Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah Amerika Serikat dan Iran mengumumkan kerangka kesepakatan damai, harga emas dunia terpantau menguat pada perdagangan Seni (15/6/2026).

Harga emas spot bahkan naik lebih dari 2 persen dan mencapai level tertinggi dalam lebih dari sepekan. Penguatan ini didorong oleh pelemahan dolar AS serta meredanya kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan kenaikan suku bunga.

Namun, harga emas domestik masih terpantau stagnan. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti mekanisme penyesuaian harga di dalam negeri, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta kebijakan masing-masing pelaku usaha dalam menetapkan harga jual emas. Selain itu, pasar juga masih menunggu rincian lebih lanjut terkait implementasi kesepakatan damai AS-Iran dan arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat.

Mengapa harga emas dunia menguat, tetapi harga emas domestik belum banyak bergerak? Kita bahas bersama Ibrahim Assuaibi, Pengamat Mata Uang dan Komoditas.

#amerikaserikat #emasdunia #iran

Baca Juga Dedikasi Petugas Patuna Dampingi dan Dokumentasikan Perjalanan Haji Jemaah | KOMPAS BISNIS di https://www.kompas.tv/nasional/675082/dedikasi-petugas-patuna-dampingi-dan-dokumentasikan-perjalanan-haji-jemaah-kompas-bisnis

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/675083/full-emas-dunia-menguat-usai-damai-as-iran-mengapa-harga-emas-domestik-masih-stagnan
Transkrip
00:09Intro
00:11Saudara Anda menyaksikan Kompas Bisnis bersama saya Nanda Aprilia.
00:15Harga emas dunia menguat pada perdagangan Senin kemarin
00:18setelah Amerika Serikat dan Iran mengumumkan kerangka kesepakatan damai
00:22untuk mengakhiri konflik yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir ini.
00:30Berdasarkan data dari RTI Bisnis pada perdagangan Senin 15 Juni 2026
00:35harga emas spot naik dengan harga tertinggi di 4.315 per troy ons
00:41atau lebih dari 76 juta rupiah.
00:44Angka tersebut menjadi level tertinggi sejak 9 Juni 2026.
00:48Sementara itu kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Agustus
00:53menguat 1,9 persen menjadi 4.318 per troy ons
00:58atau hampir 77 juta rupiah per troy ons.
01:09Di tengah penguatan harga emas dunia, harga emas batangan yang dijual
01:14penggada yang tercatat belum mengalami perubahan dibandingkan sehari sebelumnya.
01:19Untuk produk Galeri 24, harga emas ukuran 0,5 gram
01:23masih berada di level Rp 1.414.000.
01:26Sedangkan ukuran 1 gram dibanderol harga Rp 2.696.000.
01:33Sementara itu, emas UBS ukuran 0,5 gram dijual Rp 1.464.000.
01:40Dan ukuran 1 gram dihargai Rp 2.709.000.
01:45Seluruh harga tersebut tercatat stagnan dibandingkan dengan perdagangan pada minggu sebelumnya.
01:50Adapun, harga emas antam 1 gram berada di level Rp 2.820.000.
02:05Setelah Amerika Serikat dan Iran mengumumkan kerangka kesepakatan damai,
02:09harga emas dunia terpantau menguat pada perdagangan hari Senin kemarin.
02:13Namun, harga emas domestik masih terpantau stagnan.
02:17Mengapa hal ini terjadi?
02:19Kita akan bahas bersama dengan Ibrahim Aswaibi, pengamat mata uang dan komunitas
02:23yang sudah berhubung bersama kami melalui Sambunga Daring.
02:26Selamat pagi, Mas Ibrahim. Apa kabar?
02:29Selamat pagi, Nanda. Kabar baik. Alhamdulillah.
02:33Alhamdulillah, kabar baik.
02:34Mas, sebelum pertanyaan lebih spesifik lagi,
02:37pertama-tama ingin ditanyakan kerangka kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan juga Iran.
02:43Ini kenapa bisa berpengaruh sekali terhadap pergerakan harga emas dunia, Mas Ibrahim?
02:50Nanda, permasalahan tentang Selat Hormuz ini masalah yang vital.
