- 2 hari yang lalu
- #keretaapi
- #kecelakaan
- #dprri
JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua Komisi V DPR RI F-PKB, Syaiful Huda menanggapi permintaan Presiden Prabowo Subianto untuk segera audit keselamatan kereta imbas tragedi kecelakaan KA Argo Bormo Anggrek menabrak KRl di Stasiun Bekasi Timur.
Huda mengatakan Komisi V DPR RI segara memanggil Kementerian Perhubungan, KAI untuk dimintai keterangan.
"Begitu kami masuk (masa sidang) kami akan undang langsung Kementerian Perhubungan, KAI dan semua stakeholder yang terkait. Tentu, sekali lagi kalua ditanya apakah ini ada aspek keselamatan yang belum terpenuhi jawabannya iya. Jadi isu menyangkut keselamatan ini terus tertunda berulang-ulang," ujar Huda, Kamis (30/4/2026).
Baca Juga Polisi Segera Lakukan Gelar Perkara Usut Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi di https://www.kompas.tv/nasional/666225/polisi-segera-lakukan-gelar-perkara-usut-kasus-kecelakaan-kereta-di-bekasi
#keretaapi #kecelakaan #dprri
Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Lintang
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/666240/full-prabowo-desak-audit-usai-kecelakaan-maut-kereta-api-di-bekasi-apa-jawaban-dpr-sapa-pagi
Huda mengatakan Komisi V DPR RI segara memanggil Kementerian Perhubungan, KAI untuk dimintai keterangan.
"Begitu kami masuk (masa sidang) kami akan undang langsung Kementerian Perhubungan, KAI dan semua stakeholder yang terkait. Tentu, sekali lagi kalua ditanya apakah ini ada aspek keselamatan yang belum terpenuhi jawabannya iya. Jadi isu menyangkut keselamatan ini terus tertunda berulang-ulang," ujar Huda, Kamis (30/4/2026).
Baca Juga Polisi Segera Lakukan Gelar Perkara Usut Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi di https://www.kompas.tv/nasional/666225/polisi-segera-lakukan-gelar-perkara-usut-kasus-kecelakaan-kereta-di-bekasi
#keretaapi #kecelakaan #dprri
Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Lintang
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/666240/full-prabowo-desak-audit-usai-kecelakaan-maut-kereta-api-di-bekasi-apa-jawaban-dpr-sapa-pagi
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:01Tragedi kereta api Argo Bromo Anggrek
00:03penabrak KRL komuter lain di stasiun Bekasi Timur
00:05jadi alam keras bagi sistem perkereta apian Indonesia.
00:09Pasca peristiwa itu, Presiden Prabu Subianto berjanji
00:12akan perbaiki operasional kereta api
00:14dengan membangun jalan layang atau flyover
00:16penyeberangan di lintasan rel kereta api.
00:20Ia juga mengakui masih banyak titik penyeberangan rel kereta
00:23tanpa penjagaan petugas.
00:24Kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini
00:30banyak yang tidak dijaga ya.
00:34Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini.
00:43Kita akan perbaiki semua ya lintasan tersebut ya.
00:46Dengan apakah dengan dilakukan lepas jaga
00:52atau dengan flyover.
00:54Nanti pelaksananya kita tunjuk.
01:00Kita perhitungkan sekitar hampir 4T ya.
01:054 trion ya.
01:07Berdasarkan keterangan saksi,
01:09kecelakaan bermula karena KRL lain yang mengarah Jakarta
01:11menabrak sebuah taksi yang mogok di perlintasan
01:14dekat stasiun Bekasi Timur.
01:17Akibatnya, sebuah rangkaian KRL lainnya
01:20yang seharusnya menuju arah Cikarang
01:22ikut berhenti di stasiun Bekasi Timur
01:24menunggu perlintasan kembali normal.
01:27Tiba-tiba dari arah Jakarta,
01:30kereta Argo Bromo Angkrek
01:31menabrak gerbong perempuan di bagian belakang KRL.
01:40Menteri Perhubungan Dudi Purwaganti memastikan
01:43kecelakaan ini jadi momentum evolusi total
01:45infrastruktur kereta api.
01:48Utamanya percepatan penyelesaian proyek
01:51double-double track atau rel 4 jalur
01:53untuk memisahkan jalur KRL dan kereta jarak jauh
01:56guna mengurangi resiko kecelakaan.
01:59KRL dan juga gerbong Argo Bromo ini dalam satu jalur, Pak.
02:03Ini kan seharusnya dua sistem yang berbeda.
02:05Mungkin bisa dijelaskan, Pak.
02:07Apakah memang wajib, Pak, di satu jalur?
02:09Oh, oh.
02:13Nanti kita lihat hasil.
02:14Ya, kasih-kasih.
02:15Ya, sabar.
02:17Sebagai bagian dari evaluasi kami
02:19untuk double-double track itu ya,
02:21termasuk juga mengenai elektrifikasi,
02:23itu sudah berpengaruh bagian daripada evaluasi kami
02:27terhadap layanan kereta api, khususnya yang KRL.
02:30Insya Allah mungkin ke depannya
02:31kita akan segera merealisasikan
02:33pemasangan palang pintu
02:35untuk disesatkan perintasan sebidang.
