Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PALEMBANG, KOMPAS.TV - Seorang perempuan di Palembang, Sumatera Selatan, jadi korban begal saat melintas di Jalan Basuki Rahmat pada dini hari.

Pelaku yang berjumlah 2 orang mengancam korban dengan senjata api.

Kamera pemantau merekam saat korban berusaha menghentikan 2 pelaku yang merampas sepeda motornya.

Korban yang baru pulang bekerja pada pukul 4 dini hari tiba-tiba dipepet dua pelaku yang berboncengan motor.

Para pelaku kemudian mengancam korban dengan senjata api dan membawa kabur motor, dompet, uang tunai, STNK, serta kartu identitas korban.

Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp18 juta. Peristiwa ini telah dilaporkan korban ke Polsek Kemuning.

Baca Juga Gelapkan Uang Kantor Rp297 Juta untuk Judol, Karyawan di Sumut Mengaku Jadi Korban Begal | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/674326/gelapkan-uang-kantor-rp297-juta-untuk-judol-karyawan-di-sumut-mengaku-jadi-korban-begal-berut

#begal #palembang #senjataapi

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/674766/terekam-cctv-begal-bersenjata-api-rampas-motor-perempuan-di-palembang-borgol
Transkrip
00:00Seorang perempuan di Palembang, Sumatera Selatan jadi korban begal saat melintas di Jalan Basuki Rahmat pada dini hari.
00:08Pelaku yang berjumlah dua orang mengancam korban dengan senjata api.
00:15Kamera pemantau merekam saat korban berusaha menghentikan dua pelaku yang merampas sepeda motornya.
00:22Korban yang baru pulang bekerja pada pukul 4 dini hari tiba-tiba dipepet dua pelaku yang berboncengan motor.
00:29Para pelaku kemudian mengancam korban dengan senjata api dan membawa kabur motor dompet, uang tunai STNK serta kartu identitas korban.
00:39Kerugian korban diperkirakan mencapai 18 juta rupiah.
00:43Peristiwa ini telah dilaporkan korban ke POSEC, Kemuning.
Komentar

Dianjurkan