Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kebakaran terjadi di apartemen Kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4/2026).

Penghuni terjebak di antara kepulan asap Gedung C lokasi kebakaran terjadi.

Petuga pemadam kebakaran berusaha memadamkan api dan evakuasi penghuni yang terjebak.

Iwan selaku penghuni mengatakan awal mula terjadinya kebakaran diduga mulai pukul 08.00 Wib pagi.

"Saya beberapa kali memberi sinyaL ke Bawah bahwa di atas ada yang terjebak," ujar Iwan kepada KompasTV.

Baca Juga Kebakaran Apartemen Mediterania, Cerita Penghuni yang Sempat Terjebak: Alarm Tidak Menyala di https://www.kompas.tv/regional/666218/kebakaran-apartemen-mediterania-cerita-penghuni-yang-sempat-terjebak-alarm-tidak-menyala

#kebakaran #apartemen #tanjungduren

Produser: Ikbal Maulana

Thumbnail: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/666237/kesaksian-penghuni-kebakaran-apartemen-di-tanjung-duren-di-atas-masih-ada-yang-terjebak
Transkrip
00:00Bungi kembali Ezra dan Saudara ini visual terkini yang Anda saksikan adalah visual di apartemen Mediterania Tanjung Durian Jakarta Barat
00:10tepatnya di Gedung C Saudara tampak kepulan asap yang semakin tebal dari penglihatan dari visual yang ada di sini Saudara
00:19dari terakhir Jurnalis Kompas TV melaporkan kita menangkap kepulan asap yang semakin tebal dan kita akan masih nantikan apa yang
00:30sebenarnya terjadi di sana
00:31apakah memang api semakin membesar dari informasi terakhir Ezra Mbarita di lapangan Gedung C Apartemen Mediterania Tanjung Durian Jakarta Barat
00:42masih ada 15 orang terjebak diantaranya adalah sia dewasa bahkan bayi Saudara
00:50sementara 25 orang berhasil diselamatkan
00:56dan petugas pemadam kebakaran setempat masih berupaya keras untuk menyelamatkan penghuni yang masih tersisa dan terjebak di dalam apartemen
01:13kita masih mengumpulkan informasi saksi-saksi di sekitar apa yang sebenarnya terjadi atau bagaimana awal mula terjadi
01:21tapi dari wawancara yang bisa saya tangkap sedikit tadi sebelumnya Ezra bersama salah satu keluarga korban yang masih terjebak di
01:31dalam
01:31asap terlihat dari pagi hari Saudara dan listrik sempat dipadamkan
01:42namun kami masih harus mencari informasi lagi
01:46Jurnalis Kompas TV di lapangan masih berupaya untuk mengumpulkan informasi saksi-saksi yang ada di sekitar apartemen
01:59bagaimana awal mula kronologi dari kebakaran di apartemen
02:05Mediterania tepatnya di gedung C Tanjung Duren, Jakarta Barat ini Saudara
02:13asap masih mengepul dan terlihat ada beberapa penghuni yang mungkin mencari udara sehingga tidak kehabisan oksigen melalui jendela-jendela di
02:25apartemen tersebut
02:27sambil menunggu evakuasi yang dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran
02:31yang berupaya untuk meraih mereka untuk mengeluarkan dari apartemen
02:43kita nantikan Saudara proses evakuasi ini bahkan ada penghuni yang nampaknya sudah mulai merasa sesak begitu ya dengan kepulan asap
02:56yang ada
02:56hingga mencari udara segar
03:01dengan
03:02membuka jendela
03:08Iwan
03:09Bapak Iwan
03:10Bapak tadi ceritakan
03:11Bapak salah satu yang terdapat
03:12boleh diceritakan dulu Pak seperti apa tadi awal mula sampai adanya kebakaran di dalam apartemen ini
03:19sebenarnya saya itu pagi-pagi udah bangun
03:22terus karena anak masih punya bayi
03:24anak masih tidur
03:25saya namainin anak
03:26sekitar jam 8
03:288 lewat telah saya tidak melihat jam
03:30tiba-tiba lampu mati
03:31tapi kita itu tidak
03:33mengira ada apa-apa
03:35karena di lantai 33 itu tidak terasa apa-apa
03:38asap itu sampai ke lantai 33
03:40sekitar jam
03:438.20-25 itu baru
03:45sampai lantai 33
03:48dari situ saya mau nge-evakuasi anak
03:51umur 3 tahun setengah
03:53turun lewat
03:55tangga darurat
03:57tapi cuma kuat sampai 5 lantai ke bawah
04:005 atau 6 lantai ke bawah
04:01karena sudah gelap
04:03asap semua dan
04:04napas susah
04:05saya bawa bayi
04:06akhirnya saya mikir
04:07untuk lari ke atas lagi
04:10lantai terakhir kan
04:12lantai 35
04:12di lantai 35 itu lewat tangga darurat
04:15ada
04:15akses ke rooftop
04:16tapi rooftopnya dikunci dan tidak bisa dibuka
04:19lalu bagaimana tadi cara Bapak
04:22akhirnya berhasil diselamatkan
04:23apakah petugas sudah langsung datang bagaimana Pak?
04:26setelah gak bisa njebol rooftop
04:28saya balik lagi ke unit
04:29balik lagi ke unit
04:31nutup semua celah di bawah pintu di unit
04:34biar asap gak masuk
04:35terus semua jendela dibuka
04:38dan saya
04:40dengan anak itu mendekat ke arah
04:44koridor luar
04:45agar bisa dapat udara segar
04:47itu aja yang kami lakukan
04:49terus saya beberapa kali
04:51bikin sinyal ke bawah
04:53bahwa di atas ada yang terjebak
04:54termasuk saya
04:55akhirnya ditelepon dari bawah
04:58karena saya ngelempar banyak kertas
05:00dari atas itu bisa dilihat
05:02masih ada tanda yang saya bikin
05:04tanda orang itu baju anak saya
05:06yang saya gantung
05:07itu jadi dari sana saya lempar kertas
05:11saya lempar baju
05:11saya tulis nomor telepon saya
05:14dan akhirnya dihubungi sama pihak pemadam
05:16itu sekitar setengah sembilan
05:19dihubungi sekitar setengah sembilan
05:20dan alhamdulillahnya
05:23api sudah padam
05:25tinggal pendinginan
05:26tapi belum bisa dievakuasi
05:28karena semua gedung
05:30penuh asap
05:31kami diminta mendekatkan jendela semua
05:33tadi bapak diselamatkan
05:36seperti apa pak?
05:37menggunakan tangga atau bagaimana?
05:40kita nunggu
05:41karena kita sudah tahu
05:43situasinya sudah tidak ada api lagi
05:45sudah tidak ada kebakaran
05:46tinggal nunggu
05:47asap dikeluarkan
05:49tinggal pendinginan
05:50jadi kita nunggu aja di atas
05:53sekitar jam
05:54saya lupa tadi
05:55sekitar saya baru
05:56ini 30 menit
05:5840 menitan yang lalu
05:59baru bisa dievakuasi
06:01berarti di dalam bapak
06:03dua orang dong
06:04di dalam gedung tersebut
06:05di lantai bapak?
06:06di lantai saya itu
06:08karena satu lantai itu
06:09cuma 4 unit
06:09jadi sedikit
06:11cuma unit yang di sebelah saya
06:13yang ada penghuni
06:14dan kami tadi keluar
06:15sama-sama
06:16dijemput oleh petugas
06:18kalau di dalam
06:19apartemen
06:20dalam apartemen berapa
06:21berarti bapak dengan
06:23saya dengan anak saya
06:25bayi
06:25umur 3,5 tahun
06:27tapi pak boleh
06:28mungkin digambarkan
06:29di dalam itu
06:29situasinya tadi
06:30apa-apa masih ada api
06:31apa hanya ke puluhan asap
06:32seperti yang bapak sampaikan tadi?
06:34kalau kita api itu
06:35jadi tidak sampai ke lantai
06:37mana-mana
06:37tidak
06:37cuma asapnya
06:39yang ini
06:40yang sangat pekat
06:43jadi kami tidak merasakan
06:44ada api
06:45cuma asapnya saja
06:46sampai ke lantai 35
06:47saya di lantai 33
06:49sejauh ini
06:50ada informasi
06:51enggak pak?
06:52mungkin dari petugas ini
06:53kenapa kebakaran terjadi?
06:55sampai sekarang
06:56enggak tahu
06:56yang pasti kebakaran
06:57karena api
06:58tapi penyebabnya
06:59diakibatkan apa-apa
07:01saya belum tahu
07:02yang penting
07:03saya sekarang ya
07:03dengan penghuni lain
07:05sudah dievakuasi
07:06semua
07:06sekarang
07:06sudah selesai
07:07bapak sudah berapa lama
07:10di sini
07:10dan ini
07:10ini pernah terjadi
07:12juga enggak sih pak?
07:14saya
07:14sudah hampir 6 tahun
07:15di sini
07:16dan enggak pernah
07:16mati lampu pun
07:17sangat jarang
07:19mati air
07:20enggak pernah
07:20apalagi kebakaran
07:21enggak
07:22enggak pernah
07:22dan juga rutin
07:24di sini
07:25setahun itu
07:26dua kali
07:26ada
07:26ada ini
07:28ada latihan
07:29untuk memadam kebakaran
07:30berarti selama 6 tahun
07:31bapak tinggal di apartemen ini
07:32belum pernah terjadi
07:33kebakaran seperti ini?
07:34belum pernah
07:35belum pernah
07:35baru kali ini
07:37dan kejadiannya
07:38pagi-pagi
07:39itu yang sangat
07:41bikin semua kaget
07:43hanya pendegasan saja
07:44berarti
07:44tadi Anda di dalam
07:45hanya berdua saja
07:46begitu
07:47tidak ada keluarga lain ya?
07:48enggak ada
07:49cuma berdua
07:50kalau di unit saya
07:51di unit sebelah
07:51ada satu orang
07:52dan selat lain itu
07:53kosong semua yang lain
07:54di koridor bapak juga
07:57itu tidak ada
07:57penghuni-penghuni lain juga?
07:59enggak
07:59cuma 4 unit
08:00di lantai saya
08:01dengan lantai paling atas
08:03itu cuma 4 unit
08:04kalau di lantai lain
08:05itu belasan unit
08:06oke Pak
08:07sejauh ini dari pihak apartemen
08:09sudah ada instruksi
08:11mungkin Pak
08:11nanti akan
08:12sementara waktu
08:13untuk tinggalnya di mana
08:14sudah ada informasi Pak
08:16atau bagaimana?
08:17belum ada informasi
08:18untuk mengungsi kemana
08:19tapi saya kira
08:20enggak jadi masalah
08:21unit enggak ada masalah
08:22sebenarnya di unit
08:23kita nyaman-nyaman aja
08:24asap pun sedikit
08:26masuk ke unit
08:27jadi unit saya itu
08:29banyak kemasukan asap
08:30setelah saya buka
08:32waktu saya melarikan diri
08:33kelewatan negara darurat
08:35setelah itu
08:36waktu masih kondisi tertutup
08:38enggak banyak
08:39masuk asap
08:40untuk anak tadi
08:42maaf Pak
08:42umur 3 tahunnya
08:43ini dalam keadaannya
08:44bagaimana baik
08:45sudah dibawa
08:46perawatan atau bagaimana?
08:48baik aja
08:49bahkan dia
08:50karena dia tenang
08:51jadi saya juga
08:52ikut tenang
08:53jadi anak umur segitu
08:54ya
08:56enggak tahulah
08:57gimana
08:57dia yang menenangkan saya
09:00Pak
09:00adakah mungkin
09:02rekan Bapak
09:03atau tangga
09:03yang juga
09:03mencari
09:04memberikan informasi
09:06di dalam masih
09:06butuh pertolongan
09:07seperti itu
09:08ada enggak Pak
09:08atau keluarga mungkin
09:09di dalam masih ada lagi
09:10di lantai berapa gitu
09:11atau hanya di lantai 33
09:12saja Bapak
09:13tidak tahu
09:14kalau lantai lain
09:15tapi tadi
09:16saya itu termasuk
09:17yang terakhir
09:18dievakuasi
09:19karena saya berada
09:20di lantai paling atas
09:21lantai disini
09:22cuma 35
09:2434
09:24enggak ada
09:25di bawah 35
09:26itu lantai 33
09:26lantai saya
09:27jadi waktu evakuasi
09:29tadi
09:29petugas itu
09:30setiap lantai
09:31berhenti
09:32dan itu
09:33akan waktu cukup lama
09:34dan itu
09:36tidak ada
09:36tidak ada lagi
09:38baik Pak Iwan
09:39terima kasih atas
09:40informasinya
09:40terima kasih Pak
09:41semoga penanganan
09:42cepat dilakukan
09:42dari pihak apartemen
09:43maupun dari damkar
09:44ini cepat
09:45dilakukan ya Pak
09:46terima kasih Pak Iwan
Komentar

Dianjurkan