Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PEKANBARU, KOMPAS.TV - Perampokan sadis terekam CCTV, menewaskan seorang wanita lanjut usia di dalam rumahnya di kawasan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, pada 29 April 2026 lalu.

Polisi menyebut pelaku menggasak barang berharga milik korban berupa telepon genggam, uang tunai, serta perhiasan.

Berdasarkan rekaman CCTV, polisi juga mengungkapkan masih menyelidiki dugaan menantu korban berinisial AF terlibat dalam kasus tersebut.

"Pelaku ini masih dalam pendalaman. Memang selama ini kecurigaan keluarga mengarah pada sosok dalam video yang diduga masih kerabat atau keluarga, yakni memiliki ikatan sebagai menantu," ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat dihubungi, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga Sadis! CCTV Rekam Aksi Perampokan di Pekanbaru, Tewaskan Nenek 60 Tahun | BORGOL di https://www.kompas.tv/regional/666469/sadis-cctv-rekam-aksi-perampokan-di-pekanbaru-tewaskan-nenek-60-tahun-borgol

#perampokan #pekanbaru #nenek

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/666586/kronologi-perampokan-sadis-tewaskan-nenek-di-pekanbaru-menantu-diduga-otaki-pembunuhan
Transkrip
00:00Intro
00:05Inilah detik-detik perampokan sadis yang terekam CCTV
00:09yang menewaskan seorang wanita lanjut usia di dalam rumahnya
00:13dikawaskan rumbai pesisir kota Pekanbaru pada 29 April 2026 lalu.
00:21Intro
00:27Polisi menyebut pelaku menggasak barang berharga milik korban
00:31berupa telpon genggam, uang tunai, serta perhiasan.
00:37Usai melakukan aksinya, tampak pelaku juga sempat merusak CCTV.
00:43Intro
00:57Baik, jadi dari hasil otopsi tadi malam dapat disimpulkan bahwa
01:06penyebab kematian korban ini adalah keterasan oleh benda tumpul pada kepala
01:12sehingga menyebabkan bendarahan pada kepala atau bagian otak.
01:18Nah, semalam kita gali informasi dari saksi dalam hal ini keluarga,
01:24barang apa saja yang hilang.
01:27Jadi, untuk sementara berdasarkan keterangan keluarga,
01:31barang-barang yang hilang adalah beberapa perhiasan, uang tunai, dan handphone.
01:37Pol Dario menurunkan tim melaboratorium forensik dan Inavis untuk mengumpulkan bukti.
01:44Berdasarkan rekaman CCTV, polisi juga mengungkapkan masih menyelidiki
01:48dugaan menantu korban yang terlibat dalam kasus ini.
01:54Jadi, karena memang pelaku ini masih dalam pendalaman ya,
01:57tapi ya memang selama ini yang kita patut keluarga sampaikan tadi itu saja,
02:01kecurganya sepatutnya itu saja.
02:04Dan yang patut itu, yang ada di video itu adalah masih kerabat ataupun keluarga besar.
02:10Dan memang motif itu masih ada ikatan menantu antara dari pasangan yang dari nomor satu tersebut.
02:21Seorang wanita ya, jadi dengan inisial AF ini yang masih kita bekerja.
02:25Barang-barang apa yang hilang Pak?
02:26Ya, salah satu barang-barang korban itu adalah cincin ya, cincin perhiasan-perhiasan
02:32dan juga paspor dan uang dolar Singapura ya, sebanyak 400 dolar.
02:36Dan juga ada handphone, dan yang lebih membuat sedih daripada Bapak Salmon Meha tersebut
02:43adalah cincin pernikahannya beliau ya.
02:45Yang hilang, dengan atas nama SM Mehaib.
02:53Artinya memang ini, intinya penyebab dari kematiannya itu adalah luka yang benda tumpul,
03:00yang menyebabkan penyebab kematiannya adalah benda tumpul yang mengarah kepada kepala.
03:05Dan pada tanggal atau di bulan April, itulah datang menemui ibu ataupun almarhumah ini.
03:13Atau ibu mertua tadi ya, jadi mau menemui mertua.
03:17Jadi memang ada hubungan keluarga daripada kerabat sebagai menantu.
03:22Nah, dari tayangan CCTV ini juga ada beberapa rangkaian kegiatan
03:26ataupun rangkaian kejadian yang dilakukan ya, yang patut diduga,
03:30yaitu adalanya semenjak meninggalkan rumah di tahun 2023 itu,
03:35masih adalah hubungan komunikasi yang baik ya.
03:38Dengan almarhumah ibu mertua tersebut, ibu Dumaris Boru Sitio ini.
03:43Ibu Dumaris ini sangat baik memperhatikan bagaimana keharmonisan
03:47supaya anaknya betul-betul dapat terjaga dengan baik.
03:51Tapi semenjak meninggalkan itu, tetap berkomunikasi,
03:53ada keperluan apa selalu dibantu.
03:54Namun, pada tanggal 8 April 2026 lalu,
04:02Pak Salmon dan juga ibu terkejut karena ada rumahnya,
04:07ada bagian dari kamar utamanya itu sempat dibobol.
04:11Atau ada yang patut diduga sempat ada kebobolan,
04:15ada yang menjongkel.
04:16Nah, itu ya.
04:17Dan di situ tidak ada lagi yang bisa dikenal lagi,
04:19selain daripada orang yang bisa dikenal.
04:20Dia bertanya kepada anandanya yang bersama Anno tadi.
04:25Tapi akhirnya karena ada kecurigaan,
04:28barulah dipasang CCTV yang ada di tayangan-tayangan media sosial itu
04:33adalah baru dipasang pada tanggal 9 April 2026.
04:37Dan dari tayangan itulah peristiwa itu setidaknya
04:41bisa diyakinkan oleh pihak keluarga.
04:42Tentu dalam pengukapan ini,
04:45kami harus menglibatkan bantuan teknis yang ada,
04:49baik itu dari bidang lapor,
04:51polda riau,
04:52dan juga dari inafis,
04:54dan juga dari DPI.
04:56Suasana pilu pun menyelimuti kediaman korban.
05:01Keluarga sangat terpukul,
05:02dan tak menyangka korban dibunuh dengan sadis.
05:18Terima kasih telah menonton!
05:37Terima kasih telah menonton!
05:38Terima kasih telah menonton!
05:38Terima kasih telah menonton!
05:39Terima kasih telah menonton!
05:49Terima kasih telah menonton!
06:02Terima kasih telah menonton!
06:07Terima kasih telah menonton!
06:09Terima kasih telah menonton!
06:10keluarga besar yang hadir disini
06:12ada Bapak Salman
06:14Bapak Salman Meha
06:16Buman Gao
06:17dan keluarga besar yang berduka saat ini
06:21kami mendoakan kepada
06:23Almarhumah
06:24semoga tenang di sisinya
06:25dan kami mendoakan semoga keluarga
06:28yang ditinggalkan ini diberikan ketabahan
06:30dan Tuhan Maha Puasa
06:32menunjukkan siapa yang salah
06:34dan segera kami akan proses
06:36secara hukum
06:38Tuhan pada kesempatan siang hari ini
06:40kami semua berdoa sesuai dengan
06:42agama dan kepercayaan masing-masing
06:44dan Tuhan tunjukkan kami
06:46sebagai seorang penegak hukum
06:48kami bekerja
06:49dan berikan kami bimbingan
06:51tunjukkan kepada orang yang berbuat salah
06:54dan berikan kekuatan
06:55dan kami mendoakan semoga ketenangan
06:57Almarhumah
07:01ini dapat tenang di sisinya
07:04Tuhan kabulkan permohonan
07:06doa kami di hari Juhat yang berkas ini
07:08Amin
07:24Amin
07:48Menemani pagi Anda dengan informasi terbaru
07:52Satu langkah lebih dekat
07:54Satu langkah lebih mencerahkan
07:56Saksikan Sapa Indonesia Pagi
07:59di Kompas TV Channel 11
08:00di televisi Anda
08:03Sampai jumpa di video selanjutnya
08:03Sampai jumpa di video selanjutnya
Komentar

Dianjurkan