00:01Saudara-saudara sekalian, saya kira dalam satu tahun ini saudara-saudara bisa menilai kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah yang
00:14saya pimpin adalah kebijakan-kebijakan yang membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh.
00:25Saudara-saudara, kita telah mengangkat Ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional.
00:39Dan bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Ngelundo, Nganjuk, Jawa Timur untuk meresmikan Museum Perjuangan Buruh yang diberi
00:59nama Museum Marsinah.
01:05Saudara-saudara, hari ini saya bisa melaporkan kepada saudara-saudara bahwa kita telah mensahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.
01:26Kalau tidak salah ini adalah perjuangan lama, perjuangan 22 tahun, bahkan selama Republik berdiri belum pernah ada Undang-Undang Perlindungan
01:44Pembantu Rumah Tangga.
01:52Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga belum pernah ada.
01:59Selama ini pekerja-pekerja rumah tangga entah dibayar upah berapa tidak jelas.
02:12Sekarang pertama kali dalam sejarah NKRI kita sahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.
02:22Saya sudah mengeluarkan keputusan Presiden nomor 10 tahun 2026 tentang pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja dan Kesejahteraan Buruh.
02:49Jangan khawatir kita akan membela kepentingan buruh yang diancem PHK kita akan membela dan kita akan melindungi.
03:13Kalau ada pengusaha yang menyerah, jangan khawatir negara kita kuat, negara kita akan mengambil alih, negara kita akan membela rakyat
03:28Indonesia.
03:29Jangan khawatir.
03:32Disampaikan bahwa buruh perlu tempat penitipan anak, daycare.
03:43Ini saran yang baik, ini akan kita perjuangkan, ini akan kita laksanakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
04:02Tadi juga disampaikan bahwa buruh sangat memerlukan rumah, rumah yang terjangkau.
04:15Kita sudah membangun cukup banyak tahun ini, sudah sampai 350 ribu rumah,
04:23tapi sasaran kita adalah minimal 1 juta rumah.
04:28Kita akan mulai tahun ini juga, 1 juta rumah.
04:35Dan rumah-rumah ini akan sesuai saran saudara, akan dibuat di klaster-klaster yang dekat dengan kawasan-kawasan industri.
04:46Yang dekat dan tempat bekerja, dan saya sudah rencanakan kita akan bikin kota-kota baru.
04:57Kota-kota baru, tiap kota mungkin terdiri dari 100 ribu rumah.
05:05Rumah susun, 100 ribu.
05:07Dan saya perintahkan harus ada sekolah, harus ada fasilitas olahraga, harus ada daycare, harus ada rumah sakit.
05:21Dan yang paling penting harus ada transport, transportasi.
05:27Entah kereta api, ringan, bis, supaya pekerja bisa masuk ke pekerjaan dengan lancar dan baik.
05:40Dan saudara-saudara, kita akan coba bahwa nanti buruh yang diberi kartu bisa naik transport dengan harganya yang sangat ringan.
06:02Maunya gratis semua.
06:07Ini, lo punya pemimpin di belakang gue maunya gratis semua.
06:17Tenang, tenang, tenang.
06:22Eh, saudara-saudara, di mana-mana setelah saya jadi presiden, saya belajar, saya lihat data-data.
06:32Nah, percayalah, negara kita sangat kaya, saudara-saudara sekalian.
06:37Kalian mengatakan penghasilan kalian 30% untuk kontrak.
06:48Berapa?
06:50Berapa?
06:55Nanti, nanti kita akan yakinkan saudara nanti akan miliki rumah tersebut.
07:09Jadi yang tadi, 30% untuk kontrak, kita kurangi, itu adalah untuk kau cicil rumahmu sendiri.
07:24Cicilnya, kalau bisa 20 tahun, kalau nggak bisa 20 tahun, 25 tahun.
07:34Kalau belum lunas 25 tahun, 30 tahun.
07:40Kalau tidak bisa 35 tahun, 40 tahun.
07:45Karena buruh tidak mungkin lari kemana-mana.
07:52Betul?
07:54Petani dan nelayan nggak mungkin lari kemana-mana.
07:58Saudara-saudara sekalian, selama ini rakyat kecil kalau pinjem uang, bunganya luar biasa, gilanya.
08:12Betul?
08:13Betul?
08:26Saya sudah perintahkan bank-bank milik Republik Indonesia, sebentar lagi kita akan kucurkan kredit untuk rakyat maksimal.
08:40OJOL maksimal 5% satu tahun.
08:51Saudara-saudara, OJOL.
09:02OJOL kerja keras.
09:08OJOL mempertaruhkan jiwanya tiap hari.
09:14OJOL
09:17aplikator perusahaan
09:20minta disetor 20%.
09:30Bagaimana OJOL?
09:32Setuju 20%?
09:37Bagaimana 15%?
09:41Berapa?
09:4310.
09:45Kalian minta 10%.
09:47Saya katakan disini, saya tidak setuju 10%.
09:57Harus di bawah 10%.
10:05Enak aja.
10:10Lo yang keringat, dia yang dapat duit.
10:13Sorry aja.
10:16Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia.
10:23Saudara-saudara sekalian, ada satu lagi hadiah untuk buruh.
10:28Saya juga baru saja tanah tangan peraturan Presiden nomor 25 tahun 2026
10:39tentang ratifikasi konvensi International Labor Organization nomor 188
10:51Untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan bagi awak kapal perikanan.
11:02Dan kita tahun ini akan meresmikan 1.386 kampung nelayan.
11:17Pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, nelayan diurus.
11:26Tahun depan kita akan buka 1.500 kampung nelayan.
11:33Tahun depannya lagi 1.500, tahun depannya lagi 1.500.
11:38Semuanya nanti kurang lebih ada 6 juta nelayan
11:44yang akan kita perbaiki hidupnya dengan anak dan istri 20 juta lebih rakyat Indonesia.
11:54Hidupnya akan lebih baik, hidupnya akan sejahtera.
11:59Yang selama ini mereka susah, mereka melaut tanpa es.
12:07Sekarang kita bikin pabrik es di tiap kampung nelayan.
12:15Kita juga akan bantu kapal-kapal untuk mereka.
12:20Sudah-sudah sekalian,
12:24kita juga mengatur,
12:28saya juga telah tanah tangan peraturan Presiden nomor 27 tahun 2026
12:35tentang perlindungan pekerja transportasi online.
12:43Yang tadi saya bicara,
12:47harus diberi jaminan kecelakaan kerja.
12:53Akan diberikan BPJS kesehatan,
13:00asuransi kesehatan.
13:05Juga,
13:07tadi pembagian pendapatan
13:09dari 80 persen
13:13untuk pengemudi sekarang
13:15menjadi minimal 92 persen
13:19untuk pengemudi.
13:23kita juga telah menaikkan upah minimum,
13:28kita tambah rumah
13:29bersubsidi untuk buruh,
13:32kita beri bonus hari raya
13:34untuk pengemudi dan kurir,
13:37kita melunasi,
13:39kita memperluas
13:40kesempatan kerja
13:42untuk pekerja disabilitas,
13:45kita memberi 50 persen
13:48diskon,
13:51iuran jaminan kecelakaan kerja
13:53dan jaminan kematian bagi pekerja
13:56bukan penerima upah.
13:58Sudah-sudah sekalian,
14:00saya juga
14:01telah memberi instruksi
14:04kepada Menteri Tenaga Kerja
14:05dan Menteri Hukum
14:07untuk segera
14:09nanti bersama DPR RI
14:11selesaikan rancangan
14:14undang-undang
14:15ketenaga kerjaan.
14:19Kalau bisa,
14:21tahun ini juga
14:22harus selesai.
14:24Dan
14:24undang-undang itu
14:26harus berpihak
14:28kepada kaum buruh.
14:32Saudara-saudara sekalian,
14:36kita berharap
14:37undang-undang kita
14:38selalu
14:39akan menjamin
14:41keadilan
14:42untuk seluruh rakyat Indonesia.
14:47Saudara-saudara,
14:50kita
14:51juga
14:53memberi
14:55perlindungan sosial
14:57yang sangat besar.
14:59Tahun ini
15:00kita memberi
15:03perlindungan
15:03untuk
15:05rakyat yang
15:07berpenghasilan
15:08rendah
15:11sebesar
15:13500 triliun.
15:16Saudara-saudara,
15:19kita juga memberi
15:22MBG,
15:24makan bergisi
15:25gratis.
15:33Saya bertanya
15:34kepada
15:35saudara-saudara,
15:37MBG
15:38bermanfaat
15:38atau tidak?
15:51MBG
15:52itu sangat penting
15:55untuk anak-anak kita.
15:59Saudara-saudara sekalian,
16:03anak-anak kita
16:05banyak yang mengalami
16:07kurang gizi.
16:10Badannya kecil,
16:12selnya
16:13tidak berkembang.
16:17Dengan
16:18MBG,
16:19ekonomi kita hidup
16:21di mana-mana,
16:22saudara-saudara sekalian.
16:27Rakyat
16:28butuh telur,
16:29rakyat butuh
16:31daging,
16:32rakyat butuh
16:35sayur,
16:36susu,
16:38ikan,
16:39ekonomi kita hidup,
16:41petani-petani kita dapat
16:43penghasilan.
16:44Saudara-saudara sekalian,
16:46uang ini semua
16:47beredar,
16:49Indonesia tambah kuat,
16:50Indonesia
16:51tambah sejahtera,
16:53saudara-saudara sekalian.
16:55kita juga,
16:57saya perintahkan tadi,
16:59sudah saya umumkan,
17:01kita akan membangun
17:02satu juta rumah.
17:05Dan kita akan berjuang,
17:08segera kita bangun
17:09satu juta rumah ini.
17:11Ini juga nanti
17:13akan menghasilkan
17:14pekerjaan yang banyak.
17:17Bayangkan,
17:18satu rumah
17:18membutuhkan
17:19lima orang bekerja.
17:22berarti
17:23tiap tahun
17:25mungkin
17:26kita
17:26bisa menciptakan
17:28jutaan
17:29lapangan kerja.
17:31Saudara-saudara sekalian,
17:33saya kira
17:34cukup sekian
17:35dari saya.
17:37Selamat berjuang,
17:42selamat bekerja,
17:47hidup buruk,
17:50hidup rakyat.
17:55Kecepatan informasi
17:57dan akurasi
17:58adalah komitmen kami.
18:01Satu langkah lebih dekat,
18:02satu langkah lebih terpercaya.
18:05Saksikan Kompas Petang
18:07di Kompas TV
18:08Channel 11
18:09di televisi Anda.
18:10Selamat menikmati.
18:10Selamat menikmati.
18:10Terima kasih.
Komentar