02:38Masyarakat transportasi Indonesia MTI
02:41menyoroti perintasan sebidang
02:42yang seringkali jadi awal mula kereta
02:44menabrak kendaraan lain.
02:46Ini salah satunya yang harus dipenahi.
02:49Pernah yang paling rumit itu adalah
02:50di perintasan sebidang atau CPL ini.
02:53Karena kalau bahasa saya,
02:55itu memang dari dulu
02:56memang ranah ini serah hukum adalah abu-abu.
02:58Walaupun pemerintah bicara
03:00ini sudah selesai masalahnya,
03:01tapi kenyataannya tidak pernah selesai.
03:03Karena yang bertanggung jawab di sana,
03:05yang paling bertanggung jawab di sana itu
03:08siapa?
03:10Siapa yang lead-nya di sini?
03:12Kan belum ada juga.
03:13Mungkin semua instansi bertanggung jawab juga ya.
03:16Mungkin PTKI selaku operator
03:18juga bertanggung jawab.
03:20Kementerian Perhubungan juga
03:21selaku regulator juga bertanggung jawab di sana
03:23karena menawingi dua direktorat.
03:25Direktorat Perketabia
03:27dan juga Direktoret Perhubungan Darat.
03:31Pasca kecelakaan,
03:32operasionalisasi Bekasi Timur
03:34berangsur normal.
03:35PTKI juga bilang,
03:37layanan kereta jarak jauh
03:38mulai normal per Kamis 30 April.
03:41Tim Liputan Kompas TV
03:51Saudara Presiden Prabowo Subianto
03:53mendesak audit keselamatan perkereta apian.
03:57Apa yang bisa dilakukan untuk jangka pendek,
04:01menengah, dan juga jangka panjangnya?
04:03Kita akan ulas bersama dengan
04:06Syaiful Huda yang merupakan
04:07Wakil Ketua Komisi 5 DPR RI
04:09dari fraksi PKB
04:11telah bergabung bersama kami
04:12melalui sambungan daring
04:13dan juga ada Wakil Ketua Forum Perkereta Apian Transportasi Indonesia
04:18atau MTI
04:19ada Mas Muhammad Fahmi Arsyad.
04:21Selamat pagi Pak Huda dan juga Mas Fahmi.
04:25Pagi Pak.
04:26Pagi Mas Fahmi.
04:29Tentu kita
04:30apa ya
04:33prihatin begitu ya
04:34apa yang terjadi
04:35evaluasi semacam ini
04:38dimulai atau diawali dengan adanya
04:40tragedi dulu
04:41baru kemudian ada evaluasi.
04:44Saya ingin tanya dulu ke Pak Huda.
04:46Pak Huda Anda sebagai perwakilan kami
04:49begitu ya masyarakat
04:50begitu diwakil Ketua Komisi 5 DPR RI
04:53bahkan Presiden pun sudah mendesak
04:55adanya audit keselamatan perkereta apian.
04:58Dari Komisi 5 DPR RI
05:00kapan rencananya akan memanggil
05:02otoritas terkait untuk membahas hal ini
05:05dan apa yang akan didorong oleh Komisi 5 DPR RI
05:08untuk evaluasi secara menyeluruh?
05:11Secepatnya
05:12karena kebetulan kami masih dalam
05:15waktu reses ini
05:17tapi awal Mei kami sudah masuk
05:20masih masa sidang.
05:22Begitu kami masuk nanti akan kami
05:25undang langsung ke Menterian Perhubungan
05:28KAI
05:29dan semua stakeholder terkait
05:31gitu.
05:32Nah tentu
05:33sekali lagi
05:34kalau ditanya apakah
05:36ini ada
05:39aspek keselamatan yang
05:41belum sepenuhnya terpenuhi
05:43jawabannya iya.
05:45Jadi
05:45isu menyangkut soal keselamatan ini
05:49terus tertunda
05:50berulang-ulang
05:51karena itu kita dapati
05:53wajah yang lama
05:54menyangkut soal
05:55isu keselamatan
05:56terkait dengan
05:57transportasi publik
05:58kereta api kita.
06:00Paling tidak ada
06:01tiga hal yang
06:02berulang-ulang
06:04kami diskusikan
06:05tapi belum
06:05masih tertunda itu.
06:08Yang pertama
06:09menyangkut soal
06:10sarana dan prasarana itu.
06:13Jadi
06:13pelintasan sebidang itu
06:15yang ribuan jumlahnya
06:16seluruh Indonesia itu
06:18dan terbanyak di Jawa
06:19sampai hari ini
06:21tata kelolanya
06:22memang masih
06:22compang-camping.
06:24Peristiwa
06:25bulak kapal
06:28pelintasan sebidang
06:30di Bekasi Timur
06:31itu semestinya
06:33kira-kira
06:3310 tahun
06:35atau 15 tahun
06:36yang lalu
06:37sebenarnya sudah
06:37tidak boleh ada lagi.
06:39Harus tergantikan
06:40baik underpass
06:41maupun flyover gitu.
06:43Nah
06:43tapi faktanya
06:45hari ini kita dapati
06:46bahkan
06:47palang pintunya
06:48juga tidak ada
06:49di sana.
06:51Padahal frekuensi
06:53frekuensi
06:54apa
06:55jalur
06:56ini cukup tinggi sekali.
06:59Dan
06:59apakah ada
07:01aspek
07:02kelalean
07:03nanti kita lihat
07:04hasil
07:05investigasi
07:06dari KNKT.
07:07Yang kedua
07:09adalah isu
07:09menyakut soal
07:10evaluasi
07:11menyeluruh ke depan
07:12adalah soal
07:13sistem.
07:13sistem
07:14mulai
07:16ini
07:16menyakut soal
07:18sistem kita
07:19ini dalam
07:20kereta api ini
07:21dengan sistem
07:22persinyalan
07:22dan seterusnya
07:24itu.
07:25Apakah sudah
07:25memadahi
07:26dalam
07:27situasi
07:28traffic yang
07:29cukup tinggi
07:30itu.
07:31Nah
07:31kelihatannya
07:32memang perlu
07:32dilakukan
07:33double
07:35sistem
07:35begitu ya.
07:36Yang tidak cukup
07:37persinyalan
07:38double proteksi.
07:40Begitu
07:40ada error
07:41pada konteks
07:42persinyalan
07:43ada yang masih
07:44dipegang
07:45untuk
07:45baik oleh
07:46masinis
07:47maupun semua
07:48pihak
07:48terkait dengan
07:50keselamatan
07:50ini.
07:51Dan hari ini
07:52kita memang
07:52belum mendapati
07:53itu.
07:54Tentu yang ketiga
07:55soal SDM.
07:57Kita butuh
07:58isu
07:59menyakut soal
08:00human error
08:01yang berkali-kali
08:02jadi
08:02isu
08:03harus kita
08:04sudahi
08:05dengan
08:06SDM
08:07yang
08:07memadahi
08:09kapasitas
08:11SDM
08:12kita terus
08:12bagus
08:13dan tentu
08:14soal
08:15kedisiplinan.
08:18Jadi
08:19tiga hal ini
08:20begitu
08:20konslet satu
08:22akan berisiko
08:24semuanya.
08:24Ada efek
08:25domino di sana ya
08:26Pak Huda ya?
08:27Persis.
08:28Jadi disiplin
08:29juga menjadi
08:30faktor
08:31maha penting.
08:33Peristiwa
08:33kemarin yang
08:35diawali
08:36dengan
08:36mobil taksi
08:38itu kan kira-kira
08:40ada
08:42peristiwa
08:42yang
08:43apa
08:43kedisiplinan
08:44yang kira-kira
08:45belum terlaksana
08:46dengan baik
08:47tapi saat yang sama
08:49infrastrukturnya
08:50palang pintunya
08:51gak ada juga.
08:53Dan seterusnya
08:54dan seterusnya
08:55itu.
08:55Karena itu
08:56saya kira
08:56ini bagian dari
08:58evaluasi kita
08:59ke depan
08:59dan
09:01semangatnya
09:02tidak
09:02sekali lagi
09:03ini bukan soal
09:04ada
09:05anggaran
09:06ini soal
09:09pengarus utamaan
09:11kita
09:11menyangkut soal
09:12isu keselamatan
09:13untuk transportasi
09:14publik kita
09:15dalam hal ini
09:16adalah
09:17kereta api.
09:18Oke.
09:19Negara harus menjamin
09:20negara harus hadir
09:21untuk bisa memberikan
09:22keselamatan
09:23kepada warganya
09:24saat menaiki
09:25transportasi
09:26publik
09:27yang kemudian
09:27sudah disiapkan
09:28atau disediakan
09:29oleh pemerintah
09:30ya Pak Huda ya?
09:32Persis.
09:33Dan karena itu
09:35dedikasi Pak Presiden
09:36langsung
09:37merespon
09:38ini saya kira
09:39momentum yang terbaik
09:41kita kawal
09:42nanti di DPR
09:43kita pastikan
09:44kementerian teknis
09:45mengeksekusi
09:46dengan baik
09:47dan cepat.
09:48Kalau enggak
09:49kita akan
09:50menghadapi situasi
09:52potensi
09:52kecelakaan
09:53dan tragedi
09:54kembali
09:55dan ini
09:55enggak boleh terulang.
09:56Oke saya mau ke
09:57Mas Fahmi.
09:58Mas Fahmi tadi
09:58sudah
10:00dijelaskan oleh
10:01Pak Huda
10:01begitu ada
10:02tiga fokus utama
10:03yang kemudian
10:04nanti harus ada
10:04evaluasi
10:05menyeluruh.
10:06Pertama adalah
10:07soal
10:07persinyalan
10:08begitu ya
10:09kemudian juga
10:11ada beberapa
10:12termasuk yang
10:13menjadi sorotan
10:15adalah
10:15dengan diksi
10:16compang-campingnya
10:18manajemen
10:18soal
10:19perlintasan
10:19sebidang
10:20yang seharusnya
10:21ini sudah bisa
10:22dibenahi
10:2310
10:24sampai 15
10:25tahun yang lalu.
10:26Jadi sebenarnya
10:27apa yang menjadi
10:28hambatan
10:30soal
10:31perlintasan
10:32sebidang
10:33yang masih
10:33compang-camping
10:34hambatannya apa?
10:36Ya
10:37izin
10:38menjawab
10:39dan meneruskan
10:40dari
10:40Pak Huda
10:42bahwa memang
10:42betul
10:43pintu perlintasan itu
10:44memang
10:44PR yang
10:45sudah lama ya
10:46di
10:47dunia
10:48perkereta apian
10:49dan ini memang
10:51kita bisa lihat
10:52bahwa dibarengi
10:53juga oleh
10:54pembangunan
10:55developer yang
10:56dulu itu
10:57sawah atau
10:57tanah kosong
10:58di pinggiran
10:59Jakarta
11:00kemudian
11:01developer itu
11:02banyak yang
11:02ngebangun
11:02di situ
11:03yang dulunya
11:04tanah kosong
11:05sawah kosong
11:06tiba-tiba
11:06ada perumahan
11:07pada akhirnya
11:08banyak bermunculan
11:09pintu perlintasan
11:10liar di sana
11:11gitu
11:11oleh karena itu
11:13dari kami
11:13izin Pak Huda
11:15semoga
11:15bisa diteruskan ya Pak
11:17harapan kami
11:18dari MTI
11:18bisa ada
11:19SKB 3 Menteri Pak
11:20dari
11:21Kementerian PU
11:22Kementerian Perhubungan
11:23dan
11:24Kementerian Dalam Negeri Pak
11:26karena memang
11:27kalau di Undang-Undang
11:28Jalan Raya
11:30kemudian di Undang-Undang
11:31Pak Kira Taapian
11:32itu kan
11:32pintu perlintasan itu
11:33sebetulnya menjadi
11:34tanggung jawab dari
11:35pemerintah pusat
11:37ataupun pemerintah daerah
11:38tergantung
11:39kelas jalannya Pak
11:40gitu
11:40harapannya
11:41ini sebagai momentum
11:43supaya
11:44ketika ada
11:45SKB 3 Menteri
11:47dengan
11:47perintah Pak Presiden
11:49anggaran 4 triliun
11:50itu bisa selaras Pak
11:51jadi bisa tempat sasaran
11:53nanti
11:53seperti itu harapan
11:55kami dari MTI
11:56mbak
11:56izin Pak Huda
11:58untuk perlintasan
11:59sebidang
12:00kalau dari MTI sendiri
12:01mendorong adanya
12:02SKB 3 Menteri Pak Huda
12:05ya kira-kira begini
12:08prinsipnya
12:09tidak boleh saling
12:10nunggu
12:10ada perlintasannya
12:12melalui
12:13jalur
12:13jalan
12:15nasional
12:15jalan provinsi
12:16jalan kalupaten kota
12:18yang di dalam
12:20permen
12:20terakhir itu
12:21itu memang dikasih
12:23kewenangan masing-masing
12:24jadi pada konteks itu
12:27begitu masing-masing
12:29jadi masing-masing juga
12:30gitu
12:30kita ingin misalnya
12:32perlintasan yang paling
12:33banyak kan memang
12:34di jalan
12:35daerah dalam
12:36ini kabupaten kota
12:37kalau kabupaten kota
12:40misalnya
12:40mendeklirkan aja
12:42bahwa kami gak mampu
12:43kami gak punya anggaran
12:44untuk membangun
12:45kami gak punya anggaran
12:46untuk
12:47menggaji
12:48petugas
12:49kami tidak
12:50punya anggaran
12:52untuk
12:54membangun
12:55sarana-prasarana
12:56permukaan
12:56jalan
12:57sama dengan
12:59permukaan
12:59rel
13:00yang
13:00biar gak berisiko
13:01semua orang
13:02tiba-tiba macet
13:03di situ
13:04ini kira-kira
13:05komunikasinya itu
13:07gak jalan
13:08kalau misalnya
13:10teman-teman
13:11kabupaten kota
13:11mendekir
13:12kami gak mampu
13:13kami berharap
13:14secepatnya itu
13:15harus ditangani
13:16langsung
13:17oleh pemerintah pusat
13:19selama ini
13:20kelihatannya
13:21sinergi
13:22itu tidak terjadi
13:24dengan baik
13:24karena itu
13:25kita ingin
13:28begitu tidak
13:29deklar
13:29tidak mampu
13:30pemerintah daerah
13:31pemerintah pusat
13:32kita minta
13:33untuk secepatnya
13:34langsung
13:34men-take over
13:36termasuk
13:37termasuk
13:38siapa yang bertanggung jawab
13:39menurut saya
13:40menurut saya
13:40sudah semuanya
13:42walaupun tadi
13:43sudah ada tanggung jawab
13:44masing-masing
13:45karena
13:47perlintasan
13:48ada di
13:48jalan
13:49masing-masing
13:50provinsi
13:50pusat
13:51dan kabupaten
13:52kota
13:52sudah dipastikan
13:53saja
13:54pusat
13:55misalnya
13:56begitu
13:56karena
13:57ini
13:59sekali lagi
14:01sesuatu
14:02yang gak bisa
14:02ditunda
14:03tapi kemudian
14:06mungkin saya rasa
14:07perlu juga
14:08adanya SKB 3 Menteri
14:09jadi kemudian
14:10pemerintah provinsi
14:12pemerintah kota
14:14Pemkot
14:14atau Pemkap
14:15ini bisa
14:15lebih lega
14:17dalam tanda kutip
14:18ketika memang
14:18ada SKB 3 Menteri
14:20jadi
14:20soal anggaran
14:21soal dana
14:22yang selalu mentok
14:23urusannya
14:24pasti akan selalu mentok
14:25ini bisa dipermudah
14:27dari pemerintah pusat
14:28Pak
14:30ya pada kontak regulasi
14:32sebenarnya sudah ada semua
14:35tapi memang pada
14:36sekali lagi
14:37memang isu kita
14:37dari dulu kan
14:38isu soal implementasi
14:40nah pada kontak itu
14:42bahwa
14:43masih butuh
14:44turunan lagi
14:45SKB
14:45dan SBA
14:46dan teman-teman MTI
14:47kami sangat
14:48setuju dan mendorong
14:49tapi berisinya
14:50sesepatnya
14:51terrealisasi
14:52di lapangan
14:53dan
14:54kami setuju
14:56Pak Presiden
14:57langsung mengambil
14:58sikap tegas
14:59menyangkut soal
15:00perbaikan
15:01pelintas sebidang
15:02ini
15:02karena memang
15:0370%
15:05kecelakaan
15:06karena akibat
15:08persoalan
15:08manajemen
15:09dan tak kelola
15:10di
15:11pelintasan sebidang
15:13oke
15:13saya mau ke Mas Fahmi dulu
15:15Mas Fahmi
15:15kalau soal audit keselamatan
15:17yang memang sudah
15:17didesak langsung oleh
15:18Presiden Prabowo Subianto
15:20untuk bisa segera
15:21dilakukan
15:22secara menyeluruh
15:23kalau dari MTI
15:24sendiri melihat
15:25untuk jangka pendeknya
15:26apa yang paling
15:27urgen bisa dilakukan
15:30jadi yang paling
15:32urgent yang bisa
15:33dilakukan adalah
15:34terkait
15:35dari sisi
15:36pasarannya ya
15:37dari sisi
15:38pintu
15:38kelintasan
15:39memang
15:39paling tidak
15:40ada langkah-langkah
15:42yang cepat
15:44misalnya
15:44dipasang
15:46early warning system
15:47gitu
15:47jadi
15:47ketika
15:48kereta mendekat
15:49itu paling tidak
15:50ada sirirnya yang berbunyi
15:51itu juga bisa
15:52diinformatasikan
15:53kemudian
15:54pendidikan
15:56terhadap
15:57penjaga pintu
15:58itu juga harus
15:58di refreshment
15:59karena
16:00di beberapa kondisi
16:01jadi
16:02kalau
16:02kita buka data
16:04itu sepanjang
16:042026
16:05kejadian keselakaan
16:07di pintu perlintasan
16:08baik yang liar
16:09maupun yang terjaga
16:10itu ada 40
16:10sampai di
16:11terakhir di kejadian
16:13Bekasi kemarin
16:13nah
16:14ini
16:15ada beberapa
16:16kejadian
16:16tapi mencatat
16:17ada
16:187 kejadian
16:19yang memang
16:21diakibatkan
16:22karena si penjaga pintu
16:23belum tersertifikasi
16:24dengan baik
16:25artinya
16:25ketika ada
16:26keadaan darurat
16:27itu kan ada
16:28kode
16:28atau semboyan
16:30yang bisa dipahami
16:31masinis
16:31nah
16:32tapi ketika
16:33semboyan itu
16:33sembarangan
16:34kan masinis
16:34tidak menganggap
16:35bahwa itu
16:35sebagai semboyan
16:36darurat
16:37begitu
16:37nah
16:38ini yang butuh
16:39di
16:39di refreshment lagi
16:43si teman-teman
16:44di penjaga pintu
16:45selain itu
16:46dari
16:47Kementerian Perhubungan
16:48dari
16:49Dirjen Perkereta Apian
16:50juga
16:50punya
16:51sistem manajemen
16:52keselamatan
16:53perkereta apian
16:54nah itu bisa
16:55dilakukan
16:56ram cek
16:56atau pengecekan
16:57langsung ke lapangan
16:58jadi
16:59supaya
17:00dari teman-teman
17:01regulator
17:02juga
17:02mereka
17:03bisa melihat
17:04kondisi aktual
17:06di lapangan
17:07kemudian
17:07bisa disesuaikan
17:08tadi
17:08dengan rencana
17:10kedepannya
17:10seperti itu
17:11oke
17:12berarti
17:13kecakapan
17:14begitu ya
17:14kecakapan
17:15kompetensi
17:17begitu
17:17itu juga
17:18menjadi faktor
17:19yang krusial
17:21tidak hanya
17:21bagi masinis
17:22tapi juga
17:23penjaga
17:24pintu perlintasan
17:25ya
17:25betul
17:26betul
17:27karena
17:27memang
17:28kalau kita
17:29lihat
17:29selama ini
17:30mungkin kita
17:32menganggap
17:32bahwa
17:33si
17:34pengguna jalan raya
17:35yang menerobos ya
17:36tapi
17:37faktanya di lapangan
17:38adalah
17:38setelah panjang
17:392026 ini
17:40ada beberapa
17:41kejadian yang
17:41karena
17:42si penjaga pintunya
17:44yang
17:44belum tersertifikasi
17:45atau
17:45sedikit
17:46terlalai
17:46seperti itu
17:47oke
17:48itu kalau
17:49urgennya
17:50untuk jangka pendek
17:51begitu ya
17:52kalau menurut Anda
17:53tapi kalau dari MTI
17:54sendiri
17:54kalau untuk jangka
17:55menengah dan juga
17:56jangka panjangnya
17:57apa yang menjadi
17:58catatan
17:59untuk
18:00masukan
18:00untuk pemerintah
18:01dalam hal ini
18:02adalah juga
18:02untuk
18:03DJKA
18:05ya
18:05jadi
18:06untuk jangka
18:07menengah dan jangka
18:08panjang
18:09tentu audit
18:09tadi
18:10yang disampaikan
18:11oleh Pak Hudas
18:12bahwa
18:13kalau kami mencatat
18:14ada 5 item
18:15izin Pak Hudas
18:16jadi ada
18:16item sarana
18:17kemudian prasarana
18:19SDN
18:20SOP
18:21dan regulasi
18:22kalau untuk sarana
18:23bisa
18:23pengecekan jangka pendek
18:25juga
18:25itu pengecekan
18:26kondisi roda
18:27rem
18:27kemudian klakson
18:28S35
18:30kemudian
18:30bagaimana
18:31wepar
18:32kemudian
18:32sistem komunikasi radio
18:34dari pusat kendali
18:35ke masinis
18:35itu bisa dicek
18:36dalam jangka pendek
18:38kemudian dari sisi
18:39prasarananya juga
18:39untuk
18:40sinyal
18:42dan api tuplitasan
18:43gitu
18:43dari sisi SDN
18:44lisensi
18:45kemudian
18:46kepatuhan terhadap
18:47SOP
18:47izin Pak
18:48jadi
18:49kita harus melihat
18:50bahwa
18:51apakah
18:51teman-teman yang ada
18:53di lapangan ini
18:54sudah patuh terhadap
18:55SOP
18:56nah itu juga harus
18:56dicek dengan
18:57refreshment tadi
18:58kemudian
18:59SOP
19:00SOP saat
19:01kondisi darurat
19:01nah kemarin
19:02kejadian ketika
19:03ada trigger
19:04dari KRL
19:04yang menemper
19:05taksi
19:05kemudian
19:06kereta berhenti
19:08di kilometer
19:08kemudian
19:09setelah itu
19:10dilanjutkan
19:11kereta berhenti
19:12di Bekasi Timur
19:13dan tertubruk
19:14oleh
19:15berumah
19:15anggrek
19:16nah ini
19:16SOP kondisi
19:17darurat ini
19:17mungkin harus
19:18di update
19:19lagi
19:19di perbaiki
19:21lagi
19:21oke
19:22untuk
19:22regulasi
19:23mbak
19:23oke
19:24untuk
19:25SOP
19:25dulu
19:25SOP
19:26kedaruratan
19:27pada saat
19:27ada
19:29insiden
19:29kereta
19:31yang
19:33yang
19:34soal insiden
19:34tertabrak itu
19:35yang soal
19:35supir taksi
19:36daring
19:36seharusnya
19:37SOP-nya
19:37seperti apa
19:38karena kan
19:39kalau kita
19:39lihat
19:39komuter lain itu
19:41yang
19:42Bekasi
19:43yang
19:43kemudian
19:44ditabrak oleh
19:45kereta Argo
19:45Bromo Anggrek
19:46ditabrak
19:47di stasiun
19:48di stasiun
19:49Bekasi Timur
19:49seharusnya
19:50di stasiun
19:51kereta yang berada
19:51di stasiun itu
19:52dalam tanda kutip
19:53adalah aman
19:54seharusnya
19:55posisinya aman
19:56SOP apa
19:57yang kemudian
19:57melenceng
19:59di sini
20:02sebetulnya
20:03kita masih
20:04harus menunggu
20:05bagaimana
20:06investigasi
20:07KNKT
20:07tapi
20:08kalau
20:09secara teknis
20:10yang ada
20:10di lapangan
20:11itu
20:12komunikasi
20:13antara stasiun
20:14sama masinis
20:14itu tidak
20:15diperbolehkan
20:16secara langsung
20:16jadi
20:17sistem komunikasinya
20:18harus lewat pusat kendali
20:20dari pusat kendali
20:21baru ke
20:21masinis
20:23nah ini
20:23sebetulnya
20:24SOP yang berlaku
20:25selama ini
20:25ketika kondisi
20:27darurat
20:28mungkin
20:28bisa komunikasi
20:30antara
20:30stasiun
20:31dan masinis
20:33diperlakukan
20:34seperti itu
20:35jadi
20:35karena gini
20:36kalau kita lihat
20:37kondisi di lapangan
20:38jarak antara
20:39Kasih sama Bekasi Timur
20:41itu hanya
20:412,5 km
20:43nah
20:44di jarak seperti itu
20:45KRL
20:46butuh waktu
20:466 menit
20:4713 detik
20:48dari Bekasi
20:49ke Bekasi Timur
20:49sementara
20:50kereta jarak jauh
20:51dengan kecepatan
20:51110 km per jam
20:53itu butuh waktu
20:54hanya 1 menit
20:5515 detik
20:56jadi
20:57ketika ada
20:59kondisi darurat
20:59sepersekian detik
21:00kemudian komunikasi
21:02itu delay
21:03yang diterima
21:03masinis
21:04maka
21:04pengereman ini
21:06kan gak akan
21:06sampai
21:07karena
21:07secara teori
21:08jarak pengereman
21:09itu 700 sampai
21:101200 meter
21:11dengan kecepatan
21:12110 kemarin
21:13itu butuh
21:141,130 meter
21:17Mbak
21:17nah
21:17aktualnya kemarin
21:19jarak pengereman
21:20itu kurang dari
21:21500 meter
21:22seperti itu
21:23Mbak
21:23itu
21:24itu
21:25teknis
21:25ya Mbak
21:26jadi untuk
21:28SOP
21:28pada saat
21:29kedaruratan
21:30seharusnya
21:30seperti apa
21:32untuk komunikasi
21:34jadi memang
21:34ya
21:35jadi memang
21:37kondisi darurat
21:37ini kan kondisi
21:38yang memang
21:39harapannya
21:40tidak pernah terjadi
21:41Mbak
21:41tapi ketika
21:42itu terjadi
21:43maka
21:43butuh
21:44kesiap-siagaan
21:45untuk semua
21:46teman-teman
21:47di lapangan Mbak
21:48nah
21:49ini yang mungkin
21:50belum
21:51belum
21:52cakap gitu
21:54dan butuh
21:54di refreshment ulang
21:55gitu ketika
21:56kondisi darurat
21:57jadi
21:57ketika harus apa sih
21:59urutannya harus apa
22:00nah ini kalau
22:01memang
22:01belum
22:02di refresh lagi
22:04atau lupa
22:04itu kan
22:05jadi pasti akan
22:06ada delay Mbak
22:06ada kebingungan
22:07di situ
22:09oke
22:10bagaimana Pak Huda
22:11merespon ini
22:13ya memang
22:14sekali lagi
22:15jangka menengah
22:16jangka panjang
22:17manajemen risiko
22:18kita memang harus
22:19kita perbaiki
22:21dan pembarui
22:21terus-menerus
22:23terutama pada
22:24traffic yang cukup
22:25tinggi ya
22:26Jabodapak
22:27ini
22:28apa yang disampaikan
22:30tadi oleh
22:30Mas Fahmi
22:32itu kira-kira
22:33rangkaian dari
22:34apa yang harus
22:36kita perbaiki
22:37SOP
22:38kemudian
22:40semua
22:41pelintas
22:42sebidan harus
22:43memenuhi
22:43standar pelayanan
22:44minimum
22:45apa yang harus
22:46dibangun
22:47SDM harus
22:47seperti apa
22:48dan
22:49seterusnya itu
22:51nah
22:52manajemen risiko
22:53kita ini
22:54paling tidak
22:55begini
22:55jangka pendek
22:57jangka menengah
22:58ini jangka penengah
22:59dan
22:59panjangnya
23:02project
23:03yang belum
23:04tuntas terkait
23:05dengan double-double
23:06track itu
23:07atau
23:08dui double
23:10itu
23:10itu
23:12sudah
23:13itu gak ada
23:14pilihan
23:15harus dituntaskan
23:16gitu
23:17berapapun
23:17anggaranya
23:18apakah ada
23:19ada
23:20Pak Presiden
23:21punya komitmen
23:22yang kemarin
23:22sudah disampaikan
23:23gitu
23:23karena
23:25sudah gak bisa
23:26lagi saya kira
23:26ditunda lagi
23:28bercampur
23:30bercampur
23:30antara
23:31jalur kereta
23:33komutan
23:35jauh dengan
23:36KRL
23:36persis
23:37itu
23:38yang kedua
23:39untuk jangka pendek ini
23:41mengurangi dulu aja
23:42mengurangi frekuensi
23:44dan
23:46frekuensi
23:47apa
23:48perjalanan
23:49yang kedua
23:49mengurangi kecepatan
23:52jadi kita berharap
23:53semua
23:54kereta api
23:56jarak jauh
23:58mulai dari
23:58Jakarta
23:59sampai
23:59Jabotabek
24:01mengurangi
24:02kecepatannya
24:03jadi
24:04peristiwa kemarin
24:05sesungguhnya
24:06peristiwa yang
24:06memang seolah-olah
24:08jalur
24:09bypass
24:10dan tidak ada keramaian
24:11memang
24:11yang frekuensinya
24:13gak cukup tinggi
24:14saya kira
24:15ini bisa menjadi
24:17kesepakatan
24:18jangka pendek ini
24:20pengurangan
24:21kecepatan
24:22sejak
24:22laju dari
24:23Jakarta
24:24Jabotabek
24:25begitu
24:25dikeluar dari
24:26Jabotabek
24:27bisa
24:29sebagaimana
24:30mestinya
24:31kebutuhan
24:32percepatan
24:33kereta api
24:34nah
24:35pada konteks
24:37semacam ini
24:39saya kira
24:40ketepan termasuk
24:42perbaikan
24:43yang
24:43terus
24:44perlu kita
24:45lakukan
24:45saya betul-betul
24:47penasaran
24:47peristiwa kemarin
24:48itu
24:50misalnya
24:51yang tadi
24:51disampaikan oleh
24:52Mas Pahami
24:53secara teknis
24:53kan berarti
24:54gak bisa lagi
24:55mengeran
24:56gitu
24:57dari
24:58apa
24:59kereta api
24:59agro
25:00bromonya
25:01bromoyanggrek
25:01karena headwaynya
25:02memang
25:03bromoyanggrek
25:04persis
25:05ada dua risiko
25:06kan artinya
25:07kalau dia paksakan
25:08rem terus-menerus
25:09gerbong bisa
25:11terbalik semuanya
25:12tergelincir
25:13misalnya
25:14memang risiko
25:15yang paling
25:16mungkin
25:17memang ditabrakkan
25:18gitu
25:18tapi apa yang terjadi
25:20memang
25:20ya
25:22itu di luar
25:23ini ya
25:23apa
25:23di luar
25:25apa yang menjadi
25:26harapan kita
25:26semuanya
25:27gitu
25:2716 penumpang
25:29kita meninggal
25:30perempuan
25:31dan
25:32banyak yang
25:34apa
25:34apa
25:35kecelakaan
25:36yang
25:37lalu mengakibatkan
25:3881 orang
25:40yang sekarang
25:40mungkin tinggal
25:4140-an yang
25:42masih dirawat
25:43di rumah sakit
25:44oke
25:44berarti
25:45itu artinya
25:46kalau dari
25:46komisi 5
25:47DPR RI
25:48juga
25:48tidak ada
25:49excuse lagi
25:50soal proyek
25:51double-double track
25:52ini memang
25:52sudah harus
25:53tidak boleh
25:54ditunda lagi
25:55khususnya
25:56dari
25:56untuk wilayah-wilayah
25:58yang
25:58trafiknya
25:59luar biasa
26:00padatnya
26:01begitu ya
26:01demi keselamatan
26:02jangan sampai
26:03bercampur
26:04relnya
26:05antara kereta
26:05api jarak jauh
26:06dan juga
26:07kereta
26:08rel listrik
26:09atau KRL
26:10begitu ya
26:12betul mbak
26:13itu saya kira
26:14opsi
26:15yang
26:16yang harus
26:17dijalankan
26:17begitu ini
26:19masih
26:19masih jadi
26:20perdebatan
26:21itu artinya
26:22kita
26:22sedang
26:23menyelenggarakan
26:24potensi
26:26tragedi
26:26akan kembali
26:27lagi
26:27oke
26:28terakhir
26:29singkat saja
26:30mas Fahmi
26:31pesan apa
26:31yang ingin
26:32disampaikan
26:33mumpung ada
26:34dari DPR
26:35dan juga
26:35untuk pemerintah
26:36untuk bisa
26:37kedepannya
26:39bisa lebih
26:40baik lagi
26:40tentu kita
26:41tahu kereta api
26:43ini adalah
26:43transportasi
26:44yang
26:44banyak sekali
26:46digunakan oleh
26:47masyarakat
26:47dan karena
26:48memang murah
26:48disana
26:49dan cepat
26:50ya
26:53kalau dari kami
26:54harapan kami
26:55sederhana mbak
26:56harapannya
26:57masyarakat ini
26:58bisa
26:59merasakan
27:00hak dasar
27:02jadi untuk
27:03aman dan nyaman
27:04saat menggunakan
27:04transportasi publik
27:05gitu
27:06jadi
27:07kita juga
27:08pengen mendorong
27:09supaya
27:09masyarakat juga
27:10bisa sadar
27:11bisa tahu
27:12bahwa
27:13pintu perlintasan
27:14itu ada
27:15untuk melindungi
27:16perjalanan kereta
27:17gitu mbak
27:17bukan untuk
27:18hanya sekedar
27:19oh ada kereta lewat
27:21kemudian
27:21dia
27:23didahulukan
27:24enggak
27:24tapi memang
27:25untuk melindungi
27:25perjalanan kereta
27:26itu sesuai undang-undang
27:27perkereta apian
27:28dan lalulitas jalan
27:29kemudian
27:30harapan kami
27:31tadi
27:32izin pak huda
27:33bahwa
27:34ini bisa jadi momentum
27:35untuk perbaikan
27:36keseluruhan mbak
27:37baik jangka pendek
27:38menengah
27:39mumpung jangka panjang
27:40harapan kami
27:40pintu perlintasan liar
27:41semakin banyak
27:42yang ditutup
27:43kemudian banyak
27:44pembangunan
27:44flyover
27:45maupun underpass
27:46gitu
27:46jadi bisa
27:47tepat sasaran pak
27:48tadi pak
27:49izin SKB 3 Menteri pak
27:50ya
27:51oke
27:53baik
27:54terima kasih
27:55mas Fahmi
27:56dari
27:57wakil ketua
27:58forum
27:58perkereta apian
27:59masyarakat transportasi
28:01MTI
28:01Muhammad Fahmi Arsyad
28:03dan juga
28:03ada wakil
28:04ketua komisi
28:055DPR RI
28:06dari fraksi
28:07PKB
28:08Pak Syaiful Huda
28:09juga telah bergabung
28:09bersama kami
28:10yang terpenting adalah
28:11negara harus hadir
28:13untuk memberikan
28:14atau menjamin
28:15keselamatan
28:15masyarakatnya
28:16atau warganya
28:17dalam
28:18menaiki
28:19transportasi
28:20publik
28:21terima kasih
28:22bapak-bapak
28:22selamat pagi
28:24assalamuala
28:24terima kasih
28:24pagi
28:25terima kasih
28:27Pak Uda
28:27saudara informasi
28:29penting lainnya
28:30masih akan kami hadirkan
28:31dari mancanegara
28:32Presiden Amerika Serikat
28:33Donald Trump
28:34memperingatkan
Komentar