Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) merespons unjuk rasa mahasiswa yang terjadi di sejumlah wilayah terkait tuntutan perbaikan kondisi ekonomi.

Bakom RI menegaskan bahwa sejak awal masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah telah berfokus pada upaya pengendalian dan penghematan belanja negara, termasuk penghentian pemborosan anggaran serta peningkatan efisiensi fiskal.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, dalam pernyataan tertulis menyampaikan bahwa Presiden Prabowo melakukan evaluasi terhadap berbagai pos belanja yang dinilai tidak mendesak dan tidak esensial.

Menurut Bakom RI, kebijakan efisiensi tersebut diklaim telah menghasilkan penghematan anggaran negara hingga sekitar 300 triliun rupiah.

#Istana #PrabowoSubianto #EfisiensiAnggaran #UnjukRasaMahasiswa

Baca Juga Tangis Supplier MBG Minta Tolong Prabowo, Pengacara Yayasan Buka Suara | DIPO INVESTIGASI di https://www.kompas.tv/video/675236/tangis-supplier-mbg-minta-tolong-prabowo-pengacara-yayasan-buka-suara-dipo-investigasi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/675252/bakom-ri-respons-aksi-mahasiswa-sebut-efisiensi-di-bawah-prabowo-capai-rp300-triliun-kompas-malam
Transkrip
00:00Setelah pihak istana melalui Badan Komunikasi Pemerintah RI merespons unjuk rasa mahasiswa soal perbaikan ekonomi di sejumlah wilayah.
00:08Bakom RI menegaskan langkah yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto sejak awal masa pemerintahannya
00:13justru berfokus pada perhentian pemborosan anggaran dan peningkatan efisiensi belanja negara.
00:19Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Kodari dalam pernyataan tertulis menegaskan
00:24Presiden Prabowo melakukan penghematan berbagai pos belanja yang dinilai tidak mendesak dan tidak esensial.
00:30Kebijakan itu berhasil menghemat anggaran negara hingga sekitar 300 triliun rupiah.
00:38Menurut Kodari, mengenai tuntutan pertama, misalnya terkait pemborosan APBN yang dilakukan oleh Pak Prabowo
00:45justru selama ini adalah menghentikan pemborosan di berbagai sektor.
00:49Jadi kalau soal kebocoran, Bapak Presiden adalah Panglima paling depan.
00:53Panglima dalam melawan kebocoran.
00:55Karena itu, beliau harus didukung oleh teman-teman mahasiswa.
Komentar

Dianjurkan