00:00Libur Tahun Baru Islam, Taman Marga Satwa Ragunan ramai dikunjungi wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya.
00:07Selain edukasi, Taman Marga Satwa Ragunan juga punya ruang terbuka hijau luas yang jarang ditemui di perkotaan.
00:17Taman Marga Satwa Ragunan menjadi salah satu destinasi favorit warga saat libur Tahun Baru Islam hari ini.
00:25Antrean terjadi di loket masuk Ragunan.
00:27Pengunjung yang didominasi para keluarga diimbau untuk menjaga barang bawaan.
00:33Harga tiket Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak,
00:38serta akses transportasi yang mudah, serta bisa membawa anak-anak belajar sambil bertamasya,
00:44menjadikan Taman Marga Satwa Ragunan dipilih untuk berlibur.
00:51Informasi terkini, kita bergabung dengan jurnalis Kompas TV Sindi Permadi
00:55dan jurukamera Adini Anissa di Taman Marga Satwa Ragunan, Jakarta.
00:59Selamat siang, Sindi.
01:01Seperti apa suasana libur Tahun Baru Islam di Taman Marga Satwa Ragunan dan apa saja keseruannya di sana?
01:11Masih jam 10 pagi tadi saja, sudah ada 15.000 lebih pengunjung yang datang ke Taman Marga Satwa Ragunan, Jakarta,
01:17Imron.
01:18Sampai diprediksi sama tim pengelola, kayaknya sehari ini di hari libur, di tanggal merah,
01:24kayaknya bisa sampai 35.000 sampai 40.000 pengunjung dalam satu hari, hanya sampai pukul 4 siang.
01:29Sampai pukul 4 sore maksud saya.
01:31Nah, di belakang saya, Imron dan juga saudara yang sering ke Taman Marga Satwa Ragunan,
01:35pasti tahu saya ada di mana.
01:36Ini lokasinya persis ada di depan gerbang utama dan jadi salah satu pot paling ramai.
01:42Nah, kenapa tahun pelikan ini?
01:44Karena kita bisa melihat langsung secara lebih dekat.
01:47Dan kalau tadi juga sempat ngobrol-ngobrol dengan zookeeper,
01:49Jadi, di Taman Marga Satwa Ragunan ada 100 ekor pelikan kurang lebih.
01:54Dan yang menariknya, di bawah patung gajah itu lagi ada 15 ekor yang sedang mengerami telur-telurnya.
02:01Jadi, dalam waktu mungkin awal bulan Juli diprediksinya,
02:06karena masa inkubasi telur pelikan itu kan sekitar 32 sampai 35 hari,
02:09di awal bulan Juli nanti kira-kira akan ada pelikan-pelikan kecil yang akan menambah koleksi Taman Marga Satwa Ragunan.
02:15Dan apa yang paling seru juga, karena kalau di tanggal merah kayak hari ini misalnya,
02:19atau di hari minggu, biasanya ada jadwal feeding time, keeper stock.
02:23Jadi, zookeeper akan ngasih makan nih untuk beberapa satwa di sini,
02:28biasanya nggak cuma pelikan, tapi juga ada gajah, reptil, jerapah.
02:32Nanti juga pengunjung bisa ngasih makan langsung.
02:34Kemudian juga akan ada edukasi yang disampaikan langsung ke pengunjung,
02:38bisa ada cheat-cut juga antara zookeeper dan juga pengunjung.
02:41Nah, saya mau ngasih lihat suasana, sekarang dulu saya mau ngajak Anda langsung berbincang dengan salah satu pengunjung.
02:46Mas, selamat siang dengan sini di Kompas TV, dengan siapa namanya?
02:50Yuzah.
02:50Mas Yuzah, ke sini sama siapa aja?
02:52Sama istri, sama ayah, ibu, sama kakak juga. Keluarga besar kebetulan.
02:57Keluarga besar. Mas Yuzah asalnya dari mana?
02:58Asalnya dari Jakarta.
03:00Emang dari Jakarta? Kenapa milih ragunan kalau gitu?
03:02Karena tempat yang easygoing aja sih, yang paling dekat dan asri sih gitu.
03:07Karena orang Jakarta perlu yang adem-adem gitu.
03:10Yang paling pengen dilihat di Taman Margesa Taragunan apa sih, Mas?
03:13Lebih banyak suasananya sih ya.
03:15Mungkin kalau misalnya hewan-hewan kita sebagai hiburan aja,
03:19tapi kita mau cari suasana yang adem.
03:21Dan kebetulan lagi mendung juga, jadi ya enak lah buat jalan-jalan ya gitu.
03:24Udah ke mana aja?
03:25Baru datang kita, baru sampai banget.
03:27Iya, baru sampai terus lihat-lihat sini.
03:29Masinasi pertama.
03:30Baru datang, udah ditadong sama si ini.
03:32Oke, rencana mau ngeliat-lihat hewan apa lagi sama keluarga besar?
03:35Rencana sih katanya mau lihat gajah.
03:37Katanya si bocil-bocil mau lihat gajah sama jerapah katanya yang gede-gede hewan.
03:41Gimana ngeliat suasana ragunan di siang hari ini?
03:44Mungkin ada harapan juga yang bisa disampaikan?
03:46Mungkin kalau sebagai harapan, karena mungkin kita warga kota ya,
03:50yang mungkin jadi salah satu hiburan ya pasti alam-alam ya.
03:53Semoga Margesa Taragunan ini juga menjadi salah satu tempat yang terus dijaga.
03:57Jadi sebagai hiburan juga, tapi juga buat hewan-hewan juga menjadi salah satu perkembangan biakan yang baik.
04:02Oke, Mas Yuzo dan keluarga terima kasih. Selamat berhibur lagi.
04:07Nah, ada beberapa imbawan yang memang disampaikan oleh tim pengelola,
04:11ataupun juga ada bagian informasi tadi untuk masyarakat.
04:14Kalau misalnya ke sini, boleh silahkan piknik, makan-makan,
04:17tapi sampahnya dijaga, jangan dibawa sembarangan.
04:19Jangan kasih makan sembarangan juga ke hewan-hewan,
04:22karena mereka benar-benar jaga ketat kesehatannya.
04:24Misalnya kalau pelikan ini, tadi kita lihat makannya ikan mujair yang ukurannya kecil-kecil,
04:28dua kali sehari dikasih makan.
04:30Tadi juga ada cara khususnya nih, biar nggak sembarangan juga pengunjung bisa kasih makan.
04:34Kemudian juga kalau lagi di sekitaran area satwa,
04:38jangan pasang musik atau speaker keras-keras yang bisa mengganggu satwa.
04:41Kalau misalnya kayak pelikan misalnya, ini kan memang hewan diurnal.
04:44Hewan yang aktifnya di pagi, siang, sore hari.
04:47Jadi mungkin bisa dalam tanda kutip berinteraksi antara pengunjung dengan hewan.
04:51Tapi kan ada beberapa juga hewan yang nocturnal aktifnya di malam hari.
04:54Jadi kalau di siang sampai sore hari memang mereka tidur,
04:58nah itu yang jangan diganggu.
05:00Dan tentu selain kebersihan,
05:03kalau misalnya bawa keluarga, bawa anak-anak juga diperhatikan
05:05agar jangan ada pengumuman ada anak ataupun juga orang tua yang terpisah dari keluarganya.
05:10Imron.
05:11Baik, sudah cukup ramai.
05:12Hingga siang hari ini sekitar 15 ribu lebih pengunjung sudah hadir di sana dan diprediksi
05:15hingga sepanjang hari ini akan ada 35 ribu hingga 40 ribu pengunjung yang dihadir di sana.
05:20Jurnalis Kompas TV, Sindi Permadi dan jurukamera Adina Nisa,
05:23selamat berdibur dan tentunya sambil bertugas.
05:25Terima kasih rekan-rekan.
Komentar