00:00Jelang puncak haji, segala persiapan untuk melayani jemaah haji semakin dimatangkan.
00:07Tenda disiapkan untuk menampung para jemaah haji lengkap dengan pendingin udara mengingat suhu udara dapat mencapai lebih dari 45 derajat
00:16Celcius.
00:17Selain itu, Kemen Hatch juga mempersiapkan fasilitas lainnya seperti toilet dan air bersih serta layanan kesehatan.
00:25Petugas haji juga mengingatkan jemaah haji punya kesiapan fisik dan istirahat yang cukup untuk mengikuti rangkaian puncak haji.
00:40Sementara itu, pengecekan juga dilakukan di lokasi melempar jumroh di Jamarat.
00:46Jalur sepanjang 4 km dan melewati terowongan menuju tempat melempar jumroh perlu persiapan fisik yang prima.
00:53Petugas mengimbau jemaah haji untuk menyiapkan stamina dan membawa perbekalan yang diperlukan.
01:03Dan untuk mengetahui persiapan menjelang puncak haji, telah bergabung bersama kami jurnalis Kompas TV Sofian Hartanto
01:10yang tergabung dalam Media Center Haji 2026 di Mekah, Arab Saudi.
01:16Sofian, sejauh mana persiapan fasilitas jemaah menjelang puncak haji nanti?
01:22Ya, Valen dan Saudara, selamat sore waktu Arab Saudi.
01:25Bisa saya informasikan bahwa hari ini, Valen dan Saudara, adalah hari ke-28 penjelenggaraan ibadah haji dari awal sampai saat
01:33ini.
01:33Kalau kita hitung-hitung, sudah lebih dari 91 persen jemaah haji berangkat ke Tanah Secini.
01:38Jadi tinggal sedikit lagi, nanti seluruh jemaah haji akan berkumpul di Mekah ini.
01:43Jemaah sudah mulai hapal rute, jadi ada beberapa jemaah yang mungkin bolak-balik ke Masjidil Haram dari hotel mereka.
01:51Jadi petugas juga sudah mulai enak untuk memberikan arahan kepada jemaah-jemaah karena mereka sudah mulai hapal rute.
01:57Jadi kalau persiapan saat ini memang difokuskan, tidak lagi ke Masjidil Haram, difokuskan ke Padang Arafah, yaitu tempat wukuf.
02:06Jadi jemaah terutama yang lansia dan disabilitas juga akan dipandu.
02:12Kita tahu bahwa jemaah lansia dan disabilitas ini, Valen dan Saudara, jumlahnya lebih dari 30 persen.
02:19Jadi ini membutuhkan tantangan sendiri, mereka juga harus mendapatkan pendampingan khusus.
02:23Apalagi kemarin waktu umroh wajib mereka sudah mendapatkan kursi roda dan mendapatkan pendampingan.
02:30Nah sekarang nantinya adalah tantangannya ketika nanti jemaah akan melakukan wukuf di Padang Arafah dan Mabid Diminam, Musdalifah, dan Lempar
02:38Jumroh.
02:39Ini tentu saja membutuhkan kesiap siagaan.
02:42Nah saat ini jemaah yang sebagian besar sudah melakukan umroh wajib, mereka berada di maktab atau di hotel masing-masing
02:48untuk istilahnya istirahat.
02:51Nah di fase-fase istirahat itu, petugas menjambangi satu persatu jemaah yang memiliki kebutuhan khusus dan disabilitas.
02:59Nah disini memang tantangannya adalah jemaah yang memiliki perhatian khusus atau lansia itu lebih banyak, jauh lebih banyak daripada petugas.
03:09Nah disini tantangannya sendiri, jadi petugas tidak bisa, terus terang tidak bisa mendatangi satu persatu.
03:15Nah disini adalah strateginya petugas menitipkan kepada jemaah-jemaah yang lain agar bisa membantu.
03:21Jika ketika ada kebutuhan darurat, jemaah yang lain yang sehat bisa membantu untuk menelepon atau menghubungi petugas.
03:28Nah disini sinergi memang sangat diperlukan Valen dan Saudara.
03:31Jadi jemaah haji Indonesia semuanya seluruhnya memang berusaha berkontribusi.
03:36Petugas memang menyediakan waktu 24 jam, tapi karena jumlah jemaah Indonesia terbanyak di seluruh dunia.
03:41Ini sinergi antar jemaah di Indonesia sendiri menjadi sebuah kenisyaian tersendiri supaya mereka bisa saling bantu.
03:49Kita tahu bahwa jemaah di Indonesia memang beragam.
03:53Ada yang muda, ada yang lansia, bahkan ada yang memang sangat membutuhkan kebutuhan khusus seperti didorong dari awal sampai memang
04:00rangkaian ibadah haji.
04:01Nah disitu ternyata sinergi bantu-bantu istilah darah medisensia gotong royong ini memang terlihat disini.
04:07Jadi semuanya bekerja sama, jadi tidak hanya tanggung jawab petugas memang itu memang jadi kewenangan kementerian haji dan umroh dalam
04:14menyelakaran haji.
04:15Tapi ternyata jemaah lain atau memang orang lain yang memang bukan saudara tapi disini menjadi saudara dan semuanya akhirnya bisa
04:23bekerja sama untuk memudahkan jemaah-jemaah baik yang siap, disabilitas, malah pun yang lain untuk menyelenggarakan rangkaian ibadah haji dengan
04:31baik supaya nantinya bisa pulang dengan haji yang mabrur.
04:34Begitu, Pak Len dan Saudara.
04:35Baik, budaya gotong royong Indonesia untuk saling menjaga jemaah satu sama lain masih diterapkan di sana.
04:42Terima kasih atas informasi yang sudah ada bagian kami, Sehat Seselalu.
04:45Sofian Hartanto, Jurnalis Kompas TV, langsung dari Mekah Arab Saudi.
04:49Terima kasih atas laporan Anda.
04:51Sama-sama.
Komentar