00:00Hari ini bersama dengan kuasa hukum dari tim advokasi untuk demokrasi,
00:06kontras mewakili Andri Yunus itu mengirimkan surat penolakan untuk pemeriksaan sidang
00:13di pengadilan militer 2 nomor 8 Jakarta.
00:18Dan ini juga sebenarnya atas permintaan dari Andri Yunus itu sendiri
00:24dan terutama berkaitan dengan kondisi medis Andri Yunus.
00:28Per minggu kemarin Andri Yunus telah mengalami operasi kembali,
00:35itu operasi pada bagian kanan, wajah, leher, dan beberapa bagian lainnya
00:40termasuk pada bibir korban yang kemudian harus dijahit di RSCM gitu ya.
00:47Dan kondisinya saat ini masih mengalami perawatan intensif di rumah sakit
00:52dalam konteks penyembuhan akibat serangan penyiraman air keras
00:56yang dialami oleh Andri Yunus pada 12 Maret 2026 lalu.
01:01Dan perlu ditekankan bahwa Andri Yunus dalam konteks ini adalah saksi korban.
01:06Dan kemudian dia justru mengalami pemanggilan paksa dan dapat diancam pidana gitu,
01:12ujar majelis hakim.
01:14Dan perlu kami tekankan bahwa pemanggilan paksa maupun ancaman pidana
01:18yang ditujukan kepada Andri Yunus ini merupakan sebuah upaya rektimisasi korban
01:24terhadap Andri Yunus yang hari ini masih terbaring sakit dalam konteks pemulihan di rumah sakit RSCM.
Komentar