00:00Pengharapan.
00:01Yang menjadi keprihatinan kita seperti yang tadi saya katakan.
00:06Kenapa kita tidak menjadikan itu pengharapan.
00:10Sesuatu yang bernilai, sesuatu yang berharga.
00:14Ada yang salah dalam hidup kita.
00:16Karena kita masih mengharapkan ada sesuatu yang membahagiakan kita.
00:24Cepat atau lambat kalau kita tetap di keadaan ini.
00:29Masih mengharapkan ada sesuatu yang membahagiakan kita.
00:33Kita jadi pengkhianat.
00:35Kita akan berkhianat kepada Tuhan.
00:42Tuhan sudah berjuang mati-matian untuk kebangkitan itu.
00:46Kok kamu tidak menganggapnya bernilai.
00:49Kalau kamu tidak menganggapnya bernilai, kamu tidak berjuang untuk mencapai atau meraih kebangkitan itu.
00:58Nah setan telah membuat kebangkitan dianggap tidak bernilai.
01:02Akan terjadi otomatis atas seorang Kristen.
01:05Sehingga mereka meremehkan kebangkitan.
01:09Dan tidak ada perjuangan.
01:11Karena merasa akan mudah dibangkitkan.
01:15Dan ini mengerikan sekali kalau suatu hari nanti.
01:18Saudara ternyata tidak dibangkitkan masuk kemuliaan.
01:23Semua orang dibangkitkan ada yang masuk kemuliaan dengan tubuh kemuliaan bersama Yesus.
01:29Ada yang dibuang ke dalam api kekal.
01:32Ini harus kita persoalkan serius jauh-jauh hari.
01:37Kita harus mempersoalkan hal ini.
01:40Sekarang.
01:43Siapapun.
01:44Bapak, ibu, tua, muda, besar, kecil.
01:47Semua kita.
01:51Untuk menerima suatu bagian yang tak dapat binasa.
01:55Yang tidak dapat cemar.
01:58Dan yang tidak dapat layu.
02:00Yang tersimpan di surga.
02:03Heaven.
02:05Di langit.
02:07Ini kalau bahasa Uranus.
02:14Samayim dalam bahasa Ibrani.
02:16Langit.
02:21Ini dunia akan datang nanti.
02:24Langit baru, bumi baru.
02:27Jangan hanya sampai ayat 4.
02:30Baca ayat berikutnya.
02:32Yaitu kamu.
02:34Siapa?
02:36Kamu.
02:36Kamu yang mana?
02:38Yang dipelihara dalam kekuatan Allah.
02:42Semua.
02:43Tidak.
02:44Oleh karena imanmu.
02:47Jadi oleh karena imanmu kamu dipelihara dalam kekuatan Allah.
02:51Sementara kamu menantikan keselamatan yang telah tersedia dinyatakan pada zaman akhir.
03:01Sudara.
03:03Kamu yang dipelihara dalam kekuatan Allah.
03:06Karena imanmu.
03:08Orang yang mengalami kebangkitan seperti Yesus adalah mereka yang dipelihara dalam kekuatan Allah.
03:17Karena imannya.
03:20Iman disini berarti saudara tindakan yang nyata dari kepercayaannya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.
03:38Saudara saya sempat membaca beberapa ayat yang lain dalam surat Petrus tadi.
03:43Tapi saya tidak kemukakan.
03:45Tapi saudara percaya yang saya katakan benar.
03:47Nanti juga kita akan lihat di 1 Petrus 1 ini.
03:51Apa?
03:52Jemaat yang menerima surat Petrus adres dari surat Petrus ini.
03:58Orang-orang yang menderita.
04:03Orang-orang yang menderita.
04:07Jadi orang yang telah mengwujudkan imannya dalam tindakan.
04:12Melepaskan segala sesuatu.
04:15Seperti Paulus.
04:17Supaya aku beroleh kebangkitan.
04:22Ini tindakan yang dilakukan.
04:25Tadi saya singgung Sakyus.
04:28Tetapi tidak dilakukan oleh orang kaya di Matius pasal 19.
04:33Suruh jual segala miliknya untuk dibagikan kepada orang miskin.
04:38Dia tidak mau.
04:39Ya tidak bisa.
04:40Padahal itu gate-nya.
04:44First step.
04:46Langkah pertama.
04:49Penerima surat Petrus adalah mereka orang-orang yang bersedia dan rela menderita demi kepercayaannya kepada Yesus.
