00:13Bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara kita yang ada di Palestina
00:18ini merupakan suatu tindakan yang tidak bisa diterima, tidak boleh dibiarkan.
00:33Kita melakukan hunger strike dua hari, hanya minum saja.
00:36Di hari pertama itu pun, hari kedua kami minum sedikit sekali, hanya air keran di sel.
00:41Itu karena mereka tidak menyerahkan air minum sama sekali.
00:45Pasti semua anggota Global Smooth Flotilla dari seluruh dunia mendapatkan perlakuan yang kurang manusiawi dari Israel.
01:02Memang penyiksaan-penyiksaan yang dilakukan oleh IOF itu nyata, sangat keji, sangat brutal.
01:09Dari mulai proses penculikan sampai dengan proses yang panjang, sekitar empat hari melakukan penyiksaan-penyiksaan tadi.
01:17Hanya yang sangat kecil sekali yang kami lakukan untuk Palestina.
01:22Saudara-saudara kita yang di Palestina jauh lebih menderita dibandingkan dengan kami.
01:27Kami ini hanya debu-debu yang berterbarat.
01:41Selamat malam saudara.
01:43Program ROSI kembali hadir kehadapan Anda sebagai ruang opini sumber informasi bersama saya Friska Klarissa.
01:50Puluhan armada kapal misi kemanusiaan Global Smooth Flotilla dihadang militer Israel di perairan Siprus.
01:58Pelayaran yang membawa bantuan makanan dan obat-obatan bagi warga Gaza Palestina ini terhenti.
02:04Tentara Israel menangkap dan menahan para relawan, termasuk relawan dari Indonesia.
02:09Ditahan selama empat hari, sembilan warga negara Indonesia yang tergabung dalam Global Smooth Flotilla kini berhasil dipulangkan ke tanah air.
02:18Dan malam ini saya mengundang aktivis Global Smooth Flotilla atau relawan kemanusiaan Gaza yang saat itu sempat ditahan oleh tentara
02:27Israel.
02:28As'ad Aras serta Dewan Pengarah Global Peace Convoy Indonesia GPCI Jajang Nur Jaman.
02:34Selamat malam Mas As'ad juga kan Jajang?
02:37Selamat malam.
02:38Terima kasih sudah hadir di ROSI.
02:41Mas As'ad sehat?
02:43Alhamdulillah sehat.
02:44Alhamdulillah.
02:46Proses pemulihannya berjalan baik sampai sekarang?
02:48Berjalan baik alhamdulillah.
02:50Makin hari makin bugar insya Allah.
02:53Dan terlihat sangat bersemangat malam hari ini untuk bercerita tentang apa yang terjadi.
02:59Sebelumnya mohon maaf karena saya pasti harus bertanya hal yang membuat Mas As'ad teringat pada proses penyiksaan pada saat
03:08itu yang pasti meninggalkan luka.
03:10Baik itu di fisik maupun di hati Mas As'ad.
03:14Boleh tolong ceritakan Mas As'ad, waktu itu berlayar sampai mana, sampai sejauh mana dan dicegat, ditangkap itu di mana?
03:25Jadi misi pelayarannya memang ditargetkan 6 hari mencapai gajah.
03:31Dan kita sudah berlayar kurang lebih selama 5 hari.
03:35Berarti sehari lagi kapal kami itu akan sampai gajah.
03:40Jadi kebetulan kapal yang kami tumpangi adalah kapal yang memang paling terdepan karena memiliki kecepatan di atas rata-rata dibanding
03:49kapal yang lainnya.
03:50Dan termasuk kapal yang lebih besar dibanding yang lainnya.
03:54Jika dicek pada saat itu kurang lebih 130 mil laut lagi sampai ke Pantai Gaza.
04:00Dan kita sudah ada rencana untuk menepi sejenak di dekat pelabuhan Mesir.
04:07Namun tidak sampai masuk Mesir, masih di pereraal internasional.
04:11Karena akan ada badai di depan.
04:14Namun ternyata intercept datang lebih awal meski kami di hari kedua.
04:19Jadi hari Senin terjadi intercept pertama di mana puluhan kapal, rekan-rekan kami sudah diculik duluan.
04:27Kemudian di hari kedua barulah tiba kapal kami, Kasir Sadabat yang berjumlah 20 orang di dalamnya.
04:35Ada dua orang Indonesia.
04:38Saya, kemudian Mas Henroh di atas kapal itu.
04:41Dan karena kami sudah mendapatkan pelatihan sebelum berlayar, bagaimana jika sudah akan menghadapi intercept.
04:52Jadi pada saat itu kami sudah melihat ada tanda-tanda bahwa kita akan di-intercept.
04:59Mulai dengan adanya drone yang selalu memantau kita di malam hari.
05:03Jadi di malam hari itu kita semua matikan lampu kapal, termasuk handphone kita matikan.
