00:01Saudara korban kecelakaan KRL Jakarta Cikarang dengan kereta Argo Bromo Anggrek terus berdatangan ke RSUD Kota Bekasi.
00:10Dua orang tiba di RSUD Kota Bekasi setelah dievakuasi dari dalam gerbong.
00:14Dari informasi yang kami dapatkan, 15 korban telah dipulangkan setelah menjalani perawatan.
00:20Sementara 13 orang lainnya masuk ke ruang perawatan.
00:24Di antara para korban ada yang harus menjalani operasi akibat mengalami patah tulang.
00:30Wali Kota Bekasi yang turut menjenguk korban memastikan pelayanan kesehatan secara maksimal akan diberikan.
00:37Pemprov Jabar juga akan membantu para korban terkait biaya pengobatan.
00:47Segala pengobatan nanti provinsi untuk juga terlibat di dalam rangka nanti melakukan jaminan.
01:00Walaupun saya sudah laporkan bahwa kereta api, kemudian juga dari BPJS, Jasa Raja, mereka juga meng-cover terkait dengan pembiayaan,
01:13terkait dengan peluru.
01:15Dan dipastikan bahwa pasien harus dalam kondisi nanti keluar dalam kondisi yang sehat.
01:20Kalau nanti harus dilakukan pemulihan, perawatan, itu adalah bagian dari yang harus ditanggung oleh pemerintahan tiga korban yang meninggal.
01:31Satu dibawa ke Warnunggiri, satu dibawa ke Celacap, dan satu dibawa ke Pelayaran.
01:38Saudara Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memerintahkan jajarannya untuk membantu Bekasi dalam hal penanganan korban kecelakaan kereta di Stasiun
01:46Bekasi Timur.
01:47Hal ini disampaikan Rano saat mendatangi rumah duka, salah satu korban meninggal dalam kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Jawa
01:55Barat.
01:56Rano berjanji menurunkan tim BPBD dan PMI untuk penanganan korban.
02:01Menurut Rano, ini bagian dari tanggung jawab Jakarta, mengingat salah satu korban adalah warga Jakarta.
02:21Perintahkan untuk Jakarta membantu Bekasi.
02:25Insya Allah turun, BPBD kita turun ke Bekasi, kemudian PMI kita juga turun ke Bekasi, bahkan bagi bagian teman-teman
02:33dari damkar juga turun ke Bekasi.
02:35Nah artinya ini menjadi juga bagian teman-teman karena berdasarkan informasi dari 14 korban ke 4 orang itu warga Jakarta.
02:45Walaupun yang satu ada guru dia tinggal di Citarang, sempat datang ke Rumah Beliau tapi Kepala Binas sedang menuju ke
02:52sana.
02:55Informasi terbaru dari RS Polri, kita bergabung dengan jurnalis Kompas TV, ada Asri Gunawan dan juga juru kamera Bimo Wicaksana
03:02di sana.
03:03Aci, ada informasi terbaru, apa yang Anda dapatkan dari sana Aci?
03:11Informasi terakhir yang disampaikan Kepala Rumah Sakit Polri Keramatjati, Jakarta Timur, Brigjen Pol Primaheru,
03:18bahwa RS Polri Keramatjati telah menerima 10 kantong jenazah yang diterima secara berangsur dari dini hari hingga sekitar pukul 10
03:26pagi tadi.
03:27Kalau terkait dengan proses identifikasinya, sampai saat ini masih terus berlangsung.
03:32Kemudian juga disampaikan ada 7 keluarga korban yang sudah datang melapor ke RS Polri Keramatjati
03:40untuk memberikan data pendukung atau data antemortem untuk memudahkan proses identifikasi.
03:45Dan sementara yang disampaikan oleh Karumkit, RS Polri Keramatjati, Brigjen Pol Heru,
03:53bahwa sampai saat ini seluruh korban ataupun juga katakan jenazah ini teridentifikasi sebagai atau berjenis kelamin perempuan.
04:01Dan terkait dengan proses identifikasi, biasanya dilakukan pertama, dilakukan pemeriksaan post-mortem terlebih dahulu setelah jenazah diterima.
04:09Kemudian setelah itu, di dalam proses post-mortem ini dilakukan pemeriksaan sidik jari,
04:16kemudian juga pemeriksaan fisik lainnya seperti jenis kelamin tinggi, kemudian ciri-ciri khusus fisik.
04:23Kemudian juga dilakukan pemeriksaan odontologi forensik atau pemeriksaan struktur gigi.
04:28Kemudian juga DNA sampling, bisa dari tulang, gigi ataupun juga jaringan,
04:33serta pemeriksaan properti pribadi sebagaimana pakaian yang digunakan, kemudian aksesoris atau barang bawaan yang ini akan dilakukan pemeriksaannya.
04:42Kemudian selanjutnya adalah pencocokan atau pengumpulan data antemortem.
04:46Data antemortem ini diperoleh, bisa diberikan oleh keluarga korban,
04:51yang mana data bisa meliputi foto terakhir korban, kemudian data medis, rekam gigi,
04:56kemudian juga DNA pembanding, dan juga bisa disampaikan ciri khas dari korban begitu yang disampaikan oleh keluarga atau kerabat.
05:03Setelah proses pemeriksaan antemortem, kemudian juga pemeriksaan posmortem,
05:11kemudian pengumpulan data antemortem, barulah dilakukan rekonsiliasi atau pencocokan.
05:16Setelah dilakukan pencocokan oleh tim ahli yang nantinya dilakukan seperti DNA match, sidik jari, dan juga rekam gigi,
05:24kalau cocok kuat, ini akan diidentifikasi dan dinyatakan valid.
05:28Setelah itu, barulah ada proses verifikasi atau sidang tim,
05:31yang mana nanti hasil akan di-crosscheck oleh tim ahli, dokter forensik, polisi, dan petugas lainnya yang berwenang dalam proses
05:39identifikasi korban ini.
05:41Kemudian setelah itu, barulah penetapan identitas untuk kemudian nanti disampaikan identitas dari jenazah yang sudah dilakukan proses identifikasi tersebut.
05:50Barulah nanti, jika memang sudah cocok dan sudah valid, sudah dikonfirmasi, teridentifikasi, barulah nanti akan disampaikan kepada pihak keluarga.
05:59Sejauh ini, baru ada tujuh keluarga yang melapor atau datang ke RS Polri Keramat Jati untuk kemudian memberikan data antemortem
06:07untuk membantu memudahkan proses identifikasi.
06:09Dan proses identifikasi masih berlangsung.
06:11Belum ada pernyataan resmi, Ivo dan Saudara, dari pihak Rumah Sakit Polri Keramat Jati terkait dengan hasil identifikasi.
06:19Apakah sudah seluruhnya teridentifikasi atau ada beberapa yang teridentifikasi?
06:22Ini yang juga masih kami tunggu informasinya, Ivo.
06:26RS Polri menerima 10 kantong jenazah hingga saat Anda melaporkan.
06:29Masih belum dapat informasi terbaru dari sana, dari 10 kantong jenazah ini.
06:34Apakah sudah teridentifikasi atau belum, Aji?
06:40Ya, belum ada informasi yang disampaikan secara resmi dari pihak Rumah Sakit Polri kepada kami.
06:47Apakah sudah ada yang teridentifikasi dari 10 kantong jenazah tersebut atau belum?
06:51Dan yang jelas dari Rumah Sakit Polri Keramat Jati, ini meminta pihak keluarga untuk datang membantu proses identifikasi
06:58dengan cara memberikan data antemorten seperti misalnya foto terakhir korban,
07:04kemudian juga memberikan data ciri khas korban, begitu, ataupun rekam medis korban.
07:10Dan saat ini saya ingin juga menunjukkan kepada Anda, Ivo dan Saudara,
07:13kondisi atau situasi terkini di RS Polri Keramat Jati, Jakarta,
07:17tepatnya di detik saya melaporkan adalah di depan pos ko-DVI, pos mortem Rumah Sakit Polri.
07:24Nampak ada dua peti yang dibawa oleh petugas, kami juga perlu mengonfirmasi peti tersebut ini apakah mantinya akan digunakan untuk
07:37membawa jenazah
07:38atau mungkin ini peti yang dibawa dari ruangan lainnya, nanti kami akan konfirmasi ke pihak Rumah Sakit Polri,
07:45apa perkembangan informasi terkini yang ada di sana, apakah proses identifikasi sudah selesai seluruhnya dilakukan
07:54atau masih juga menunggu pihak keluarga lainnya untuk datang memberikan data antemorten yang bisa mendukung dan juga mempermudah proses identifikasi.
08:04Kemudian kalau dari VP Korkom PT KAI, Ana Purba, kemudian menyatakan dari kecelakaan atau tabrakan kereta yang melibatkan kereta api
08:13Argo Bromo
08:14dengan KRL Kometer Line di stasiun Bekasi Timur, setelah selesai proses evakuasi pagi tadi,
08:20dinyatakan ada 14 korban meninggal dunia dan 84 korban luka yang dirawat di sejumlah rumah sakit di kawasan Bekasi.
08:38Terima kasih banyak atas informasi Anda, Asri dan Bimo selamat bertugas kembali dan saudara Breaking News Kompas TV masih akan
08:44hadir kembali usai jadah.
Komentar