Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 menit yang lalu
BALI, KOMPASTV - Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Rizki, salah satu siswa Sekolah Rakyat di Bali, menceritakan perubahan besar yang dialaminya sejak mengikuti pendidikan di sekolah tersebut.

Saat kunjungan kerja Presiden ke Kabupaten Tabanan, Bali, Rizki mengungkapkan bahwa kini dirinya sudah mampu membaca berkat pendidikan yang diterimanya di Sekolah Rakyat.

"Saya pas SD itu saya enggak bisa membaca dan pas ada sekolah rakyat tuh saya diajarkan dengan guru wali asuh wali asrama dengan habis itu saya diajarkan sampai lancar membaca. Habis itu saya diajarkan dengan guru saya. Lantas itu saya lancar membaca. Sekarang sudah bisa lancar membaca," kata Rizki depan Prabowo, Minggu (7/6/2026).

Dengan bimbingan para guru, wali asuh, dan wali asrama, kemampuan Rizki terus berkembang.

Ia bahkan berkesempatan menunjukkan kemampuan membacanya secara langsung di hadapan Presiden Prabowo.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Lintang

Baca Juga Prabowo Cerita 2 Angka Beruntung di Hidupnya Saat Tinjau Sekolah Rakyat di https://www.kompas.tv/nasional/673349/prabowo-cerita-2-angka-beruntung-di-hidupnya-saat-tinjau-sekolah-rakyat



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673361/hebat-depan-presiden-prabowo-rizki-pamer-kemampuan-membaca-dari-sd-saya-enggak-bisa-baca
Transkrip
00:00Dan inilah siswa-siswa sekolah rakyat yang telah memperoleh pembelajaran hampir 11 bulan sejak Juli tahun 2025.
00:12Tidak semuanya anak-anak ini ketika masuk sekolah rakyat punya kemampuan yang sama.
00:20Ada anak yang ketika masuk ke kelas 1 SMP ini tidak bisa membaca.
00:28Ini contohnya silahkan anakku ceritakan yuk kenalin ini ini belum bisa membaca ketika kelas 1 SMP.
00:37Kamu bisa menceritakan nak kepada Bapak Presiden terakhir sebelum Bapak Presiden nanti akan meninggalkan tempat silahkan kenalkan namanya siapa.
00:46Perkenalkan nama saya Eko Mangdi Rizky Tiran Maja bisa dipanggil Rizky.
00:51Saya pas SD itu saya gak bisa membaca.
00:55Dan pas ada sekolah rakyat itu saya diajarkan dengan guru, wali asu, wali asrama.
01:02Dengan habis itu saya diajarkan sampai lancar membaca.
01:10Habis itu saya diajarkan dengan guru.
01:17Saya lantas itu saya lancar membaca.
01:21Sekarang sudah bisa lancar membaca?
01:23Sudah.
01:24Nah coba itu baca itu apa yang merah itu coba.
01:29Mengwujudkan kesetaraan dan kementerian sosial penyatang disabilitas netral di masyarakat.
01:40Terima kasih.
01:43Ada juga kelas 1 SMA Bapak Presiden juga belum bisa membaca.
01:48Tapi alhamdulillah sekarang juga sudah berprestasi itu di Bekasi.
01:52Banyak sekali di sekolah-sekolah rakyat yang lain juga sama.
01:55Tetapi karena didampingi dengan empati terus-menerus Alhamdulillah ada kemajuan.
02:02Terima kasih sekali Bapak Presiden.
02:04Alhamdulillah secara umum pembelajaran sekolah rakyat di berbagai daerah telah menampakkan hasil paling tidak dari karakter-karakter siswa-siswa sekolah
02:15rakyat yang sekarang lebih percaya diri, lebih sehat, dan kemudian lebih disiplin.
02:20Itu hal yang kita rasakan sampai hari ini, mudah-mudahan ke depan lebih sukses.
02:26Terima kasih perhatiannya, terima kasih atas kehadiran semuanya.
02:30Jika ada hal-hal yang kurang berkenan, saya dan Wakil Menteri Sosial Pak Agus Jabu beserta seluruh jajaran Kementerian Sosial
02:38mohon maaf lahir dan batin.
02:40Terima kasih Pak Teddy dan seluruh jajaran yang mendampingi Presiden.
02:45Kami juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih.
02:48Selamat siang.
02:50Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:53Om Santi Santi Santi Om
Komentar

Dianjurkan