00:00Kembali di Sapa Indonesia pagi saudara, Kementerian Haji dan Umroh menyiapkan 122 tenaga medis untuk melayani jemaah haji yang sakit.
00:08Mereka tersebar di sejumlah sektor di Mekah, Arab Saudi.
00:13Jemaah haji yang menginap di hotel di Mekah tersebar di 10 sektor.
00:18Mereka semua akan mendapat penanganan dari petugas termasuk tim medis.
00:23Kesepuluh sektor ini ditangani oleh 122 tim medis yang siap-siaga 24 jam membantu jemaah jika mengalami gangguan kesehatan.
00:33Tenaga medis ini berpusat di kantor kesehatan haji Indonesia di Mekah.
00:37Sejumlah peralatan medis disediakan mulai dari kamar perawatan hingga ruang radiologi.
00:46Layanan klinik 24 jam, perawat jalan, kemudian kita lakukan tindakan, kemudian kita rujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi.
00:58Jadi sudah ada ketentuannya, penataksanaannya kalau jemaah haji yang termasuk triase-triase itu level kegawat daruratan.
01:09Kalau level 1 dan 2 itu kita rujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi.
01:16Sementara itu jemaah haji mulai bergerak dari Madinah ke Mekah tanggal 30 April 2026.
01:2412 kloter akan berangkat dari Madinah, yaitu kloter dari Yogyakarta, Solo, Jakarta, Medan, Palembang, Lombok, Makassar, hingga Batam.
01:34Mereka akan melakukan umroh wajib.
01:37Untuk mengantisipasi pemeriksaan yang ketat saat menuju Mekah, Kementerian Haji dan Umroh dan Pemerintah Arab Saudi akan memberikan pendampingan di
01:45setiap bus jemaah.
01:49Nanti dari tempat situ ada istilahnya murusid lah, atau ada pendamping, guide.
01:56Ada guide dari Arab Saudi, dari tempat checkpoint tadi, sampai ke hotel di kita di Mekah ini.
02:05Jadi insya Allah jemaah haji akan aman ya, karena pengecekan itu berkali-kali gitu.
Komentar