Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 jam yang lalu
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan konsumsi jemaah tetap terpenuhi di tengah padatnya mobilitas selama fase puncak haji.
Transkrip
00:00Bapak Ibu, fase armusna ini memang merupakan periode yang sangat padat dan juga kompleks.
00:06Distribusi makanan dalam jumlah yang besar pada waktu yang bersamaan tentu membutuhkan koordinasi penuh lintas sektor,
00:12pengaturan logistik yang presisi, serta tentunya kesiapan transportasi yang optimal.
00:18Nah, pemerintah memilih skema catering ready to eat atau makanan siap santap sebagai solusi layanan konsumsi saat jelang selama hingga
00:27pasca puncak haji.
00:28Pemilihan makanan ready to eat dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa aspek utama tentunya,
00:34yaitu di mana yang pertama yaitu merupakan kecepatan distribusi, kemudian kemudahan konsumsi bagi jumlah A,
00:42yang ketiga daya tahan makanan di tengah mobilitas tinggi, dan keempat tentunya tetap terpenuhnya standar gizi, kebersihan, serta keamanan pangan.
00:51Ini yang paling penting, karena makanan siap santap ini disusun dengan cita rasa nusantara,
00:56agar lebih sesuai dengan lidah jemaah Indonesia sekaligus menjadi pengobat rindu tentunya terhadap kampung halaman di tengah pelaksanaan ibadah di
01:04Tanah Suci.
Komentar

Dianjurkan