00:00Pak, saya bertanya dengan seseorang yang saya rasa pasti Bapak tahu.
00:11Waktu itu beliau mengatakan bahwa diminta oleh pemerintah Vietnam
00:21membuat planning rekonstruksi banking system dan privatisasi BUMN.
00:26Saya didatangi sekelompok anak muda Vietnam dan menyapa dengan bahasa Indonesia.
00:32Rupanya mereka lulusan presiden universiti dan sekarang bekerja untuk pemerintah Vietnam.
00:39Dan sekarang mereka menjadi bagian dari transformer di government di Vietnam.
00:49Kira-kira Bapak bisa menebak nggak siapa orang?
00:52Saya udah losing track gitu karena udah sanggeng panjangnya.
00:57Dari Pak Laksamana Soekardi.
00:59Jadi sebagai seorang founder pun, he was amazed.
01:03Karena ketika dia ke Vietnam, dia menemukan anak-anak lulusan presiden universiti
01:07dan bekerja di pemerintahan di Vietnam dan menjadi transformer di sana.
01:16Jadi bibit-bibit ini tidak saja untuk Indonesia, tetapi juga untuk mereka yang sudah bekerja,
01:22mereka yang menjadi warga negara asing.
01:24Tapi dari situ Pak, kalau untuk bicara soal mahasiswa di Indonesia gitu.
01:31Kan tadi, di Cikarang gitu.
01:34Itu kan, maaf ya Pak ya, jangan tersinggung ya Pak.
01:38Kan nggak elit Pak kawasannya, Pak.
01:41Nah tapi kenapa Bapak merasa bahwa kalau orang dari luar, oke lah.
01:45Tadi yang Bapak bilang negaranya belum maju dan diinin.
01:47Tapi kalau untuk anak Jakarta, anak Indonesia, mereka punya kampus yang lebih di tempat gaul gitu.
01:53Bagaimana satu kawasan yang dianggap tidak cukup elit buat anak calon mahasiswa,
01:59itu bisa dianggap, wah ini adalah tempat terbaik saya untuk menimba ilmu.
02:03Ya, jadi memang itu tantangan untuk mencitrakan bahwa Cikarang itu bukan disa tertinggal.
02:12Itu memang tantangan.
02:14Makanya perlu banyak promosi, bicara di kompas, sampai itu perlu.
02:21Karena mereka supaya tahu bahwa sebetulnya tempat ini harus dilihat,
02:29apakah itu disa Cikarang 40 tahun yang lalu, atau Cikarang hari ini yang sudah menjadi the fastest growing city di
02:37Indonesia,
02:38yang dihuni ribuan pabrik di sana.
02:41Total Cikarang itu berserta tujuh kawasan industrinya, itu hampir 200 km persegi, yang hampir setengahnya Jakarta.
02:51Ya, atau mungkin justru kenapa Bapak membangun di sini, kalau asumsiku, justru di sini menjadi salah satu simbol,
02:58link and match-nya, mahasiswa yang bersekolah dan kemudian dengan daya tampung di mana mereka bekerja kemudian.
03:07Betul, karena tempat seperti Cikarang ini mungkin ga ada tempat lain yang bisa dimanfaatkan untuk pendidikan kelas internasional.
03:18Karena di sini ada pabrik-pabrik dari 36 negara.
03:23Sehingga interaksi antara mahasiswa, dosen, dengan para pekerja-pekerja pabrik yang banyak, orang asingnya, itu tinggi sekali.
03:33Jadi meskipun Cikarang, tapi this is an international city, dengan environment international.
03:40Dan sesudah 37 tahun, berserta kawasan-kawasan yang lain, ini udah menjadi kota metropolitan.
03:48Tapi Pak, setelah ada asrama, pendidikannya, yang juga berskala internasional, berbahasa Inggris,
03:57apa yang membuat Bapak merasa pendidikan atau apa yang menjadi pendidikan di Presiden University,
04:04ini menjadi salah satu bekal, seperti tadi candaan saya, harapannya, lulusannya, minimal, jadi Presiden Republik Indonesia.
04:13Minimal loh saya bilang.
04:15Ya, jadi begini kan, kalau mereka masuk Presiden University, itu saya minta kepada Pak Rektornya,
04:22supaya anak ini segera on the job training, magang, di perusahaan-perusahaan yang ribuan.
04:29Tahun pertama?
04:29Tahun pertama.
04:30Langsung?
04:31Langsung, sudah harus segera magang.
04:33Why?
04:34Bukannya diajarin teori-teori dulu, atau apa, pengenalan apa?
04:37Sudah harus langsung, sebab seeing is believing.
04:40Jadi, pendidikan itu begini, when you hear dosen ngomong, you will forget.
04:46When you see, you may remember.
04:49But when you are involved, you will understand.
04:52Jadi, mereka harus dibikin involved, masuk ke pabrik-pabrik, supaya melihat juga, dan mendengar juga, tapi juga langsung involved.
05:00Nah, itu lebih mudah untuk mereka dikasih pelajaran teori.
05:06Contohnya juga, gini lah.
05:07Kita ajarin anak kita berenang, dengan teori macam-macam.
05:11Tiga tahun juga nggak bisa berenang.
05:13Langsung aja jorokin, ceburin ke kolam berenang.
05:16Gelagapan sedikit, nggak apa-apa.
05:17Tapi, udah itu dia menghargai perlunya teori.
05:21Nah, itu baru mendengar.
05:24Jadi, sama, harus langsung diceburkan.
05:26Sekolah kedokteran di mana-mana juga begitu.
05:29Di luar negeri, semua itu harus tahun pertama sudah diajak ke rumah sakit.
05:33Tapi, kenapa fakultas ekonomi, fakultas teknik, kok dikasih teori.
05:40Teori sekarang kelihatannya ZGPT.
05:42Ada semua.
05:43Jadi, mesti dibawa ke tempat kerja.
05:47Nah, tempat kerja di mana?
05:48Ada ribuan pabrik di Cikarang.
05:51Pak, apa kritik mendasar Bapak pada dunia pendidikan di Indonesia?
05:59Selamat menikmati.
Komentar