Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAWA BARAT, KOMPAS.TV Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku prihatin terkait kericuhan saat demo Hari Buruh Internasional di Bandung pada Jumat (1/5/2026).

"Kita menyampaikan rasa prihatin, tadi malam dari sore sampai malam masih ada kelompok orang yang memanfaatkan situasi Hari Buruh yang sudah berjalan dengan damai," ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Sabtu (2/5/2026).

"Tiba-tiba muncul tanpa pemberitahuan unras (unjuk rasa), tanpa orasi, gruduk-gruduk melakukan pembakaran."

Dedi juga meminta Polda Jabar mengusut tuntas aksi kericuhan tersebut.

Baca Juga Kerusuhan demo di Bandung Dipastikan Bukan Buruh, Ini Penjelasan Kapolda Jabar di https://www.kompas.tv/regional/666603/kerusuhan-demo-di-bandung-dipastikan-bukan-buruh-ini-penjelasan-kapolda-jabar

#dedimulyadi #demo #bandung #hariburuh

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/666695/dedi-mulyadi-minta-polisi-usut-tuntas-demo-ricuh-di-bandung-gruduk-gruduk-lakukan-pembakaran
Transkrip
00:00Tiba-tiba muncul tanpa pemberitahuan unras, tanpa orasi, geruduk-geruduk melakukan pembakaran.
00:09Kita menyampaikan rasa prihatin ya, tadi malam, dari sore sampai malam,
00:15masih ada orang, kelompok orang yang memanfaatkan situasi hari buru yang sudah berjalan dengan damai,
00:23dengan tiba-tiba muncul tanpa pemberitahuan unras, tanpa orasi, geruduk-geruduk melakukan pembakaran.
00:35Dan masih bisa dikendalikan oleh jajaran Pol Dajabar dan Pol Pabes Bandung.
00:42Dan semoga para perusuh ini segera disadarkan tidak terus-terusan membuat rasa cemas di lingkungan masyarakat,
00:51tidak terus-terusan membuat rasa takut dan rasa tidak nyaman.
00:56Dan saya yakin jajaran Pol Dajabar akan mampu menyelesaikan, mengusut tuntas tindakan kriminal itu,
01:04dan bisa memprosesnya secara hukum.
01:07Dan untuk seluruh warga Bandung, tetap tenang karena situasinya sudah dalam keadaan nyaman, damai, dan terkendali.
01:15Salam untuk semuanya, Haturnuhun.
01:44Melihat fakta secara utuh menelusuri yang tak terlihat.
01:48Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mendalam.
01:51Saksikan di Poinvestigasi di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan