Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sapi kurban sebanyak 1.098 Presiden Prabowo Subianto mengunakan dana APBN menjadi sorotan publik.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham meminta agar kurban Presiden tersebut tidak dikaitkan dengan Pilpres 2029 mendatang.

"Ini nanti pasti dihubung-hubungkan (dengan Pilpres 2029), wah ini ngambil hati rakyat. Coba kita lebih berpikir ini ada momentum kurban," kata Idrus kepada wartawan di Jakarta pada Kamis (28/5/2026).

Baca Juga Bantuan Hewan Kurban Prabowo Pakai Dana APBN, Anggota DPR: Itu Hal yang Biasa di https://www.kompas.tv/nasional/671491/bantuan-hewan-kurban-prabowo-pakai-dana-apbn-anggota-dpr-itu-hal-yang-biasa

#presidenprabowo #kurban #golkar

Video editor: Galih

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/671586/golkar-minta-sapi-kurban-presiden-prabowo-tak-dikaitkan-dengan-pilpres-2029
Transkrip
00:00Kalau dikatakan bahwa ini ada politisasi, kalau begitu, Presiden nggak usah berbuat apa-apa dong.
00:06Karena semua yang kebijakan yang dilakukan selalu dikaitkan untuk kepentingan 2029.
00:13Tujuan proklamasi. Apa tujuan proklamasi itu adalah salah satu diantaranya adalah mensejahterakan rakyat.
00:20Pertanyaan saya, apa yang salah di sini misalkan kalau menggunakan APBN dan itu tidak ada larangan, tidak ada yang melanggar
00:31untuk membeli sapi dan ini untuk rakyat.
00:35Apa yang salah? Dilihat dari sisi syari'i sudah ada juga patwa majlis sulama.
00:41Dilihat dari aturan perundang-undangan tidak ada yang dilanggar.
00:45Dilihat dari kepentingan rakyat sekarang, rakyat butuh.
00:49Nah kemudian ini juga merupakan implementasi secara konsisten tentang konsep solidaritas sosial, kebersamaan, kegotongan royongan, menyatunya pemimpin dengan rakyatnya.
01:02Instrumennya apa program? Instrumennya apa kebijakan? Kebijakan yang real adalah sapi itu.
01:10Karena momentum idul adha. Tentu juga nanti momentum-momentum lain, lain lagi misalkan.
01:18Jadi ini yang harus kita lihat. Nah karena itu, kalau dikatakan bahwa ini ada politisasi, kalau begitu, presiden tidak usah
01:25berbuat apa-apa dong.
01:26Karena semua yang kebijakan yang dilakukan selalu dikaitkan, wah untuk kepentingan 2029.
01:32Wah itu saya kira, kalau pun misalkan seperti itu dan rakyat memilih lagi, kan sah-sah saja.
01:40Yang penting hari ini, periode ini, Partai Golkar atas instruksi Ketua UMDPP Partai Golkar, apapun kebijakan presiden.
01:50Ya sebagai implementasi dari amanah tanggungjawab karena dipilih oleh rakyat dan orientasinya untuk kepentingan bangsa, untuk kepentingan rakyat dan kepentingan
02:01umat, maka Golkar harus berada pada bagian terdepan.
02:05Istilahnya Ketua UMDPP, pasang badan untuk kebijakan itu, untuk rakyat hakikatnya, untuk umat hakikatnya.
02:13Saya kira jelas. Ya jadi ini kan masalah tergantung. Nah sekebetulan Pak Prabowo ini lagi, wah sekian banyak, wah ini.
02:21Ini nanti pasti dihubung-hubungkan, wah ini ngambil hati rakyat, ini adalah caranya supaya...
02:27Nah ini, ini cobalah, kita lebih berpikir.
02:30Mubim tu berlul korban.
02:31Iya, mubim tu berlul korban. Ini kita, saya terus serang saja kemarin, ni maaf aja ni.
02:36Saya dengan teman-teman, kebetulan saya, beberapa bulan lalu saya terpilih sebagai Ketua Forum.
02:44Nasional Ikatan Keluarga Alun Perguruan Tinggi Islam di Indonesia.
02:48Jadi mau wadahi semua itu.
02:50Ini sampai diskusi-diskusi.
02:52Nah kalau misalkan Presiden begini, dicurigai lagi, ya kapan dekatnya dengan umat?
02:57Kapan ini? Malah mau dimusuhi, mau dimusuhi? Tidak.
03:00Lalu kita mengatakan, kita juga nanti akan dukung program apapun yang dilakukan oleh Presiden
03:05untuk kepentingan umat, untuk kepentingan rakyat, untuk kepentingan bangsa.
03:09Dan Pak Prabowo tidak pernah khawatir untuk itu.
03:13Nah kita yakin itu, ya.
03:15Oke, sip.
03:16Tidak perlu, kalau saya sih, Pak Presiden yang ngapain memberi yang penting perorannya bermampat atau tidak,
03:22itu saja Presiden.
03:23Presiden sudah meyakini bahwa kebijakan yang diambil pada momentum Idul Adaha ini
03:29adalah sebuah kebijakan yang orientasinya untuk kepentingan rakyat, untuk kepentingan umat.
03:35Nah kalau misalkan ada yang nyeroti, mau dijelasin, ini kan biarlah yang besar-besar, lebih banyak.
03:42Presiden sekarang masih di Perancis misalkan.
03:44Lalu nanti akan bergerak lagi yang lebih jauh lagi.
03:47Lalu bagaimana program-program ke depan yang lebih besar lagi.
03:51Kalau begini semua ditanggapi, biarlah kami-kami ini.
03:55Partai-partai yang memang selama ini mendukung.
04:00Tanpa pamri, tanpa syarat kepada Pak Prabowo.
04:04Dan itu instruksinya Pak Bahlin.
04:06Ya, ok?
04:36Terima kasih telah menonton!
04:50Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan