Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 10 jam yang lalu
Video Lengkap

PENGHARAPAN YANG SEJATI
https://dai.ly/xaa9zre
Transkrip
00:00Saya kira sedikit sekali di antara saudara-saudara yang benar-benar meletakkan seluruh pengharapannya kepada Kristus,
00:12kepada penyataan kedatangan Yesus itu.
00:16Sedikit, karena saudara memang tidak mau berubah.
00:22Saudara tidak serius, sungguh-sungguh mau meletakkan pengharapan saudara.
00:28Pada penyataan kedatangan Tuhan Yesus.
00:33Dan itu harus kita pandang sebagai pengharapan major, pengharapan mayor.
00:40Kalau bisa itu menjadi satu-satunya pengharapan kita.
00:46The only hope we have.
00:48Pengharapan satu-satunya yang kita miliki saudara.
00:54Pengharapan yang akan menggerakkan hidup kita.
00:58Pengharapan yang akan menggerakkan hidup kita dalam melakukan segala sesuatu.
01:04Jangan sampai kita dipaksa Tuhan untuk meletakkan seluruh pengharapan kita pada penyataan kedatangan Tuhan.
01:15Karena sudah terpaksa.
01:18Seperti ketika orang tergeletak, diranjang, tidak bisa bangun.
01:24Nah pada waktu itulah dia memang sudah tidak punya kesempatan menggenggam apapun.
01:32Tidak ada lagi pengharapan apapun dari kehidupan di dunia ini.
01:37Baru mau mengharapkan kemuliaan bersama Tuhan.
01:45Menurut yang saya pahami, orang tidak akan sanggup.
01:51Berlaku curang seperti itu tidak akan sanggup.
01:57Kenapa saudara?
02:02Sebab orang tidak memiliki irama.
02:07Irama yang benar dalam kehidupan.
02:11Dia tidak bisa memaksa diri mencapai, menggapai pengharapan itu pada waktu keadaan mendesak saudara.
02:22Sama seperti ini paralel dengan orang-orang yang berpikir bahwa dia bisa bertobat di ujung maut.
02:30Sebelum meninggal nanti mau bertobat.
02:33Sebelum meninggal nanti dia akan sungguh-sungguh.
02:37Tidak bisa saudara.
02:39Tuhan tidak bisa dicurangi dengan cara ini.
02:45Tuhan tidak bisa ditipu dengan cara ini saudara.
02:50Dan setanlah yang menipu, yang mengajarkan untuk supaya menunda-menunda.
03:02Dan ketika di ujung maut dia merasa bisa menggapai Tuhan.
03:07Dia tidak bisa menggapai Tuhan.
03:10Seperti misalnya saudara ada di dalam situasi kritis atau krisis.
03:16Tidak usah diranjang tempat tidur.
03:20Ketika dokter sudah mengeksekusi atau memberikan pernyataan tinggal beberapa jam atau tinggal beberapa hari.
03:28Ketika saudara ada di pesawat terbang yang sedang bergejolak.
03:33Terbulun sehebat.
03:35Saudara mau mempercayai Tuhan bahwa Tuhan hadir.
03:39Betapa sulitnya.
03:42Atau pada waktu keadaan saudara kritis.
03:45Masalah ekonomi atau masalah yang lain.
03:48Betapa tidak mudahnya mempercayai Allah yang hidup.
03:53Kalau tidak setiap hari kita mempercayai dia.
03:57Atau membuat irama mempercayai Tuhan.
04:03Makanya saudara tiap hari kita harus mencari Tuhan.
04:08Bertemu dengan Tuhan.
04:11Mengalami Tuhan.
04:15Tuhan itu tidak murahan saudara.
04:17Maha murah tapi tidak murahan.
04:20Kita memandang Tuhan.
04:24Mencari wajahnya.
04:28Dulu saya tidak mengerti maksud pemasmur.
04:31Ku cari wajahmu.
04:34Wajah Tuhan kok dicari.
04:36Tapi sekarang saya mengerti maksudnya mencari wajah Tuhan.
04:41Bisa mengalami Tuhan.
04:44Dalam perjumpaan.
04:46Tentu ini sifatnya adikodrati.
04:49Di luar kodrat atau transcendental.
04:52Tapi bisa dialami.
04:55Tidak heran ada orang yang tetap bergairah berdoa.
04:59Tahan lama berdoa.
05:02Karena mengalami perjumpaan itu saudara.
05:06Mengalami secara pribadi dan real.
05:12Nah irama itu kalau terus dikembangkan saudara.
05:16Nanti di ujung maut kita tidak takut meninggal.
05:19Waktu kita ada dalam kondisi kritis.
05:22Entah masalah uang.
05:23Masalah ancaman.
05:25Apakah ada bahaya.
05:27Dan lain sebagainya.
05:28Kita sudah terbiasa.
05:31Memiliki irama percaya.
05:35Kita memiliki frekvensi itu nyambung.
05:39Untuk connect dengan Tuhan dalam situasi-situasi seperti itu.
05:45Jadi jangan saudara menunda untuk berdoa ya.
05:50Lalu saudara berpikir.
05:52Ada yang berpikir minggu depan bisa atau besok bisa.
05:56Hari ini aku ngantuk banget deh gak bisa.
05:58Besoknya mungkin bisa.
06:00Tapi lusanya anda bisa memanjakan diri dengan tidak sungguh-sungguh mengutamakan Tuhan saudara.
06:14Saya kapan itu ya.
06:16Tadi pagi entah dimana yang saya berkata.
06:19Orang itu bisa hilang akal.
06:22Seperti orang hilang akal.
06:24Kalau ibu, seorang ibu anaknya sakit.
06:27Lalu bahaya.
06:29Dia hilang seperti hilang akal.
06:32Artinya lakukan apa saja demi anaknya sembuh.
06:36Dia gak mikir yang lain.
06:38Rumah kebakar.
06:40Buat dia berusaha memadamkan api dan menyelamatkan barang yang bisa diselamatkan.
06:49Kenapa kita tidak seperti itu?
06:51Demi menjumpai Tuhan.
06:53Kita bisa mengabaikan yang lain.
06:56Meniadakan yang lain untuk menemukan Tuhan.
06:59Nah pada saat dimana kita dalam kondisi kritis atau krisis.
07:06Kita berseru Tuhan mendengar.
07:09Kita berseru Tuhan menjawab.
07:11Dan hati kita mampu menyentuh hadirat Tuhan.
07:15Saat-saat seperti itu.
07:17Jadi saat-saat dimana tidak ada dalam kondisi krisis dan kritis.
07:22Orang tidak mencapai Tuhan.
07:24Bagaimana dalam kondisi kritis dan krisis bisa mencapai Tuhan.
07:31Tidak mungkin saudara.
07:33Allah tidak bisa dicurangi.
07:36Jadi jangan menunggu ada dalam kondisi kritis dan krisis mencari Tuhan.
07:41Setiap hari mencari Tuhan.
07:44Yuk kita nyanyikan dulu lagu ini.
07:48Karena ada satu.
07:48Karena referennya saya ingin kita renungkan.
07:52Ku mencari hadirat-Mu.
07:59Ku mencari wajah-Mu Tuhan.
08:08Ku rindukan hadir-Mu Tuhan.
08:22Hanya kau yang ku harapkan.
08:38Ku rindukan kehadirat-Mu.
08:52Ku perlukan lebih dari nafasku.
09:06Ku perlukan lebih dari darah dalam tubuhku.
09:20Engkau lah kehidupanku.
09:24Ku selamanya kehidupanku.
09:35Sudara, Tuhan itu tidak jual mahal.
09:39Tuhan pasti punya tatanan.
09:42Jadi pada waktu kita mencari Tuhan.
09:45Seakan-akan Tuhan tidak ada.
09:48Tuhan tidak bisa ditemui.
09:51Tuhan mau melatih kita.
09:52Seberapa kita benar-benar merasa membutuhkan Dia.
09:57Pengalaman ini saya alami saudaraku.
10:01Benar-benar saya alami.
10:03Saya lalui.
10:05Saya mencari Tuhan.
10:07Saya berdoa.
10:08Lalu seakan-akan saya dicuekin Tuhan.
10:15Tuhan mau melihat seberapa kita punya kesungguhan.
10:20Dan kalau kita terus mencari Dia.
10:23Kehausan itu akan melting, meleleh di dalam jiwa kita.
10:29Sampai kita bisa merasakan bahwa kita membutuhkan Tuhan.
10:35Lebih dari kita membutuhkan nafas.
10:39Dan darah di tubuh kita.
10:42Kedengarannya ini berlebihan.
10:44Tapi kiranya Tuhan membuka pengertian saudara.
10:48Dan saudara bisa mengerti ini.
10:51Ketika kita mencari Tuhan.
10:53Tuhan tahu kita mencari Dia.
10:56Dan Tuhan menilai, meneliti seberapa kita sungguh-sungguh mencari Dia.
11:02Ada pasang surut di mana kita memiliki keadaan yang sangat terpengaruhi oleh situasi.
11:10Jadi situasional.
11:12Hari ini sungguh-sungguh, besok kurang sungguh-sungguh.
11:15Hari ini kita begitu bernafsu, bersemangat mencari Tuhan.
11:20Besok tawar hati.
11:21Kita harus taklukkan itu.
11:25Sampai kita bisa berkata,
11:27Engkau lah kehidupanku.
11:29Harus dialami saudara.
11:33Harus dialami.

Dianjurkan