00:00Kejagung didesak usut dugaan kerugian negara dalam investasi Telkomsel ke Gotoh.
00:06Masa yang tergabung dalam Solidaritas Pemuda Untuk Keadilan atau SPK
00:10menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Agung Jakarta Selatan
00:15pada Senin 25 Mei 2026.
00:18Mereka mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia
00:21untuk mengusut dugaan kerugian negara terkait investasi Telkomsel ke Gotoh
00:25yang disebut mencapai triliunan rupiah berdasarkan hasil pemeriksaan dan laporan BPK.
00:31Dalam aksi tersebut, Masa membawa poster bertuliskan
00:35Usut tuntas investasi bermasalah Telkomsel ke Gotoh
00:39dan jangan biarkan BUMN dikuasai oligarki.
00:43Koordinator lapangan SPK Arief Mustabasani menilai
00:46keputusan investasi tersebut perlu diperiksa
00:49karena dilakukan saat perusahaan tujuan investasi
00:52disebut tengah mengalami tekanan finansial.
00:55Ia menduga terdapat indikasi kelalaian manajerial,
00:58pengabayaan metigasi risiko,
01:00hingga potensi konflik kepentingan
01:02dalam proses pengambilan keputusan investasi tersebut.
01:05SPK meminta kejagung memeriksa seluruh pihak yang terlibat
01:09dalam proses investasi,
01:11baik secara struktural maupun fungsional.
01:14Masa juga menegaskan bahwa apabila ditemukan unsur manipulasi kebijakan,
01:18penyalahgunaan wawenang atau niat jahat untuk menguntungkan kelompok tertentu,
01:22maka kasus tersebut harus diproses sebagai tindak pidana gerupsi.
01:27Aksi demonstrasi itu dilakukan sebagai bentuk kontrol publik
01:30terhadap pengelolaan aset negara dan penggunaan dana BUMN.
Komentar