Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - 10 kantong jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diidentifikasi pada Selasa (28/4/2026).

10 kantong jenazah tersebut berjenis kelamin perempuan. RS Polri Kramat Jati juga membuka Posko Antemortem.

Sebelumnya, seluruh korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, selesai dievakuasi pada Selasa (28/4/2026) pagi.

Seluruh korban yang dievakuasi telah dievakuasi ke rumah sakit.

Hingga siang ini, proses evakuasi kereta masih dilakukan petugas dari KAI, setelah lokomotif Kereta Argo Bromo berhasil ditarik dari badan KRL.

Tim SAR memastikan sudah tidak ada lagi korban di dalam kereta, pasca operasi penyelamatan korban selama 12 jam, sejak Senin (27/4/2026) malam.

Seluruh korban yang dievakuasi berjenis kelamin perempuan dan masuk kategori dewasa.

Baca Juga Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Nuryati, Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur di https://www.kompas.tv/regional/665822/tangis-keluarga-iringi-pemakaman-nuryati-korban-kecelakaan-kereta-di-bekasi-timur

#kecelakaan #kecelakaan #bekasitimur #krl

_


Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/665826/10-kantong-jenazah-korban-kecelakaan-kereta-dibawa-ke-rs-polri-untuk-identifikasi
Transkrip
00:00Saudara kita juga akan pantau pedanganan dan juga identifikasi ataupun proses identifikasi korban kecelakaan kereta di stasiun Bekasi Timur.
00:11Kita langsung menuju Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta. Ada jurnalis Kompas TV Ardi Praseno di sana.
00:17Ardi, hingga kini berapa jumlah jenazah yang sudah teridentifikasi di Rumah Sakit Polri, Ardi?
00:23Ya, Iksan dan juga Saudara bahwa sudah ada 10 kantong jenazah yang dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati.
00:34Memang 10 kantong jenazah yang dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati ini diketahui berjenis kelamin wanita.
00:43Dan seluruh kantong jenazah, dan seluruh jenazah yang tiba di Rumah Sakit Polri ini juga langsung diidentifikasi oleh tim dokter
00:54forensik Rumah Sakit Polri.
00:56Dan pihak Rumah Sakit Polri juga telah menderikan post-quantum-mortem di mana apabila ada anggota keluarga yang merasa kehilangan
01:05dan akan mencari tahu keberadaan anggota keluarganya yang juga menjadi korban dalam kecelakaan kereta api ini
01:11bisa langsung datang ke post-quantum-mortem Rumah Sakit Polri, Kramat Jati.
01:17Dan untuk membantu proses identifikasi pihak anggota keluarga ini juga diminta untuk membawa data pendukung
01:26seperti foto anggota keluarga atau korban semasa hidup, terutama yang terlihat gigi begitu yang lebih spesifiknya
01:37dan seriwat siasatan ataupun contoh cindik jari yang biasa ada di KTP ataupun ada di IJASA begitu.
01:46Dan nantinya data-data tersebut akan digunakan sebagai data pembanding yang akan dicocokkan kepada para korban begini
01:57korban-korban untuk dilakukan proses identifikasi.
02:01Dan saat ini juga sudah ada tujuh anggota keluarga yang sejak pagi mendatangi post-quantum-mortem Rumah Sakit Polri
02:09dan kita masih menunggu hasil dari proses identifikasi yang dilakukan oleh tim dokter forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati Begitang.
02:18Ya Ardi, apakah seluruh keluarga itu sudah tiba di RS Polri dan bagaimana posko yang menyambutnya di sana?
02:25Ya, dari tujuh anggota keluarga yang mendatangi Rumah Sakit Polri, seluruhnya sudah berada di post-quantum-mortem.
02:35Dan punya keluarga yang tiba di post-quantum-mortem datang untuk kemudian mengisi administrasi begitu
02:44serta menyerahkan data-data pendukung yang tadi saya sebutkan seperti rewais kesehatan atau foto korban semasa hidup
02:52ataupun sidik jaring yang biasa ada di KTP ataupun identitas.
02:55Dan mereka nantinya setelah menyerahkan data-data tersebut,
02:59diminta untuk menunggu di dalam gedung post-quantum-mortem yang berada di gedung DPI
03:04untuk selanjutnya diinformasikan lebih lanjut apakah proses identifikasi ini sudah selesai dilakukan
03:12dan apakah jenajahnya ini sudah bisa teridentifikasi atau belum begitu ikut.
03:19Baik, terima kasih Ardi Praseno, jurnalis Kompas TV yang melaporkan langsung dari Rumah Sakit Polri, Keramat, Jati.
03:27Terima kasih Ardi.
03:30Saudara, tetaplah bersama kami. Breaking News Kompas TV akan kembali.
03:33Usai jeda.
03:33Saudara, tetaplah bersama kami.
Komentar

Dianjurkan