Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan pesan Hari Raya Iduladha 2026.

Menurutnya, ketaatan harus diwujudkan dalam bentuk menjaga lingkungan.

"Kita menjadi seorang saleh itu bukan ketaatan-ketaatan saja, tapi mesti diwujudkan dalam bentuk menyehatkan lingkungan karena kita tidak mungkin sempurna jadi hamba kalau lingkungan rusak," ujar Nasaruddin Umar, Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (27/5/2026).

Ia menambahkan bahwa umat tidak akan sempurna tanpa dukungan alam yang terjaga.

"Bagaimana salat bisa khusyuk kalau ada banjir," tambahnya.

Baca Juga Iduladha 2026, Menag Ungkap Masjid Istiqlal Terima 82 Hewan Kurban di https://www.kompas.tv/regional/671354/iduladha-2026-menag-ungkap-masjid-istiqlal-terima-82-hewan-kurban

#menteriagama #nasaruddinumar #iduladha

Video Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/671379/pesan-menag-nasaruddin-umar-di-iduladha-2026-ketaatan-harus-diwujudkan-lewat-jaga-lingkungan
Transkrip
00:00Jadi hubungan kita dengan Tuhan, alam semesta, dan manusia. Jadi itulah ekoteologi.
00:07Pertama, saya kira sangat luar biasa ya, tadi kita tadi itu melayani semua segmen.
00:16Jadi segmen pertamanya itu juga memberikan kuota juga kepada kaum milenial
00:20dan memberikan suatu ilustrasi kepada anak-anak kita yang cenderungnya hanya filsafat,
00:29padahal dibalik filsafat itu kan juga ada spiritualitas.
00:33Dengan mengilustrasikan bahwa ada nelayan yang mungkin selama ini kita di lockdown
00:39yang mana melihat pandang enteng gitu enggak ada apa-apanya.
00:41Dan dibandingkan dengan profesor, ternyata profesor itu juga punya banyak kelemahan.
00:48Di samping kelemahan juga dipunyai oleh nelayan.
00:51Jadi setiap orang semua profesi itu masing-masing memiliki kekurangan dan juga kelebitan.
00:58Jangan memandang enteng nelayan itu enggak ada apa-apanya.
01:01Walaupun dia seperti itu, tetapi ternyata tadi dikisahkan oleh Fatih itu luar biasa.
01:08Bahkan justru profesor itu mengakui kehebatan seorang nelayan.
01:15Nah, yang kedua persoal-persoal lingkungan tadi itu ya, kita menjadi seorang salah itu bukan hanya diukur ketaatan-ketaatan saja.
01:24Tetapi ketaatan itu harus dikisahkan dalam bentuk menyehatkan lingkungan.
01:32Karena kita enggak mungkin bisa menjadi sempurna sebagai hamba kalau lingkungan kita itu rusak.
01:38Tidak bisa juga menjadi khalifah yang ideal kalau kita juga lingkungannya tidak mendukung.
01:44Jadi kapasitas manusia itu adalah dua khalifah dan sebagai abid.
01:48Tanpa alam segara, kita enggak mungkin menjadi hamba.
01:52Bagaimana kita bisa khusyuk sholat kalau ada banjir.
01:56Bagaimana bisa khusyuk beribadah kalau sakit gigi ya misalnya.
02:01Jadi semuanya harus berbanding lurus ya, tiga dimensi di tadi itu ya.
02:06Ada dimensi habdulaminallah, habdulma'al makhlukat, dan juga habdulaminallah.
02:13Jadi hubungan kita dengan Tuhan, alam semesta, dan manusia.
02:19Jadi itulah ekoteologi, memang kita kasih judul seperti itu supaya nanti bagaimana membangkitkan kesadaran kolektif dalam masyarakat.
02:28Bahwa alam ini jangan hanya dijadikan semacam objek saja, tapi harus dianggap juga sebagai subjek dan sekaligus objek.
02:37Karena tanpa alam semesta, kita enggak mungkin sempurna menjadi manusia yang ideal.
02:41Dan yang ketiga juga ada pentingnya ibadah haji ya, bagi mereka yang bapuk.
02:50Karena ibadah haji itu datang-datang jadi pelatihan spiritual untuk menjadi pencinta sejati.
02:56Di sana di pelaksanaan ibadah haji tidak ada kelas.
03:00Semuanya pakai pakaian iflam, semuanya juga darahnya semuanya darah merah, tidak ada darahnya pembantu, tidak ada darahnya orang hebat.
03:11Sama semuanya darah.
03:12Jadi ajaran kesetaraan, ekoteologi, dan juga semua dimensi ditutupkan oleh Pak Rekor.
03:22Saya kira banyak sekali yang meminta naskahnya, tapi kita ajak naskahnya tidak dibatas, dan mungkin kita akan gandahkan lagi.
03:39Menemani pagi Anda dengan informasi-informasi terbaru, satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mencerahkan.
03:45Saksikan Kompas Pagi hanya di Kompas TV, channel 11, di televisi Anda.
03:51Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan