00:00Bukan mendukung mereka kawan-kawan, wajah mereka yang selalu memanfaatkan.
00:08Saudara Jumat siang, masa mulai berdatangan untuk demo memperingati hari buruh 2026 di depan gedung DPR.
00:16Masa aksi terlihat datang dengan menggunakan mobil komando.
00:20Masa aksi kemudian langsung beroperasi dan menyampaikan aspirasinya dari atas mobil komando.
00:26Kapitum Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengimbau peserta aksi menyampaikan pendapat dengan tertib dan tidak merusak fasilitas umum.
00:54Untuk lebih jelas kita terhubung dengan Jurnalis Kompas TV, ada Putri Oktaviani dan Juru Kamera Junaidi Saputra di kawasan gedung
01:02DPR Jakarta.
01:05Dan Okta
01:11Okta, bisa Anda jelaskan bagaimana situasi terkini di sana Okta?
01:19Ya, selamat siang info dan juga saudara benar sekali bahwa saat ini kami berada di depan gedung DPR-MPRI,
01:25di mana peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day ini tidak hanya dilaksanakan di Monas,
01:30tetapi juga dilaksanakan dengan aksi ujuk rasa ataupun penyampaian aspirasi di depan gedung DPR-MPRI.
01:37Tadi kalau kami pantau sekitar 13 Indonesia Barat, ada aliansi masyarakat yang tergabung di Perisai atau Persatuan Rakyat Indonesia Anti
01:45-Emperialis.
01:46Mereka ini tergabung dari berbagai kelompok, diantaranya Adil Agra, Aliansi Gerakan Reforma Agraria,
01:52Serikat Pekerja Transportasi, Serikat Buru Industri Pertambangan dan Energi,
01:56Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia dan juga beberapa kelompok mahasiswa.
02:02Tapi tidak hanya dari Perisai saja, saudara-saudara juga ada tadi baru saja kelompok dari Gebrak atau Gerakan Buruh Bersama
02:11Rakyat.
02:12Untuk beberapa tuntutan yang disuarakan, tadi kami mendengar dari mobil komando,
02:16diantaranya adalah bagaimana isu-isu soal ketenangga kerjaan, kemudian juga bagaimana hingga politik internasional ini juga disinggung dalam aksi hari
02:25ini.
02:26Tapi untuk lebih lengkap, kita akan bertanya kepada salah satu masa aksi yang tergabung dalam Agra,
02:32yakni Mas Syaifullah Tony dari Sekjen Agra, Mas Tony mungkin bisa dijelaskan untuk hari ini,
02:37tadi ada beberapa yang disuarakan, yang dituntut juga begitu,
02:41tapi mungkin sebelumnya dijelaskan dulu kenapa, ini kan peringatan tidak hanya di Monas ya Mas,
02:46tapi juga di DPR, kenapa memilihnya di DPR hari ini?
02:50Pertama, kita ingin menunjukkan bahwa hari buruh itu memperingati hari perjuangannya buruh,
02:56sehingga kita menunjukkan bahwa cara memperingati hari buruh ya dengan cara berjuang,
03:01bukan dengan cara berpesta pora seperti bagaimana yang ditunjukkan oleh sebagian kelompok hari ini.
03:07Sehingga kami berada di sini untuk berdiri, menyampaikan tuntutan-tuntutan rakyat,
03:13yang kita tahu bahwa situasi rakyat hari ini itu situasinya sangat buruk,
03:19ada situasi krisis yang sedang dihadapi, kita ketahui sedang berlangsung perang,
03:24yang kemudian juga mengakibatkan situasi kehidupan rakyat, khususnya kelas buruh, itu sangat-sangat buruk.
03:31Ada PHK, ada upah yang tidak layak, ada biaya hidup yang semakin meningkat,
03:36ada biaya pajak yang juga ditambahkan, dan di kaum tani ada perampasan tanah yang semakin meluas,
03:44biaya produksi yang semakin banyak, itu juga sedang dialami,
03:48sehingga bagi kami, sangat naib bagi kita, sebagai gerakan rakyat,
03:54kalau kemudian justru menunjukkan sikap itu berduduk mesra dengan kekuasaan yang selama ini menindas kita.
04:02Mas Tony, tadi dari beberapa poin yang sudah disampaikan di depan gedung DPR-FR,
04:07apakah ini sudah diterimakan oleh pimpinan, karena kan tadi sempat ada pertemuan juga ya dengan pimpinan DPR-FR?
04:12Kalau kami sendiri, dari aliansi kami, itu memang tidak memiliki target untuk baru,
04:18audiensi hari ini, memang pure target kita adalah untuk menyampaikan,
04:24mengkampanyekan situasi rakyat, karena semestinya kalau pemerintah kita benar-benar tidak budak,
04:31menggunakan kuping mereka dengan baik, harusnya dimanapun kita bersuara,
04:35suara itu harusnya tetap didengar dan diakomodir.
04:38Apa saja yang jadi harapan tentunya dari kelompok periksa, terutama juga dari agres sendiri di hari buru internasional ini?
04:45Yang pertama itu adalah menyikapi perang yang sekarang dilakukan oleh Amerika,
04:49kemudian yang kedua itu adalah menuntut sikap tegas Prabowo atas perang itu,
04:53tidak kemudian bersikap ambigu, seolah-olah tidak berpihak, tapi sebenarnya berpihak.
04:59Terus yang kedua, yang ketiga itu adalah meminta pertanggung jawaban Prabowo atas semua situasi buruk yang sekarang sedang dirasakan oleh
05:08rakyat,
05:08baik itu kaum buruh, ataupun kaum tani dan seluruh sektor rakyat lainnya.
05:12Terima kasih Mas Tony untuk informasinya kepada Kompas TV,
05:15nah itu tadi suara perbincangan kami dengan saya Volo Tony,
05:18yang merupakan sekjen dari Agrem, jadi salah satu masa aksi yang ada di depan gedung DPR-MPR hari ini.
05:23Untuk situasi terkini memang sudah semakin ramai, semakin sore juga semakin ramai,
05:27Ivo dan juga saudara diperlihatkan oleh jurukamer Kompas TV, Jundani Saputra,
05:31masih berlangsung aksi unjuk rasa di sini,
05:34dan memang untuk hari ini ada sekitar 6.687 personel gabungan yang dikerahkan untuk mengawal aksi agar tetap kondusif.
05:43Kemudian juga untuk lalu-lalu lintas di sini juga dilakukan secara situasional,
05:51sehingga untuk Anda yang memang beraktifitas,
05:53diharapkan untuk melindungi sementara kawasan di depan gedung DPR-MPR,
05:57karena memang masih berlangsung unjuk rasa tidak hanya dari perisai,
06:01tetapi juga dari masyarakat yang tergabung atau aliansi masyarakat yang tergabung dalam gebrak.
06:06Seperti inilah situasinya, Ivo dan juga saudara kembali ke Anda di studio.
06:13Pengalihan arus lintas yang dilakukan secara situasional,
06:17tidak ada penutupan jalan, Okta, di sekitar kawasan gedung DPR?
06:22Dari masa aksi, membuktikan kalau kita hadir di sini.
06:26Ivo, kami tidak bisa mendengar secara jelas suara Anda,
06:29tapi tadi kami menangkap sedikit soal bagaimana situasi jalan.
06:32Ivo, memang kalau tadi kami pantau, tadi kami tiba di sini sekitar pukul sekuluh di Indonesia Barat,
06:37situasinya belum selamai sekarang.
06:39Jadi memang ada penjagaan ataupun juga pengaturan arus lalu lintas yang dilakukan secara situasional.
06:47Nah, kalau tadi memang untuk melintas di depan area gedung DPR-MPR ini masih bisa atau masih belum ditutup,
06:52tetapi kalau melihat bagaimana eskalasi di lapangan, bagaimana semakin banyaknya masa aksi yang ada di depan gedung DPR-MPR,
06:58memang diharapkan, ini juga diimbau begitu oleh polisi,
07:02bahwa untuk menghindari sementara waktu beraktifitas atau melewati kawasan di depan gedung DPR-MPR yang berada di Jalan Katuk Subroto.
07:09Atau memang jika Anda ingin beraktifitas atau lewat begitu menuju ke arah Senayan,
07:14bisa menggunakan atau mencari alternatif lain.
07:17Karena Ivo dan juga saudara seperti yang diperlihatkan oleh Juru Kamera Kompas TV Junedisa Putra,
07:22saat ini memang masa aksi semakin banyak,
07:24tidak hanya tadi dari perisai maupun juga tadi dari gebrak yang juga sudah melakukan audiensi di dalam gedung DPR-MPR,
07:31tetapi memang juga ada sejumlah kelompok mahasiswa begitu ya,
07:35memang banyak sekali yang mereka suarakan,
07:37diantaranya adalah bagaimana kesejahteraan untuk buruh maupun juga masyarakat,
07:41kebijakan-kebijakan dari pemerintah begitu,
07:44yang diharapkan bisa ada perbaikan begitu untuk kesejahteraan ke depannya.
07:49Jadi memang untuk saat ini, Ivo dan juga saudara,
07:51masa aksi semakin ramai sehingga untuk masyarakat diimbau untuk tidak lebih dahulu
07:56atau memperhatikan jalur-jalur mana yang memang bisa lebih lancar,
08:02karena untuk di depan gedung DPR-MPR sudah padat dengan masa aksi.
08:08Perwakilan dari aliansi mahasiswa sudah diterima oleh pimpinan DPR,
08:12siang ini apakah anggota DPR sudah ada yang menemui masa buruh?
08:20Ya Ivo, benar,
08:22jadi memang kalau beberapa waktu tadi sempat ada pertemuan begitu
08:26antara perwakilan buruh dengan beberapa pimpinan DPR,
08:29seperti wakil ketua DPR Subhidasko,
08:31wakil ketua komisian 9 DPR Iputisari,
08:33dan juga sejumlah pimpinan DPR lainnya.
08:36Tadi memang ada beberapa yang disampaikan soal bagaimana perbaikan sistem pengupahan,
08:41bagaimana permintaan agar tidak ada kriminalisasi bagi aktivis buruh,
08:46kemudian kesejahteraan, bahkan pengemudi online dan lain sebagainya.
08:49Tadi juga sudah dijawab juga oleh pimpinan DPR,
08:52ada beberapa misalnya soal ucipta kerja,
08:55ini juga paling lambat akhir tahun untuk melaksanakan keputusan MK,
08:59membentuk ketenaga kerjaan yang baru,
09:01kemudian juga meminta unsur guru dibawa ke DPR dan pemerintah.
09:05Nah nanti ada beberapa juga yang tadi dijawab oleh Subhidasko Ahmad,
09:09dan ini harapannya juga bisa menjawab bagaimana tuntutan yang disuarakan.
09:13Tapi kalau memang untuk soalnya ini,
09:15Ivo, kalau kami lihat belum ada lagi jadwal
09:18bagi para pimpinan DPR untuk bertemu dengan masa aksi,
09:23karena sampai saat ini mereka masih menyorakkan di luar.
09:35Baik, Jurnalis Kompas TV, Putra Oktaviani dan Juru Kamera Junaidi Saputra
09:40melaporkan langsung dari gedung DPR RI Jakarta,
09:44Okta, terima kasih atas laporan Anda,
09:46selamat bertugas kembali,
09:47dan saudara Breaking News Kompas TV masih akan hadir kembali usaha jeda.
09:52Terima kasih telah menonton!
Komentar