Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei menegaskan kepatuhan Iran terhadap komitmen nuklir bergantung pada pemenuhan kewajiban Amerika Serikat dan penghentian perang di Lebanon oleh Israel.

Iran menuntut timbal balik atas hak nuklir mereka berdasarkan NPT dan mengancam tindakan balasan jika tuntutan tersebut diabaikan.

Negosiasi yang dimediasi Pakistan dilaporkan mendekati tahap akhir, meskipun Teheran mengkritik sikap Washington yang dinilai kontradiktif.

Penandatanganan nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan di Swiss, Jumat (19/5/2026) mendatang.

Akankah momentum bersejarah ini akan benar-benar mengakhiri perang?

Kita bahas bersama Pengamat Geopolitik dan Timur Tengah, Mahfuz Sidik.

Baca Juga Beda Kepentingan AS dan Israel Jadi Ancaman bagi Gencatan Senjata dengan Iran, Ini Analisis Pengamat di https://www.kompas.tv/internasional/675198/beda-kepentingan-as-dan-israel-jadi-ancaman-bagi-gencatan-senjata-dengan-iran-ini-analisis-pengamat

#iran #amerika #perang

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/675240/full-analisis-pengamat-soal-kesepakatan-as-iran-damai-atau-jeda-konflik-sapa-malam
Transkrip
00:00Penandatanganan nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan di Swiss Jumat mendatang.
00:06Akankah momentum bersejarah ini akan benar-benar mengakhiri perang?
00:10Kita bahas bersama pengamat geopolitik dan Timur Tengah, Mbak Fusiddiq.
00:15Selamat malam, Pak Mbak Fus.
00:17Selamat malam, Mbak Fuska.
00:19Kalau kita melihat kondisi saat ini jelang perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran,
00:24sebenarnya apa yang bisa jadi jaminan kedua belah pihak akan benar-benar hadir di Swiss untuk betul-betul menandatangani nota
00:31kesepahaman perdamaian?
00:34Ya, kalau kita ikuti perkembangan terakhir, nampaknya peluang ditandatanganinya nota kesepakatan atau kesepahaman antara Amerika dan Iran ini semakin besar.
00:45Dan itu ditandai dengan pernyataan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu yang nampaknya mulai melakukan soft landing terkait isu nuklir.
00:57Dan saya kira apa yang disampaikan Netanyahu ini persis seperti yang disampaikan Trump ketika berupaya meyakinkan publik di dalam negeri
01:07mereka masing-masing
01:08bahwa target perang untuk menghancurkan infrastruktur pengayaan uranium di Iran ini sudah berhasil.
01:16Jadi ini adalah langkah soft landing yang dilakukan Netanyahu sebagaimana sudah dilakukan Trump beberapa waktu yang lalu.
01:25Nah tinggal mungkin ada satu masalah yang paling krusial yang belum menurut saya ini belum ada titik temu
01:32dan masing-masing pihak akan bertahan pada posisinya, yaitu soal mundurnya atau keharusan ditarik mundurnya tentara Israel dari seluruh wilayah
01:45Libanon, khususnya di Libanon Selatan.
01:48Dan ini akan memasukkan klausul ini sebagai bagian tidak terpisahkan dari draft MOU.
01:55Dan saya kira Amerika Serikat juga akan menekan ke arah situ.
02:00Tetapi Israel kalau kita lihat pernyataan Benjamin Netanyahu, pernyataan Menhannya itu kan jelas-jelas menegaskan mereka tidak akan menarik mundur
02:09militernya dari wilayah Libanon Selatan khususnya.
02:13Saya kira ini yang akan masih menjadi ganjalan untuk sampai kepada penandatangan NMOU.
02:19Dan pun misalnya Israel memang selama ini jadi ganjalan, apalagi soal Lebanon.
02:26Tapi untuk mempertemukan Amerika Serikat dan Iran dalam satu ruangan yang sama di fase negosiasi tampaknya juga bisa jadikah ini
02:34akan sangat sulit?
02:35Karena misalnya saat di Islamabad di Pakistan tidak ada trust, tidak ada kepercayaan satu sama lain antara kedua belah pihak,
02:41Pak Mahfus.
02:42Ya, ketidakpercayaan memang satu hal yang menjadi gangguan untuk mencapai kesepakatan-kesepakatan dalam proses perundingan yang hampir 70 hari.
02:54Tetapi ada satu faktor lain yang akhirnya ini memaksa semua pihak untuk duduk bersama mencapai kesepakatan.
03:02Yaitu situasi yang sudah tidak memungkinkan masing-masing pihak untuk memperpanjang perang.
03:07Amerika Serikat misalnya kalau kita lihat ya, dengan resolusi yang sudah disahkan baik oleh Senat maupun Kongres,
03:14Trump ini sudah tidak punya lagi dasar legitimasi secara hukum untuk melanjutkan perang.
03:19Sementara negara-negara diteluk ya, dengan situasi yang sudah babak blur ya,
03:24dan krisis energi mereka ini sudah sangat besar ya, akibat blokade ini.
03:31Mereka juga sudah tidak lagi mampu bertahan terlalu lama dengan pemblokadean selatuh hukum ini.
03:37Sementara di Iran, kalau situasi ini masih berlarut-larut,
03:42sangat mungkin friksi yang sekarang ini mulai muncul ke permukaan, ini akan semakin membesar.
03:49Dan kalau frisinya semakin membesar, ini juga menjadi ancaman bagi politik domestik Iran.
03:56Nah tinggal memang faktornya adalah Israel.
03:59Israel ketika dia gagal di dalam perang melawan Iran,
04:04maka harga yang harus dia bayar minimumnya adalah dia bisa mendapatkan wilayah yang lebih luas di Lebanon Selatan,
04:14yaitu dengan hancurnya semua kekuatan proksi Iran di Lebanon Selatan, yaitu Hezbollah.
04:20Kalau ini tidak bisa didapatkan oleh Israel,
04:23maka rasanya sulit kita melihat misalnya Netanyahu dalam waktu dekat ini
04:29menyatakan setuju sepenuhnya dengan draft MOU yang disodorkan Iran dalam 14 poin itu.
04:35Pun Iran tidak akan membiarkan Lebanon Selatan diserahkan kepada Israel,
04:39pasti Iran juga akan melindungi proksinya di sana Hezbollah ya, Pak Mahfuz?
04:43Ya betul, itu red line atau garis merah bagi Iran
04:47ya untuk memasukkan isu Lebanon Selatan di dalam MOU ini.
04:53Dan kalau ada upaya misalnya Trump melakukan tekanan kembali ke Iran
04:58untuk melepaskan Lebanon Selatan ini,
05:04saya kira ini akan bisa membuyarkan seluruh progres kesepakatan
05:09yang saya kira tinggal menunggu di tanda tangan ini.
05:12Dan juga bagaimana kita melihat kemungkinan
05:17notak kesepahaman perdamaian jikapun ditanda tangani ini bisa bertahan cukup lama
05:22karena gencatan senjata yang sudah berjalan hampir satu bulan
05:27juga itu jadi hal yang rapuh.
05:29Bagaimana soal notak kesepahaman perdamaian ini?
05:31Apa saja faktor-faktor yang bisa melanggengkan
05:34kalau perdamaian terjadi antara Amerika Serikat dan Iran?
05:37Kalau kita merujuk kepada kesepakatan perdamaian sebelumnya
05:43yang disepakati oleh Amerika-Iran atas mediasi dari Pakistan,
05:48dan rasanya untuk kali ini Amerika dan Trump ini akan terus jalan,
05:54maju untuk sampai tahap menandatangani MOU ini
05:58antara Amerika dengan Iran.
06:01Walaupun Israel menolak sebagian klausul di dalam MOU itu.
06:05Nah, kalau situasinya sedemikian rupa,
06:08maka memang pertanyaan besarnya adalah
06:11bagaimana keberlanjutan dari MOU ini
06:14paling tidak dalam jendela waktu 60 hari
06:17ketika ada pembicaraan atau negosiasi lanjutan tentang nuklir.
06:22Dan kalau isu ini menjadi titik baru
06:27perseturuan antara Israel, Amerika, dan Iran,
06:30maka ini akan juga dijadikan oleh Israel
06:34untuk terus menjaga keberadaannya di Libanon Selatan.
06:39Karena hanya dengan cara itulah
06:41dia bisa menaikkan posisi tawarnya
06:43di hadapan Iran maupun Amerika.
06:45Dan dengan cara itu pula lah
06:47Israel punya reserve
06:49untuk kemudian kalau kesepakatan
06:51atau negosiasi soal nuklir ini gagal,
06:54dia punya landasan untuk kemudian melakukan serangan lanjutan
06:57ke instalasi pengayaan uranium atau nuklir Iran.
07:01Jadi saya kira memang rencana kesepakatan ini
07:05kalaupun sudah ditandatangani,
07:07jeda waktu 60 hari ini akan sangat kritis
07:10di mana Israel bisa menjadi spoiler
07:12atau perusak dari kesepakatan lanjutan.
07:16Tapi setidaknya kita tunggu
07:18kesepahaman ini semoga segera terjadi,
07:21setidaknya untuk meredakan kondisi di Timur Tengah.
07:24Dunia memang harus mendorong Iran dan Amerika
07:27segera ketemu di Genewa
07:30untuk menandatangani kesepakatan ini.
07:32Terlepas Israel ingin berlepas diri,
07:35tidak setuju dengan beberapa klausi
07:37di dalam MOU itu.
07:38Karena inilah jalan untuk mulai
07:40menormalisasi kehidupan dunia.
07:42Banyak negara yang sekarang ini
07:43sudah sangat menderita.
07:45Jangan sampai penderitaan ini
07:47semakin berkepanjangan
07:48kalau perdamaian tidak terwujud di sana.
07:50Terima kasih Pak Mahfuz.
07:51Mahfuz Siddiq, pengamat geopolitik dan Timur Tengah
07:54sudah bergabung di Sapa Indonesia Malam.
07:56Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan