00:00Saudara pemilik wedding organizer Marwah yang diduga menipu pasangan pengantin di Bekasi, Jawa Barat ditangkap.
00:06Polisi masih menyelidiki kasus dugaan penipuan ini dan mempertemukan pelaku dengan para korban.
00:17Polisi menangkap pemilik wedding organizer Marwah yang telah menipu sepasang pengantin
00:22saat resepsi pernikahan di Aula Gedung Islamic Center, Kota Besai, 23 Mei lalu.
00:28Sempat kabur, kedua pelaku sepasang suami istri ditangkap di Bandung, Jawa Barat.
00:34Polisi membawa dua pelaku ke Pores Metro Jakarta Timur untuk diperiksa.
00:43Total 58 calon pengantin yang diduga jadi korban penipuan, namun baru 24 pasangan yang melapor ke polisi.
00:51Pelaku mengaku minta waktu 6 bulan untuk mengganti uang korban.
00:56Ini sudah saya sampaikan langsung, inilah keterespananan kami.
01:01Saya sudah bertanya, tapi tidak akan cukup seperti itu.
01:05Nanti akan saya perintahkan kepada Pak Penyidik.
01:08Para korban mengaku merugi puluhan hingga ratusan juta rupiah.
01:13Salah satu pasangan pengantin tertipu sebab tidak ada catering hingga dekorasi saat resepsi pernikahan.
01:19Tim Liputan Kompas TV
01:24Lebih lengkap kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV, Edwin Chan dan juga juru kamera Yanwa Ruslim di Polres Jakarta Timur.
01:32Selamat siang, Edwin. Jadi total berapa banyak korban yang sudah melapor sampai hari ini?
01:41Selamat siang, Medop dan juga Saudara.
01:43Sampai sekarang, dari pemeriksaan awal, dan ini berdasarkan laporan awal yang memang diterima oleh Polres Metro Jakarta Timur,
01:51tempat yang melalui satreskrin seperti itu memang baru diberitahu ada satu laporan saja yang memang tertunjuk dari Aldo dan Feni.
02:01Sebagaimana kita ketahui bersama kalau sebelumnya Aldo dan Feni ini sempat merilis, mengunggah video mereka ke media sosial,
02:09dan ini nampaknya diramai, viral seperti itu, Medop dan juga Saudara, dan akhirnya berlanjut ke laporan polisi lebih lanjut.
02:16Nah, Medop dan juga Saudara memang laporan ini hanya baru satu, laporan awal disebutkan oleh pihak kepolisian.
02:22Karena mengapa demikian dari pemeriksaan yang dilanjutkan oleh Satreskrin Polres Metro Jakarta Timur,
02:28dan memang ini telah eskalasinya sudah sampai Polda Metro Jaya, namun sampai sekarang memang masih ditangani oleh Polres Metro Jakarta
02:34Timur,
02:35itu mendapati totalnya ada 57 korban lainnya.
02:38Ini berarti ada 57 pernikahan atau 57 pasangan seperti itu yang memang menjadi korban dari penipuan yang dilakukan oleh wedding
02:48organizer Marwah.
02:49Atau Marwah ini memang menyebut dirinya adalah catering service, namun juga menawarkan fasilitas-fasilitas lainnya.
02:55Nah, ada yang perlu dicermati dari ke-57 selain kasus utama yang memang nantinya disebutkan akan dilakukan rilis oleh Kasat
03:05Reskrim langsung,
03:06Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur.
03:08Nah, dari total 58, berarti 57 tambah 1, itu 56 diantaranya itu belum berhasil melaksanakan pernikahan,
03:18dan memang menjadi korban penipuan di dalam proses persiapan pernikahan mereka.
03:23Jadi memang ini baru berupa pembayaran-pembayaran awal, seperti down payment, DP-DP di awal,
03:28dan juga dua pasangan lainnya, yang merupakan salah satunya adalah kasus utama ini,
03:34itu telah melaksanakan pernikahan, namun tidak sesuai dengan fasilitas yang dijanjikan oleh wedding organizer Marwah.
03:41Menurutnya juga saudara, jika dapat kita lihat ke dalam proses penyelidikan yang telah terjadi,
03:46memang untuk kedua pelaku yang berinisial RM dan juga ER ini telah ditetapkan sebagai tersangka,
03:53dan telah ditahan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur.
03:57Nah, dari pemeriksaan yang telah dilakukan, di sini Polda Metro Jaya juga ikut andil,
04:03yakni dengan mempertemukan antara tersangka dengan para korban, ini sebagai bentuk transparansi.
04:09Disebutkan, diklaim seperti itu, kemudian ada beberapa korban yang memang hadir,
04:14berdasarkan lokasi domisili mereka, lalu menjalankan dialog dan juga klarifikasi,
04:20supaya pemeriksaan juga dapat dilakukan secara komprehensif, bukan hanya pada tersangka, dan juga pada korban.
04:25Nah, menurutnya juga saudara, ada beberapa hal yang ditemukan.
04:28Yang pertama, mereka memang melakukan persiapan pernikahan itu dengan baik, terutama di kasus yang terakhir.
04:36Jadi memang Aldo dan Feni, selaku korban, ini mengaku telah mendapatkan beberapa rapat,
04:44dan juga telah melakukan beberapa persiapan yang memang dilakukan langsung, maupun secara online.
04:49Namun, berselang acara, yakni pada 10 hari sebelum pernikahan, ini memang dilakukan technical meeting.
04:55Kalau technical meeting biasanya detail, membahas runtut dari awal sampai akhir,
04:59ada beberapa pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh wedding organizer.
05:02Dan ini dinyatakan akan diberitahukan satu hari sebelum acara.
05:07Nah, lalu yang ditemukan berikutnya adalah beberapa hari jelang acara setelah technical meeting tersebut dijalankan,
05:14dari pihak pemilik fasilitas gedung atau sarana yang digunakan oleh korban,
05:21ini mengaku belum dibayar secara penuh.
05:24Totalnya ada beberapa kekurangan down payment dan juga pelunasan yang belum dilakukan.
05:30Ini tentunya menjadi atensi dari para korban, lalu dari sana sudah mulai tercium baunya.
05:35Untuk kasus penipuan ini.
05:38Medop dan juga saudara, kalau kita melihat dari pemeriksaan sementara,
05:44korban maksud kami tersangka dicerat pasal perbuatan curang dan juga pasal penggelapan,
05:49dan penyidik masih sampai sekarang akan melakukan.
05:51Kami akan dengarkan bersama, akan pantau untuk Anda terkait dengan rilis yang akan dikeluarkan oleh
05:55kasat reskrim, Polres Metro Jakarta Timur pada hari ini.
05:58Medop kembali ke studio.
05:59Baru satu korban yang melapor ke polisi, terima kasih laporan Anda jurnalis Kompas TV Edwin Chan
06:04dan juga juru kamera Yanwarus Lim dari Jakarta Timur.
Komentar