00:00Terima kasih saudara, Anda masih menyaksikan Borgol bersama saya, Liputu Trisnada.
00:05Saudara dua warga negara asing ditangkap usai ketahuan menyelundupkan narkotika jenis Hasish seberat 7,8 kg ke Bali.
00:15Aksi penyelundupan narkoba masih terus terjadi meski aparat terus berupaya untuk memberantas peredaran barang haram tersebut.
00:30BNNRI bersama Bea Cukai, Imigrasi dan Kepolisian menggagalkan penyelundupan narkotika jenis Hasish seberat 7,8 kg ke Bali.
00:38Dua warga negara Rusia yang diduga terlibat berhasil ditangkap.
00:42Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi Bea Cukai Soekarno-Hatta mengenai koper yang diduga berisi narkotika.
00:48Koper tersebut dibawa seorang warga negara Rusia dari Thailand.
00:52Setelah mendarat di Jakarta, pelaku melanjutkan perjalanan menuju Bali dan terus dibuntuti oleh tim gabungan BNNRI.
00:58Bea Cukai, Imigrasi dan Kepolisian.
01:01Setibanya di pelabuhan Gilimanuk, pelaku dijemput oleh rekannya sesama warga negara Rusia.
01:06Kedua pelaku sempat berupaya melarikan diri hingga akhirnya dihentikan di Kabupaten Bangli.
01:11Pihak berwenang kini masih menelusuri jaringan narkoba internasional yang diduga terkait dengan kedua pelaku.
01:17Dua warga negara asing yang kita lakukan upaya paksa dalam hal penangkapan narkotika berupa diduga hasil kurang lebih 7,8
01:29kg per ruto.
01:31Dan ini merupakan pengembangan mulai dari BNN Republik Indonesia, Bea Cukai, kemudian Polri, dan Kementerian Imigrasi dan Emagap Masyarakat.
01:47Saat gas anti narkoba Pol Dariau menangkap seorang pengedar melalui operasi penyamaran, penangkapan dilakukan di kawasan Pangeran Hidayat, Kota Pekanbaru.
01:55Dari langan tersangka, polisi menyita 21 paket kecil sabu siap edar dan uang tunai yang diduga hasil penjualan narkoba.
02:03Mirisnya, peredaran sabu ini diduga berlangsung di kawasan yang berdekatan dengan lingkungan sekolah.
02:18Polisi menyergap seorang mahasiswa yang menjalankan bisnis narkoba lintas provinsi di kendari Sulawesi Tenggara.
02:24Pelaku ditangkap saat berada di sebuah SPBU di kawasan tapak kuda bypass kendari.
02:29Dari dalam mobil yang dikendarainya, polisi menyita 259 paket sabu siap edar dengan berat total 95,56 gram.
02:38Berdasarkan hasil interogasi, narkotika tersebut diduga akan diedarkan ke wilayah Morowali, Sulawesi Tenggah setelah diambil dengan sistem tempel.
02:46Polisi kini berupaya mengungkap jaringan peredaran narkoba yang terkait dengan pelaku.
02:50Itu kami lakukan penggeledahan, disaksikan sekuriti SPBU tapak kuda.
02:56Inisial app itu mengaku bahwa barang yang ada itu dia ambil di Anggoya, di depan SPBU.
03:05Setelah itu dia kemas barangnya, dia buat sampai 259 paket di rumah kosnya.
03:18Petugas lapas kelas 2A Bancai Kota Bandung menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam lapas.
03:25Aksi penyelundupan terungkap saat petugas curiga kepada seorang pengunjung berinisial F
03:30yang datang bersama seorang wanita yang merupakan ibu dari warga binaan.
03:34Setelah digeledah, petugas menemukan bungkusan berisi narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 19 gram yang disembunyikan di dalam tubuh pelaku.
03:43Barang haram itu diduga akan dikirimkan kepada seorang warga binaan kasus narkotika.
03:48Pihak lapas telah berkoordinasi dengan PNN Jawa Barat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
04:02Berharap aman bersembunyi di rumah kosong, seorang pengedar sabu di Prabu Muli malah ketahuan oleh polisi.
04:08Pelaku ditangkap saat sedang mengemas paket-paket sabu yang siap diedarkan.
04:13Saat melakukan pengeledahan, petugas menemukan 24 paket sabu siap edar dengan berat 5,32 gram beserta sejumlah barang bukti lainnya.
04:22Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku melakukan aktivitas tersebut bersama seorang rekannya yang melarikan diri sebelum petugas tiba di lokasi.
04:31Kini tersangka ditahan di Polres Prabu Muli untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,
04:35sementara polisi masih melakukan pengembangan guna membunuh rekan tersangka yang masih dalam pencarian.
04:42Pada saat melakukan penangkapan, si tersangka ini sedang melakukan pengemasan ataupun packing narkotika yang sifatnya untuk paket hemat
04:53yang akan diedarkan di Prabu Muli.
04:57Sedang ataupun saat mengemas paket narkotika jenis sabu yang totalnya itu adalah seberat 5,38 gram.
05:12Satras narkoba Polres Tabes Medan menggerebek rumah Indekos dengan pengamanan ekstra ketat
05:17yang jadi home industri pembuatan VAP narkoba di Jalan Polres Kota Medan, Sumatera Utara.
05:23Polisi juga menangkap seorang warga negara Singapura yang diduga bandar sekaligus pengendali peredaran VAP narkoba.
05:29Polisi sempat kesulitan masuk ke kamar kos yang memiliki pengamanan ekstra ketat
05:33karena hanya bisa diakses melalui sistem pengenal wajah.
05:37Dari kamar kos ini, polisi meringkus wanita muda warga Indonesia berinisial M
05:41sebagai peracik sekaligus pengedar VAP berkandungan narkoba.
05:45Polisi juga menyita sejumlah bahan pembuat VAP narkoba
05:48yang jika diproduksi dapat menghasilkan lebih dari 500 VAP narkoba.
06:03Satuan Reserter Narkoba Polres Kampar membekuk tujuh orang
06:07yang diduga sebagai bandar dan pengedar narkoba jaringan antar kabupaten kota di Provinsi Riau.
06:12Para pelaku dibekuk di sejumlah lokasi berbeda di Kabupaten Kampar dan Kota Pekambaru.
06:17Dari tangan para pelaku, polisi menyita barang bukti narkotika jenis sabu
06:21seberat 2 kg dan pil ekstasi.
06:24Para pelaku diduga merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba antar kabupaten kota
06:28yang selama ini menjadi target operasi kepolisian.
06:42Tim Opsatuan Reserter Narkoba Polresta Kendari
06:45menggerebek sebuah kamar kos yang diduga jadi tempat tinggal pengedar sabu
06:49di kurahan Lalo Lara, Kota Kendari.
06:51Dari penggerebekan didapati seorang pria berinisial F
06:54sedang membagi paket sabu dari dalam kamar.
06:57Polisi pun langsung menggeledah kamar kos ini dan menemukan 6 paket sabu
07:01dengan berat total 105,45 gram dan timbangan digital.
07:06Pelaku merupakan residivis kasus serupa.
07:08Pelaku mendapat barang haram itu dari kota Bau-Bau melalui sistem tempel
07:12dan akan diedarkan di Kota Kendari.
07:14Kini, polisi mengejar pemasok barang haram kepada pelaku.
07:17Pelaku terancam 20 tahun penjara.
Komentar