00:02Disinilah firman Tuhan mengatakan bahwa kamu harus perpada dengan apa yang ada.
00:08Bukan hanya segedar hidup sederhana, tetapi puas dengan apa yang kita miliki hari ini, kita bersama dengan Tuhan Yesus.
00:19Mungkin ada yang berkata begini, Pak saya tidak puas dengan keadaan saya, saya banyak masalah.
00:30Saudara, yang pertama Anda tidak mungkin tidak bermasalah, hidup selalu ada masalah, katakan amin.
00:40Selalu ada masalah, jadi kalau saudara menghadapi satu masalah, saudara harus menerima itu sebagai realita yang memang tidak bisa dibantah.
00:52Apalagi masalah-masalah atau kesukaran-kesukaran yang besar.
00:57Anda akan mulai bertanya, mengapa Tuhan? Why?
01:03Selalu begitu, mengapa Tuhan istriku mengalami sakit ini?
01:09Kenapa ternyata aku ada kanker? Kenapa mobilku hilang? Mengapa pabrikku terbakar? Mengapa?
01:18Itu manusiawi pertanyaan itu.
01:20Dan pertanyaan itu boleh diajukan, tapi jangan maksa mendapatkan jawaban buruk-buru.
01:28Boleh tanya, why? Tapi jangan memaksa mendapatkan jawaban buruk-buru.
01:35Yang kedua, jangan berhenti bertanya mengapa.
01:39Karena persoalan-persoalan itu merupakan pendandanan Tuhan.
02:03Kosmetik abadi untuk manusia batinia kita.
02:09Pasti Tuhan memiliki rancangan karena semua di dalam kendali Tuhan, dalam kontrol Tuhan, saudara.
02:16Tidak ada yang terjadi tanpa kendali Allah.
02:20Alkitab berkata, rambut kepalamu pun terhitung.
02:23Dalam teks aslinya, artinya rambut kepalamu pun ditandai.
02:28Kalau rambut kepalamu pun ditandai, apalagi seluruh gerak hidupmu yang lain.
02:34Ferman Tuhan mengatakan, seduit bisa membeli dua ekor burung pipit.
02:40Seduit itu mata uang paling kecil di Israel pada zaman itu.
02:45Bisa membeli dua ekor burung pipit.
02:48Tuhan berkata, kamu lebih dari banyak burung pipit.
02:52Karena kita anak-anak Allah, saudaraku Allah pasti kendalikan dan kontrol kita sempurna.
03:00Lebih dari berkat jasmani dan kenyamanan yang Allah bisa berikan dalam hidup kita.
03:07Sementara kita di dunia.
03:09Allah mengendaki kita dipersiapkan untuk menghadap Tuhan dan menikmati hidup yang sesungguhnya nanti di balik kubur kita.
03:20Jadi kalau kita sekarang menjalani hidup, kita bisa merasa cukup.
03:25Jadi tidak ada yang kita mau capek.
03:27Kalau saudara mau ganti mobil, tidak salah.
03:31Ingat, baik kalau makan atau minum atau melakukan sesuatu yang lain, lakukan semua untuk kemuliaan Allah.
03:37Memang mobil ini mesti diganti karena mogok-mogok.
03:40Mobil ini harus diganti karena satu dan lain hal.
03:43Tidak salah, saudara.
03:45Ya memang mesti pindah rumah karena disini banjir atau tidak cukup atau satu dan lain hal.
03:51Tapi dipertanyakan, harus kita persoalkan.
03:58Ini kebutuhan atau keinginan?
04:03Kebutuhan pun juga harus dibawa kepada Tuhan.
04:06Ini kebutuhan Tuhan atau kebutuhanku?
04:09Kebutuhan Tuhan artinya untuk kemuliaan Tuhan.
04:13Sulit kan hidup ideal kekristenan itu?
04:16Tapi ini yang saya ajarkan dan saudara harus melakukannya seperti saya sedang belajar hari ini.
04:23Jadi kita pindah bukankan aku demeni rumah begini.
04:27Susah yang begini.
04:30Mobil seperti ini aku tidak puas, kurang prestis.
04:33Susah yang begini.
04:36Dia tidak akan pernah merasa cukup.
04:39Nanti sudah punya mobil ini, pengen yang lain dan seterusnya.
04:42Anda masih bersama saya?
04:44Beri tepuk tangan untuk kebenaran ini.
04:49Jadi melakukan kehendak Allah.
04:53Melakukan kehendak Allah dari hari ke hari.
04:57Jadi setiap kita buka mata pada pagi hari, kita sudah mulai menghadap Allah.
05:06Mempertajam kepekaan kita mendengar suara Tuhan.
05:10Apa yang harus kita lakukan di tempat kita masing-masing sebagai mahasiswa.
05:15Sebagai ibu rumah tangga, sebagai karyawan, sebagai pengusaha, sebagai praktisi hukum, sebagai tenaga medis, apapun.
05:24Di tempat di mana sudah diletakkan Tuhan.
05:27Lakukan kehendak Allah di situ.
05:30Yang kita mau capai cuma bagaimana kehendak Allah kita gelar di dalam hidup kita.
05:37Bagaimana kita menghadirkan kerajaan Allah seperti doa Bapak kami.
05:44Datanglah kerajaanmu, jadilah kehendakmu di bumi seperti di surga.
05:49Kalau saya sebagai pelayan Tuhan, yang kelihatan lebih rohani.
05:54Oh aku mau memperluas kereja.
05:56Aku mau buka sekolah ini, sekolah itu.
05:59Tidak salah.
06:01Tetapi apakah itu kehendak Tuhan?
06:03Atau dibalik keinginan saya itu ada agenda pribadi?
06:08Misalnya, wah ya rasu sekarang sekolahnya tiga loh.
06:12Kan prestis saudara.
06:14Halo?
06:15Kelihatan rohani, tapi saya memiliki ambisi di situ.
06:20Sekarang jemaatnya berapa?
06:22Sekian belas ribu.
06:23Wah keren.
06:25Itu ambisi pribadi.
06:28Saya harus jalani hidup ini dalam pelayanan yang tulus.
06:33Dan selalu mendengar apa yang Tuhan harus saya sampaikan.
06:38Dalam khutbah apa yang harus saya sampaikan kepada jemaat.
06:42Dalam pelayanan apa yang harus saya lakukan.
06:45Buka sekolah.
06:46Buka prodi baru.
06:48Bantu gereja atau apa.
06:50Semua harus dilakukan di dalam kehendak Allah.
06:53Supaya kita menyenangkan hati Allah.
06:56Dan tidak ada di situ motif apapun.
06:59Entah nama diri, sanjungan, pujian, dan lain sebagainya.
07:06Maka lagu ini baru bisa saudara nyanyikan tadi.
07:10Tidak ada yang ku nanti lagi.
07:15Apapun di bumi ini.
07:18Rindu hatiku pulang ke sana.
07:25Di sisa hari-hariku berbuah-buah bagimu.
07:33Tanda cinta dan kerinduanku.
07:39Kalau kita masuk di wilayah ini.
07:43Seperti yang sekarang saya kemukakan.
07:45Dan kita serius mau melakukannya.
07:49Anda baru bisa mengatakan.
07:51Yesus cukup bagiku.
07:54Walaupun saudara mungkin dikianati suami.
07:57Atau anak mendorhaka.
07:59Tapi saudara tidak kehilangan Yesus.
08:01Yesus cukup bagiku.
08:04Saudara.