Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Media nasional Republika mengecam keras tindakan intersepsi yang dilakukan militer Israel terhadap kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional.

Dalam pernyataan sikap resminya, Republika menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, prinsip kemanusiaan universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan bagi rakyat Palestina di Gaza.

"Para relawan datang bukan membawa senjata, melainkan solidaritas, obat-obatan, bantuan logistik, dan suara nurani dunia untuk warga sipil Palestina," demikian kata Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin dilansir dari @republikaonline.

Dalam rombongan flotilla tersebut terdapat sembilan relawan asal Indonesia, termasuk dua jurnalis Republika, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, yang disebut tengah menjalankan tugas jurnalistik sekaligus misi kemanusiaan.

"Keselamatan mereka menjadi perhatian serius kami," tulis pernyataan tersebut.

Sebelumnya Militer Israel mulai mencegat kapal-kapal pada Senin (18/5/2026) pagi yang merupakan bagian dari gelombang terbaru aktivis armada yang berupaya menerobos blokade Gaza.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Aqshal

Baca Juga Oknum TNI dan Warga Sipil Ditangkap Terkait Penembakan di Palembang | BORGOL di https://www.kompas.tv/regional/669614/oknum-tni-dan-warga-sipil-ditangkap-terkait-penembakan-di-palembang-borgol



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669625/keselamatan-jurnalis-indonesia-di-flotilla-gaza-jadi-sorotan-di-tengah-intersepsi-militer-israel
Transkrip
00:00Kami mengecam keras tindakan intersepsi yang dilakukan militer Israel terhadap kapal misi kemanusiaan global Sumut Flotilla di perairan internasional.
00:51Kami mengecam keras tindakan intersepsi yang dilakukan militer Israel terhadap kapal misi kemanusiaan global Sumut Flotilla di perairan internasional.
01:00Para relawan datang bukan membawa senjata, melainkan solidaritas, obat-obatan, bantuan logistik, dan suara nurani dunia untuk warga sipil Palestina
01:10yang selama berbulan-bulan menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi tanpa henti.
01:18Dalam rombongan terdapat sembilan relawan asal Indonesia termasuk dua jurnalis Republika, Bambang Norayono dan Todi Badai, yang menjalankan tugas jurnalistik
01:27dan kemanusiaan.
01:28Keselamatan mereka menjadi perhatian serius kami.
01:33Kami berdiri bersama para relawan kemanusiaan dunia dan kami menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap misi kemanusiaan di perairan internasional.
01:42Saya Bambang Norayono alias Abeng, saya warga negara Indonesia, dan saya adalah partisipan pelayaran misi kemanusiaan global Sumut Flotilla 2026.
01:56Jika Anda menemukan video ini, mohon disampaikan kepada pemerintah Republik Indonesia bahwa saya saat ini dalam penculikan tentara Zionis Israel.
02:10Saya mohon agar pemerintah Republik Indonesia membebaskan saya dari penculikan tentara penjajahan Israel dan meminta kepada pemerintah Republik Indonesia untuk
02:27tetap terus selalu mendukung kemerdekaan Palestina.
02:59Pemerintah Republik Indonesia
03:01Rekaman menunjukkan para aktivis di atas beberapa kapal mengenakan jaket pelampung dan mengangkat tangan mereka sebelum sebuah kapal yang membawa
03:08pasukan mendekat.
03:10Pasukan Israel yang mengenakan perlengkapan taktis naik ke kapal dan siaran langsung tiba-tiba berakhir.
03:16Banyak kapal saat ini berada di lepas pantai Siprus.
03:20Rekaman lain menunjukkan pasukan Israel di atas perahu cepat mendekat dan menginstruksikan para aktivis untuk pindah ke bagian depan kapal.
03:28Satu jam sebelum pencegatan, Kementerian Luar Negeri Israel menyerukan kepada para aktivis untuk mengubah haluan dan segera berbalik.
04:02Musik
04:04Operasi terbaru ini menyusul pencegatan sebelumnya pada 3 tahun.
04:0730 April ketika pasukan Israel menghentikan lebih dari 20 perahu dari inisiatif yang sama di dekat Yunani dan menahan sekitar
04:15175 aktivis.
04:17Dua penyelenggara kemudian ditahan di Israel untuk diinterogasi sebelum dideportasi.
04:30Dua penyelenggara kemudian ditahan di atas perahu cepat mendekat.
04:34Dua penyelenggara kemudian ditahan di atas perahu cepat mendekat.
04:44Dua penyelenggara kemudian ditahan di atas perahu cepat mendekat.
05:00Dua penyelenggara kemudian ditahan di atas perahu cepat mendekat.
05:07Musik
05:31Dua penyelenggara kemudian ditahan di atas perahu cepat mendekat.
05:35Satu langkah lebih terpercaya.
05:37Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan