Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SOLO, KOMPAS.TV - Sebuah video merekam saat rusa di Taman Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah, memakan sampah plastik. Video yang direkam 10 bulan lalu ini kembali viral karena diduga sejumlah satwa rusa di lokasi yang sama kedapatan memakan sampah.

Dalam video amatir terlihat rusa di Taman Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah, memakan sampah plastik. Video lama ini kembali viral karena diduga hingga saat ini rusa di Taman Sriwedari masih sering mengonsumsi sampah.

Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, memastikan selama ini pemerintah menyediakan pakan melalui dinas terkait. Namun, karena masih ditemukan sampah yang dibuang sembarangan, tak jarang rusa memakannya.

Pemerintah Kota Solo kini mengkaji lokasi penangkaran di taman ini agar nantinya warga tetap bisa berinteraksi dengan rusa, namun di dalam area yang aman.

Baca Juga Bentrokan Oknum TNI dan Warga di Lampung Utara, Pangdam II/Sriwijaya Langsung Minta Maaf! di https://www.kompas.tv/regional/673380/bentrokan-oknum-tni-dan-warga-di-lampung-utara-pangdam-ii-sriwijaya-langsung-minta-maaf

#rusa #satwa #pemkotsolo #viral

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/673382/pemkot-solo-respons-video-viral-rusa-di-taman-sriwedari-kedapatan-makan-sampah-kompas-petang
Transkrip
00:00Sorotan lainnya, sebuah video merekam saat rusak di Taman Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah memakan sampah plastik.
00:07Video yang direkam 10 bulan lalu ini kembali beredar di media sosial karena diduga sejumlah satwa rusak di lokasi yang
00:15sama, kedapatan masih memakan sampah.
00:20Dalam video amatir terlihat rusak di Taman Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah memakan sampah plastik.
00:26Video lama ini kembali viral karena diduga hingga saat ini rusak di Taman Sriwedari masih sering mengkonsumsi sampah.
00:34Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani memastikan, selama ini pemerintah menyediakan pakan ternak melalui dinas terkait.
00:42Namun, karena masih menemukan sampah dibuang sembarangan, tak jarang rusak memakannya.
00:49Pemkot setempat kini mengkaji lokasi penangkaran rusak di Taman ini agar nantinya warga tetap bisa berinteraksi dengan rusak,
00:57namun di dalam area yang aman.
01:11Mereka hidup secara bebas, hanya saja kan mungkin terdikibatasi dari sisi mobilitasnya tidak sampai kemana-mana,
01:20jadi ada tak buang butuh dalam konsep penangkaran itu masih dalam satu kawasan
01:26di mana masyarakat masih bisa memberikan makam, tapi di selain milah ini sudah tidak bisa keluar jilai penangkaran
01:35sehingga tidak ada risiko-risiko seperti kemarin.
Komentar

Dianjurkan