02:54Karena pada saat Selat Hormuz dipelukade oleh Iran,
02:59kemudian di Selat Oman, itu pun juga dipelukade oleh Amerika,
03:04membuat transportasi minyak 20 persen, ya ini mengalami satu hambatan.
03:10Dan kita tahu bahwa semua negara itu tertopang oleh minyak mentah dari Timur Tengah.
03:15Nah, pada saat di Timur Tengah ini Selatnya tidak ditutup,
03:18kemudian tidak ada suplai minyak dari Selat Hormuz,
03:26membuat harga minyak mentah mengalami kenaikan dolar,
03:30mengalami penguatan, sehingga berdampak terhadap transportasi dan logistik.
03:35Nah, barang-barang turunannya ikut mengalami kenaikan,
03:38sehingga inflasi tinggi, dan disitulah kebijakan Bank Sentral akan menaikkan suku bunga.
03:44Nah, sehingga harga emas dunia mengalami penurunan.
03:48Kenapa penurunan? Karena ada perubahan investasi yang tadinya di logam mulia,
03:54mereka mengalihkan dananya ke dolar Amerika.
03:57Nah, paskah Selat Hormuz dibuka, ini akan ada perubahan lagi.
04:03Jadi, masyarakat yang tadinya membeli dolar,
04:07karena rupiah terus mengalami penguatan,
04:10maka masyarakat itu akan berbondong-bondong berpindah ke logam mulia,
04:14baik emas fisik maupun emas digital.
04:17Nah, ini sudah kelihatan bahwa kemarin,
04:20dua hari sebelumnya rupiah ini menguas sebut aja.
04:23Bahkan di hari selain kemarin itu sempat mencapai 200 poin.
04:26Artinya apa? Bahwa informasi tentang genjatan senjata yang tahap pertama,
04:34yang membahas tentang pembukaan Selat Hormuz dengan sanksi ekonomi,
04:37ya dicabut baik oleh Amerika, Eropa.
04:41Ini membuat apa? Membuat harga minyak ini mengalami penurunan.
04:45Bahkan kita harus ingat, pada saat Trump dilantik sebagai presiden,
04:50pidato pertama, dia mengatakan bahwa,
04:52bagaimana caranya agar negara-negara ini semuanya menjadi makmur.
04:57Dengan cara apa? Dengan cara produksi minyak,
05:00ya mereka akan terus digenjot,
05:03sehingga terjadi oversupply,
05:05dan minyak mentah harganya itu adalah di bawah Rp70.
05:08Biasanya pemerintah di APBN itu dipatok Rp70.
05:13Nah, ini yang cukup menarik.
05:15Sedangkan kita lihat bahwa
05:19permintaan minyak secara global,
05:22itu hanya Rp100 juta baral per hari.
05:25Tetapi produksi itu dari Rp103.1 juta baral per hari.
05:30Artinya apa?
05:31Sebenarnya kalau seandainya Selat Hormuz dibuka,
05:35ini terjadi oversupply.
05:36Biasanya saya optimis bahwa
05:38harga minyak ini akan turun di bawah Rp80,
05:42sehingga Pak, sehingga membuat apa?
05:45Membuat masyarakat ini akan beralis semua ke logam mulia,
05:49dan ini sudah kelihatan sekali secara geopolitik
05:52membantu terhadap masyarakat untuk berbondong-bondong
05:56kembali melakukan pembelian.
05:58Itu dari segi geopolitik.
06:00Kemudian dari segi kebijakan Bank Sentral Amerika pun juga,
06:04kita lihat bahwa sebelumnya Kongres menolak anggaran untuk perang.
06:09Partai Republik, Partai Demokrat, bahkan dimenangkan oleh Partai Demokrat.
06:13Banyak Partai Republik yang mendukung Partai Demokrat.
06:17Sehingga pendanaan untuk perang pun juga dibatalkan.
06:20Kemudian ada pembatasan kebijakan-kebijakan Trump.
06:24Nah, di sisi lain pun juga kita melihat bahwa
06:27kebijakan-kebijakan Trump ini,
06:29kenapa Trump ini harus menghentikan perang?
06:31Karena harus ingat bahwa di Amerika ini akan ada pemilu selam.
06:35Kalau seandainya Amerika memaksakan diri,
06:38untuk melakukan penyerang, menyerang Iran,
06:41kemungkinan besar indeks kepercayaan Presiden Trump ini akan menurun.
06:48Kita harus tahu bahwa kemarin,
06:50dua bulan yang lalu itu di 35 persen.
06:53Artinya apa?
06:54Bahwa Trump harus berhati-hati.
06:55Nah, di sisi lain pun juga di Kongres,
06:57Partai Republik pecah.
06:59Mereka banyak yang tidak mendukung perang.
07:02Bahkan terjadi demonstrasi yang luar biasa di Amerika.
07:06Karena dari sinilah akhirnya Trump menginginkan adanya perdamaian.
07:11Itu dari segi kebijakan.
07:13Kemudian kita melihat pun juga dari segi
07:18kebijakan Bank Sentral.
07:19Bank Sentral Amerika pun juga,
07:21kalau seandainya harga minyak ini turun,
07:24kemungkinan besar harga-harga pun juga akan turun.
07:27Gasolin di Amerika akan mengalami penurunan.
07:29Harga-harga pokok, ya makanan pokok di Amerika akan turun.
07:33Sehingga Pak, Bank Sentral yang tadinya akan mempertahankan suku bunga
07:36dan menaikkan suku bunga,
07:38kemungkinan besar akan menurunkan suku bunga.
07:41Kemudian tentang masalah supply and demand,
07:43kita lihat bahwa pada saat harga emas mengalami penurunan,
07:48Bank Sentral Global itu kembali melakukan pembelian.
07:52Salah satunya adalah Bank Sentral Tiongkok itu
07:55di bulan Mei kemarin itu 10 ton untuk lubang mulia.
08:02Kemudian yang paling hebat lagi,
08:04Bank Sentral Indonesia nandah.
08:07Ini pun juga rupanya di awal kuartal kedua,
08:09itu sudah melakukan pembelian 2 ton.
08:12Nah ini cukup menarik.
08:13Artinya Pak, bahwa Bank Sentral Indonesia pun juga pada saat
08:17harga emas ini turun,
08:19dimanfaatkan oleh Bank Sentral Indonesia untuk
08:22membeli logam mulia sebesar 2 ton.
08:26Nah, J.P. Morgan sendiri mengatakan bahwa
08:28di tahun 2026,
08:30ya pasca Selatormus dibuka,
08:33kemungkinan besar pembelian untuk logam mulia
08:36atau mas batangan itu totalnya adalah 800 ton.
08:39Nah, ini yang sebenarnya membuat apa?
08:41Membuat harga logam mulia maupun mas dunia,
08:44ini akan mengalami penaikan.
08:46Nah, memang ini buat si malakamah, Nanda.
08:49Pada saat harga emas naik,
08:51kemudian rupiah ini menguat,
08:53sehingga apa?
08:54Sehingga harga logam mulia di Indonesia ini stagnan.
08:57Itu, Nanda.
08:58Oke, jelas sekali Pak Ibrahim.
09:01Jadi, mengenai pergerakan harga emas dunia ini,
09:04saya tangkap jantungnya dari Selatormus
09:05dan juga melihat bagaimana kondisi Amerika Serikat
09:07dan Iran yang sangat berpengaruh.
09:09Jadi, kalau misalkan per hari Senin kemarin,
09:11kan harga emas di pasar spot terpantau menguat Pak Ibrahim.
09:14Apakah memang ini merupakan sentimen semata
09:16dari kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan juga Israel?
09:20Atau dari sudut pandang Pak Ibrahim ada hal lain?
09:24Ya, ini adalah awal.
09:25Awal yang baik untuk emas dunia maupun logam mulia
09:30mengalami penguatan.
09:31Karena tadi saya sudah katakan bahwa
09:33pelemahan harga emas dunia maupun logam mulia
09:37itu disebabkan oleh penutupan Selatormus.
09:40Awal yang baik pada saat pembukaan ini,
09:43ya emas ini akan kembali melonjak.
09:45Kenapa?
09:46Karena harus diingat bahwa di bulan Juli-Agustus,
09:50perang dagang antara Amerika dengan mitra bisnisnya
09:53ini sudah akan berjalan.
09:56Kemudian kemarin pun juga,
09:57Amerika pun juga memberikan sanksi ekonomi terhadap diokok.
10:00Terutama untuk produk-produk teknologi.
