Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Donald Trump menyebut serangan Iran terhadap kapal perang Amerika di Selat Hormuz, tidak berarti apa-apa.

Trump kembali mengancam Iran, jika kesepakatan antar keduanya tidak segera ditandatangani.

Trump sempat mengejek Iran, bahwa serangannya terhadap kapal Amerika di Selat Hormuz sebagai sentuhan cinta.

Pernyataan itu muncul setelah Iran meluncurkan rudal, drone dan kapal kecil ke arah tiga kapal perusak angkatan laut Amerika Serikat, pada Kamis (7/5/2026) lalu.

Militer Amerika Serikat kemudian membalasnya dengan serangan yang disebut sebagai aksi pertahanan diri.

Meskipun ketegangan di Selat Hormuz meningkat, tetapi Trump mengingatkan bahwa gencatan senjata antara AS dan Iran masih tetap berlaku.

Trump juga kembali mengancam Iran akan berada dalam penderitaan, jika tidak segera menandatangani kesepakatan dengan Amerika.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghei menyatakan bahwa Iran saat ini tengah fokus untuk mengakhiri perang dengan Amerika dan Israel, secara permanen.

Iran menginginkan perang berakhir di semua lini secara total, bukan sekadar gencatan senjata sementara.

Baca Juga Trump Ungkap Situasi Wabah Hantavirus Masih Terkendali: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat di https://www.kompas.tv/internasional/667980/trump-ungkap-situasi-wabah-hantavirus-masih-terkendali-semua-aman-as-punya-orang-hebat

#trump #amerika #iran

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/667994/donald-trump-kembali-ancam-iran-jika-tak-segera-tandatangani-kesepakatan-kompas-siang
Transkrip
00:00Presiden Donald Trump menyebut serangan Iran terhadap kapal perang Amerika Serikat di Selat Hormuz tidak berarti apa-apa.
00:07Trump kembali mengancam Iran jika kesepakatan antar keduanya tidak segera ditanda tangani.
00:16Trump sempat mengejek Iran bahwa serangannya terhadap kapal Amerika di Selat Hormuz sebagai sentuhan cinta.
00:23Pernyataan itu muncul setelah Iran meluncurkan rudal, drone, dan kapal kecil ke arah tiga kapal perusahaan Angkatan Laut Amerika Serikat
00:31pada Kamis lalu.
00:34Militer Amerika Serikat kemudian membalasnya dengan serangan yang disebut sebagai aksi pertahanan diri.
00:40Meskipun ketegangan di Selat Hormuz meningkat, tetapi Trump mengingatkan bahwa kencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran masih tetap berlaku.
00:50Trump juga kembali mengancam Iran akan berada dalam penderitaan jika tidak segera menanda tangani kesepakatan dengan Amerika.
01:01Jika itu, mereka berbicara dengan kami hari ini, kami laluan mereka.
01:06Mereka berbicara, saya nama itu berbicara.
01:08Saya akan memberitahu Anda ketika tidak ada kebicaraan.
01:10Anda tidak akan memperkara.
01:11Jika tidak ada kebicaraan, Anda tidak akan memperkara.
01:13Anda hanya akan memperkara satu besar kebicaraan yang keluar dari Iran.
01:17Dan mereka lebih baik melakukan sesuatu dengan cepat.
01:19Mereka berbicara berbicara dengan baik, tetapi mereka harus memperkara.
01:22Jika tidak terbicara, mereka akan mempunyai banyak kebicaraan.
01:25Mereka akan memperkara banyak kebicaraan.
01:27Mereka ingin menandangkannya, saya akan beritahu Anda.
01:29Mereka ingin menandangkannya banyak lebih dari saya.
01:33Sementara itu, juru bicara kementerian luar negeri Iran, Ismail Bagey, menyatakan bahwa Iran saat ini tengah fokus untuk mengakhiri perang
01:42dengan Amerika Serikat dan Israel secara permanen.
01:45Iran menginginkan perang berakhir di semua lini secara total, bukan sekedar genjatan senjata sementara.
01:54Mereka ingin menandangkannya adalah kebicaraan yang terbicaraan yang terbicara terbicara terbicara.
02:22Mereka ingin menandangkannya.
Komentar

Dianjurkan