Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Haji dan Umroh bersama Kepolisian Republik Indonesia akan menindaklanjuti kasus tiga warga negara Indonesia yang ditangkap oleh otoritas Arab Saudi atas dugaan penipuan layanan haji.

Pembahasan ini dilakukan dalam pertemuan antara Kementerian Haji dan Umroh dengan Mabes Polri di Mabes Polri pada Kamis, 30 April 2026, siang. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peningkatan kerja sama, termasuk penanganan kasus hukum yang melibatkan WNI di luar negeri.

Wakil Menteri Haji dan Umroh, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Polri untuk menambah personel guna berkomunikasi dengan kepolisian Arab Saudi, khususnya terkait pengaturan dan tata kelola haji.

Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/666317/3-wni-ditangkap-di-arab-saudi-kemenhaj-polri-turun-tangan
Transkrip
00:00Dari pihak kepolisian Saudi Arabia itu menangkap 3 WNI, warga negara Indonesia yang melakukan penipuan, memproduksi dokumen-dokumen palsu.
00:35Di konsen dalam pertemuan tadi itu adalah bagaimana keterlibatan pihak kepolisian Republik Indonesia terkait dengan penanganan tindak pidana yang ada
00:52di Saudi Arabia, di Tanah Suci.
00:55Karena banyak juga praktek-praktek misalnya haji ilegal, kemudian tindak pidana penipuan yang ditangani oleh kepolisian Saudi Arabia itu membutuhkan
01:10asistensi dan juga pengawalan dari kepolisian kita.
01:16Misalnya sama dengan hari ini, dari pihak kepolisian Saudi Arabia itu menangkap 3 WNI, warga negara Indonesia yang melakukan penipuan,
01:30memproduksi dokumen-dokumen palsu, mengiklankan dokumen-dokumen palsu terkait dengan haji.
01:39Nah mereka melakukan tindak pidana tersebut, kemudian ditangkap oleh pihak kepolisian Arab Saudi, dan tentu itu membutuhkan pendampingan dari kepolisian
01:53kita di Indonesia.
01:54Tadi kami bersepakat, kami akan meminta tambahan personil keterlibatan kepolisian Republik Indonesia secara teknis di Saudi Arabia untuk bicara lebih
02:10banyak dengan kepolisian Saudi Arabia terkait dengan pengaturan dan tata kelola haji di sana.
02:19Yang kedua, kawan-kawan sekalian, tadi juga kami bersepakat bahwasannya ke depan secara otomatis kami di Kementerian Haji dan Umroh,
02:31selama ini itu terkait dengan struktur Amirul Hads, itu tidak melibatkan kepolisian.
02:39Insya Allah mulai tahun depan secara formal, Amirul Hads itu juga ada dari unsur kepolisian, tapi tahun ini secara kelembagaan
02:52Pak Wakapolri juga akan bertugas ke Saudi Arabia untuk melakukan pendampingan terhadap Amirul Hads,
03:04misi haji atau Amirul Hads Indonesia, sehingga beliau nanti bisa melakukan pembicaraan-pembicaraan tata kelola perhajian, terutama terkait dengan keamanan
03:15dan keselamatan jamaah dengan kontrapat beliau di sana, yaitu kepolisian Saudi Arabia.
03:21Sementara dari saya itu, sekali lagi kami sangat terima kasih dengan pihak kepolisian Republik Indonesia, teruslah tahun ini tindakannya cepat
03:32sekali, reaksinya cepat sekali terkait dengan tindak bidana atau praktek-praktek haji legal yang ada di dalam negeri.
03:44Sekali lagi saya terima kasih dan apresiasi dengan tindakan cepat kepolisian membantu kementerian haji dan memastikan kelangsungan penyelenggaraan.
04:14Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan