Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 15 jam yang lalu
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, pasang badan membela klub sepak bola Garudayaksa FC yang tengah menjadi sorotan.

Hal ini menyusul keberhasilan klub tersebut menjuarai Liga 2 dan memastikan tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1.

Langkah pembelaan ini diambil Lalu untuk merespons sindiran sejumlah suporter klub lawan di media sosial.

Para suporter tersebut meminta Presiden Prabowo Subianto agar klubnya tidak ikut berkompetisi karena status kepemilikannya.

Menanggapi hal itu, Lalu menegaskan bahwa secara regulasi, tidak ada larangan bagi seorang Presiden untuk memiliki klub sepak bola.

Menurutnya, keberadaan banyak klub profesional justru berdampak positif bagi pembinaan atlet nasional.

#prabowo #prabowosubianto #garudayaksa #dpr #sepakbola #liga
Transkrip
00:00Komentar dari Komisi 10 kemarin, ini kan baru ada klub sepak bola baru dikaitkan dengan kepemilikan dengan Presiden Prabowo Garuda
00:10Yaksa FC.
00:11Ini baru aja menjuarai dan lolos ke Liga 1.
00:14Nah itu kemarin ada sindiran kalau Presiden nggak boleh ikut kompetisi dalam hal ini.
00:21Nah ini jadi komplik kepentingan gitu Pak Laguna komentar dari Komisi 10 sendiri.
00:25Ya itu kan tidak ada aturan resmi yang mengatakan bahwa Presiden tidak boleh memiliki klub bola.
00:32Semakin banyak klub yang bertanding maka kita semakin banyak stok pemain-pemain yang akan kita persiapkan menuju event-event internasional.
00:42Ya kenapa Garuda Yaksa menang? Ya memang materi pemainnya bagus.
00:44Makanya menang. Ya bukan karena diperintah Pak Prabowo. Enggak.
00:48Jadi saya lihat materi pemainnya bagus, pintar membuat strategi sehingga menjadi juara di Liga 2 kan.
00:56Promosi menjadi Liga 1.
00:58Saya rasa nggak usah dikaitkan.
00:59Ya? Oke?
01:00Siap.
Komentar

Dianjurkan