Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Dampak melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika membuat harga suku cadang kendaraan berbahan impor mengalami kenaikan. Kondisi ini mengakibatkan penjualan suku cadang menurun hingga 40 persen.

Kenaikan sejumlah suku cadang kendaraan mulai dirasakan pengusaha onderdil kendaraan di Blora, Jawa Tengah.

Sejumlah suku cadang kendaraan seperti oli, ban, aki, serta onderdil lainnya mengalami kenaikan hingga 30 persen.

Kenaikan suku cadang berbahan impor ini disebabkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. Kenaikan ini membuat sejumlah konsumen mengeluh.

Akibatnya penjualan suku cadang mengalami penurunan hingga 40 persen dan pembeli menurun.

#onderdilkendaraan #impor #rupiah

Baca Juga Aktivis Kemanusiaan Gelar Aksi Tuntut Pembebasan Relawan dan Jurnalis yang Ditahan Israel di https://www.kompas.tv/regional/669945/aktivis-kemanusiaan-gelar-aksi-tuntut-pembebasan-relawan-dan-jurnalis-yang-ditahan-israel



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/669946/harga-suku-cadang-kendaraan-berbahan-impor-naik-kompas-siang
Transkrip
00:00Blura Jawa Tengah, Saudara.
00:02Sejumlah suku cadang kendaraan seperti oli, ban, aki, serta onder deal lainnya mengalami kenaikan hingga 30 persen.
00:10Kenaikan suku cadang berbahan impor disebabkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika.
00:16Kenaikan ini membuat sejumlah konsumen mengeluh.
00:19Akibatnya penjualan suku cadang mengalami penurunan hingga 40 persen dan pembeli menurun.
00:31Semua barang besi-besi, barang-barang cairan-cairan dari minyak semua naik.
00:38Minyak bumi, tidak ada yang sangat.
00:41Ban-ban, oli, dari ban nogam-nogam naik semua.
00:46Itu mengalami kenaikan semua ya?
00:48Semua naik.
00:49Berapa sekarang?
00:51Naiknya? Ya 20-20 ya.
00:5420 persenan kalau itu kayak oli dan onder deal yang lain seperti itu.
01:00Ya terus terang memang keberatan apalagi dengan kondisi yang perekonomian ya bisa dibilang agak lesu ya ini ya.
01:08Jadi ya terus terang memang keberatan.
01:10Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan