00:00Sekarang bisa, harusnya, terreflexi langsung di penjualan mereka yang murni.
00:06Dengan fundamental yang ada, kita yakin dan percaya bahwa bursa kita ke depan akan semakin kuat.
00:13Hari setelah badan ekspor terbentuk, IISG anjlok, ada tanggapan nggak pas soal itu, Pak?
00:18Mungkin mereka belum tahu dampak sebenarnya seperti apa.
00:24Kalau ada ketidakpastian, bisa takut jual dulu.
00:27Tapi kalau mereka nanti mengerti dampak yang sebetulnya seperti apa, harusnya akan naik.
00:33Nanti under-invoicing kan akan tutup dengan adanya badan ekspor itu.
00:37Jadi tadinya yang biasa jadi uangnya dimainkan oleh pemilik, karena perusahaan yang di luar negeri punya pemilik kan.
00:46Sekarang bisa, harusnya, terreflexi langsung di penjualan mereka yang murni.
00:52Jadi perusahaannya juga akan untung.
00:54Jadi harusnya bisa double untungnya yang licit di bursa yang dilaporkan ya.
00:58Jadi harusnya ini akan meningkatkan valuasi dari perusahaan-perusahaan yang terdiri bursa.
01:03Pak ini yang merupakan?
01:05Pak ini pelampakan akan naik secara signifikan malah kalau menurut saya.
01:09Selamat siang, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
01:14Salam sejahtera untuk kita semua.
01:16Om Swasyasu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.
01:19Terima kasih rekan-rekan media.
01:21Ini tanpa kita rencanakan pada hari ini malam bisa ketemu dengan teman-teman semua.
01:27Kita pada hari ini kedatangan Prof. Submi Dasko Amat dan juga Pak Rosan BPI Danantara dan juga Pak Doni Oskaria
01:40dan juga kita didamping oleh Direktur Bursa.
01:43Pada hari ini hadir ke bursa menyikapi perkembangan terkini.
01:48Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Prof. Dasko beserta Pak Rosan BPI dan juga Jajaran Danantara Semua.
01:59Baik rekan-rekan media yang saya hormati, mencermati perkembangan saat ini bagaimana kita melihat penemahan IHSG saat ini dalam beberapa
02:10hari.
02:11Kita melihatnya sebenarnya masih sejalan dengan trend pelemahan bursa secara regional.
02:17Tadi kami juga melihat di atas, banyak juga bursa-bursa lain yang turunnya juga malah lebih dalam ya.
02:24Dan juga kalaupun ada yang naik itu naik tipis pada hari ini.
02:27Dan ini seiring dengan dinamika geopolitik yang terjadi saat ini, tensi geopolitik dengan adanya perang di Timur Tengah
02:38dan juga ekspektasi kebijakan moneter secara global yang kita prediksi masih akan terus hokis.
02:47Dan ini juga sentimen dari domestik pasca keputusan rebalancing dari MSCI yang teman-teman kemarin juga perhatikan.
02:55Yang dilakukan MSCI di 12 Mei di waktu Amerika yaitu 13 Mei waktu sini.
03:01Dan juga kemudian juga terus terjadi ketika kemarin dibuka kembali bursa setelah libur beberapa hari.
03:08Namun kalau kita lihat bahwa pelemahannya itu masih moderat yaitu di 1,98% pada hari pertama pengumuman MSCI
03:17dan juga kemarin di 1,85% di 18 Mei setelah libur panjang.
03:23Dinamika ini menunjukkan penyesuaian yang lebih berbasis fundamental.
03:28Jadi selalu seperti kami sampaikan, kami menyampaikan bahwa ini adalah konsekuensi logis dari berbagai transformasi di pasar modal yang kita
03:37lakukan.
03:38Jadi kita melihat pergerakan indeks kita sudah lebih secara fundamental.
03:42Dan juga sekarang IHSG pergerakannya juga relatif sejalan dengan indeks acuan MSCI maupun sub-indeks utama seperti LQ45 dan juga
03:54IDX30 dan juga IDX80.
03:57Ini mencerminkan price discovery yang lebih fundamental tadi seperti saya sampaikan.
04:03Di mana pergerakan saham lebih ditopang oleh aspek fundamental dibandingkan oleh sentimen semata.
04:10Jadi ini menurut kami juga sangat baik perbaikan-perbaikan yang dilakukan.
04:14Dan juga kami bisa sampaikan, ini ada berita bagusnya juga bahwa di tengah berita rebalancing MSCI,
04:25saya bisa sharing kepada teman-teman bahwa nilai aset, nilai aktifal bersih NAB Reksadana kita di tahun ini justru meningkat
04:35sebesar Rp49,71 triliun,
04:39yaitu dari net subscription dari investor retail kita.
04:43Jadi meningkat sekitar 6,39 persen, sehingga total AUM kita adalah Rp718,44 triliun.
04:53Juga berita baiknya adalah bahwa walaupun ada dinamika seperti saat ini,
05:00kita melihat bahwa perspektif investor ya, ini juga meningkat ya dalam ahal confidence untuk masuk ke market,
05:08ditandai dengan peningkatan 7 juta investor retail baru di pasar modal kita,
05:13sehingga dari year to date penambahannya sudah 7 juta investor baru di pasar modal Indonesia.
05:20Jadi ini juga melihat bahwa reformasi ini diarahkan untuk memastikan bahwa pasar keuangan Indonesia
05:27tidak hanya berkembang dari sisi ukuran yang market size,
05:31tetapi juga kita kedepankan dari aspek fundamentalnya, integritas, kemudian keterbukaan, dan lain-lain.
05:38Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada Prof. Submi dan juga Prof. Submi Dasko dan juga Pak Rosan dan Pak
05:44Doni
05:45yang juga hadir hari ini, kami juga nanti mohon berkenan untuk memberikan mungkin beberapa hal yang dapat disampaikan kepada media,
05:54yang tentunya untuk disampaikan kepada market kita, pada pelaku pasar kita, terutama untuk investor retail domestik kita.
06:02Saya undang mungkin micnya, silahkan.
06:10Baik, terima kasih rekan-rekan media,
06:14Bu Kiki dari OJK, Pak Rosan, dari Danantara, Pak Doni, Pak Nyoman.
06:20Kami tadi sudah banyak berdiskusi, tadi di atas bagaimana kita meyakinkan untuk menguatkan investor global
06:33yang akan masuk di bursa dan sedang di bursa, tetapi juga tadi kami juga banyak berdiskusi bagaimana kemudian investor retail
06:47yang ada terus tumbuh dan berkembang dengan kami kemudian mendengarkan papanan dari pengelola bursa,
06:55bagaimana mereka kemudian menyempurnakan regulasi-regulasi yang bisa kemudian meyakinkan
07:03dan juga kemudian membuat para investor lokal merasa nyaman,
07:09sehingga tadi kita lihat bahwa pertumbuhan investor lokal atau retail terus bertambah
07:15dan itu kemudian dengan fundamental yang ada, kita yakin dan percaya bahwa bursa kita ke depan akan semakin kuat.
07:24Mudah-mudahan kita akan melihat hasilnya setelah tanggal 29 ini,
07:28semua yang dilakukan atas kerja keras dan niat baik ini akan membuka hasil.
07:35Itu saja dari saya dan terima kasih atas kerja keras dari Direksi Bursa maupun OJK
07:42yang beberapa hari ini telah bersupaya kemudian menghadapi situasi yang disebabkan oleh pasar global
07:51maupun dinamika di dalam negeri. Demikian, terima kasih.
07:59Salam, salam, om swastiastu, nama buddha, salam kebaikan.
08:02Selamat siang dan selamat berada buat kita semua.
08:05Pertama, terima kasih tadi dari penyambutan yang sangat baik dan penyambutan yang baik dari Ketua OJK, Ibu Viki,
08:16dan saya juga terima kasih bersama dengan pimpinan DPR, Bapak Profesor Sumi Dasko Ahmad,
08:23dan juga rekan saya, Pak Doni, Pak Nyoman, dan Direksi yang lain.
08:30Mungkin dalam hal ini yang ingin saya sampaikan bahwa kalau kita lihat investasi di Bursa buat kami di Dantara ini
08:37adalah investasi jangka panjang.
08:41Dan kalau kita lihat bahwa BUMN yang ada di Bursa, kalau kita lihat secara satu persatu,
08:53contohnya Himbara ataupun Mineral Sita, itu yieldnya juga sangat baik di atas 10-11 persen.
09:04Dan kemudian, kalau kita lihat lagi dengan, saya masih nggak kasih apresiasi ke OJK dan juga ke Bursa,
09:12dengan beberapa affirmative action-nya dalam rangka terus menjumpulkan Bursa kita menjadi lebih baik,
09:19lebih transparan, lebih governance, to deepen also our capital market.
09:24Dan tentunya ini adalah suatu proses.
09:26Suatu proses yang kami meyakini ini akan menimbulkan kepercayaan kepada Bursa kita ini menjadi jauh lebih baik ke depannya.
09:36Nah, tentunya memang dari investor dalam mempunyai negeri,
09:43proses ini kan sudah, we are heading on the right direction.
09:45Nah, bagaimana kita mencoba mengakserasi perbaikan-perbaikan penyempuran yang sudah dilakukan oleh OJK dan Bursa.
09:52Nah, oleh sebab itu, kalau kita lihat lagi, memang benar, baik secara fundamental,
09:58maupun baik secara pricing dari saham-saham pertama saham BMM kita yang ada di Bursa,
10:05itu akan membuat yield jangka menengah panjang yang baik,
10:11yang above 10-11 persen, gitu ya.
10:15Which is, menurut kami itu sangat-sangat baik.
10:19Nah, tentunya, kalau kembali lagi, kita punya keyakinan bahwa inilah proses untuk kita menjadi lebih baik.
10:29Dan seperti Pak Prof Sumitaku sampaikan, ya ini kan, dan juga Ibu Kiki,
10:36bahwa ini adalah berjalanannya positif, gitu, ke depannya.
10:41Ya, tetapi memang, kalau kita lihat, oh hari ini, besok, hari seminggu lagi,
10:48kan approach kita itu bukan harian, approach kita bukan bulanan,
10:53approach kita itu jangka panjang.
10:55Dan saya sangat mengakini, bahwa ke depannya dalam jangka panjangnya,
11:00bahwa Bursa kita ini akan terus bertumbuh,
11:03baik dari segi market kapitalisasinya, baik dari segi emitenya,
11:08dan juga baik dari investornya.
11:11Tadi kita, di dalam tadi disampaikan,
11:14bahwa total investor kita, retail kita, sudah 26 juta, 27 juta.
11:20Dan ini kan adalah satu peningkatan dibanding tahun lalu yang 20 juta.
11:25Jadi ada 6 juta.
11:26Nah, tentunya, logikanya bahwa peningkatan ini terjadi kenapa?
11:31Karena investor kita yakin bahwa Bursa kita ini makin baik ke depannya,
11:37dan promising.
11:39Ya dong, kalau enggak, mustinya number of investor akan berturun.
11:42Kalau melihat, oh Bursanya ini ke depannya,
11:44enggak ada prospek misalnya.
11:46Logikanya kan seperti itu.
11:47Nah, ini yang kita juga terus, Bursa, lakukan,
11:51OJK lakukan adalah edukasi.
11:54Edukasi kepada para investor,
11:57terutama investor di dalam negeri ini.
12:01Dan kita lihat juga pertumbuhan dari investor anak-anak muda,
12:05jensi juga meningkat yang signifikan.
12:08Nah, inilah yang kita harus kasih pemahaman kepada mereka,
12:11bahwa investasi di pasar modal ini
12:14adalah investasi baik, menengah, panjang,
12:18yang bisa menghasilkan suatu return yang baik,
12:22dan bisa menghasilkan pertumbuhan kita yang terus berkembang.
12:30Jadi, kami dari Tantara melihat ini,
12:34ya memang di Bursa pasti ada ups and down-nya,
12:37ya tapi kita lihat kembali lagi,
12:39pertama, dari fundamental perusahaan kami ini baik,
12:44mempunyai yield yang tinggi,
12:45pricing saatnya sangat baik,
12:47apalagi misalnya kalau kita lihat perbankan dari price to booknya
12:50is below 1%, di bawah 1%,
12:53yang di mana kalau keadaan normal itu above 2%, above 3%,
12:58jadi definitely there's a potential upside,
13:01definitely there's a potential upside.
13:03Jadi itulah edukasi yang kita harus berikan, harus sampaikan,
13:07sehingga pemahaman secara Bursa,
13:09pasar modal, kapital meragam ini menjadi lebih baik,
13:11menjadi komprehensive.
13:12Mungkin itu dari saya, terima kasih.
13:18Menemani pagi Anda dengan informasi terbaru.
13:21Satu langkah lebih dekat,
13:23satu langkah lebih mencerahkan.
13:25Saksikan Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV,
13:29channel 11 di televisi Anda.
13:30Saksikan Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV,
Komentar