05:09Dan tiba lah waktunya sekitar pukul 15.00.
05:15Saat itu kita sedang siap-siap untuk makan siang, Ustaz.
05:19Untuk makan siang, akan tetapi sudah terlihat kapal patroli penjajah ini ditambah dengan dua speedboot mereka.
05:30Jadi jika sudah terlihat speedboot itu berarti...
05:32Sudah pasti sudah mendekat ke kapal ya?
05:35Kami punya gambarnya Mas Asat sambil kita tayangkan, Mas Asat juga bisa bercerita di gambar ini.
05:42Sebenarnya, nah ini.
05:43Ya betul.
05:45Ini detik-detik jelang penangkapan?
05:47Ya, ini saya yang pakai topi itu.
05:50Oh itu Mas Asat yang pakai topi?
05:52Nah pada saat itu, saat terdengar suara speedboot lah, semua sudah mulai bersiap.
05:56Ya, sudah bersiap memakai life jacket.
05:59Nah ini kapal patroli penjajah itu di belakang kami.
06:02Oh itu?
06:03Ya, itu.
06:04Kemudian di sana ada speedboot yang sudah siap untuk mendekat ke sebelah kiri dan kanan.
06:12Dan ini juga salah satu kapten kami yang meminta untuk tetap makan dulu.
06:23Oh begitu?
06:23Ya, jadi kita dihimpau dalam kondisi genting seperti itu kami dihimpau untuk tetap makan.
06:29Karena kenapa setelah ini kalian akan lapar dan boleh jadi ini makan terakhir buat kalian.
06:35Jadi kita bergantian makan.
06:38Saat itu sambil memakai life jacket dan stand by.
06:42Karena memang SOP dari GSF ini, jika sudah dalam kondisi seperti ini,
06:47kita harus duduk dalam satu tempat berkumpul, tidak berpencena ini.
06:54Seperti ini, ya.
06:55Sudah semakin dekat.
06:56Tapi dari raut wajahnya kalau saya lihat, tidak ada tanda-tanda kepanikan dari seisi apa.
07:01Betul, bahkan di video aslinya ini teman-teman sedang yel-yel waktu itu.
07:05Oh ya, masih sempat.
07:06Free-free Palestine seperti itu.
07:08Apa yang membuat kawan-kawan, padahal sudah sedekat ini jarak dengan speedboat Israel,
07:13tapi masih bisa tenang, tidak panik begitu.
07:18Karena padahal sudah tahu bahwa pasti akan ditangkap.
07:20Ya, kita sudah tahu dengan risiko kita akan ditangkap, kita akan disiksa.
07:24Tapi bagi teman-teman yang sudah mengetahui bagaimana kebengisan, bagaimana kejahatan para pasukan ini,
07:32maka dengan bertemu mereka, itu berarti level perjuangan mereka akan otomatis naik.
07:41Seperti itu.
07:42Dan itu yang memang mereka tuju bagi kami dan teman-teman semua aktivis ini,
07:47bahwa kita ingin merasakan apa yang dirasakan oleh saudara kita di Palestina.
07:51Seperti itu.
07:52Waktu ini ditangkap setelah speedboat mendekat, itu dibawa ke mana?
07:56Semuanya dimasukkan ke speedboat, satu persen, 20 orang itu.
07:59Tapi sebelum dimasukkan ke speedboat, kapal kami ditembaki dulu.
08:03Oh iya, tetap ditembaki?
08:04Tetap ditembaki.
08:05Apakah ada sinyal misalnya dari kapten mengatakan bahwa kami tidak membawa senjata apapun?
08:09Tidak ada, tidak ada.
08:11Itu hanya untuk memberikan rasa takut buat kami,
08:16agar kami semua berkumpul dan tidak ada,
08:21ya memang karakter sebenarnya mereka itu tidak seberani yang kita lihat di media sosial.
08:28Nanti ada fakta yang akan kita sampaikan,
08:31kenapa kami bisa mengatakan seperti itu.
08:34Dan ini setelah kami diculik di atas kapal kami semua,
08:40kami dipindahkan ke kapal perang yang terlihat itu.
08:44Ya itu.
08:45Nah itu ya, jadi dari kapal ini, pada saat mereka mendekat ada ancaman atau tidak?
08:51Di atas kapal hanya ada tembakan,
08:55tidak ada kekerasan fisik yang terjadi di atas kapal kami.
08:59Kekerasan itu terjadi di atas kapal perang itu.
09:02Pada saat mereka naik ke kapalnya Mas Asad dan kawan-kawan itu,
09:05apa yang mereka sampaikan pada saat penahanan itu?
09:09Mereka memaksa untuk mengetahui nama kapten.
09:14Siapa kapten di antara kalian.
09:17Namun dalam SOP kami sebelum berlahir itu kami sudah sepakati tidak boleh menyebut nama kapten.
09:23Akhirnya tidak ada yang menyebutnya itu?
09:24Tidak ada yang menyebut nama kapten.
09:43Penjajah ini, jadi kapal kami rusak, belum lagi sebelumnya ditembaki, dan kita tidak tahu kondisi kapal kita setelah itu bagaimana.
09:53Lagi ada yang membawa alat komunikasi itu otomatis relawan buang?
09:56Ya, itu juga bagian dari SOP.
09:59Semua hape relawan harus dibuang ke laut.
10:01Berapa lama waktunya tadi sejak kawan-kawan di situ tahu bahwa ada speedboat yang mendekat sampai akhirnya penangkapan terjadi?
10:09Ada kurang lebih 40 menitan sampai mereka naik ke atas kapal.
10:18Namun di atas kapal itu juga proses yang lama karena masing-masing diperiksa.
10:24Satu persatu diperiksa oleh mereka, kemudian setelah itu kita dipindahkan ke atas speedboat, lalu dibawa ke atas kapal yang lebih
10:32besar itu.
10:32Ada cerita dari salah satu relawan lain, Mas Andre, itu bilang bahwa saat di atas kapal mereka sepertinya baik-baik
10:39saja.
10:40Betul juga yang dirasakan.
10:41Betul, betul.
10:42Bahkan beberapa kita lihat, sayangnya di kapal kami ini CCTV-nya sudah di jam terlebih dahulu.
10:52Jadi dia bisa mengirimkan gambar langsung ke kawan-kawan di command center?
10:56Betul, itu beberapa kasus saat ya, sehingga para sahabat di command center memberikan aturan jika dalam beberapa jam gitu saat
11:08ya gak ada tanda-tanda berarti sudah di intercept seperti itu.
11:11Ini intercept yang kedua berarti ya?
11:13Ya, di hari kedua dan yang terakhir, kapal kami yang terakhir.
11:17Oh, kapal yang terakhir ditangkap itu ya, karena memang sebelumnya juga Mas Hendro sempat memberikan pernyataan bahwa kami sempat di
11:26intercept, itu berhasil lolos untuk yang pertama?
11:29Tidak, belum di intercept.
11:31Oh, belum di intercept.
11:32Belum di intercept, karena memang hari pertama kita menyaksikan beberapa kapal yang kita lalui itu sudah terobang-ambing tanpa ada
11:39orang di atasnya.
11:40Oh, oke. Nah, karena tadi kan CCTV-nya di jam ya, jadi tidak ada sinyal sama sekali.
11:46Teman-teman dari GPCI tahu bahwa Mas Asad dan kawan-kawan sudah diambil oleh Israel, itu bagaimana tandanya Mas?
11:54Ya, jadi ketika di CCTV sudah dirusak, terus rekan-rekan yang di kapal sudah tidak bisa memberikan kabar ke keluarga
12:01dan juga ke timnya,
12:03terus juga sinyal di transporter di kapal itu sudah tidak berfungsi lagi.
12:09Sehingga itu kesimpulannya sudah intercept begitu.
12:12Sebenarnya ada sinyal SOS apa sih yang jadi SOP ya?
12:15Jadi kalau kawan-kawan dengan kriteria tertentu, berarti artinya sudah diambil oleh Israel.
12:22Itu apa saja sinyal SOS-nya?
12:24Ya, jadi ketika tadi ya, sudah tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga atau dengan tim di kantor,
12:30CCTV sudah tidak berfungsi, kemudian tracker sudah tidak berfungsi juga, gitu.
12:35Maka kesimpulannya sudah intercept, sehingga dari GSF protokolnya adalah memunculkan video SOS,
12:41yang kemungkinan yang pegang paspor dan sudah ditangkap, gitu.
12:45Tapi sebenarnya pasti kawan-kawan di komen center melihat kapal Mas Asad dan kawan-kawan berlayar paling jauh,
12:51itu punya harapan, wah sebentar lagi sampai di Gaza, begitu ya?
12:54Betul, karena sudah dekat gitu ya.
12:56Ini mudah-mudahan tembus-tembus, ternyata di intercept juga.
12:59Ya, karena jaraknya 24 jam saja.
13:02Ya, tinggal sehari lagi.
13:03Tinggal sehari lagi, itu menuju ke Gaza.
13:05Dan kalau dilihat video yang beredar, ini kenapa ini juga jadi perhatian?
13:12Karena ada penyiksaan yang dialami oleh kawan-kawan relawan.
13:18Itu betul dialami ya Mas Asad?
13:19Betul, betul.
13:20Seperti apa saja kondisi saat itu dan bagaimana Mas Asad bersama kawan-kawan bertahan,
13:25kita akan bahas pusat jeda.
13:29Terima kasih telah menonton!
Komentar