10:03Artinya Pak, bahwa perang dagang ini
10:05yang awalnya dijadikan sebagai isu
10:08pada saat Trump melakukan pencalonan
10:13sebagai presiden keadaan kampanye,
10:15ya ini kemungkinan isu ini juga akan membuat apa?
10:18Membuat logam mulia ini akan naik.
10:20Harga emas dunia akan naik.
10:21Artinya Pak, bahwa masa penurunan harga emas dunia
10:26maupun logam mulia ini adalah terakhir setelah apa?
10:29Setelah selat hormus dibuka.
10:32Nah, selat hormus dibuka ini awal kuncinya,
10:35nanda, awal kunci logam mulia dan emas dunia akan kembali mengalami kenaikan.
10:41Oke, ini kan menjadi kunci banget berarti ya Pak Ibrahim
10:44mengenai kondisi gaupolitik untuk saat ini.
10:47Jadi bagaimana untuk kita bisa membaca pergerakan harga emas ke depannya
10:51dengan kondisi gaupolitik seperti saat ini?
10:53Ini kan masih belum menentu ya, sikonnya.
10:57Oke, nanda.
10:59Jadi begini, kita lihat bahwa saat perang terjadi di Timur Tengah,
11:04ya ini berdapat positif berhadap emas dunia maupun logam mulia.
11:09Karena apa?
11:10Karena banyak bank sentral global itu melakukan diversifikasi cadangan dibisanya
11:15dari dolar menggunakan logam mulia.
11:18Tetapi pada saat Iran-Israel melakukan penyerangan terhadap pucuk pimpinan Iran,
11:24ya terutama disinilah Ayatullah Khomeini dan kerabat dan pejabat
11:29yang saat itu sedang melakukan meeting ya di rumah pribadinya,
11:34ini membuat garda revolusi Iran ini marah.
11:38Nah, sehingga Pak, cara satu-satunya kemarahan dari Iran ini
11:41itu melakukan sabotase, ya blokade terhadap Selat Hormuz.
11:46Nah, bahkan di sini judul bicara pertahanan Iran mengatakan bahwa
11:50blokade Selat Hormuz dilakukan, ya karena apa?
11:54Karena pemimpin tertingginya ini tewas dibunuh oleh Iran dan Israel.
12:00Dan harga minyak akan menyertai level 200-an.
12:04Nah, ini yang sebenarnya itu tidak pernah masuk dalam pikiran Trump
12:08bahwa Iran itu akan melakukan sabotase untuk penutupan Selat Hormuz nanda.
12:13Nah, sehingga apa? Sehingga Amerika, Trump ini berpikir ulang bahwa
12:20kalau seandainya Selat Hormuz ini ditutup, ini akan membahayakan.
12:23Buktinya apa? Harga gasolin, ya harga bahan-bahan pokok di Amerika
12:29mengalami kenaikan yang membuat apa?
12:31Indeks kepercayaan terhadap Presiden itu menurun tajam.
12:35Nah, ini awalnya. Jadi, kesalahan strategi karena dianggap bahwa
12:40sebelumnya, Venezuela yang Presidennya ditangkap kemudian selesai.
12:44Tetapi Iran tidak.
12:46Nah, sehingga apa? Sehingga ini yang dijadikan alasan oleh Trump
12:50untuk mengadakan pencetan senjata, perdamaian pertama antara Iran dan Amerika.
12:57Walaupun saat ini masih terjadi perang di Timur Tengah antara Israel dengan Libanon.
13:04Nah, itu tidak akan, malahan perang ini akan membuat harga emas dunia naik nanda.
13:11Nah, kalau seandainya Selat Hormuz ini ditutup, nah ini yang berbahaya.
13:15Saya sendiri pun juga sebagai seorang pengamat ini ya menganggap bahwa
13:19kalau seandainya Selat Hormuz ini tutup, ini kemungkinan besar bukan lagi di Rp4.000,
13:25bisa lagi, bisa saja di bawah Rp4.000.
13:28Tetapi rupanya perjanjian terjadi dan inilah yang mendokrak harga emas dunia naik
13:34dan logam mulia akan menguat.
13:36Dan bahkan saya prediksi, saya lihat kemarin kemudian tadi pagi,
13:46ada kemungkinan besar akan kembali ke level Rp5.400 lagi nanda, sampai akhir tahun.
13:53Memang benar-benar Selat Hormuz ini dibuka, kemudian transportasi lacam, logistik kembali normal,
14:01kemudian harga-harga semua turun, harga minyak di bawah Rp80.000, anggaplah di Rp75.000.
14:09Ya kemudian Bank Sentral Global di bawah Kepinuos, kemungkinan besar ini akan merupakan suku bunga.
14:18Harus diingat bahwa Trump sendiri, pada awal-awal Trump menjabat sebagai presiden,
14:23dia mengatakan bahwa dalam kepemimpinan saya di Amerika sebagai presiden,
14:29Trump menginginkan suku bunga itu kembali dari 0 sampai 0,25 persen.
14:36Nah ini yang dilakukan oleh Trump dengan notat kesemahaman membuka Selat Hormuz,
14:42kemungkinan besar ya Kepinuos ini akan lebih, ini lagi, ya lebih semangat lagi untuk merenungkan suku bunga.
14:50Nah tinggal tunggu saja ini.
14:52Nah kapan Kepinuos akan mengikuti gaya Trump?
14:55Karena kita lihat bahwa pada saat Kepinuos diangkat sebagai Bank Sentral,
14:59Gubernur Bank Sentral Amerika, pasti sudah ada fakta integritas dengan pemerintah.
15:03Tidak mungkin Kepinuos itu tidak akan, tidak mengikuti gaya-gaya dari Trump.
15:10Karena kita melihat bahwa interview pertama, ya Kepinuos dijadikan sebagai,
15:15apa direkomendasikan untuk sebagai Gubernur Bank Sentral Amerika,
15:21itu dari Trump, pasti sudah melalui beberapa interview-interview.
15:27Oke, berarti kan ini berdampak kebanyak hal ya,
15:31tidak hanya berpengaruh ke harga emas saja.
15:33Selat Hormuz ini benar-benar menjadi jantung seperti saya katakan tadi,
15:37mendengar pernyataan dari Mas Ibrahim.
15:38Tapi ini juga berdampak terhadap sejumlah mata uang.
15:41Banyak negara juga menguat melawan dua orang termasuk dengan rupiah.
15:45Dari analisis Anda, ya seperti apa?
15:48Mas Ibrahim, silakan.
15:50Jadi, saya melihat bahwa pada saat Selat Hormuz dibuka,
15:54kemudian minyak mentah mengalami kenaikan,
15:58berarti negara-negara yang mengimpor minyak,
16:02ini lebih murah lagi.
16:03Sehingga, Pak, depisit anggaran ini bukan lagi melebih,
16:08tapi akan menyempit.
16:09Nah, ini yang membuat apa?
16:11Membuat mata uang rupiah mengalami penguatan.
16:14Sebenarnya, penguatan mata uang global terhadap dolar Amerika,
16:18ya karena apa?
16:19Karena harga minyak yang turun.
16:22Ya, kalau kemarin secara mendadak kemudian semua mata uang mengalami pelemahan,
16:29ya akibat dari penutupan Selat Hormuz, ya ini wajar.
16:32Karena apa?
16:33Harga minyak yang merasak lebih mahal,
16:35kemudian dolarnya mengalami penguatan,
16:38sehingga, Pak, kebutuhan untuk membeli minyak mentah,
16:41ya ini bertambah banyak.
16:43Ya, karena setiap negara itu pasti sudah mempunyai satu anggaran.
16:48Anggaran di tahun 2026 berarti dibuat di tahun 2025.
16:53Kemudian, setiap negara pun juga pasti sudah mematok bahwa
16:56kira-kira mata uang terhadap dolar ini di angka segini.
17:00Ya, ada range-nya.
17:02Ya, tetapi rupanya apa?
17:03Rupanya pada saat terjadi perang,
17:05kemudian harga minyak mengalami kenaikan,
17:08kemudian dolarnya mengalami penguatan,
17:10berdampak terhadap semua perlembangan mata uang.
17:13Contoh, satu contoh di Indonesia.
17:16Di APBN itu hanya rupiah, hanya Rp16.500.
17:19Kemudian untuk minyak mentahnya itu hanya Rp70.000.
17:23Pada saat harga minyak mentah di level Rp80,
17:27ya pemerintah masih bisa untuk membantu.
17:30Ya, tetapi kalau sudah di atas Rp90,
17:33ini pun juga mengalami kesulitan untuk pendanaan.
17:36Kemudian rupiahnya, pada saat rupiah dipatok Rp16.500,
17:40kenyataannya Rp18.200,
17:43sehingga apa?
17:43Sehingga pemerintah ini harus membutuhkan dana yang cukup besar
17:46untuk apa?
17:47Untuk menutupi kekurangan.
17:49Nah, inilah yang membuat rupiah mengalami pelemahan.
17:52Nah, di sisi lain pun juga,
17:54kita kemarin perusahaan-perusahaan yang isi di bursa ini jatuh tempo
17:59untuk memberikan debiden.
18:01Kemudian hutang pemerintah pun juga cukup besar.
18:04Nah, di sisi lain pun juga, Bank Indonesia ini menaikkan suku bunga,
18:0975 basis poin.
18:10Tujuannya adalah untuk membantu pemerintah,
18:12terutama adalah kementerian keuangan,
18:14dalam melakukan lelang surat hutang negara.
18:17Kenapa?
18:18Lelang surat hutang negara pada saat suku bunga dinaikkan oleh Bank Indonesia,
18:2375 basis poin,
18:25membuat apa?
18:26Suku bunga untuk obligasi tenor 10 tahun itu naik menjadi 7,4 persen.
18:32Nah, dari sinilah akhirnya apa?
18:34Para konglomerat di Indonesia,
18:36mereka yang tadinya menyimpan dana di luar negeri,
18:39mereka tarik semua ke Indonesia untuk membeli obligasi.
18:43Kemudian, pemerintah pun juga mengharapkan terhadap masyarakat Indonesia
18:47yang mempunyai tabungan di atas 3 miliar untuk membeli obligasi.
18:52Nah, inilah yang membuat apa?
18:53Membuat kekuatan fundamental ekonomi kita semakin solid,
18:58sehingga rupiah mengalami penguatan.
19:00Benar, pemerintah mengatakan bahwa fundamental ekonomi kita bagus.
19:05Ya, karena pertemuan ekonomi kita sebelumnya di kuartal pertama itu 5,61 persen.
19:10Nah, 5,61 persen ini sudah cukup solid.
19:13Misalnya, setelah setelah tahun mus dibuka, rupiah terus mengalami penguatan.
19:19Itu nanda.
19:20Oke, nah ini terakhir Pak Ibrahim.
19:23Singkat saja, dengan kondisi yang tadi Bapak sudah paparkan,
19:26sampai dengan prediksi, sampai dengan akhir tahun ini.
19:28Apakah artinya saat ini jadi momentum yang tepat untuk masyarakat kembali membeli emas?
19:33Oh iya, ini sudah kelihatan.
19:36Ada arus balik ya, masyarakat yang membeli dolar.
19:40Mereka jual.
19:41Ya, mereka jual, kemudian mereka pindah lagi ke logam mulia dan masih gital.
19:45Tinggal tunggu waktu saja nanda.
19:47Ya, tinggal tunggu waktu saja.
19:49Karena nanti pada saat tanggal 19,
19:52ya, nota kesepahaman di tangan-tangani di Swiss yang di Genewa, di Swiss.
19:56Dari situlah, perpindahan aliran dana ini akan terus menguap.
20:04Karena harus ingat bahwa perang di Eropa Timur masih panjang.
20:08Eropa Timur ini adalah,
20:11Ukraina banyak menyasar kilang-kilang minyak di Rusia.
20:15Ini yang membuat apa?
20:16Membuat ketegangan baru,
20:18kemudian kebijakan Bank Sentral Amerika,
20:21perpolitikan di Amerika,
20:23kemudian supply and demand.
20:25Ya, ini yang akan membuat harga emas dunia,
20:29harga logam mulia ke depan,
20:30ini akan naik.
20:31Saya masih trimis nanda,
20:34bahwa logam mulia ini akan kembali ke Rp3.200.000an.
20:38Tinggal tunggu waktu saja tahun ini.
20:40Oke, itu saya garis bawahi.
20:41Tinggal tunggu waktu saja.
20:42Terima kasih, Ibrahim Aswaiibi,
20:45Pengawat Mata Uang dan Komoditas,
20:46sudah berbagi perspektifnya bersama kami di Kompas Bisnis.
20:48Pagi ini, sehat selalu, Pak Ibrahim.
Komentar

Dianjurkan