- 17 hours ago
EPISODE 63 TERIKAT JANJI EPISODES 63 BOUND BY PROMISE - Indonesian Drama
Category
🎥
Short filmTranscript
00:03Where did you feel like you were with me?
00:13Senna, you've already lied to me and lied to Davina.
00:18What?
00:21What do you want to do this, Senna?
00:23Answer me!
00:34What do you want to do this?
00:35I feel it's not necessary, Paul.
00:38The goal is already clear.
00:42Harta.
00:47It's true.
00:52You're a professional.
01:09What?
01:09I know you're fine.
01:13It's all like a bad dream to me.
01:18I believe in Senna.
01:20She's so confident about me.
01:24I've even played in her home.
01:26He is a resident of the elite area of residence.
01:31Don't, don't.
01:34That's not his house.
01:37What do you mean he is?
01:42It's worse than that.
01:45He asked Davina to buy that house for him.
01:55No.
01:56No.
01:57No.
01:57No, no.
01:59Davina didn't know that.
02:00No.
02:06Actually, I was able to buy a house in the residence area.
02:12And when I surveyed, I met with Senna and Davina.
02:17Rumahnya bagus, saya suka.
02:21Saya ambil.
02:24Aku sama Senna duluan yang sampai rumah ini, jadi kita duluan yang ambil ya kan, Sen?
02:28Ya, aku tahu kamu suka rumah ini.
02:31Aku beliin buat kamu ya.
02:33Nanti kalau kita berdua nikah, kita bisa tinggal bareng di sini.
02:37Ini rumah Senna.
02:40Suatu saat kalau kita jadi menikah, pasti ini kan jadi rumah kita berdua.
02:46Davina bilang ke saya, Senna udah beli rumah.
02:51Gitu.
02:53Ya, pada saat itu saya percaya.
02:57Tapi sekarang saya erat.
02:59Apa?
03:00Kamu ketemu mereka?
03:02Tidak.
03:03Tanggal persisisi saya nggak ingat om.
03:09Tapi itu setelah kita semua pulang dari siapa.
03:16Oke.
03:17Diba.
03:19Hantar saya ke Bang Sentosa Asia.
03:22Di Jalan Ambarawan.
03:26Baik, om.
03:28Baik.
03:34Om Novan pasti akan melarang Davina dekat-dekat gue lagi setelah ini.
03:39Dia juga pasti bacalkan pembangunan, Miss.
03:44Dan gue.
03:46Gue bakal kehilangan akses untuk cari tahu soal Rian.
03:49Dari Davina maupun om Novan.
03:57Gue harus ketemu Davina.
03:59Sebelum Davina ketemu sama Om Novan.
04:29I'm going to finish robobank.
04:31Astaga.
04:45Mbak, bisa ketemu sekarang.
04:47Ada yang mau saya bicarakan.
04:49Ini penting.
04:51Kau sana tiba-tiba minta ketemu?
04:53Tadi kan baru ketemu.
04:56Oke, bisa. Ketemu di mana?
05:04Di ruang VIP Oriental Bistro, mbak. Sekarang ya.
05:12Oke, saya ke sana sekarang.
05:24Hai, Besti.
05:25Hai.
05:26Gue mau pergi bentar.
05:28Ada urusan sama sana di Oriental Bistro.
05:30Sama minta tolong dong OB suruh ke ruangan gue.
05:32Tadi gue numpahin gelas.
05:33Ada gelas pecah.
05:34Oke, oke.
05:35Tati-ati di jalan ya.
05:36Tati-ati di jalan ya.
05:39Tati-ati di jalan.
05:43Tati-ati di jalan ya.
05:49Apa yang bisa saya bantu, Pak Nopan?
05:52Begini, Bu Vivi.
05:54Saya minta dibukakan mutasi rekening atas nama putri saya, Davina Rosalia Kusuma.
06:00Hmm, maaf untuk keperluan apa ya, Pak?
06:06Saya perlu melihat transaksi yang nilainya di atas 500 juta, Bu.
06:11Maaf, Pak.
06:12Untuk membuka rekening harus ada surat kuasa dari Ibu Davina sendiri.
06:18Bu Vivi.
06:21Saya ini, papanya Davina, oke?
06:24Dan perlu saya ingatkan lagi, Bu Vivi, saya sudah lebih dari 30 tahun menjadi nasabah di bank ini.
06:31Jadi bantu saya, Bu.
06:32Saya melakukan ini untuk mengetahui apakah ada orang yang sudah memanfaatkan putri saya.
06:38Eee, tapi Pak...
06:39Bu Vivi.
06:41Begini.
06:43Ibu cukup tolong carikan datanya di laptop, Pak.
06:45Lalu tunjukkan ke saya, saya tidak perlu print out ataupun bukti fisik lainnya, Bu.
06:53Bagus saya, Bu.
06:54Saya melakukan ini demi putri saya.
06:58Baik, Pak.
06:59Sebentar ya.
07:00Saya cek dulu.
07:08Di sini tertera transaksinya, Pak.
07:10Ada dua transaksi di akhir Maret, tanggal 26,
07:14yaitu mutasi rekening sebesar 7,9 miliar
07:18ke rekening area wangsa grup untuk pembelian satu unit rumah.
07:35Di awal April, ada mutasi rekening sebesar 480 juta
07:40ke rekening BumiLand Motor untuk pembelian satu unit mobil.
07:45Seperti itu, Pak.
07:54Ini, Pak.
08:03Sebuah rumah dan sebuah mobil.
08:05Rumah sudah pasti rumah yang ditempati Sena sekarang.
08:08Jadi, Davina belikan itu semua buat Sena.
08:16Out of the box.
08:19Sungguh diluar dugaan.
08:23Habis sudah riwayat Sena Alipurna.
08:34Sena sudah habis-habisan membohongi saya, Dipah.
08:41Saya pikir dia pengusaha properti yang baik, yang jujur.
08:44Saya pikir dia adalah pasangan yang tepat untuk Davina.
08:48Tapi saya salah.
08:51Dia justru sudah memanfaatkan Davina.
08:58Jujur kalau saya sudah curiga dari awal, loh.
09:05Saya rasa...
09:07dia tuh kayak menjemunyikan sesuatu.
09:11Apalagi waktu saya sempat browsing nama dia.
09:13Sena Alipurna, mah, di internet.
09:17Gak ada muncul satupun artikel atau informasi tentang Sena itu mengusaha properti.
09:25Ternyata memang benar.
09:28Dia cuma seorang tukang ketahuan.
09:34Saya juga bukan memang laki-laki sempurna, om.
09:39Saya pernah melakukan kesalahan besar.
09:42Selingkuh dari Davina.
09:46Tapi itu penyesalan terbesar saya.
09:48Tapi gak pernah sekalipun.
09:51Saya minta sesuatu sama Davina.
09:54Ataupun Jian.
09:59Memang sudah kodata kita sebagai lelaki.
10:02Sebagai provider.
10:04Menyediakan untuk wanita kita.
10:08Bukan menjadi benar.
10:10Pada pasangan kita.
10:23Kalau saya boleh kasih saran.
10:26Lebih baik om segera tarik mobil dan juga rumah yang diberikan Davina ke Sena.
10:33Dan jangan biarkan Sena mengambil lebih banyak lagi dari Davina.
10:54Davina ke Sena.
10:56Eh, Pak.
10:58Gimana?
10:59Ngomong apa, Sena minum dulu.
11:00Nggak usah.
11:01Ada apa?
11:01Kamu mau ngomong apa?
11:13Saya mau minta maaf.
11:16Kenapa?
11:17Kamu mau lakukan kesalahan apa?
11:24Saya melakukan kesalahan yang cukup fatal.
11:39Om Novan dan Dipa tahu kalau saya tukang toprak.
12:22Mau turun di sini aja om.
12:31Om Novan.
12:34Kita udah sampai.
12:58Om Novan.
13:04Gimana kalau saya temenin om Novan ngobrol sama Davina?
13:08Takutnya kalau om sendiri Davina malah nggak percaya.
13:12Oh, Dipa ini urusan saya dengan Davina.
13:17Nah, baik om.
13:38Urusan ini lebih seru daripada kerjaan di kantor.
13:42Mendingan aku di sini dulu.
13:46Penasaran juga.
13:49Puruh hara apa yang akan terjadi setelah ini.
13:56Kita cari parkir.
13:58Kita cari parkir.
14:16Tara.
14:20Siang, Om.
14:22Davina is coming. Where did she go?
14:25She went to the counter, but she went to the counter.
14:28What?
14:29We went to Oriental Bisro to meet Senna.
14:32I'm not sure.
14:33Senna is still able to meet Davina.
14:35She's panicked because she's already got out.
14:44I'm going to the counter.
14:47I'm going to the counter.
14:48I'm going to the counter.
14:50I'm going to the counter.
14:51Loh.
14:51Why did you go to Novae again?
14:54What did you do?
14:56You're selling to Toprak.
14:59Then the Toprak is viral.
15:01Then Papa and Dipa are going to the counter.
15:04Yes, ma'am.
15:07Senna.
15:08Senna, saya sudah pernah bilang sama kamu untuk nggak jualan dulu.
15:11Kalau kamu butuh apa-apa, kamu bilang ke saya.
15:14Kenapa kamu malah masih jualan?
15:21Eh, jangan.
15:24Oke, itu nggak penting.
15:25Tapi Papa sama Dipa pas lihat kamu jadi tukang ke Toprak, mereka gimana?
15:31Ya, Mbak pasti sudah bisa bayanginlah.
15:36Mbak.
15:37Dipa menghina saya.
15:38Oh, Kak.
15:40Dan Om Lofan...
15:42Sepertinya sangat kecewa sekali dengan saya.
15:47Yang Papa perlu tahu sekarang, Davina, apakah masih ada lagi yang kalian tutupi dari Papa?
15:53Please.
15:54Jawab Papa dengan jujur, sayang.
15:56Nggak.
15:58Nggak ada, Pa.
15:59Nggak ada.
16:01Ya sudah.
16:02Papa maafkan kamu dan juga Senna.
16:04Tapi please, Davina, tolong jangan diulangi lagi ya.
16:11Aku pernah janji sama Papa, kalau aku nggak akan bohongin Papa lagi.
16:19Davina pasti takut.
16:21Dia takut kalau Om Lofan marah.
16:32Kok perasaan gue nggak enak ya?
16:37Tara, Tara, Tara.
16:38Aku mau kasih tahu sesuatu sama kamu.
16:42Kamu tahu nggak soal warung Toprak yang lagi viral itu?
16:46Hah?
16:47Ketoprak kapan?
16:49Nih, kamu lihat deh.
16:51Tuh.
16:54Katanya ya, selain ketopraknya enak, penjualnya juga keren.
16:59Terus ya, kamu perhatiin deh.
17:01Menurut kamu ya, sekilas tuh mirip pacarnya ibu Davina nggak sih, Pak Senna?
17:10Iya sih, mirip banget sama Senna.
17:13Atau jangan-jangan ini beneran Senna?
17:14Tapi kok dia jualan lagi?
17:16Bukannya udah dilarang sama Davina.
17:19Jangan-jangan Davina tadi pergi karena masalah ini.
17:22Terus tadi Pa Novan juga mukanya tegang,
17:24apa karena Pa Novan tahu soal ini?
17:28Tara.
17:30Davina mana?
17:32Nggak ada, lagi pergi.
17:33Kemana?
17:36Meeting.
17:38Meeting di ruang meeting?
17:41Di luar.
17:44Oh ya, Sir.
17:45Gue ketol dulu ya.
17:47Oke.
17:51Kalau Pa Novan ada ya di ruang ini?
17:54Pa Novan belum datang, Pa Dipah.
17:59Jihan ada di ruangannya kan?
18:01Eh, ada Pak Dipah.
18:11Ini kok mirip Senna sih?
18:15Pasaran banget ya bukannya Senna.
18:18Tukang ketoprak aja sampe mirip sama dia.
18:25Masuk.
18:32Sayang.
18:34Sayang?
18:36Wah, kamu nggak jadi makan sama Papa?
18:39Nggak jadi makan sama Papa.
18:42Terus aku kangen sama kamu.
18:44Makan yang langsung kesih.
18:45Hehehe.
18:48Kamu serius banget liatin apa sih?
18:51Lihat ya Sayang?
18:52Tadi aku buka akun TikTok terus ada tukang ketoprak viral tuh.
18:57Coba kamu lihat.
18:58Mukanya mirip banget loh sama Senna.
19:00Ya nggak sih?
19:04Itu bukan mirip.
19:07Tapi itu emang Senna.
19:14Senna?
19:15Ini dia nggak pengen jual ngetoprak?
19:22Sayang.
19:26Itu identitas dia yang sebenarnya.
19:30Bukan pengusaha properti seperti yang selama ini dia bilang ke kita.
19:34Ya itu.
19:36Cuman tukang ketoprak.
19:39Sayang.
19:41Ini kamu boong kan?
19:42Kamu bercanda kan?
19:43Sayang kamu soalnya ini serius.
19:45Ini nggak lucu sayang.
19:47Beneran.
19:49Ingat nggak tadi pagi aku ngajakin kamu ke warung ketoprak.
19:52Ini lagi viral.
19:54Iya terus.
19:55Aku senang apa-apa kesana.
19:57Dan kita lihat orang itu.
19:59Pake kacamata hitam.
20:00Pake masker.
20:02Bedanya.
20:04Orang itu lagi pake baju yang sama persis.
20:08Dipake tadi pagi sama Senna.
20:11Oh my god.
20:13Ini jadi papa udah tau juga?
20:16Udah.
20:17Papa liat sendiri.
20:18Ya ampun.
20:20Terus papa marah.
20:22Sayang dia pasti shock banget dong kalo misalnya tau Senna ternyata tukang ketoprak.
20:26Iya kan?
20:27Ya.
20:29Apa kamu marah banget?
20:32Karena Senna bukan cuman nipu...
20:34Om Novan.
20:36Dia nipu Davina.
20:37Dia nipu kita semua.
20:40Hei...
20:41Kayak Davina gimana sih?
20:42Kok bisa ya sayang?
20:44Dia sampe pacaran sama tukang ketoprak.
20:48Dia...
20:48Dia tuh gak...
20:50Gak mikir apa ya?
20:51Kok bisa dibawangin ya sayang?
20:55Gila ini enak Senna.
20:58Ada satu hal lagi sayang yang lebih parah.
21:00Apa sayang?
21:02Rumah yang ditinggalin sama Senna.
21:05Mobil mewah yang dia bawa kemana-mana.
21:08Itu?
21:10Semua itu Davina yang beli.
21:12Lebih apa?
21:15Oh my God gila ya itu laki-laki.
21:18Ih sayang amit-amit banget ih.
21:21Kok Davina juga mau sih dipawaratin sama laki-laki?
21:24Ya harusnya dia yang diblink sesuatu dong sama laki-laki itu bukan dia yang ngeblink sesuatu buat laki-laki itu.
21:30Shhh...
21:31Muruh banget deh Garafina.
21:34Oh my God, aku masih gak nyakaini Senna.
21:39Senna Alipurnapa.
21:42Selesai semua kesombongan kamu.
22:00Sekali lagi saya minta maaf, Mbak.
22:03Mbak tenang aja.
22:04Biar saya yang tanggung jawab semuanya.
22:08Gak perlu ada satu orang pun yang tahu kalau Mbak membayar saya sebagai pacar pura-pura.
22:13Biarkanlah tetap seperti ini ya Mbak.
22:15Supaya dimatau menofan, Mbak tidak menipu menofan.
22:19Senna tapi...
22:20Mbak, saya mohon.
22:24Ya.
22:25Minta apa lagi kamu?
22:42Mbak.
22:42Bangun kamu.
22:46Setelah semua yang kamu lakukan.
22:50Masih berani kamu ketemu putri saya?
22:52Hmm?
22:57Topeng kamu luar biasa Senna.
22:59Sampai-sampai kamu berhasil menipu kami semua.
23:08Tidak tahu apa?
23:10Semuanya berakhir sampai di sini.
23:17Tidak tahu apa?
23:20Tidak tahu apa?
23:31Semuanya berakhir sampai di sini.
23:31Kamu dan Davina sudah selesai sampai di sini.
23:35Jadi saya harap kamu jangan pernah lagi masuk ke kehidupan Davina dan memanfaatkan putri saya lagi.
23:40Paham?
23:48Departmenternya sudahains.
23:48Kenapa berakhir kasih belanya sama Aku?
23:50Aku Apollo untuk tidak mencampuri saya.
23:52Sud hinten?
23:52Davina.
23:53Kalo ini hanya masalah Dia seorang Tuan Ketoprak
23:55Papa masih bisa memaafkan.
23:57Tapi ini dia sudah memanfaatkan kamu sebegitu hebatnya
24:00sampai anda memberi rumah dan mobil.
24:02That's what I didn't say about it.
24:05It's already a problem.
24:14Davina, you haven't married yet.
24:16But you already married your life to you.
24:18Can you imagine if you're married,
24:20you're ready to survive your life for your life.
24:26Wait, you know from where?
24:28You already know.
24:29You all know.
24:29You're right.
24:30It's not important, Davina.
24:34It's not important.
24:35It's not the main issue.
24:37It's the main issue of how you can help her
24:40until you get out of the money for her and for her and for her.
24:59Now it's clear, I can tell you why.
25:01Why are you looking so polite and so mad?
25:08You're looking at the same.
25:09You've got a lot of money.
25:11Pa, stop.
25:12You're going to stop, Davina.
25:16You've got enough to help you with your life.
25:19You've got enough to help you with your life.
25:21Stop!
25:22You've got enough!
25:23Davina, this is the last time,
25:25give a few money to help you.
25:26I understand?
25:33And Sena,
25:35I'm not sure how much money you had from my life.
25:39But, if you still have a little value of yourself as a man,
25:43laki-laki dan rasa mahluk Sena kembalikan rumah dan mobil itu itu bukan hak kamu itu bukan
25:52hasil kerja keras kamu jadi kamu tidak pantas untuk memilikinya
25:58apa
25:59apa
26:00apa
26:00apa
26:03apa
26:03apa
26:15Let's go.
26:22Let's go.
26:24I think this time I have to follow my father.
26:27All of this is my problem.
26:29I'm going to start all this.
26:52Let's go.
26:55Pak Firman.
26:56Lobby sekarang, Pak.
27:04Apa seharusnya nggak perlu sekeras itu sama Sena?
27:08Davina, come on.
27:10Kamu masih belain orang itu.
27:12Dia udah nipu kamu habis-habisan, Davina.
27:14Padahal.
27:15Apa?
27:16Mau ngomong apa kamu?
27:20Dia ngomong apa sih sama kamu?
27:22Sampai kamu bisa segitunya nurutin dia, beliin dia rumah, beli mobil.
27:25Ngomong apa dia?
27:26Pak, rumah sama mobil itu atas nama aku Sena cuma minjam.
27:29Iya.
27:29Oke, oke.
27:31Sekarang masih nama kamu.
27:32Nanti apa?
27:33Nanti dia lama-lama akan minta balik nama jadi nama dia semua.
27:36Buka mata kamu, Davina.
27:42Padahal aku belikan semua itu untuk mendukung penyamaran Sena sebagai pacar pura-pura aku.
27:47Tapi Sena minta aku menutupi hal ini.
27:49Jadi apa yang harus aku bilang?
27:52Apa?
27:53Apa kamu dihipnotis sama dia?
27:55Iya.
27:55Pak, nggak, Pak. Sena tuh baik selama ini dia jagain aku.
27:58Dia ngelindungin aku.
27:59Dia bener-bener tulus sama aku.
28:01Davina.
28:01Enough, enough.
28:06Ini kamu mau ngomong apa sih?
28:08Perasaan dia ke kamu atau perasaan kamu ke dia?
28:10Apapun itu, Davina lupain.
28:11Jangan biarnya itu berkembang.
28:16Dia itu nggak pernah tulus sama kamu.
28:18Yang dipikiran dia apa cuma uang kamu, Davina.
28:21Kunci mobil mana?
28:24Kunci mobil kamu.
28:25Pak Firman, sini.
28:28Iya, Pak.
28:36Pak, bawa mobil Davina langsung pulang.
28:39Davina ikut mobil saya.
28:40Iya, baik, Pak.
28:44Davina, ayo.
29:03Kunci mobil saya.
29:15Terima kasih.
29:16Terima kasih.
29:16Tolong beli bawang.
29:16Lalu beli bawang.
29:19Lalu beli bawang.
29:21Yang sudah Feb churit.
29:24Kenapa?
29:25Tari bawang.
29:28Gambar?
29:28Eh, we're back to here.
29:31How good? How good?
29:32It's good.
29:33If I eat this,
29:36I'm so happy to eat it.
29:38But if I go out to Garut,
29:42I'm going to lose my heart.
29:47But we already met three times.
29:49We don't know.
29:50Who is it?
29:52My name is Eddie.
29:56Tunggu.
29:57Nggak mungkin gue nyebutin nama asli.
30:04Didi Suradi, ah.
30:06Unten, ini nggak bisa salaman.
30:07Nggak apa-apa, Kang. Selam kenal ya nama saya Danang.
30:10Oh, Adanang.
30:11Ya, Adanang.
30:13Saya tuh harus belajar banyak dari Adanang, Teh.
30:16Terutama ini dalam usaha bisnis kuliner.
30:20Hebat, Adanang.
30:21Nggak, Kang.
30:22Akang betul melibih-lebih, kan?
30:24Nggak, ah.
30:25Ini, ini, ini.
30:26Bagus pisan ini, Teh.
30:28Dari mulai perabot-perabotnya,
30:30Tuh, semuanya.
30:31Aduh, Indonesia pisan ini, Teh.
30:33Tuh, kepikiran sih.
30:34Ada nama kayak gini, mah.
30:35Hiasan-hiasannya tuh.
30:37Semuanya.
30:38Aduh.
30:40Meni sangat nusantara, gitu, ah.
30:42Saya emang nggak kepikiran.
30:44Aduh, bikin kayak gini, Teh, interiornya.
30:46Lihatin.
30:47Mana ada.
30:48Tuh.
30:49Ada patung Ganesa lagi.
30:51Aduh, ini mah.
30:53Berasa di nusantara, gitu.
30:55Aduh.
30:56Nggak ternuk, Kang.
30:56Sawang Sulna, ini bagus loh, ah.
30:59Tempat dari mana patung Teh?
31:01Patung ini?
31:02Iya.
31:02Emang patung ini mah banyak yang nanyain.
31:04Bukan cuma akang aja.
31:05Tuh, polisi-polisi yang di depan nanyain juga.
31:08Oh gitu?
31:08Hmm.
31:11Harus kio, eh.
31:14Emang?
31:15Polisi-polisi itu nanyain kenapa?
31:17Mau pada beli gitu?
31:19Enggak, Kang.
31:21Ya, disangkanya patung ini patung curian, Kang.
31:26Suka gitu, polisi mah.
31:28Suka nuduh-nuduh aja.
31:29Masa ini katanya patung curian?
31:31Dato, punya rumah makan segini-gini.
31:33Masa curi patungnya, ayah?
31:35Enggak mungkin gak masuk akal polisi-polisi itu, mah.
31:39Emang ada yang dapat dari mana ini patung Ganesa?
31:41Jadi patung ini tuh saya dapet dari...
31:43Kang, pasokan sayur udah datang di dapur.
31:46Mau disortir dulu?
31:47Boleh, boleh.
31:48Yuk, Dato ya.
31:49Kang, sebentar ya.
31:50Saya sortir dulu.
31:51Oh, iya, iya, iya.
31:52Dilanjut.
31:53Iya, iya, emang gak ada namun.
31:54Masa dulu.
31:56Ah, sial.
31:58Padahal tinggal dikit lagi.
32:08Pion, markas ketoprak gua tutup mendadak.
32:10Penyamaran gua sebagai tukang ketoprak ketawan sama papanya Davina.
32:13Lo pulang ya, gua tunggu di rumah.
32:19Ah, seger nih kopi.
32:22Cepit banget.
32:35Markas ketoprak gua tutup mendadak.
32:37Penyamaran gua sebagai tukang ketoprak ketawan sama papanya Davina.
32:41Lo pulang ya.
32:44Wah, gawat nih.
32:45Kabarin Cian dulu deh.
32:52Gak sabar deh sayang, aku pengen banget ketemu sama Kak Davina.
32:56Aku pengen ajarin dia gimana cara cari cowok tuh yang bener.
33:00Kayak kamu, turangan aku kan udah suka belanjain aku, selalu sayang sama aku.
33:08Enak?
33:09Iya dong, sayang.
33:16Mbak Cian, maaf, saya mendadak gak enak badan.
33:19Saya izin pulang cepet ya.
33:21Terima kasih mbak.
33:22Kenapa?
33:23Ehm, sayang.
33:25Kalo misalnya kamu anterin aku pulang bisa gak?
33:27Soalnya supir aku barusan ngomong kalo misalnya dia gak bisa anterin aku pulang.
33:32Dia izin pulang cepet.
33:33Tengah enak badan.
33:34Iya.
33:36Gak ada salahnya aku anterin Jihan.
33:38Aku sekalian bisa liat Davina.
33:40Gimana keadaan dia setelah rahasia Sena kebongkar.
33:44Ya boleh dong sayang.
33:46Kenapa sih yang gak buat kamu cuma nganterin pulau?
33:49Oke.
33:50Yaudah, aku sama kamu berarti ya?
33:52Aku anterin ya.
33:54Kamu pulang aja.
33:56Tapi anter mobilnya dulu ya ke rumah.
33:59Yuk.
34:00Let's go.
34:10Kamu pulang aja.
34:11Tapi anter mobilnya dulu ya ke rumah.
34:15Untung si Barbieku Sumafood ngizinin gue buat pulang cepet.
34:18Oke mbak.
34:24Luan deh bang.
34:26Cate.
34:26Tuh.
34:32Hai Davina.
34:33Pak.
34:34Tung Ben pulang cepet.
34:37Davina kenapa pak?
34:45Kenapa sih?
34:46Mah.
34:50Tadi aku sama Dipa.
34:52Kita ke warung makan ketoprak yang sedang viral.
34:55Oke.
34:58Dan disana aku melihat Sena.
35:01Sedang bikin ketoprak dan melayani pembeli.
35:05Kok gitu?
35:08Kita semua udah ditipu habis-habisan sama Sena.
35:11Dia itu bukan pengusaha propertima.
35:13Dia cuma penjual ketoprak.
35:22Dan dia sudah memanfaatkan Davina sampai-sampai Davina membelikan dia rumah dan juga mobil.
35:30Ya Tuhan.
35:31Gak tau apalagi yang sudah Davina kasih buat Sena.
35:38Keterlaluan.
35:39Jadi kecurigaan mama selama ini itu benar.
35:43Jangan-jangan Sena membuat mes karyawan murah karena mau ambil uang dari papa.
35:48Nanti papa udah keluarin uang tapi bangunannya gak jadi-jadi.
35:51Iya kan pak?
35:52Hah?
35:59Sena bangun mes karyawan?
36:01Iya.
36:03Papa kasih proyek pembangunan mes karyawan ke Sena.
36:13Maaf Tante.
36:17Kalau saya boleh tahu, memang berapa harga yang ditawarkan Sena?
36:309,9 miliar untuk membangun mes karyawan 4 lantai 100 kamar.
36:42Tapi di luaran sana itu bisa-bisa 20 miliar.
36:46Iya kan pak?
36:51Iya benar sih Tante.
36:53Harga itu terlalu mencurigakan.
36:57Ya mungkin buat dia yang penting dia bisa menangin proyek itu dulu.
37:02Begitu uangnya udah keluar, biasanya proyeknya ditinggal gak jalan.
37:14Denger gila ya tuh Sena.
37:16Mah, pantesan mah.
37:17Selama ini tuh dia so baik sama keluarga kita mah.
37:20Dia bawain kita makanan.
37:22Terus ngajarin kita semua bela diri.
37:25Supaya apa ya? Supaya kita percaya sama dia kalau dia tuh orang baik.
37:31Padahal apa?
37:32Dia masuk supaya kita percaya sama dia.
37:35Setiaan ibu kita semua.
37:43Kenapa kamu melakukan ini pada saya dan keluarga saya?
37:47Padahal saya sudah sangat percaya kalau kamu akan jadi pasangan yang tepat untuk Davina.
37:58Saak?
38:02Saak?
38:03Assalamualaikum.
38:05Lah udah dateng lu Sena mana? Assalamualaikum.
38:09Belum dateng lu.
38:10Udah tau belum lu tentang Sena?
38:12Iya ya gue dikabarin sama Sena.
38:14Makanya apa yang mana sekarang? Belum dateng ya?
38:16Belum.
38:17Kok bisa dia ketahuan ya?
38:19Saak?
38:21Tuh.
38:23Tuh tuh.
38:24Lu serius ketahuan Sen?
38:29Kok bisa sih?
38:30Gimana ceritanya?
38:33Om Novan sama Dipa tiba-tiba dateng ke markas kita.
38:37Dipa?
38:38Terus dia tau kalau itu markas kita?
38:41Terus Sen, Dipa tau gak kalau gue masih hidup dan jadi supernya Jihan?
38:44Dia tau kalau kita polisi Sen?
38:46Enggak, enggak.
38:47Semuanya aman.
38:49Dia,
38:51Om Novan dan Dipa gak ada yang tau kalau kita ini polisi.
38:55Mereka juga gak tau kalau itu markas.
38:58Tempat kita bisa kumpul.
39:01Dipa juga gak tau kalau lu masih hidup.
39:03Dipa juga gak tau dan Om Novan juga gak tau kalau lu pura-pura jadi super Jihan.
39:09Mereka cuman tau gua togang toprak dan gua jualan di sana.
39:15Dan Om Novan juga.
39:16Dan Om Novan juga.
39:17Juga tau kalau rumah ini Davina beliin buat gue.
39:22Mobil hitam.
39:24Mobil hitam.
39:24Yang biasa gua pake.
39:26Om Novan juga tau kalau itu dibeliin sama Davina.
39:29Om Novan minta gua ngembalikan rumah sama mobil itu.
39:35Makanya sekarang gua minta sama lu.
39:37Berdua.
39:38Kita beres-beres.
39:40Angkutin semua barang.
39:42Kita pindah.
39:43Malam ini.
39:44Ya.
39:45Jangan lupa barang-barang yang menyakut tentang kepolisian.
39:48Dibawa semua.
39:49Jangan sampe ada yang ketinggalan.
39:51Udah.
39:51Mau pindah kemana Sen?
39:52Penelus gue.
39:54Terus sementara kita di sana dulu aja.
39:56Ya.
39:57Oke.
39:58Siap, siap.
40:00Siap.
40:09Ini kamu mau ngomong apa sih?
40:11Perasaan dia ke kamu atau perasaan kamu ke dia?
40:13Apapun itu Davina lupain.
40:14Jangan biarnya itu berkembang.
40:16Dia itu gak pernah tulus sama kamu.
40:18Yang dipikiran dia apa cuma uang kamu Davina.
40:31Kita dibayarkan?
40:325 juta.
40:33Gak bisa kayaknya.
40:34Masih banyak kerjaan saya.
40:36Oke.
40:3610 juta.
40:40Oke.
40:40Cash.
40:41Uang.
40:42Ia.
40:43Kita bangun bersama kamu.
40:48Kambas semua.
40:55Amu.
41:00Oang.
41:02Come on.
41:03I don't care.
41:04It's important that I don't have to wake up.
41:06I'm sick.
41:15Don't go.
41:17If I don't go,
41:19they will feel happy.
41:21Let me show you if I don't care.
41:23We're from far away.
41:41I don't care.
41:45If I don't care,
41:48I will feel happy.
41:50I will feel happy.
41:52Tell me.
41:52If I don't care,
42:01I'll care,
42:01if I don't care,
42:02I can't believe you, I don't want to
42:08I don't care, Zena. I believe you are not like what I said.
42:15I can feel your fault.
42:17I don't care.
42:35Come on, come on.
42:37Let's go with the love people.
42:43Let's go ahead.
42:48Okay guys, make sure that the items we have from the police are not left, because it's really important.
42:56Okay, okay.
43:02This is just the question, why do you not tell if you're not a real person?
43:10I also think so, San.
43:13If you know, Davina and your brother know you're the son of Henry Abraham,
43:20I'm sure that tomorrow morning you'll be married with Davina.
43:26Yeah, it's not like that.
43:28I still have a job for the police.
43:31If they know who my brother, they'll be the one of my work.
43:36I think I have a relationship with my brother.
43:43I think I have a relationship with my brother.
43:43Alright, alright.
43:45You're fine.
43:46You're fine.
43:47You're fine.
43:48I'll take care of my brother.
43:48I'll take care of my brother.
43:52Okay.
43:54You're fine.
43:55You're fine with me.
43:56I'll take care of my brother.
44:01I'll take care of my brother.
44:06I'll take care of my brother.
44:25Do you know Davina why didn't you come back to the office after meeting with Senna?
44:43I'm surprised if something happened.
44:54Do you know Davina?
44:57Do you know Davina?
44:59Do you know Davina?
45:01I don't know.
45:03I'm not okay.
45:04I want to meet you.
45:08You are right.
45:10You have something to happen.
45:13Okay, okay.
45:15Where do you meet?
45:16In the room.
45:17Okay, I'll go to the bathroom.
45:21Okay, bye.
45:25Yes, sir.
45:27Every house in Arya Wangsa Residen is built with high premium quality materials.
45:33Sure.
45:35Okay, I will wait for you tomorrow.
45:37I'm excited to show you the unit.
45:39Thank you very much, sir.
45:41Bye.
45:43Yes.
45:44I'll meet the customer import.
45:47Hahaha, great.
45:50Boss?
45:52Why can't you come from here?
45:53I'm going to come here, boss.
45:56Why can't you come here, boss?
45:58I'm going to go on to the bathroom.
46:00You're going to go on to the bathroom.
46:01You're going to go on a bathroom.
46:02Yes, go on.
46:04You're going to go on a bathroom.
46:10Why does the boss feel different?
46:13It's usually emotional.
46:15Now it's like a lot of people like that.
46:17Listen to what I'm saying.
46:21I'm sorry.
46:23I'm afraid of Bapak Davina.
46:28Bapak Davina knows if I'm going to war.
46:31What's wrong, boss?
46:37I'm going back to the house.
46:41I'm going back to the penthouse.
46:43That means we're far away, boss.
46:46Don't worry, boss.
46:48The penthouse and the penthouse are only 15 minutes.
46:51Yes, boss.
46:53It's better if it's safe if it's safe,
46:55so it's easy to go.
46:58I'm going to get the red car as usual.
47:02The red car I put in front.
47:04Yeah?
47:05Then I'll return the red car to Davina.
47:07I'm going to return all the items that Davina gave to me.
47:12Okay, if that's it, boss.
47:14It's safe, boss.
47:15It's safe with me, boss.
47:16Thank you for taking a lot of time.
47:18Oh, boss.
47:20Just calm down.
47:20I'm going to help you, boss.
47:22That's my job, boss.
47:26I'll go back.
47:27Take care, boss.
47:30Walaupun si boss sering ngincer leher gue,
47:34kalau ngeliat boss galah udah sedih gitu,
47:36kok gue jadi mellow juga ya?
47:39Kasih ya, boss Enah.
47:47Eh, Kak!
47:50Mau kemana kamu?
47:52Malam-malam gini mau keluar?
47:54Mau ngapain?
47:55Beli ketoprak.
47:57Atau mau ngedate sama tukang ketopraknya?
48:01Kak.
48:02Lieslah.
48:04Cari cowok bisa gak sih bener dikit?
48:06Sama tukang ketoprak aja kamu mau loh.
48:10Dapet apa sih?
48:11Bisa dieu gak?
48:14Kenapa sih harus selalu ikut campur urusan orang?
48:16Kamu tuh gak lebih baik dibanding aku.
48:24Kok ngapa sih ini orang?
48:25Ya emang...
48:26Emang iya kan?
48:27Apa?
48:28Apa yang mau dibanggain dari orang yang suka merebut milik orang lain apa?
48:32Kamu ngasih gak kamu tau ya?
48:34Senah itu lebih baik dibanding dia.
48:43Kamu tuh gak nyadar ya?
48:44Senah itu tukang dipu.
48:46Tapi Senah lebih baik jauh dibanding dia.
48:48Kamu tuh udah salaf lagu lagi.
48:50Bisa gak guys aja?
48:51Udah cukup, cukup.
48:52Hilangin buka.
48:53Jihan, cukup, cukup.
48:54Davina itu juga korban di situasi ini.
48:56Ya?
48:56Tapi dia tuh perlu dikasih pelajaran, Pak.
48:58Udah.
48:58Jihan, diam, diam.
49:00Jihan, udah, udah.
49:01Udah sayang.
49:02Udah ya?
49:07Udah rugiin keluarga kita juga, Ma.
49:18Davina, Davina.
49:19Tunggu.
49:20Tunggu, sayang.
49:21Kenapa Papa mau hina aku lagi?
49:23Kamu mau kemana?
49:24Aku mau ketemu Tara, Pak.
49:26Aku susah nafas di rumahnya.
49:31Davina, hati-hati.
49:50Pak Firman.
49:52Di mana, Pak?
49:54Oke, ini mobil Davina baru keluar.
49:56Bapak ikuti dia, ya.
49:58Oke.
50:21Cari siapa, Pak?
50:22Pak, ini yang mau pindahan ya, Pak.
50:25Oh, iya, iya, iya.
50:27Jadi mundurin aja langsung, Pak.
50:29Siap, siap, Pak.
50:36Terus, terus.
50:43Hop.
50:52Pak, ikut bantu angkat sekaliannya.
50:55Yes, ma.
51:02Duh!
51:04Bantuin gua dong, bawa ini, kardus.
51:07Kan gua udah bawain koper lu, Yon.
51:09Ya tapi ini kan barang lu berat nih.
51:12Apa sih koleksi ya ini ya?
51:14Barang-barangnya ya.
51:15Siapa?
51:16Ya satu-satu aja gak apa-apa.
51:20Bacat dulu ya.
51:21Tidak sama nih Sen.
51:21Udah?
51:23Eh, gua lupa.
51:25Rainhouse, itu gak ada makanan sama sekali ya.
51:27Kulkas kosong.
51:28Jadi mendingan kalian pergi ke supermarket belanja makanan.
51:32Ya?
51:32Oke.
51:33Sama galon.
51:35Dispenser juga gak ada galonnya.
51:37Oke.
51:37Ya siap, gua nanti naik pick up aja sama barang-barang.
51:40Oke.
51:41Ya udah, sana.
51:42Belanja dulu.
51:43Belanja.
51:44Ya oke.
51:45Lah iya, kunci mobil ada di dalam.
51:48Ya iya, oke.
51:52osesnya katanku.
51:54Otur.osesnya
52:11katoluk.dy itself
52:11yet. astrology DISA
52:16looks pasti.
52:192 karga.
52:30To be continued...
53:08To be continued...
53:20To be continued...
53:23To be continued...
53:53To be continued...
53:54To be continued...
54:24To be continued...
54:26To be continued...
54:34To be continued...
54:58To be continued...
55:01To be continued...
55:26To be continued...
Comments