04:59Jadi bukan hanya dengan mulut atau pengakuan dengan bibir.
05:03Tetapi percaya yang nyata dalam tindakan yaitu mempertaruhkan hidup mereka.
05:09Nah kalau saudara mempersoalkan ini.
05:14Mempersoalkan ini.
05:15Yaitu dengan pertanyaan begini.
05:18Tuhan apa yang harus ku lepaskan?
05:21Apa yang harus ku pertaruhkan?
05:23Penderitaan apa yang harus ku alami?
05:27Tuhan pasti menjawab.
05:30Tuhan pasti menjawab.
05:31Tapi kalau saudara tidak sungguh-sungguh mempersoalkan.
05:35Tidak bisa.
05:37Nanti Tuhan akan menjawab.
05:39Bagaimana saudara harus melepaskan segala sesuatu.
05:45Bagaimana saudara diperlakukan tidak adil dan mengalami banyak hal.
05:51Yang melaluinya saudara memikul penderitaan.
05:57Saudara misalnya bisa membalas kejahatan dengan kejahatan.
06:01Tapi saudara tidak membalas.
06:03Itu penderitaan.
06:07Saudara mestinya bisa beli barang A.
06:13Harganya 100.
06:15Tapi Anda beli barang yang harganya 20.
06:18Supaya yang 80 saya bisa bagikan untuk orang yang membutuhkan.
06:23Itu penderitaan.
06:25Tetapi itu hanya dialami oleh orang yang benar-benar sungguh-sungguh mau memikul salib.
06:31Dan Tuhan menunjukkan salibnya.
06:33Salib orang itu bukan salibnya Tuhan.
06:36Tuhan tidak membuang mutiara kepada babi.
06:39Jadi kalau saudara tidak mau jadi babi.
06:42Jadi manusia yang agung.
06:44Saudara mempersoalkan ini.
06:47Saudara mempersoalkan ini.
06:52Selanjutnya Petrus menulis begini.
06:53Bergembiralah akan hal itu.
06:56Sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berduka cita oleh berbagai-bagai pencobaan.
07:03Penderitaan kan?
07:06Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu.
07:10Kamu sudah melepaskan semuanya oke.
07:13Tapi seberapa kamu punya kemurnian?
07:18Oh betul ini emas.
07:21Berapa karat?
07:25Dimurnikan.
07:27Yang jauh lebih tinggi nilainya daripada emas yang fana.
07:31Yang diuji kemurnianya dengan api.
07:34Sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan.
07:38Dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan dirinya.
07:45Ada orang yang berkata kepada saya begini.
07:47Pak orang itu gak bisa dibuat kurang ajar.
07:52Kalau Bapak diam orang makin kurang ajar.
07:55Lalu orang mengatakan itu salah kan.
07:58Dia gak berani bicara.
08:02Saya diam saja.
08:05Kenapa?
08:06Saya mengandalkan Tuhan.
08:09Dari tiga tahun yang lalu saya dibuli apakah ada penjelasan?
08:13Tidak ada.
08:14Apakah kemudian orang meninggalkan saya karena saya sesat?
08:18Nyatanya tidak.
08:20Biar Tuhan yang bekerja.
08:22Ini pekerjaan Tuhan.
08:25Saudara itu bisa mengalami keadaan-keadaan seperti itu.
08:29Di lingkungan keluarga besar Anda, wah dirusak nama baik saudara.
08:36Saudara jangan membalas kejahatan dengan kejahatan.
08:40Itu penderitaan yang harus Anda alami sebagai ujian.
08:44Apakah Anda menjadi serupa dengan Yesus?
08:48Kalau mau menjadi serupa dengan Yesus ya harus mengalami ujian.
08:52Kalau Yesus itu melogam mulia harus dipanasi sekian lama dengan derajat sekian tingginya.
09:00Saudara pun harus mengalami pengujian itu.
09:04Sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan dirinya.
09:16Tadi waktu saya mau ke sini saya berkata kepada salah seorang yang bersama saya.
09:22Tidak tahu kenapa nyeletuk.
09:25Saya ini kayak tidak semangat.
09:28Tidak.
09:29Kenapa Pak?
09:30Tawar.
09:31Nah kok begitu?
09:33Saya tidak tahu mau nyari apa hidup ini.
09:37Mau nyari apa lagi?
09:41Tentu yang akhirnya yang saya cari ini saudaraku.
09:45Puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan dirinya.
09:52Sekarang jangan karena saya punya kedudukan, kehormatan.
09:57Saya tenggelam dengan kehormatan ini.
10:00Bahaya sekali.
10:02Dan banyak orang ingin punya kedudukan seperti ini.
10:05Jadi gembala sidang.
10:07Apalagi jadi ketua sinode.
10:09Terhormat.
10:10Dianggap penting.
10:17Saya mengerti apa yang ada di hati saya.
10:20Saya mengenal diri saya sendiri.
10:22Saya sudah sering bertobat.
10:24Ampuni kesombonganku Tuhan.
10:26Kesombongan tidak harus diucapkan atau dalam
10:30Dalam perilaku yang kelihatan.
10:33Sikap hati saja.
10:35Suara hati sudah jadi kesombongan.
10:37Saya berulang-ulang.
10:39Tuhan ampuni kesombonganku.
10:45Kita menikmati puji-pujian, kemuliaan dan kehormatan dari manusia itu maknyus.
10:52Dan ini yang membutakan.
10:56Tidak usah cemaat ya.
10:58Pendeta-pendeta.
11:00Maka ada keributan.
11:05Keributan.
11:07Dari persaingan untuk menjadi ketua sinode, ketua wilayah.
11:14Ya tidak salah jadi ketua sinode.
11:16Tapi jangan kita merasa terhormat karena hal itu.
11:27Jadi pada waktu saudara menjadi seorang, seseorang, sambuan.
11:31Lalu orang memuji saudara.
11:33Saudara menikmatinya, saudara tidak menderita untuk Tuhan.
11:36Saudara harus anggap itu bukan nilai.
11:39Kedudukan itu karena tanggung jawab, bukan karena kehormatannya.
11:45Penerima surat Petrus ini orang-orang yang benar-benar telah melepaskan dirinya.
11:51Dan rela menderita sebagai wujud ekspresi imannya.
12:00Mereka bukan seperti orang-orang Kristen hari ini yang hanya memiliki pengakuan di mulut.
12:06Tetapi mereka adalah orang-orang yang seluruh kehidupan mereka telah diserahkan kepada Tuhan.
12:13Karena iman itu barter.
12:16Kalau you mau punya iman murni, you gak boleh memiliki apa-apa kecuali Tuhan.
12:21Untuk mengikuti jejak Yesus.
12:23Tepuk tangan.
12:27Dan untuk itu harus ada ujian.
12:30Apakah saudara layak menerima kehormatan dibangkitkan.
12:33Dan menerima kemuliaan di dalam kerajaan surga.
12:37Yesus pun kan mengalami ujian.
12:40Harus lulus dulu.
12:42Sehingga setiap lutut bertelut lidah mengaku Yesus Tuhan.
12:47Ya taat sampai mati, bahkan mati di kayu salib.
12:50Yang karenanya dia dibangkitkan.
12:54Ini bisnis kita.
12:57Core bisnis kita.
12:59The only business we have.
13:04Terserah kalau saudara mau sibuk yang lain.
13:07Biar kita jadi konyol seperti orang ekstrim yang tidak berakal.
13:13Tetapi ini pilihan untuk kehidupan kekal kita yang indah.
13:24Jangan ada yang menarik selain ini.
13:32Saya manusia seperti saudara yang kadang-kadang bisa terbawa untuk melihat sesuatu yang menurut saya bisa membuat saya semacam istirahat
13:45atau kenyamanan.
13:48Saya belajar.
13:50Erastus hari ini bukan Erastus dua bulan yang lalu.
13:54Bahkan bukan Erastus bulan lalu.
13:58Apalagi tidur setahun lalu, dua tahun lalu, tiga tahun lalu.
14:01Saya mau berubah terus.
14:07Jadi kalau saya mengarang lagu ini ya saudaraku.
14:14Buatlah sesuatu yang baru dalam hidupku.
14:23Ini kerinduan.
14:25Ada lagi lagu yang sebenarnya seirama.
14:30Buka mataku
14:32Memandang keakunganmu
14:37Bawa aku
14:41Ketempat yang lebih tinggi
14:44Beri aku mengalami
14:50Kemuliaanmu
14:52Bapak buka mata rohaniku ini
14:59Ku saksikan
15:02Yang tak pernah ku saksikan
15:08Ku alami
15:09Yang tak pernah ku alami
15:15Beri aku mengalami
15:21Kemuliaanmu
15:23Bapak buka mata rohaniku ini