Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV KSAD Jenderal Tni Maruli Simanjuntak mengatakan lebih enak jadi masyarakat biasa dibanding menjadi tentara jika bandel.

Hal ini disampaikan saat Komisi I DPR menggelar rapat dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Agus Subianto di Jakarta pada Selasa (19/5/2026).

KSAD Maruli merespons pertanyaan anggota DPR terkait aksi tentara yang merusak warung Madura.

"Mungkin kadang-kadang lebih enak jadi sipil daripada tentara kalau mau bandel, Pak. Kalau dulu sipil dihina sedikit, kita lawan berkelahi sebentar, damai, Pak. Kalau tentara ini, kadang-kadang kami yang dihina, terus kami emosi, wah itu hukumnya Panjang," kata Maruli.

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669898/ksad-jenderal-maruli-di-dpr-kadang-lebih-enak-jadi-sipil-daripada-tentara-kalau-mau-bandel
Transkrip
00:00dan juga kepala sahab, serta bapak peserta rapat yang saya hormati.
00:05Ada beberapa pertanyaan yang bersangkutan dengan Angkatan Darat yang coba akan saya jawab.
00:10Yang pertama tadi dari Pak Asadudin tentang kopi pertenakan,
00:14kami akan evaluasi terus Pak, tapi itu sudah berdasarkan diskusi yang cukup panjang Pak,
00:20supaya kadang-kadang kita lebih takut kepada rakyat kita sendiri Pak.
00:25Musuh kita nggak takut Pak, tapi kalau rakyat sendiri komplain,
00:29kenapa ini batalionnya kayaknya bertempur terus-bertempur terus,
00:33lebih baik kita ngamankan teman sendiri aja dulu biar ini Pak,
00:37tapi kemampuan tempur prajurit kita pasti kita latih dengan baik Pak.
00:41Nanti kami akan tetap diskusikan Pak.
00:43Selanjutnya mengenai fasilitas untuk, tadi ada beberapa pertanyaan tentang penugasan operasi,
00:52Bu Sarifah, Bu Amelia, saya kira dukungan untuk jaminan penugasan luar negeri jauh lebih baik
01:04daripada jaminan penugasan anggota kita yang di sini Pak.
01:08Kadang anggota kita berhari tidak bisa dievakuasi dalam kondisi luka tembak di Papua,
01:15menunggu heli dalam kondisi cuaca yang tidak baik, tidak bisa datang,
01:19dan kendaraan tidak ada dan lain sebagainya.
01:23Jadi tadi sudah disampaikan oleh Panglima TNI juga memang itu,
01:28ya kami memang dari awal jadi tentara memang sudah siap untuk resiko korban.
01:34Apalagi kita melaksanakan suatu tugas,
01:37pasti sekian persen sudah ada resiko kita untuk korban dalam pertempuran.
01:45Selanjutnya dari Pak Mulyadi tentang sumbar,
01:52memang ini sudah juga diskusi dari Menteri Pertahanan dan juga Panglima TNI,
02:01kita sudah mengkloksikan beberapa tempat yang jadi prioritas,
02:04di sana memang baru dua, tahun ini juga ada penambahan,
02:07nanti kami cek lagi Pak.
02:08Tapi kita meyakini karena memang Pak dari Kementerian Pertahanan sudah dengan Panglima TNI sudah merencanakan
02:18dari masukan dari kami juga,
02:21di mana posisi-posisinya di seluruh kabupaten kota.
02:25Sampai dengan saat ini berjalan dengan sangat baik,
02:29kita meyakini dan juga di daerah-daerah antusias masyarakat sangat luar biasa,
02:35karena kebetulan program-program Presiden pada saat ini banyak sekali,
02:39seperti pembuatan jembatan, air bersih, pertanian.
02:47Jadi ini sangat terasa lagi nih di bawah,
02:50saya meyakini saya jalan di beberapa tempat,
02:53banyak sekali justru pemerintah daerah yang menawarkan supaya duluan
02:58untuk masuk batalion di daerah-daerah tersebut Pak.
03:01Jadi itu untuk Pak Selamat tadi,
03:05mohon maaf Pak memang anak-anak muda ini kadang-kadang ini kami tetap keras terhadap tentang kedisiplinan ini Pak.
03:14Yakini saja, mungkin kadang-kadang lebih enak jadi sipil daripada tentara kalau mau bandel Pak.
03:23Ya, kalau dulu sipil dihina sedikit, kita lawan berkelahi sebentar damai Pak.
03:29Kalau tentara nih, kadang-kadang kami yang dihina,
03:32terus kami emosi, wah itu hukumnya panjang Pak.
03:37Pasti itu, jadi kami yakinkan itu termasuk tadi dari Ibu tentang,
03:43Bu Amilkia juga ya, tentang pelecehan itu ya.
03:47Oh, maaf Bu, itu udah pasti kita respon kalau ada laporan seperti itu Bu.
03:53Apalagi tentang pelecehan Bu, wah ini istri saya langsung ribut juga di rumah aja.
03:59Ramai itu, kami respon kami.
04:01Itu semua seperti ini, kami komit lah tentang pelanggaran-pelanggaran seperti ini pasti kami dendak lanjuti.
04:12Saya kira itu dari saya, terima kasih Pak.
04:15Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan