Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sebanyak 17 korban dirawat dengan luka berat. Sejumlah korban yang mengalami luka berat bahkan harus menjalani operasi.

Korban mayoritas mengalami memar dan fraktur. Simak laporan selengkapnya dari Jurnalis KompasTV, Claudia Carla, dan juru kamera Haniel Rivelino sudah bersiap di RSUD Bekasi.

#rsbekasi #fraktur #rsud

Baca Juga [FULL] Kisah Haru Suami Harum, Perempuan Korban Kecelakaan Kereta KRL & Bromo Anggrek di https://www.kompas.tv/nasional/666254/full-kisah-haru-suami-harum-perempuan-korban-kecelakaan-kereta-krl-bromo-anggrek



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/666258/full-17-korban-kecelakaan-kereta-alami-luka-berat-bagaimana-kondisinya-kompas-siang
Transkrip
00:00Kita ke informasi pertama di Kompasi yang saudara 17 korban kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dan komuter lain di
00:07stasiun Bekasi Timur masih dirawat di RSUD Bekasi.
00:1417 korban yang dirawat luka berat, sejumlah korban yang mengalami luka berat bahkan harus menjalani operasi.
00:24Korban mayoritas mengalami memar dan fraktur. Sebelumnya, 54 korban kecelakaan dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi.
00:47Saudara jurnalis Kompas TV, Claudia Carla dan juru kamera Haniel Rivellino sudah bersiap di RSUD Bekasi. Selamat siang Carla.
00:59Carla, jadi bagaimana kondisi korban yang saat ini masih dirawat di sana? Apakah sudah semakin membaik?
01:09Selamat siang Fidi dan juga saudara. Dari total 54 korban kecelakaan kereta di stasiun Bekasi Timur yang dilarikan ataupun dievakuasi
01:18ke RSUD Kota Bekasi per hari ini,
01:22terdapat 17 korban yang masih menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi.
01:27Di mana ini artinya terdapat kurang lebih sekitar 31 korban kecelakaan yang telah dipulangkan dari RSUD Kota Bekasi.
01:36Dan apabila kita bandingkan dengan data per hari sebelumnya, pada hari kemarin ini terdapat 23 korban yang masih menjalani perawatan.
01:44Per hari ini sudah ada 17 ataupun masih ada 17 korban yang menjalani perawatan.
01:49Artinya terdapat 6 pasien yang dalam waktu satu malam ini telah dipulangkan.
01:55Ini cukup menunjukkan perkembangan yang signifikan dari perawatan para korban kecelakaan kereta di stasiun Bekasi Timur yang menjalani perawatan di
02:04RSUD Kota Bekasi.
02:06Di mana berdasarkan keterangan yang kami himpun, Fidi dan juga saudara, untuk korban yang masih menjalani perawatan ini mayoritas mengalami
02:15cedera berupa memar maupun juga patah tulang.
02:18Dan per kemarin, Fidi dan juga saudara ini total pasien yang telah menjalani operasi ini sebanyak 7 orang.
02:25Dan apabila kemarin terdapat 3 orang yang berada di ruang ICU per hari ini, untuk 3 orang tersebut ini sudah
02:33tidak lagi berada di ruang ICU di RSUD Kota Bekasi.
02:36Di mana untuk 1 orang yang kemarin berada di ruang ICU ini, atas nama maksud kami, untuk 1 orang tersebut
02:45dinyatakan meninggal dunia pada hari kemarin.
02:47Dan 2 orang lainnya yang kemarin berada di ICU ini telah dirujuk ke rumah sakit lainnya.
02:53Di antaranya ke rumah sakit Eka Hospital Harapan Indah Bekasi dan juga rumah sakit Primaya.
02:58Dan untuk per hari ini, memang tadi dari pantauan kami terlihat masih ada salah satu orang yang kemudian mendatangi posko
03:07tanggap darurat untuk melaporkan bahwa dirinya menjadi korban dari peristiwa kecelakaan yang terjadi pada Senin malam kemarin.
03:15Senin malam lalu maksud kami.
03:17Namun hal ini perlu kami konfirmasi kembali kepada pihak RSUD apakah benar.
03:21Dan untuk orang yang baru datang tersebut, sekitar 15 menit lalu ini apakah benar merupakan korban dari kecelakaan ataupun juga
03:30sebaliknya.
03:31Dan untuk per hari ini, video dan juga saudara total dari pasien yang dirawat di RSUD Kota Bekasi, 4 diantaranya
03:38dinyatakan meninggal dunia.
03:40Di antaranya yaitu Nurlaylat, Nuriyati dan Engga Retno yang dinyatakan meninggal dunia pada hari Selasa.
03:47Sedangkan yang terakhir dinyatakan meninggal dunia atas nama Mia Gitra.
03:51Ini dinyatakan meninggal dunia pada Rabu pagi kemarin di mana seluruh pasien ataupun juga korban kecelakaan yang dinyatakan meninggal dunia
03:59ini seluruhnya sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan telah dimakamkan.
04:04Dan terkait dengan pembiayaan dari pengobatan yang dilakukan di RSUD ini, dari pihak KAI telah menjamin untuk seluruh biaya pengobatan
04:17yang akan ataupun yang diterima dari pasien yang dirawat di RSUD Kota Bekasi.
04:22Selain itu juga FID dan juga saudara kemarin Gubernur Jawa Barat Didi Mulyadi juga datang ke RSUD Kota Bekasi dan
04:30juga memberikan informasi bahwa dari Pemprov Jawa Barat ini juga memberikan santunan kepada korban yang dirawat di rumah sakit umum
04:41dari RSUD Kota Bekasi
04:52Selamat diberikan santunan berupa 10 juta rupiah per korban, lalu kemudian untuk korban meninggal dunia ini diberikan santunan sebesar 50
05:01juta rupiah.
05:02Demikian kembali ke studio FID.
05:05Baik Claudia Karla dari RSUD Kota Bekasi, terima kasih untuk laporan Anda.
05:12Usut kasus tabrakan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi, Jawa Barat, polisi memeriksa masinis kereta dan sopir taksi
05:20daring yang terjebak di rel kereta sebelum kecelakaan terjadi.
05:26Selain masinis KRL, masinis kereta Argo Bromo Anggrek dan sopir taksi daring, polisi juga akan memeriksa sejumlah saksi lainnya untuk
05:34mengungkap penyebab kecelakaan.
05:36Olah tempat kejadian perkara juga telah dilakukan. Sebelumnya, polisi juga telah meminta keterangan saksi di Polres Metro Bekasi Kota.
05:45Pemeriksaan untuk menyelidiki ada tidaknya dugaan kelalaian dalam kasus kecelakaan ini.
05:55Untuk kegiatan pemintaan keterangan, sopir taksi online baru akan dilaksanakan, termasuk dengan beberapa orang masinis,
06:03kereta listrik dan kereta cepat Argo Bromo Anggrek juga akan dilaksanakan permintaan keterangan pada hari ini juga.
06:11Kami akan melakukan update apabila nanti akan ada hasil dari proses pemeriksaan tersebut.
06:16Dan kami juga akan berarti penyidik akan mendalami apakah dari kealpaan ataupun kelalaian ini mengibatkan luka sampai hilangnya nyawa seseorang.
06:27Ini juga akan harus kita dalami ya secara komprehensif.
Komentar

Dianjurkan