Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang masyarakat desa yang tidak menggunakan dolar tidak tepat.

Menurut Komarudin, anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sangat berdampak pada harga kebutuhan masyarakat dan dapat memengaruhi daya beli warga.

Beberapa sektor yang terdampak akibat kenaikan harga dolar Amerika Serikat antara lain harga bahan bakar minyak (BBM).

Kenaikan harga bahan bakar kendaraan dinilai dapat memengaruhi kenaikan harga barang di masyarakat.

#bbm #pdip #amerikaserikat

Baca Juga Rupiah Melemah, Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/669604/rupiah-melemah-menkeu-purbaya-yakin-ekonomi-indonesia-tetap-tumbuh-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669605/tuai-kontroversi-pdip-kritik-pernyataan-prabowo-soal-dolar-warga-desa-kompas-petang
Transkrip
00:01Terima kasih Anda masih bersama kami di Kopas Petang.
00:04Saudara Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun menilai
00:10pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang orang desa tak menggunakan dolar tidak tepat.
00:21Menurut Komarudin, nilai tukar rupiah yang anjlok terhadap dolar Amerika Serikat
00:26sangat berdampak pada harga beli masyarakat yang bisa memengaruhi daya beli warga.
00:32Beberapa sektor yang terdampak akibat kenaikan harga dolar Amerika Serikat adalah harga BBM.
00:39Naiknya harga bahan bakar kendaraan akan memengaruhi kenaikan harga barang.
00:49Ya kalau dalam konteks orang desa itu menggunakan rupiah, ya.
00:56Tapi dalam konteks ekonomi kehidupan mereka, ya ada pengaruhnya.
01:01Saya pikir, ya.
01:06Bukan kurang tepat, tidak tepat.
01:09Karena itu sangat berpengaruh kepada sektor-sektor lain.
01:13Jadi kalau harga BBM pengaruh, BBM naik, semua harga pasti barang naik.
Komentar

Dianjurkan