Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Libur Tahun Baru Islam dimanfaatkan warga Jakarta dan sekitarnya untuk berwisata ke Taman Margasatwa Ragunan.

Selain menjadi sarana edukasi, Taman Margasatwa Ragunan juga memiliki ruang terbuka hijau yang luas, sesuatu yang semakin jarang ditemui di kawasan perkotaan.

Taman Margasatwa Ragunan menjadi salah satu destinasi favorit warga saat libur Tahun Baru Islam hari ini.

Antrean terlihat di loket masuk Ragunan. Pengunjung yang didominasi keluarga diimbau untuk tetap menjaga barang bawaan selama berada di area wisata.

Harga tiket masuk yang terjangkau, yakni Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak, ditambah akses transportasi yang mudah serta kesempatan bagi anak-anak untuk belajar sambil berwisata, menjadikan Taman Margasatwa Ragunan sebagai pilihan favorit untuk menghabiskan libur Tahun Baru Islam.

#tahunbaruislam #ragunan #margasatwa

Baca Juga Memanas! Mahasiswa Kejar Menteri Kabinet Prabowo Usai Diskusi di UGM, Mobil Digebrak di https://www.kompas.tv/nasional/675091/memanas-mahasiswa-kejar-menteri-kabinet-prabowo-usai-diskusi-di-ugm-mobil-digebrak

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/675093/libur-tahun-baru-islam-taman-margasatwa-ragunan-dipadati-pengunjung-kompas-siang
Transkrip
00:00Libur Tahun Baru Islam, Taman Marga Satwa Ragunan ramai dikunjungi wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya.
00:07Selain edukasi, Taman Marga Satwa Ragunan juga punya ruang terbuka hijau luas yang jarang ditemui di perkotaan.
00:17Taman Marga Satwa Ragunan menjadi salah satu destinasi favorit warga saat libur Tahun Baru Islam hari ini.
00:25Antrean terjadi di loket masuk Ragunan.
00:27Pengunjung yang didominasi para keluarga diimbau untuk menjaga barang bawaan.
00:33Harga tiket Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak,
00:38serta akses transportasi yang mudah, serta bisa membawa anak-anak belajar sambil bertamasya,
00:44menjadikan Taman Marga Satwa Ragunan dipilih untuk berlibur.
00:51Informasi terkini, kita bergabung dengan jurnalis Kompas TV Sindi Permadi
00:55dan jurukamera Adini Anissa di Taman Marga Satwa Ragunan, Jakarta.
00:59Selamat siang, Sindi.
01:01Seperti apa suasana libur Tahun Baru Islam di Taman Marga Satwa Ragunan dan apa saja keseruannya di sana?
01:11Masih jam 10 pagi tadi saja, sudah ada 15.000 lebih pengunjung yang datang ke Taman Marga Satwa Ragunan, Jakarta,
01:17Imron.
01:18Sampai diprediksi sama tim pengelola, kayaknya sehari ini di hari libur, di tanggal merah,
01:24kayaknya bisa sampai 35.000 sampai 40.000 pengunjung dalam satu hari, hanya sampai pukul 4 siang.
01:29Sampai pukul 4 sore maksud saya.
01:31Nah, di belakang saya, Imron dan juga saudara yang sering ke Taman Marga Satwa Ragunan,
01:35pasti tahu saya ada di mana.
01:36Ini lokasinya persis ada di depan gerbang utama dan jadi salah satu pot paling ramai.
01:42Nah, kenapa tahun pelikan ini?
01:44Karena kita bisa melihat langsung secara lebih dekat.
01:47Dan kalau tadi juga sempat ngobrol-ngobrol dengan zookeeper,
01:49Jadi, di Taman Marga Satwa Ragunan ada 100 ekor pelikan kurang lebih.
01:54Dan yang menariknya, di bawah patung gajah itu lagi ada 15 ekor yang sedang mengerami telur-telurnya.
02:01Jadi, dalam waktu mungkin awal bulan Juli diprediksinya,
02:06karena masa inkubasi telur pelikan itu kan sekitar 32 sampai 35 hari,
02:09di awal bulan Juli nanti kira-kira akan ada pelikan-pelikan kecil yang akan menambah koleksi Taman Marga Satwa Ragunan.
02:15Dan apa yang paling seru juga, karena kalau di tanggal merah kayak hari ini misalnya,
02:19atau di hari minggu, biasanya ada jadwal feeding time, keeper stock.
02:23Jadi, zookeeper akan ngasih makan nih untuk beberapa satwa di sini,
02:28biasanya nggak cuma pelikan, tapi juga ada gajah, reptil, jerapah.
02:32Nanti juga pengunjung bisa ngasih makan langsung.
02:34Kemudian juga akan ada edukasi yang disampaikan langsung ke pengunjung,
02:38bisa ada cheat-cut juga antara zookeeper dan juga pengunjung.
02:41Nah, saya mau ngasih lihat suasana, sekarang dulu saya mau ngajak Anda langsung berbincang dengan salah satu pengunjung.
02:46Mas, selamat siang dengan sini di Kompas TV, dengan siapa namanya?
02:50Yuzah.
02:50Mas Yuzah, ke sini sama siapa aja?
02:52Sama istri, sama ayah, ibu, sama kakak juga. Keluarga besar kebetulan.
02:57Keluarga besar. Mas Yuzah asalnya dari mana?
02:58Asalnya dari Jakarta.
03:00Emang dari Jakarta? Kenapa milih ragunan kalau gitu?
03:02Karena tempat yang easygoing aja sih, yang paling dekat dan asri sih gitu.
03:07Karena orang Jakarta perlu yang adem-adem gitu.
03:10Yang paling pengen dilihat di Taman Margesa Taragunan apa sih, Mas?
03:13Lebih banyak suasananya sih ya.
03:15Mungkin kalau misalnya hewan-hewan kita sebagai hiburan aja,
03:19tapi kita mau cari suasana yang adem.
03:21Dan kebetulan lagi mendung juga, jadi ya enak lah buat jalan-jalan ya gitu.
03:24Udah ke mana aja?
03:25Baru datang kita, baru sampai banget.
03:27Iya, baru sampai terus lihat-lihat sini.
03:29Masinasi pertama.
03:30Baru datang, udah ditadong sama si ini.
03:32Oke, rencana mau ngeliat-lihat hewan apa lagi sama keluarga besar?
03:35Rencana sih katanya mau lihat gajah.
03:37Katanya si bocil-bocil mau lihat gajah sama jerapah katanya yang gede-gede hewan.
03:41Gimana ngeliat suasana ragunan di siang hari ini?
03:44Mungkin ada harapan juga yang bisa disampaikan?
03:46Mungkin kalau sebagai harapan, karena mungkin kita warga kota ya,
03:50yang mungkin jadi salah satu hiburan ya pasti alam-alam ya.
03:53Semoga Margesa Taragunan ini juga menjadi salah satu tempat yang terus dijaga.
03:57Jadi sebagai hiburan juga, tapi juga buat hewan-hewan juga menjadi salah satu perkembangan biakan yang baik.
04:02Oke, Mas Yuzo dan keluarga terima kasih. Selamat berhibur lagi.
04:07Nah, ada beberapa imbawan yang memang disampaikan oleh tim pengelola,
04:11ataupun juga ada bagian informasi tadi untuk masyarakat.
04:14Kalau misalnya ke sini, boleh silahkan piknik, makan-makan,
04:17tapi sampahnya dijaga, jangan dibawa sembarangan.
04:19Jangan kasih makan sembarangan juga ke hewan-hewan,
04:22karena mereka benar-benar jaga ketat kesehatannya.
04:24Misalnya kalau pelikan ini, tadi kita lihat makannya ikan mujair yang ukurannya kecil-kecil,
04:28dua kali sehari dikasih makan.
04:30Tadi juga ada cara khususnya nih, biar nggak sembarangan juga pengunjung bisa kasih makan.
04:34Kemudian juga kalau lagi di sekitaran area satwa,
04:38jangan pasang musik atau speaker keras-keras yang bisa mengganggu satwa.
04:41Kalau misalnya kayak pelikan misalnya, ini kan memang hewan diurnal.
04:44Hewan yang aktifnya di pagi, siang, sore hari.
04:47Jadi mungkin bisa dalam tanda kutip berinteraksi antara pengunjung dengan hewan.
04:51Tapi kan ada beberapa juga hewan yang nocturnal aktifnya di malam hari.
04:54Jadi kalau di siang sampai sore hari memang mereka tidur,
04:58nah itu yang jangan diganggu.
05:00Dan tentu selain kebersihan,
05:03kalau misalnya bawa keluarga, bawa anak-anak juga diperhatikan
05:05agar jangan ada pengumuman ada anak ataupun juga orang tua yang terpisah dari keluarganya.
05:10Imron.
05:11Baik, sudah cukup ramai.
05:12Hingga siang hari ini sekitar 15 ribu lebih pengunjung sudah hadir di sana dan diprediksi
05:15hingga sepanjang hari ini akan ada 35 ribu hingga 40 ribu pengunjung yang dihadir di sana.
05:20Jurnalis Kompas TV, Sindi Permadi dan jurukamera Adina Nisa,
05:23selamat berdibur dan tentunya sambil bertugas.
05:25Terima kasih rekan-rekan.
Komentar

Dianjurkan