00:00Terima kasih pada teman-teman media, tadi kami baru saja mendapatkan arahan
00:07bersama-sama dengan seluruh pimpinan Bank Himbara, seluruh pimpinan direksi, dan juga seluruh komisaris
00:17dari lima bank, yaitu Bank Mandiri, Bank BNI, BRI, BSI, dan juga BTN.
00:30Dan karena perbankan Himbara ini merupakan komponen yang sangat-sangat penting
00:38dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia dan tidak semata-mata itu hanya sebagai entitas bisnis.
00:47Tetapi ini bisa mempengaruhi juga arah kebijakan perekonomian nasional.
00:52Nah, oleh sebab itu tadi arahan dari Bapak Presiden kepada seluruh perbankan dan juga Dewan Komisaris dan Pimpinan
01:03bahwa kita mesti melihat bahwa Indonesia ini secara keseluruhan itu sangat optimis dan sangat baik ke depannya.
01:13Nah, oleh sebab itu perbankan juga semata-mata tidak hanya mengejar dari segi laba tetapi juga harus dirasakan
01:25kehadirannya ke masyarakat, ke rakyat dalam bentuk pemberian, persamaan, kesempatan dari segala lapisan dari UMKM, komersial, maupun korporasi.
01:45Dan bagaimana keberadaan perbankan Himbara ini yang tadi ditanya Bapak Presiden, bobotnya itu Bank Himbara itu kurang lebih nilainya,
01:55tadi ditanya satu persatu, contohnya seperti Bank Mandiri, nilainya kurang lebih Rp450 triliun.
02:03Ini berdasarkan market kapitulasi ya di Bursa, kemudian BRI slightly di atas Rp450 triliun, kemudian BNI mungkin di level sekitar
02:19Rp200 triliun,
02:22kemudian juga BSI dan juga Beta. Jadi kalau dijumlahkan itu nilainya kurang lebih Rp1.100 triliun,
02:29yang dimana itu mencerminkan 10% dari nilai seluruh kapital market atau seluruh nilai perusahaan Indonesia.
02:38Jadi bobotnya kan sangat-sangat besar, hanya dari lima perbankan yang ada di Indonesia ini.
02:45Nah, oleh sebab itu juga disampaikan bagaimana dalam menjalankan bisnisnya ini,
02:53tentunya asas prudensial atau kehatian-hatian harus diutamakan,
02:57kemudian juga memberikan persamaan yang tadi saya sampaikan bahwa justru usaha kecil-menengah ini
03:06yang kadangkala mendapatkan seru bunga lebih tinggi dari korporasi,
03:11malah harus di level yang sama, bahkan harus lebih rendah.
03:15Harus lebih rendah, karena ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat terutama UMKM.
03:22Nah, dan juga bagaimana Bapak Presiden memberikan pandangan bahwa
03:32perbankan ini bisa memiliki peran yang sangat penting kan di segala sektor.
03:36Ini sebagai darah dari perekonomian kita, sebagai darah dari perekonomian kita.
03:40Dan tadi juga digambarkan berapa besar peran dari Bank Pemerintah ini
03:51dalam ikut mengsukseskan program-program perintah,
03:55tetapi juga dengan tetap menjalankan asas kehatian-hatian.
04:00Nah, itu juga yang paling penting bahwa semuanya harus dijalankan dengan asas kehatian-hatian,
04:06secara profesional, dan kehadiran Himbara ini benar-benar harus diraksanakan manfaatnya
04:12oleh seluruh rakyat Indonesia dengan diberikan kesempatan yang sama.
04:17Dan kita harus optimis ke depannya perekonomian kita akan berjalan baik, berjalan maju,
04:24apalagi tadi disampaikan juga dengan kesepakatan dari Presiden Trump dan juga Pemerintah Iran,
04:33dan harga minyak juga tadi sampaikan sudah menurun di bawah 80,
04:38dan harapannya ini juga akan memberikan sentimen yang positif terhadap perekonomian kita.
04:45Dan tetap, dan satu lagi bahwa sektor pangan juga adalah salah satu sektor utama
04:49yang harus diberikan perhatian khusus,
04:51dan yang paling penting juga bahwa perekonomian kita ke depannya
04:56harus menjadi perekonomian yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri
05:00dengan support dan bantuan dari pihak perbankan, terutama perbankan Himbara.
05:06Ya, karena kembali lagi perbankan Himbara punya peran yang sangat-sangat strategis,
05:10tidak hanya dalam pembiayaan,
05:13tapi juga terhadap pertumbuhan, perekonomian, dan kebijakan nasional ke depannya.
05:18Mungkin itu yang bisa saya sampaikan ya. Terima kasih.
05:38Ya, memang kalau harus dilihat juga secara keseluruhan ya.
05:44Memang BI rate naik, tapi yang paling penting tadi juga disampaikan, saya lupa,
05:48adalah bagaimana perbankan ini selalu meningkatkan efisiensi dan produktivitasnya.
05:52Kalau dilihat memang dalam perjalanan setahun ini, dari 2005 sampai 2026,
06:00lending perbankan kita itu naik average 15 persen.
06:03Average naik 15 persen.
06:04Dan likuiditas juga dari pihak ketiga terjaga juga naik double digit.
06:09Dan yang paling penting juga NPL-nya, non-profiling loan bank kita,
06:14itu aja mandiri itu hanya 0,9.
06:16Jadi average NPL atau non-profiling loan kita,
06:19Bank Himbara itu antara 0,9 sampai 1,8 persen pada saat ini.
06:25Nah, justru hal-hal itu yang mesti diperbaiki,
06:29yang mesti ditingkatkan efisiensinya,
06:31sehingga walaupun ada kenaikan suku bunga,
06:33tetapi lendingnya ke masyarakat, kepada dunia usaha,
06:39terutama UMKM, itu tetap bisa terjaga di level yang baik, di level yang sama.
06:43Berarti di bawah kejadian ada arahan untuk menahan kebunan?
06:46Oh, tidak ada.
06:49Oke, baik, terima kasih.