00:00Masih yang didapat, jadi bukan hanya nama saja, tapi apa.
00:04Sejauh ini, Kepala BGN sekarang, Gunani, apa sudah dijadwalkan untuk dipanggil?
00:09Belum, tapi itu sudah saya sampaikan waktu itu, waktu Dostop yang lalu,
00:13bahwa semua yang mengetahui itu memang berpotensi untuk dipanggil sebagai saksi.
00:18Tapi tidak semua saksi adalah berperan dalam tindak pidana itu,
00:21tapi dia yang mengetahui, mengalami, dan mereka.
00:24Pak, dalam waktu dekat ini, dari empat tersangka ini, ada yang akan diperiksa, Pak?
00:30Dan kapan?
00:30Pasti, nanti akan kita sampaikan, kita sampaikan, dicatalkan dari pendidik.
00:34Pak, terkait dengan tender yang pengadaan itu, itu apakah sudah bisa diketahui dan dipastikan,
00:40karena kemarin kan Boyamin bilang bahwa harga motor itu saja Rp28 dan dihargainya Rp45 gitu oleh tersangka.
00:47Nah, apakah harga pastinya itu sudah dikantongi oleh pendidik dan berapa?
00:50Masih proses, masih proses. Itu tetap kita dalami.
00:53Jadi di sini kami mendalami ada jual beli titik, dan proses pengadaan.
00:59Dua itu yang kita dalami dalam perkara ini. Nanti kita sampaikan update-nya.
01:03Kalau jumlah yayasannya?
01:04Kalau jumlah yayasannya, ini sudah berapa afiliasi yayasan,
01:07dia yang terakhir dengan ketiga tersangka ini sudah terhitung belum dikejagung?
01:10Masih proses, masih bertambah, hasilnya masih berjalan. Berjalan terus.
01:14Nanti kita sampaikan.
01:15Sekarang yang ditemukan kejagung sudah berapa, kira-kira, Pak?
01:18Ada berapa, materi menyedikan belum.
01:20Karena belum dipanggil, ya. Nanti dulu.
01:21Total sakit sekarang sudah berapa, Pak?
01:23Kasus MBG ini, Pak?
01:24Di bedan sepuluhnya.
01:26Dua puluh lebih.
01:27Lebih.
01:29Pak Adir, ini mau konfirmasi apakah betul,
01:31semenjak tersangka SSI ini mengajukan diri sebagai JC,
01:35kejagung ini itu sempat kebingungan untuk menetapkan status perkaranya terhadap yang bertakutan.
01:40Karena dikhawatirkan kalau SSI ini punyi,
01:45akan ada banyak tersangka lain yang akan ikut terlibat.
01:47Oh, enggak. Enggak ada itu. Benar. Enggak benar.
01:50Kami selama ada alat bukti, itulah kami gunakan untuk meletapkan seorang sebagai tersangka.
01:56Baik.
01:57Cukup ya?
01:57Jadi, soal ini yang disebut campeng John itu kan juga berarti kan ngasih sesuatu ya ke Harry.
02:03Itu akan ditetapkan jadi tersangka atau bagaimana, Pak?
02:06Ya, pokoknya sama saat ini kami di dalam berkat perkara itu masih satu,
02:13kita masih menunggu dari menyedik.
02:15Ianya ngasih karena juga memesan LHP ke Harry atau bagaimana sekarang?
02:19Nanti masuk ke pertanyaan, kita lihat pokok perkaranya.
02:22Pak, kalau pertanyaan 10 perusahaan Batubara yang undervoicing dilaporkan sama Pak Menti Kurubaya,
02:27itu bagaimana update sekarang?
02:29Yang 10 perusahaan Batubara yang undervoicing sama Menti Kurubaya?
02:32Kita harus di sini dulu ya.
02:34Kayaknya belum deh.
02:35Nanti dulu deh ya.
02:36Belum.
02:37Nanti dulu.
02:37Nanti ya.
02:38Oke.
02:39Cukup biarnya tadi ya, nanti kita sampaikan.
02:40Soal Pak Heri Susanto, jadi waktu itu Majelis Etik Ombudsman sempat bilang,
02:44Jaksa Agung sempat ngomong ke mereka kalau Heri Susanto terlibat dalam 14 kasus korupsi.
02:49Itu benar, Pak?
02:50Bukan 14 kasus korupsi, tapi bukan hanya satu yang memberikan swab gitu ya.
02:55Tapi ada beberapa perusahaan-perusahaan lain.
02:57Tapi perusahaan-perusahaan yang disebutkan tadi itu, ada yang langsung ya, ada yang tidak langsung.
03:03Tidak langsung itu memelalui ada peran orang lain di situ.
03:06Jadi, 14 itu bukan 14 perkara, tapi ada beberapa orang memang yang menyampaikan,
03:14memesan, dan takutnya memesan yang HP itu.
03:17Yang HP-nya di bidang tambang semua, Pak?
03:18Semua di bidang tambang.
03:20Ya, oke, oke. Semua di bidang tambang.
03:23Pak, kemarin kan sudah dilipahkan dengan harbuah ya, Heri.
03:26Sementara kan Jaksa mengatongi belasan perusahaan akan ditindak lanjuti atau berhenti pada kemarin aja.
03:32Kita dalami, kita dalami ya.
03:34Kita dalami, karena ada perusahaan yang langsung, ada perusahaan yang tidak langsung.
03:40Kayak bersama-sama.
03:41Tentu akan kita dalami.
03:42Ini yang sudah pasti dulu, kita masukkan.
03:45Baik.
03:45Cukup?
03:46Ya.
03:46Kalau ini katanya ada gelajah di dalam lokasi yang akan membuatnya.
03:49Itu lokasi di mana aja sih, Pak?
03:50Lalu barang bukti yang didapatkan apa aja?
03:52Lokasi pengelidahan pada beberapa saat yang lalu memang masih berlangsung ya.
03:56Beberapa tempat, itu ada yang di Jakarta, ada yang di Bandung, ya.
04:02Terus ada yang di beberapa tempat lain lah.
04:04Apa yang kami dapatkan di situ adalah kami masih fokus pada dokumen-dokumen dan barang bukti elektronik
04:10yang mengarah kepada perbuatan para tersangka untuk melengkapi alat keti yang ada.
04:16Kalau itu tempat kediaman atau kantor?
04:19Ada kantor, ada kediaman.
04:22Kenapa?
04:24Kalau kediaman tiga-tiganya sudah.
04:27Ya.
04:28Ya, kediaman-kediaman.
04:30Salah satunya.
04:32Baik.
04:32Baik, cukup ya.
04:33Jampeng tadi masih termasuk soal LHP atau bukan, Pak?
04:36Gimana?
04:37Jampeng tadi, Pak, yang memberikan kemampuan yang masih termasuk soal LHP.
04:40Semua LHP.
04:41Semua LHP.
04:42Semua LHP.
04:43Cukup ya?
04:44Ya.
04:44Jadi, Pak, ya sebagai saksi.
04:45Ya.
04:46Hati-hati.
04:46Hati-hati-hati ya.
04:47Hati-hati saya cek diubah.
04:47Terima kasih ya.
04:48Bye.
04:49Terima kasih ya.
04:49Terima kasih.
Komentar