
03:37kalau tidak salah
03:38nah ini
03:39ini yang kemudian
03:40membuat
03:41mereka berdua
03:42akhirnya
03:44diinapkan
03:44di rumah sakit
03:45keramat jati
03:46Polri
03:46tetapi sekali lagi
03:49awalnya
03:50Mas Roy
03:50setelah berkonsultasi
03:52dengan
03:52istrinya
03:54itu menolak
03:55untuk dirawat
03:55di situ
03:56karena
03:57mempertimbangkan
03:59faktor keamanan
04:00dan lain sebagainya
04:01dia lebih ingin
04:01kembali ke
04:02rutan
04:03Polda Vitrujaya
04:04tetapi
04:05setelah
04:07diyakinkan
04:08soal faktor
04:09atau aspek keamanan
04:10akhirnya
04:11istrinya
04:12memberikan
04:13persetujuan
04:17kecepatan informasi
04:19dan akurasi data
04:20adalah
04:21komitmen kami
04:22satu langkah
04:23lebih dekat
04:24satu langkah
04:25lebih terpercaya
04:26saksikan
04:27Kompas Petang
04:28di Kompas TV
04:29channel 11
04:30di televisi Anda
04:32selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan